SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Ke Pelosok Desa


Pagi-pagi buta, JJ Abrams mendapatkan informasi dari desa ada sesuatu yang tidak beres. Dia segera meluncur ke sana menyelesaikan masalah, ketika sampai di mobil.


Melihat Camelia, baru keluar dari mobil dalam keadaan wajah cemberutnya.


JJ Abrams, mengusap wajahnya dengan kedua tangan.Lalu merentangkan kedua tangannya, menyambut pelukan sang kekasih. Untuk saat ini, tidak ada waktu merajuk, marah,atau cemburu.


Camelia, tersenyum sumringah berhamburan ke pelukan JJ Abrams. "Ikut". Kata manja sang kekasih keluar.


"Baiklah". Jawab JJ Abrams, menuruti kemauan sang kekasih.


Camelia, tersenyum manis lebih dulu masuk kedalam mobil dan tidak bertanya mau kemana.


Di sepanjang perjalanan Camelia, komat-kamit menjelaskan semuanya kepada sang kekasih. Sudah mengklarifikasi berita tersebut, bahwa dirinya tidak memiliki hubungan dekat dengan pria bernama Don.


JJ Abrams, manggut-manggut mendengar penjelasan sang kekasih. Meskipun dia tidak memperhatikan apa yang di jelaskan,fokus dengan wajah, bibi,sang kekasih begitu menggemaskan baginya.


Cup...


JJ Abrams,tak sanggup melihat bibir mungil menggoda dirinya sejak tadi. Sang empunya tersenyum manis menahan rasa malu,tak lupa jari lentiknya mencubit perut sixpack JJ Abrams.


"Sayang, sudah aku katakan kepadamu sejak dulu. Jangan mencium ku sembarangan tempat, apa kamu tidak tau di depan ada Jecky dan sopir". Ucap Camelia, matanya melotot sempurna.


JJ Abrams, meringis kesakitan mendapatkan cubitan menyakitkan di perutnya. "Ssshhhhttt....Benar kata Markus, cubitan mu luar biasa sayang". Berusaha melepaskan cubitan Camelia, begitu susah di lepas.


 Camelia, calingukan melihat ke arah jalanan. Pasalnya dia tidak tau kemana JJ Abrams, membawanya pergi lupa bertanya sebelum berangkat. "Sayang,kita kemana?"


"Keluar kota,menuju ke desa, tidak ada sinyal sekalipun sayang. Tenang saja, aku membawamu ke tempat yang tidak bisa kamu bayangkan". Jawab JJ Abrams, begitu santainya.


"Gila! Kau ingin membawaku ke dalam bahaya, aku tunangan mu membawaku dalam masalah mu dan mempertaruhkan nyawaku ini". Camelia,panik kemana JJ Abrams membawanya.


"Sayang,kalau kita menikah nanti kamu tidak akan heran lagi. Mulai saat ini,kamu harus terbiasa dengan hidupku berhadapan dengan maut. Nama juga bisnis besar, pasti nyawa taruhannya demi kekuasaan". JJ Abrams, merangkul pinggang Camelia. Dia cekikikan menahan tawanya, melihat wajah Camelia tegang.


"JJ Abrams,ini yang aku tidak mau selalu di sampingmu. Kau sesuka hati membawaku jauh, mengikuti mu berbisnis ke pelosok desa sekalipun. Mana tidak ada sinyal,mana sanggup aku". Gerutu Camelia, mengerucutkan bibirnya ke depan.


"Aku penasaran dengan ucapan Ardan, Markus, Morgan,jika dirimu pembawa sial. Kartu ini akan menjadi milikmu, sesuka hatimu ingin membeli apapun. Asalkan kamu bisa melakukan perintahku,karena aku membutuhkan dirimu sayang. Bagaimana kau mau?". JJ Abrams, memperlihatkan black card di tangannya.


Seketika mata Camelia, berubah menjadi uang dan tersenyum manis. "Apa yang harus aku lakukan, JJ Abrams". Tangannya repleks ingin mengambil kartu di tangan sang kekasih,namun JJ Abrams mencegahnya.


"Tidak sekarang sayang,kau akan mendapatkan kartu ini ketika berhasil apa yang aku minta. Gampang saja,kau berpura-pura menjadi seorang wanita ingin bergabung bisnis di tambang Mr. Down. Dia adalah pemimpin tambang di desa itu,bagi hasil dengan ku juga. Tetapi,ada sesuatu yang membuat geram kepadanya. Kau bisa mengerjainya,hemmm?". Kata JJ Abrams, menaikan satu alisnya.


 "Kau kesal kepadanya,lalu melibatkan ku? Oke, gampang sekali mengerjai seseorang. Tetapi,aku tidak perlu menyamar ingin ikutan berbisnis juga". Kata Camelia, mengerjapkan bola matanya. Sepertinya, ada maksud lain di pikiran JJ Abrams. Tapi,apa yah?.


"Kalau tidak menyamar,dia tidak mau berbicara dan mendekati mu sayang. Aku tau, kau pasti bisa karena pesona mu". Kata JJ Abrams, mengedipkan sebelah matanya.


*******************


Malam hari tiba, mereka sudah sampai di pelosok desa. Suasana sangat ramai, ada acara pernikahan anak Mr.Down katanya JJ Abrams.


Orang-orang ramai berdatangan menghadiri pesta pernikahan, alunan musik menggema dan ada yang menari-nari.


JJ Abrams dan lainnya,di sambut langsung oleh Mr. Down. Camelia, terpesona dengan ketampanan kekasihnya, begitu gagah dengan setelan pakaian yang dikenakan.


"Menyeramkan sekali, nona Camelia ikutan juga". Ucap Ardan, Morgan dan Markus, bersamaan. Mereka mendapatkan undangan spesial dari Mr.Down. Rupanya di sini, berkumpul para gangster berbagai tempat.


Camelia, menyunggingkan senyumnya melihat 3 pria tengah berdiri sambil memegang gelas di tangannya. siapa lagi,kalau bukan Ardan, Morgan,dan Markus.


"Oh,3 serangkai hadir dalam pesta pernikahan ini. Mengasikan sekali, tidak rugi aku datang ke sini". Gumamnya pelan, mengedipkan mata ke arah 3 serangkai itu. Mereka bertiga bergidik ngeri melihatnya,tak ingin dekat-dekat dengan wanita beracun seperti Camelia.


"Kenalkan Mr. Down. Dia adalah nona Camelia,yang aku ceritakan itu. Kinerjanya sangat bagus, persis dengan orangnya". JJ Abrams, mengedipkan matanya ke arah Down.


"Salam kenal,nona Camelia. Nikmatilah acara pernikahan anakku, masalah bisnis besok kita bicarakan". Down, tersenyum kecil mengulurkan tangannya.


Camelia, tersenyum manis dan menyambut uluran tangan saling berjabatan. "Salam kenal, Mr.Downy. Ee.. Mr.Down, maksudnya nama anda seringkali di panjang dimana-mana. Bentuknya ada yang rentengan ada juga isi ulang". Kekehnya Camelia, sontak yang lain keningnya tidak mengerti.


"Nona Camelia,lucu sekali aku tidak paham apa rentengan dan isi ulang?". Dwon, melirik ke arah JJ Abrams yang kebingungan.


"Maaf, maksudnya nona pengharum pakaian downy?". Tanya seorang wanita yang baru datang, masih terlihat muda dengan penampilan glamor sekali.


"Benar sekali, maksudku itu". Jawab Camelia, langsung tanpa memperdulikan tatapan orang-orang sekitar.


"Aku suka sekali dengan mu yang rumor,kita ke sana untuk berbincang apapun. Jangan mengganggu mereka, cuman membahas tentang pekerjaan saja. Suamiku bawa dulu yah, teman bisnisnya karena aku merasa cocok dengannya". Wanita itu, langsung membawa Camelia menjauh dari mereka.


JJ Abrams, Mr.Down dan lainnya terdiam melihat kepergian dua wanita itu.


"Tuan JJ Abrams, biarkanlah istriku membawanya sementara dulu. Aku tidak percaya, istriku langsung dekat dengan nona Camelia". Down, menepuk pundak JJ Abrams dan membawanya ke tempat duduk.


Aku harap Camelia, tidak menyinggung perasaan istri Down. Anehnya lagi,dia begitu entengnya mengatai nama orang lain dan orang itu tidak marah. Sihir apa yang di lakukan Camelia,aku seperti tidak percaya tadi.Batin JJ Abrams, memantau kekasihnya dari kejauhan. Menatap intens ke arah Camelia, tidak ada gerak-gerik mencurigakan sekali pun.


Camelia, berbincang hangat dengan istri Down bernama Zara. Memiliki anak 3 laki-laki, sekarang senang sudah memiliki menantu perempuan.


Begitu banyak Zara, menceritakan tentang kehidupan bersama sang suami. Bahkan Zara, berniat menargetkan Camelia sebagai menantunya. Menikahkan anak pertamanya dengan Camelia,acara ini pernikahan anak keduanya.


Menantu kaya raya, memiliki ibu mertua baik,suami tampan dan kaya adalah impian ku.Batin Katrina, menyunggingkan senyumnya.