
Camelia, mengigit bibir bawahnya dan memandang wajah suaminya itu. Bilang gak yah? Bilang gak yah, bagaimana reaksi JJ Abrams?. Batinnya,masih ragu mengatakan sebenarnya.
JJ Abrams, semakin tegang ingin mendengar jawabannya. Keringat membasahi keningnya,belum juga sang istri bersuara. "Aaa..Kelamaan tegangnya sayang, kapan ceritanya?".
Camelia, mengulum senyumnya dan mendekati suaminya itu. "Sebenarnya, aku melakukan kesalahan ketika melahirkan kemarin".
Glek!
JJ Abrams, semakin penasaran jankun nya narik turun dan melap keringatnya di kening. "Melakukan kesalahan apa sayang? Jelas-jelas semuanya baik-baik saja,tapi kamu berteriak keras dan merasakan kesakitan luar biasa. Jujur saja,aku sangat mengkhawatirkan keadaan mu waktu itu".
"Hmmmm...Aku terlalu bersemangat mengejan dan mengangkat pinggul.Lalu, milikku sobek sedikit dan dijahit oleh dokter. Aku berteriak keras karena menahan rasa sakit, di bagian itu di jahit langsung". Kata Camelia, wajahnya nampak meringis ngilu.
"Apa! Jadi milikmu sobek,kau terluka sayang. Sialan, aku harus memberikan pelajaran kepada dokter itu. Dia sudah melukai mu sayang,aku tidak terima dengan ini. Apa lagi,itumu di jahit karena sobek!". Ucap JJ Abrams, dadanya kembang kempes menahan diri.
"Hussssttttt...Kamu jangan panik sayang, santai, rileks,oke. Semuanya baik-baik saja, tapi aku takut melakukan hubungan itu. Apa lagi,ituku di jahit dua bulan yang lalu. Tidak masalah sayangku, kita bisa mencoba berlahan-lahan saja". Camelia, menenangkan pikiran suaminya dan mengelus lembut lengan JJ Abrams.
JJ Abrams,mengusap wajahnya dengan kasar. Puncak gairahnya sudah di ubun-ubun, mendengar kenyataan sebenarnya dari sang istri. Gairahnya langsung merosot turun ke bawah,tak tega melakukan ritual buka puasa malam ini.
"Sayang, kamu jangan memikirkan hal itu. Kita coba berlahan yah, palingan sakit pertama dan seterusnya tidak lagi". Camelia, menangkup wajah suaminya.
"Masalahnya milikmu terluka sayang,baru dua bulan loh. Akh tidak mau melakukannya, takut jahitan lepas dan berdarah milikmu. Lalu, bagaimana keadaan ku yang syok berat?". JJ Abrams,mengusap rambutnya ke belakang.
"Tidak apa,kita coba berlahan. Jangan panik sayang, takutnya kamu tidak sanggup menahan puasa lagi". Kekehnya Camelia, menarik hidung suaminya.
"Aku akan puasa demi kebaikanmu sayang, mana mungkin seorang suami yang egois demi dirinya sendiri". JJ Abrams, menahan tangan istrinya mulai meraba-raba leher dan dada bidangnya. "Sayang,jangan memancing reaksi ku ini. Aku tidak mau menyakiti dirimu,oke".
"Sayangku, cintaku, suamiku, sudah aku katakan kepadamu. Sebenarnya aku rindu belaian mu, keuangan mu, sentuhan mu". Bisik Camelia,di tengkuk leher JJ Abrams.
Keringat panas dingin semakin menjadi-jadi di dalam tubuh JJ Abrams, berusaha mengontrol dirinya sendiri.
"Makanan penutup!" Teriak JJ Abrams, mengalihkan perhatian istrinya yang mulai nakal dan aktif.
Camelia, segera menggeser posisi duduknya agak jauh. Ketika pelayan mulai membawa makanan penutup,ke arah mereka dan meletakkan di meja.
Lagi-lagi Camelia, mengigit sendok makan begitu seksi dan kakinya mulai mengelus-elus pangkal paha sang suami.
JJ Abrams, berusaha mengontrol dirinya dan matanya terpejam sekilas. "Sayang, makan yang benar dan jangan menguji kesabaran ku". Tegasnya JJ Abrams,namun tidak dipedulikan oleh istrinya.
"Sayang, sudah aku katakan kepadamu loh. Kita bisa melakukan secara perlahan-lahan,jangan main kasar". Kedip mata Camelia, mengigit bibirnya dengan manja.
JJ Abrams, melirik sekilas ke arah istrinya yang sangat menggoda itu. Jenjang lehernya begitu menggairahkan, bibirnya yang seksi berwarna kemerahan.
Sebagai lelaki normal sudah berpuasa dua bulan, di dalam dirinya ada sesuatu yang ingin keluar dan meronta-ronta. Memiliki istri yang cantik,seksi, begitu menggairahkan dan agresif. JJ Abrams, mengontrol dirinya dan jangan sampai tergoda dengan sentuhannya itu.
"Ayolah,jangan menahannya sayangku. Aku sudah memberikan lampu hijau,kau bebas melakukan malam ini. Mana ada kesempatan untuk kebersamaan kita, suamiku". Camelia, terus-terusan menggoda suaminya yang gemeteran menyuap makanan ke mulutnya.
JJ Abrams, menghembuskan nafas beratnya dan menatap tajam ke arah istrinya. "Baik,aku akan melakukannya sayang". Seringai tajam JJ Abrams,siap menerkam mangsanya itu.
Dor!
Dor!
Dor!
Benda-benda yang berada di kapal pesiar semuanya pecah, terutama kaca.
"Camelia, menunduk!" Teriak JJ Abrams,sigap melindungi tubuh istrinya.
"Aaaaaa... Aaaaa...!" Pekik Camelia, ketika ada seseorang yang menyerang kapal pesiar mereka.
Para pelayan langsung berhamburan masuk kedalam, anak buahnya JJ Abrams langsung sigap menembak beberapa kapal pesiar musuh.
Musuh tak henti-hentinya menembak kapal pesiar yang di tumpangi Camelia dan JJ Abrams.
"Aaarghhh....Aku tidak akan memaafkan, siapa yang menyerang ku!". Teriak JJ Abrams, segera mengambil senjatanya dan meminta Camelia bersembunyi di tempat yang aman.
"Aaaaa... JJ,kamu harus berhati-hati jangan sampai terluka". Teriak Camelia, bersembunyi di kolong meja dan memegang senjata juga.
Seketika musuh hening, tidak ada suara tembakan terdengar lagi.
"Hahahaha... Hahahhaa... JJ Abrams, maafkanku sudah mengganggu kesenangan ku dan nona manisku".
Ucap seseorang yang di kenal, rupanya Down di balik penyerangan tersebut.
"Apa maksudmu Mr.Down? Anda sudah mengusik ketenangan ku dan istri ku! Beberapa anak buahku juga terluka, gara-gara kebodohan mu!". Teriak JJ Abrams, begitu marah dengan rekan bisnisnya itu.
"Aku minta maaf soal itu,cuman iseng mengerjai mu JJ Abrams. Kau tahu bukan,aku tipe pria seperti apa? Aku tidak mau melihat nona manis ku, bersenang-senang dengan pria manapun. Meskipun dirimu JJ Abrams,aku tidak terima". Ucap Down, menggeleng jari telunjuknya.
"Kurang ajar sekali, Downy rentengan itu. Awas kau Downy rentengan,mati di tanganku tanpa ampun". Gerutu Camelia, mengepalkan kedua tangannya.
"Mr.Down kau benar-benar nekad melakukan hal ini. Wajarlah aku bersama Camelia,karena dia istriku dan seorang ibu dari anak-anakku. Sedangkan anda,siapa bagi Camelia? Hahahaha...Mr.Down aku tahu bagaimana sifat mu? Ambisimu terlalu nekad untuk memiliki sesuatu,akan tetapi lihatlah siapa lawanmu". Tegas JJ Abrams, beberapa kapal pesiar mengepung kapal Down.
Down, panik karena kalah jumlah saat ini. "Hehehehe... Bukannya aku sudah bilang kepadamu, JJ Abrams. Cuman iseng mengerjai mu, sekedar menguji kesabaran mu saat ini. Hai, nona manisku. Bagaimana dengan kejutan ku?". Kedip mata Down, memberikan kode agar bisa lebih dekat dengan kapal pesiar JJ Abrams.
Camelia, menyunggingkan senyumnya dan memeluk erat tubuh suaminya itu. "Kejutan mu sangat basi Mr.Downy aku tidak tertarik sama sekali. Suatu hari nanti,aku akan memberikan kejutan untuk mu. Bagaimana,apa mau?".
JJ Abrams, mendelik tajam ke arah istrinya."Sayang,kamu ingin memberikan kejutan kepadanya?Kau tidak adil sama suami sendiri, aku tidak pernah di berikan kejutan". Seketika melipat kedua tangannya ke depan, rupanya JJ Abrams merajuk dengan istrinya.
"Hahahaha..... Hahahah... Lihatlah JJ Abrams, istrimu berterus-terang ingin memberikan kejutan untuk ku. Apakah kamu cemburu kawan?". Down, berjalan ingin menyebrangi kapal pesiar JJ Abrams cuman satu papan.
Sepertinya menarik.Batin Camelia, aku akan membuat mu malu Down rentengan.