SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Samantha Dan Rachel


JJ Abrams dan anak buahnya tengah berdiri di taman mansion milik Trevino begitu luas sekali. Menunggu kedatangan Camelia,yang baru mendarat menggunakan helikopter.


Seorang wanita cantik mengenakan high heels tinggi, mengenakan dress merah merona selutut. Memperlihatkan paha mulusnya, lekukan tubuh,buah dada yang menonjol dan membiarkan kedua bahunya terbebas dari sehelai benang pun. Rambut panjang terurai bebas,angin berhembus kencang.


Aura kecantikan Camelia, benar-benar terpancar mampu menghipnotis siapapun.


Bahkan Trevino, mengerjapkan bola matanya melihat kedatangan istri JJ Abrams sangat sempurna sekali.


"Suamiku!". Pekik Camelia, melambaikan tangannya sambi berlarian ke arah JJ Abrams.


JJ Abrams, merentangkan kedua tangannya dan siap memeluk sang istri tercinta. Senyuman yang manis,tak bosan untuk di pandang.


"Aku sangat merindukanmu". Camelia, langsung bergelut manja dengan suaminya.


"Aku tau, bahkan aku sangat merindukanmu sayang. Sudah beberapa hari tidak bertemu, bahkan merindukan si kembar. Sedangkan kamu,malah meninggalkan mereka". JJ Abrams,menarik hidung mancung istrinya.


"Si kembar baik-baik saja, jangan mengkhawatirkan soal mereka. Yang penting sekarang, aku sudah bertemu dengan mu". Camelia, memajukan bibirnya agar berciuman dengan sang suami.


Semua orang sekitar langsung memalingkan wajah masing-masing,karena tak ingin melihat pasutri tengah berciuman di depan mereka.


[12/10 15.01] Erlina: Beberapa menit kemudian, mereka menghentikan ciumannya. JJ Abrams, langsung memperkenalkan pemilik mansion dan rekan kerjanya juga.


"Sayang, kenalkan dia adalah pemilik mansion ini. Panggil saja, Trevino dan status masih lajang belum menikah. Lalu, mereka rekan bisnis lainnya dan aku tidak macam-macam jauh darimu". Kekehnya JJ Abrams, menggaruk pelipisnya.


"Salam kenal pak Trevino,maaf kedatangan ku secara tiba-tiba. Aku sangat terpesona keindahan Goa, apakah milikmu daerah Goa ini?". Tanya Camelia, tersenyum manis.


Trevino, melirik sekilas ke arah JJ Abrams yang memasang wajah datar. "Iy-iya, selamat datang di Goa. Nona Camelia,anggap saja mansion milikmu. Senang bertemu dengan istri dari seorang pengusaha sukses, yaitu Tuan JJ Abrams".


"Iya,maaf jika merepotkan nantinya. Hmmmm... Udaranya sangat sejuk sekali". Kata Camelia, matanya tertuju pada dua wanita yang baru datang.


Trevino, langsung memperkenalkan wanita yang berdiri di sampingnya itu. "Kenalkan mereka berdua adalah adik-adik ku,yang kiri Maira dan yang kanan Laure. Mereka akan menemani nona,jika memerlukan suatu".


"Trevino,aku memiliki anak buah sendiri. Istriku paling tidak suka di atur, kalaupun dia menginginkan sesuatu. Istriku bisa melakukannya sendiri, tanpa bantuan seseorang. Iyakan, sayang". JJ Abrams, merangkul pinggang istrinya.


"Sayang,jangan berlebihan seperti itu. Wahh...Ada apa di sana?". Camelia, menunjukkan jarinya ke arah samping mansion.


"Di sana sebuah taman bunga, buah-buahan,ada beberapa spesies hewan, kolam dan lainnya". Jawab Trevino, belum selesai berbicara namun Camelia sudah melangkah kakinya.


"Sayang, aku jalan-jalan dulu yah! Selesaikan pekerjaan mu,aku tidak mengganggu karena aku ingin lihat-lihat". Kata Camelia, sudah menjauh dari suaminya.


"Sayang, apa kamu tidak mau beristirahat dulu?". Tanya JJ Abrams, takut sang istri kelelahan dalam perjalanan.


"Tidak perlu,aku ingin bersenang-senang dulu". Jawab Camelia, melambaikan tangannya.


"Bukankah kamu sangat merindukan ku, sayang?". Tanya JJ Abrams.


Trevino, menggeleng kepalanya mendengar pembicaraan suami-istri ini. "Kau benar sekali, istri anda memang berbeda. Maria,Laure, tolong jaga nona Camelia karena tamu spesial kita". Perintahnya kepada sang adik.


"Baik,kami permisi dulu". Ucap Maira, melangkah pergi menyusul Camelia.


Trevino,mengajak JJ Abrams dan lainnya melanjutkan tentang pekerjaan yang sempat tertunda.


************************


Beberapa foto yang di ambil Camelia,lalu mengunggah di sosmed. "Wahh...Indah sekali tamannya,jadi pengen memiliki taman seperti ini". Gumamnya, menikmati keindahan milik Trevino.


"Jadi ini, istri dari Tuan JJ Abrams". Ucap Maira, melangkah mendekati Camelia yang tengah duduk santai.


"Jelaslah aku,lalu siapa lagi". Camelia, melirik sekilas ke arah mereka berdua.


"Biasa saja, tidak ada spesialnya". Kata Laure, memandang lekat ke Camelia.


Camelia, tersenyum manis karena dua wanita ini nekad menantang dirinya."Masa sih,biasa aja. Padahal kau dan kamu, jauh berbeda".


"Mungkin dia dulu, menggoda Tuan JJ Abrams. Apa jangan-jangan nona Camelia,nekad untuk menjebak juga?. Kami cukup dekat dengan Tuan JJ Abrams,akan tetapi sangat sulit di taklukkan". Ucap Maira, memancing reaksi wanita di depannya ini.


Camelia, beranjak dari tempat duduknya dan mengibas-ngibas rambutnya ke belakang. "Lihatlah,diri kalian bukan tandingan ku. Lekukan tubuh sudah kalah dengan ku,apa lagi Samantha dan Rachel jauh berbeda dan milikku lebih menonjol". Camelia, sengaja meraup gunung kembarnya.


Maira dan Laure, mengundurkan langkahnya dan memandang gunung kembar masing-masing. Benar sekali,milik mereka tak sekencang seperti Camelia. Bahkan lekukan tubuh Camelia, benar-benar seksi bak gitar spanyol.


"Coba lihatlah, bokong kalian yang kempes. Mana mungkin JJ Abrams, tergiur dengan kempos itu. Bokong ku bisa goyang patah-patah, untuk memabukkan suamiku". Kedip mata Camelia, tersenyum semanis mungkin.


Maira dan Laure, bergidik ngeri melihat aksinya Camelia yang pamer kemolekan tubuhnya.


"Ck, tidak mungkin Tuan JJ Abrams tergoda dengan tubuh mu". Maira,masih tidak percaya dengan ucapan Camelia.


"Oh, kalian pasti tidak percaya kan? Kalau JJ Abrams,yang tergila-gila denganku dan memaksa agar aku menjadi kekasihnya. Ayo, pasti tidak percaya". Kekehnya Camelia, menyilangkan tangannya di depan.


"Hahahaha... Hahaha...Apa katamu tadi, Tuan JJ Abrams tergila-gila dengan mu? Asalkan kamu putri Eloisa saja, Tuan JJ Abrams tidak tertarik sedikitpun. Meskipun putri Eloisa, memberikan fasilitas kemewahan dan menjamin kekuasaan kepada Tuan JJ Abrams. Namun, JJ Abrams menolaknya mentah-mentah". Ucap Laure,masih cekikikan tertawa mendengar perkataan Camelia yang tak masuk akal.


Akan tetapi, Camelia malah gelak tertawa mendengar putri Eloisa yang di ucapkan oleh Laure. "Jangan JJ Abrams, kakakmu mana mau dengan putri Eloisa. Kalian tidak bodoh kan,asal usul putri Eloisa?".


"Nona Camelia, jangan berbicara macam-macam tentang Putri Eloisa dan bisa membahayakan nyawa mu. Kebetulan sekali,malam ini ada pesta di mansion. Nona, akan bertemu dengan putri Eloisa. Kita lihat apa yang terjadi,bisa membakar api cemburu mu". Maira, tersenyum smrik.


"Hmmmm... Tidak takut sayangku,". Kedip mata Camelia. "Pergilah,aku ingin menikmati kesendirian ku. Lebih baik yah,kalian berdua memperbesar Samantha dan Rachel biar percaya diri seenggaknya". Melenggang pergi meninggalkan Maira dan Laure.


"Sepertinya menarik istrinya Tuan JJ Abrams.Aku masih tidak percaya jika dia mampu meluluhkan hati Tuan JJ Abrams, pasti dia berbohong besar". Kata Maira, mengepalkan kedua tangannya.


"Kak Trevino, sudah mengatur rencana untuk mempererat tali silaturahmi dengan Tuan JJ Abrams kak. Aku yakin sekali,Tuan JJ Abrams tidak akan menolaknya". Laure, menahan pundak kakaknya dan sama-sama menyunggingkan senyumnya. Entahlah, apa yang di rencanakan Trevino sudah.