SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Drama


Malam harinya, Marcus membawa Camelia ke kapal pesiar mewah karena ada acara lelang perhiasan.


Camelia, terlihat cantik malam ini. Wajahnya di olesi make up tipis, mengenakan gaun pesta berwarna navy dan memperlihatkan sedikit paha mulusnya.


Camelia, terpaksa bergandengan tangan dengan Marcus karena masih di borgol seperti tadi. Rupanya Marcus, membohongi jika kuncinya di buang.


Ruangan kapal pesiar itu, sangat luas dan banyak orang-orang berada yang datang.


"Ayo,kita temui orang-orang lain. Tidak perlu senyum-senyum, pasang wajah marah mu". Bisik Marcus, tersenyum kecil ke arah Camelia.


"Aku terbilang wanita ramah terhadap siapapun,mana mungkin memasang wajah datar". Camelia, tersenyum kecil dan melihat sekitar siapa tau ada seseorang yang di kenalnya.


Marcus,mulai berjalan memasuki ruangan tersebut. Menjadi pusat perhatian orang-orang sekitar, memiliki pasangan secantik bidadari.


Marcus, menyenggol lengan Camelia untuk menghentikan senyumannya yang manis itu. Lagi-lagi Camelia, mencubit lengannya tak lupa dengan mata melotot ke arahnya.


Marcus, langsung bungkam seketika dan meringis kesakitan. "Terserah kau saja". Akhirnya pasrah dengan Camelia, daripada badannya menjadi korban.


Morgan, bergegas mendekati Ardan yang tengah mengobrol dengan rekan bisnisnya.


"Nona Camelia,ada di sini". Bisik Morgan,tepat di telinga Ardan.


"Apa! Kamu seriusan di sini,tadi aku bertemu dengan Tuan JJ Abrams tidak ada nona Camelia". Ardan,nampak tak percaya dengan ucapan Morgan. "Mana ada sembarangan orang yang boleh masuk kedalam sini,kamu salah liat kali".


"Tidak,dia ke sini bersama Marcus". Kata Morgan,sontak membuat Ardan terkejut mendengarnya.


"Serius! Kok bisa,nona Camelia bersama Marcus?". Tanya Ardan, matanya tertuju pada Camelia yang bergandengan tangan dengan Marcus. "Sejak kapan nona Camelia,kenal dengan Marcus?".


Morgan, menceritakan semuanya kepada Ardan kenapa dia melibatkan Camelia. Dia menuruti perkataan Ardan,agar kutukan berpindah ke seseorang yang di kenalnya kepada Camelia.


"Goblok! Sekarang kamu dalam masalah besar, Morgan.Mana nona Camelia, terlihat senang dengan Marcus". Ardan, menggaruk-garuk kepalanya dan melihat JJ Abrams datang. "Morgan,matilah kamu secepatnya cari tempat persembunyian yang aman".


"Waduh... Gawat Ardan,jika Tuan JJ Abrams melihat kekasihnya bersama pria lain". Morgan, menepuk keningnya dan ketakutan sudah.


"Bawa nona Camelia,cari tempat yang aman" perintah Ardan, pasti akan ada permusuhan di antara JJ Abrams dan Marcus.


"Mana bisa, tangan nona Camelia di borgol bersama tangan Marcus". Morgan, sempat melihat Marcus mengenakan borgol di tangan Camelia.


"Apa! Aku tidak mau ikut campur urusan kalian,aku sudah tak sanggup berurusan dengan nona Camelia dan Tuan JJ Abrams. Aku tidak mau istri-istri ku menjadi korban, pergilah kau sama saja pembawa kesialan dalam hidupku". Ardan, langsung melangkah pergi bersama anak buahnya.


Morgan, panik calingukan mencari ide untuk membawa Camelia pergi. Anak buahnya kebingungan melihat sang bos, mondar-mandir tak karuan.


"Astaga! Ada JJ Abrams,ayo kita menjauh dari sini". Bisik Camelia, menyembunyikan wajahnya di balik tas ditangannya.


"Waw...Kau hebat sekali nona,bisa mengenali Tuan JJ Abrams. Apa jangan-jangan kamu memiliki masalah besar kepadanya, maukah aku mengantar mu ke sana?" Marcus, senang sekali melihat Camelia ketakutan dan bersembunyi dibelakangnya.


"Gila! Jangan lakukan itu, kaktus. Kau ingin mendapatkan masalah besar,ha? Cepat,kita harus pergi sekarang dan jangan menemuinya". Pinta Camelia,geram dengan Marcus melangkah kakinya mendekati JJ Abrams.


"Apa kabar, Tuan JJ Abrams?". Marcus, tersenyum kecil berhadapan dengannya.


JJ Abrams, sedikit melirik seorang wanita di balik belakang Marcus. "Baik, aku tidak menduga kita bertemu di sini. Lalu, siapakah wanita di belakang mu yang bersembunyi itu? Dia kekasih mu, Marcus? Waw...Hebat sekali".


"Terimakasih,atas pujiannya Tuan JJ Abrams. Tetapi, dia takut bertemu dengan mu. Kemungkinan dia memiliki masalah besar kepada anda, ingin melihat siapa dia?" Marcus,menarik paksa agar Camelia menampakkan dirinya.


jantung Camelia berdegup kencang, terpaksa menutup wajahnya menggunakan tangan. Sontak membuat JJ Abrams, semakin penasaran karena sangat familiar baginya. Anak buahnya terkejut karena mengenal siapa wanita di samping Marcus.


JJ Abrams,maju ke depan dan meraih tangan Camelia yang menutup wajahnya. Marcus, menyunggingkan senyumnya pasti Camelia mendapatkan hukuman mati dari JJ Abrams.


"Hai... JJ Abrams,maaf". Lirih Camelia,pelan mengigit bibir bawahnya.


Seketika JJ Abrams, mencekram kuat lengan Camelia dan menatap Marcus begitu tajam.ketika ingin menarik lengan Camelia, untuk menjauhkan diri dari Marcus. Tetapi, Camelia secepatnya memberitahu keadaan tangannya sekarang.


"Maaf, tanganku di borgol seperti ini". Kata Camelia, menunjukkan tangannya yang diborgol di tangan Marcus. "JJ,aku bisa jelaskan semuanya. Hiks....Hiks...Semua ini,bukan salahku". Jangan panggil Camelia,kalau tidak bisa raja akting mengalahkan aktor terbaik. "Hiks...Hiks... Tanganku sakit, tidak bisa kemana-mana JJ. Dia memaksaku untuk menjadikan kekasihnya,mau tidak mau aku menjadikan dia sebagai selingkuhan ku. Aku sudah jujur kepadanya, memiliki kekasih sekaligus tunangan. Tapi,dia tetap mau dan aku tidak menolaknya". Camelia,menyeka air matanya memasang wajah sesedih mungkin.


Glek!


Morgan dan Ardan,serta anak buahnya menelan ludah masing-masing. Suasana semakin tegang,semua orang terdiam sejenak.


"Lepaskan borgol ini". Ucap JJ Abrams, dengan tatapan tajam.


"Tidak bisa,dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Ikan-ikan ku pada mati semua, ketika dia menyentuh aquarium ku". Marcus,menolak perintah JJ Abrams. "Lagipula dia adalah kekasih ku,Tuan. Tidak masalah menjadi selingkuhannya, asalkan menjadi utamanya nona Camelia. Di adalah wanita spesial untuk ku, tidak pernah aku menemukan wanita seperti dia. Baru beberapa jam bersamanya, nyawaku hampir melayang dan berani kepadaku".


"Dia ingin mencium pipi ku di sini, untungnya aku bisa menghindari dan mendorong kepalanya seperti ini". Ucap Camelia, dengan nada suaranya imut. Dia juga mempraktekan bagaimana, mendorong kepala Marcus.


Bughhh...


JJ Abrams,tak sanggup lagi menahan amarahnya dan langsung memberikan bogem mentah di wajah Marcus.


"Marcussssss....! Kau berani ingin menyentuh tunangan ku,calon istri ku!" Teriak JJ Abrams, mencekram kuat kerah baju Marcus.


Sudut bibir Marcus,keluar darah segar akibat bogem mentah dari JJ Abrams. Satu lagi,dia terkejut mendengar ucapannya karena Camelia adalah calon istrinya.


"Apa! Dia calon istri mu,mana mungkin bisa?". Tanya Marcus, menghapus darah di sudut bibirnya.


"Bisa, bukankah aku sudah mengatakan kepada mu jika kau memiliki kekasih dan kau tidak bilang siapa kekasihku?". Camelia, tersenyum smrik ke arah Marcus.


Marcus, memandang ke arah JJ Abrams yang siap menerkamnya. "Tuan JJ Abrams,aku minta maaf kepada mu. Tidak tahu,jika nona Camelia adalah kekasih mu. Akan aku lepaskan,maaf aku salah". Tangan Marcus, sudah gemeteran dan membuka kunci borgol.


"Aaauukk...Tanganku sakit sekali, borgolnya berat sayang". Ucap Camelia , dengan nada manjanya dan langsung memeluk tubuh JJ Abrams dan mengadu yang bukan-bukan. Marcus, menganga lebar mendengar rengekan Camelia yang tak masuk akal dan kata-katanya di lebihkan.


Glek!


Tamatlah riwayat ku.Batin Marcus.