SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Tangisan Palsu


"Jangan coba-coba menyentuh istriku,aku tidak segan-segan mematahkan tulang tanganmu putri Eloisa". Tegas JJ Abrams,sigap menahan tangan putri Eloisa. "Aku tidak terima jika ada seseorang yang menyakiti orang yang aku cintai, yaitu istriku".


"Dia sudah membuat wajahku rusak, Tuan JJ Abrams! Aku tidak terima atas perlakuannya kepadaku". Ucap putri Eloisa, merasakan cengkraman tangan JJ Abrams semakin kuat. Aarrrghh... Cengkraman JJ Abrams, begitu kuat dan menyakiti tanganku.Apa sih, kelebihan wanita ini dibandingkan diriku yang memiliki segalanya. Aku mampu membuat JJ Abrams, memperluas kekuasaannya dari kerjaan Zylan.


"Jaga mulutmu putri Eloisa, istriku tidak kemana-mana dalam beberapa jam dan dia selalu berada di sampingku. Jika istriku melakukannya berarti ada sesuatu yang salah denganmu,tapi apa kamu memiliki bukti kuat? Jangan menuduh istriku macam-macam tanpa bukti,kalau tidak ingin bermusuhan dan menghancurkan dirimu bahkan anggota keluarga mu". Tegas JJ Abrams, menghempas tangan putri Eloisa. "Apa yang aku katakan tidak main-main,aku mampu melenyapkan segalanya jika ada yang menyakiti istriku".


Putri Eloisa, merasakan sakit di tangannya. "Aku memang tidak memiliki bukti apapun, tetapi istrimu yang melakukannya! Nona Camelia, katakan yang sejujurnya. Kau membuat wajahku seperti ini, iyakan?". Teriak putri Eloisa, memperlihatkan wajahnya sungguh mengerikan sekali. Kurang ajar sekali, dia bungkam karena aku tidak memiliki bukti apapun. Bahkan cctv di istana, tidak berfungsi dengan normal. Aaakkhh... Bagaimana bisa,aku menjerumuskan wanita itu ke ruang bawah tanah istana. Aku terpaksa membuka penutup wajah ini,agar orang tau kebenarannya.


Orang-orang sekitar yang melihat secara langsung, meringsut dan bergidik ngeri.


"Ada keributan apa lagi, putri Eloisa?". Ucap seseorang yang baru datang, melainkan ayah kandungnya sendiri.


"Papah, istri Tuan JJ Abrams sudah melakukan kesalahan besar kepadaku. Dia diam-diam masuk kedalam istana, membuat wajahku seperti ini. Istri Tuan JJ Abrams, harus di tangkap dan diberikan hukuman setimpal!". Teriak putri Eloisa,air matanya membanjiri wajahnya itu. Baguslah,papah datang di waktu yang tepat untuk membelaku. Papah, pasti senang mendengar istrinya JJ Abrams bersalah.


Camelia, terdiam di samping suaminya dan menyaksikan apa yang dilakukan putri Eloisa. Mampukah membuktikan, bahwa dirinya bersalah atau tidaknya.


Putri Eloisa yang malang sekali,mana ada orang mempercayai ucapan mu karena aku begitu licik dan pintar. Ckckck... Kasian sekali, Tuan putri Eloisa yang buruk rupa.Astaga! Kenapa tanganku gatal sekali, ingin menghabisi musuh-musuh ku. Sumpah deh, gregetan minta ampun.Batin Camelia, menyentuh tangan suaminya itu.


"Kata putri Eloisa, istriku pergi ke kamarnya 30 menit yang lalu. Sedangkan istriku sudah 3 jam bersama ku, bahkan orang di sini menyaksikan langsung. Pak Xyil,kau bisa meminta seseorang untuk memutar cctv di sini". Ucap JJ Abrams,memang benar Camelia berada di samping suaminya. Akan tetapi,ada yang asli dan palsu.


"Apa yang yang dikatakan Tuan JJ Abrams,memang benar bahwa istrinya tidak kemana-mana". Sahut Trevino, sudah pasti membela yang benar.


"Iya,kami sedari tadi memandang istrinya Tuan JJ Abrams". Sahut yang lainnya, sontak membuat JJ Abrams memendam rasa cemburunya.


"Oh, diam-diam kalian memandang istriku rupanya". Kata JJ Abrams, menyeringai tajam.


"Maaf,bukan maksud kami apa-apa Tuan. Maklum saja,nona Camelia sangat cantik dan pantas untuk di pandang". Kekehnya lain, sambil ketakutan melihat wajah JJ Abrams.


"Putri Eloisa,cukup! Akhir-akhir ini,kau membuat masalah terus-menerus! Apa kamu lupa,siapa dirimu ha? Kini mencoreng nama baik keluarga kita,menuduh istri Tuan JJ Abrams sembarangan. Jangan sampai Tuan JJ Abrams, memberikan pelajaran kepada mu!". Teriak pak Xyil,tentu merasa tidak nyaman dengan tatapan JJ Abrams.


"Tuan putri Eloisa,kita tidak saling mengenal dan maupun dekat. Tapi,anda begitu tega menuduhku macam-macam. Apakah karena cemburu,aku bersama Tuan JJ Abrams?". Kata Camelia, untuk menyudutkan putri Eloisa.


"Hei...Hei... Sayangku,kenapa kamu menyebut diriku Tuan. Aku adalah suami mu,wajar terus-terusan bersamaku dan kita saling mencintai". JJ Abrams, terkejut mendengar ucapan sang istri.


"Nona Camelia,kau benar-benar licik rupanya. Tidak pantas bersama dengan Tuan JJ Abrams, jangan harap aku mempercayai akting basimu. Kau harus bertanggungjawab atas wajahku yang rusak ini,aku tidak terima dengan perlakuan mu!" Teriak putri Eloisa, langkahnya terhenti karena ayahnya mencegah langsung.


"JJ Abrams, lihatlah aku tidak tau apa-apa tentang itu. Tapi, putri Eloisa terang-terangan memfitnah diriku yang sudah merusak wajahnya. Apa salahku JJ Abrams? Sehingga aku melakukan hal sekeji, bahkan putri Eloisa menuduhku. Hiks...Hiks...Hiks.. Huuu.... Hatiku sakit sekali,di fitnah seperti ini. Huuu...Aku malu JJ Abrams, aku malu dan menyesal ikut ke sini". Camelia, menangis kesegukan di pelukan suaminya.


"Nona Camelia, hentikan akting busukmu! kau benar-benar ratu dramatis, membuat orang lain yang bersalah atas dirimu. Aku tidak memfitnah dirimu,karena aku melihat secara langsung jika kamu melakukannya! Kau jangan mengelak perkataan ku, nona Camelia!". Teriak putri Eloisa, dadanya naik turun mengontrol emosi.


"Putri Eloisa,jika aku memang bersalah sudah merusak wajahmu mana buktinya? Lalu, untuk apa aku sampai merusak wajahmu itu? Apa karena iri dengan kecantikan mu? Tahta mu? Atau kekuasaan mu? Ckckck..Aku tidak berniat melakukan hal itu, aku tidak nekad untuk melakukan apapun. Kecuali seseorang yang terang-terangan mengusik ketenangan ku,ingat itu!". Camelia, menepis tangan suaminya. "Jangan menyentuh diriku Tuan JJ Abrams, putri Eloisa akan marah dan memfitnah ku kembali karena dia cemburu kita berdekatan. Aku pulang saja, menemui anak-anak ku. Kau urus wanita itu,jangan pulang sebelum selesai!". lagi, Camelia menepis tangan JJ Abrams.


"Sayangku, apa yang kau katakan hmmm..? Apa hubungannya dengan putri Eloisa,aku tidak tertarik sama sekali dengannya. Meskipun dia memberikan tawaran fantastis sekali,akan tetapi hatiku tidak goyah". JJ Abrams, berusaha membujuk istrinya.


"Ck,jangan mempercayai ucapan Tuan JJ Abrams. Istrimu jago akting,demi mendapatkan perhatian khusus darimu. Aku tau betul, wanita seperti dia bagaimana?". Putri Eloisa, menyunggingkan senyumnya.


Camelia,menyeka air matanya dan memandang wajah JJ Abrams. "Aku merasa sakit hati,atas tuduhan JJ Abrams. Aku tidak mau di ganggu, jangan ikuti aku! Kalau kau nekad,aku akan pergi!" ancamnya dengan sorotan mata tajam.


"Baik,aku menuruti kemauan mu istri ku. Tapi,jangan kemana-mana dan jangan tinggalkan aku". JJ Abrams, mengangkat kedua tangannya dan membiarkan istrinya pergi begitu saja.


JJ Abrams, mengepalkan kedua tangannya dan berbalik badan. Setelah kepergian sang istri, sudah waktunya menunjukkan taring kepada mereka.