
"Apa yang anda lakukan,tentang Jessica? Dia sangat pengaruh dalam dunia hiburan, bahkan anda mempromosikan dirinya ". Kata Jecky, menoleh ke arah Walaupun Tuan Jhonny, tidak menyukai nona Jessica. Sejauh ini,tuan membantu dan mencari tau kebenarannya.
"Cctv di kediaman Jemmy,ada seseorang yang mencabutnya. Lalu, siapa pelakunya yang diam-diam merekam Jessica? Aneh sekali,kita sudah melakukan apapun. Nyatanya tidak berhasil,hebat sekali orang ini". Jhonny,mengusap rambutnya ke belakang. Baru kali ini, kinerja Jecky dan aku gagal. Sama sekali tidak membuahkan hasil, bagaimana caranya aku membebaskan Jessica. Tetapi,aku sangat kecewa dengan sikapnya menjalin hubungan terlarang dengan tuan Jemmy. Apa benar, Jessica membunuh Tuan Jemmy? Apa jangan-jangan,ada seseorang yang membunuhnya sebelum Jessica datang. Memang benar, ucapan Jessica tidak bisa di percaya.
"Jika anda mengetahui siapa pelakunya,apa yang anda lakukan?". Tanya Jecky, tersenyum karena penasaran.
"Tentu saja,aku ingin bekerjasama". Jawab Jhonny, tersenyum sumringah. "Masalahnya asisten pribadi Jessica, mengatakan dia pergi sendiri dan pulang dalam keadaan panik. Manager Jessica, mengatakan bahwa dia benar-benar menjalin hubungan diam-diam. Apa kamu percaya, Jessica membunuhnya?". Tanyanya Jhonny,melirik ke arah Jecky.
"Menarik sekali Tuan Jhonny, tanpa ba-bi-bu langsung mengajak bekerjasama. Tetapi,dia sangat cerdik dan menghapus jejaknya tanpa sisa". Jecky, bersemangat untuk menyelidiki kasus ini. "Masalah Jessica, membunuh Tuan Jemmy. "Hmmm....Saya meragukan hal itu,karena Jessica tidak bisa memainkan pistol. Ada tembakan di bagian perut tuan Jemmy,dua tembakan di kepala".
Jhonny, memijit pelipisnya."Masalah itu,dia bisa berbohong kan. Aku juga jago, berbohong menutupi kebenarannya.Camelia, waktu kejadian dia kemana?". Tanya Jhonny, entah kenapa dia terlintas nama keponakannya. Kenapa dengan pikiran ku? Nama itu, terlintas saja.
"Hmmm...Jangan bilang,anda mencurigai keponakan sendiri". Kekehnya Jecky, memainkan kedua alisnya. "Kematian Tuan Jemmy,di ketahui oleh asisten pribadinya tepat pukul 3 siang.Hasil penyelidikan kematian Tuan Jemmy,pukul 1 siang. Sedangkan Jessica,lupa jam berapa kediaman Tuan Jemmy.Dia menjawab asal-asalan, sekitar jam 1 siang lewat.Videonya tersebar di dunia maya,pukul 5 sore dan dia langsung di tangkap polisi". Jecky, menjelaskan semuanya. "Lalu,apa hubungannya dengan nona Camelia. Jika dia menembak tuan Jemmy,dapat darimana pistol? Mana mungkin,dia mencuri milik anda. Lalu,apa motifnya membunuh tuan Jemmy?"
"Hmmmm.... Menarik sekali,cek cctv semua jalan raya. Aku ingin mengetahui,kemana perginya Camelia hari itu". Perintah Jhonny, langsung. "Masalah Camelia, membunuh tuan Jemmy tidak ada sangkut pautnya. Tetapi,aku seringkali mendengar Camelia menyebut nama Katrina. Sedangkan Katrina,kakak ipar Jessica. Akhir-akhir ini,ada masalah dalam keluarga pak Rendy. Lagi-lagi menyangkutkan nama Katrina,apa ada hubungannya Katrina dan Camelia?".
"Tapi,pukul 1 siang nona Camelia masih sekolah Tuan". Kata Jecky, sontak membuat Jhonny tambah kebingungan. "Nona Katrina dan nona Camelia, mereka berdua sangat jauh sekali Tuan. Dalam usia, bahkan kehidupan sehari-hari mereka". Jecky, menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Hubungi kepala sekolah, Camelia. Takutnya saja,jam pulang sekolah lebih cepat dari biasanya. Aku pergi dulu,ada sesuatu yang aku pancing. Kerjakan semua perintah ku,". Tegas Jhonny, berlalu meninggalkan sekertaris pribadinya. "Masalah Katrina dan Camelia,kita pikirkan nanti. Setidaknya aku, mencari-cari informasi dari Camelia". Ucap Jhonny lagi, sebelum menghilang di balik pintu.
Jecky, langsung mengangguk kepala dan mengerjakan tugas dari sang bos. "Kecelakaan dikediaman Sean, bukankah nona Camelia ada. Apa benar adanya, nona Camelia terkait insiden ini?". Jecky,dibuat kebingungan jadinya.
Sedangkan Jhonny, mencari keberadaan Camelia karena di dalam kamar tidak ada.
"Bi Darla,dimana Camelia?". Tanya Jhonny. Kemana dia,orang pada sibuk juga. Dia malah menghilang kemana,jadi beban pikiran saja.
"Oh, nona Camelia keluar sebentar katanya. Mau beli boba,yang lagi viral. Sudah minta izin tadi,kepada nyonya Sandra". Jawab bi Darla,menunduk.
"Oke,kalau dia sudah datang. Suruh dia, temuiku di ruang kerja bi". Kata Jhonny, berlalu pergi dan menemui Jecky lagi.
Jhonny,masuk kedalam ruang kerja dan mendekati Jecky."Tuan Jhonny,mobil Camelia tidak terpantau di cctv jalan lalu lintas menuju kediaman Jemmy. Mobil nona Camelia, terakhir terlihat cctv di jalan ini. Dari informasi lainnya,mobil nona Camelia memasuki kafe. Kediaman Jemmy, termasuk perumahan elit. Beberapa mobil keluar masuk dari gerbang perumahan,saya meminta cek semua plat mobilnya dan cari tau siapa saja pemilik mobil tersebut".
"Memang benar, Jessica kediaman Jemmy pukul 1:30 menit. Berarti tuan Jemmy, sudah meninggal dunia sebelum Jessica datang. Bagaimana Tuan Jhonny? Sekali anda berbicara tentang kebenarannya, Jessica akan bebas dari penjara". Kata Jecky,namun Jhonny nampak bimbang.
"Jangan sekarang Jecky,kita belum menangkap siapa pelaku membunuh Tuan Jemmy. Takutnya yang membunuh Tuan Jemmy, adalah pelaku yang menyebarkan video Jessica keluar dari rumah itu dan video panasnya". Jhonny, langsung mencegahnya.
Jecky, mengangguk dan menuruti perkataan Jhonny. Gara-gara tuan Jhonny,aku kepikiran nona Camelia. Sangat takut sekali,jika nona terlibat insiden ini.Batinnya, tiba-tiba merasa tak enak.
****************
Sedangkan Camelia, tersenyum sumringah dan menyamar menjadi seorang pelayan dan masuk kediaman Sean.
Terlihat jelas dikediaman Sean, sangatlah ramai sekali. Banyak teman-temannya Clara, berdatangan dan menemuinya. Begitu juga, Linda teman-teman arisannya datang.
Linda, tersenyum lebar karena temannya memuji keberuntungan sang anak. Bisa masuk kedalam kelurga Allen,siapa yang tidak tau.
Lena, semakin geram dengan Linda dan anaknya. Tidak seperti dirinya, meratapi nasib sang buah hati Jessica masuk kedalam jeruji besi. Mengurung diri tidak berani keluar,tak kuat mendengar caci-maki mereka.
"Untuk saat ini,kau bisa tertawa terbahak-bahak Linda.Bagaimana nantinya,jika kamu mengetahui perselingkuhan suamimu. Ck,aku yakin sekali bahwa kamu akan menangis sejadi-jadinya". Kata Lena, mengepalkan kedua tangannya.
Camelia, memasuki kamar Clara dan mencampurkan sesuatu di lulur wajah dan seluruh tubuh. "Clara, kau akan mendapatkan kejutan besok hari. Dimana hari kebahagiaan mu, berubah menjadi suram seumur hidup mu". Gumamnya Camelia, sudah beres dengan pekerjaannya.
secepatnya Camelia, pergi dan jangan sampai ketahuan oleh siapapun. Terutama Ryan,takut dia mencurigai dirinya. Samar-samar mendengar pembicaraan, Linda dan teman arisannya.
"Jeng Linda,gimana nasib anak Jeng Lena. sayang sekali yah,video panasnya tersebar luas. Mana membunuh sutradara film terkenal lagi,gak habis pikir dengan jalan hidupnya".
"Mendingan mati aja,bikin malu seumur hidup. Padahal dia seorang artis terpopuler, tapi sifat pelakor".
Banyak lagi temannya Linda, merendahkan harga diri Jessica. Membuat Katrina, semakin puas dan puas.