SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Wanita Lain


 "Aaaaaaaaaaaa.... Restoran ku! Tidaaaaaaakkk.... Restoran ku!". Teriak Lili, sekeras mungkin melihat restorannya berantakan sekali. Bagian dapur sangat parah sekali, bahkan tikus-tikus masih berkeliaran dimana-mana.


Orang-orang sekitar bergidik ngeri, bagaimana mungkin tikus sebanyak itu ada di dalam restoran mewah.


Lili,menangis meraung-raung meratapi restoran yang di kelolanya selama ini. Hasil restoran lah mampu bergaya,dan membeli apapun yang dia mau.


Berita terkait restoran Lili,di penuhi oleh tikus-tikus tersebar luas. Bahkan di sosial media langsung,banyak berkomentar negatif tak akan mau makan di sana lagi karena jijik bekas tikus-tikus.


"Makanya jangan berkata sembarangan,karena perkataan adalah doa". Kata Camelia, tersenyum sumringah mengetahui berita tersebut.


"Tante Lili,aku cuman mengabulkan perkataan mu loh. Sekarang apa, restoran mu benar-benar bangkrut kan? Pasti orang lain tak sudi makan di tempat mu itu,bekas tikus-tikus liar yang menjijikkan sekali". Kata Camelia, menikmati secangkir teh hangat di balkon kamarnya. Sepagi ini, sudah mengembalikan moodnya langsung.


Ting...


Sebuah pesan masuk di ponselnya tertera nama Ardan, mengirim sebuah foto JJ Abrams bersama seorang wanita. Dimana JJ Abrams, menuntun seorang wanita di tangannya.


Byurrrrr....


"Uhukk.... Uhukk.... Uhukk...Sialan,kok bisa JJ Abrams pegang tangan sama wanita lain. Terus,siapa wanita itu?".


[Bocil,siapa wanita itu? Tumben sekali, JJ Abrams menggandeng tangannya]


Camelia, merasakan dadanya bergemuruh menahan rasa cemburunya itu.


[Namanya Ling Zhi,anak buahnya Tuan JJ Abrams seorang mata-mata dan bisa bela diri kau bukan tandingannya. Kakinya terluka terkena tembakan,kau tidak tau apa-apa tentang itu kan? Hahahaha.... Hahahhaa..]


Camelia, meremas benda pipih di tangannya dan gemes terhadap Ardan.


[Kau cemburu bukan? Hahahaha.... Ling Zhi, sangat cantik loh dan Tuan JJ Abrams sangat mempercayainya].


"Aaaarrgghh....Awas kau Ardan, sudah membuatku marah. Oh, meninggalkan di restoran sampai berjam-jam demi menyelamatkan wanita itu. Sialan,dia sudah membuat ku malu dan memikirkan keadaannya. Sedangkan dirinya,bersama wanita lain dan membawa pulang. Ck, bahkan tidak menghubungi sama sekali". Gerutu Camelia, dadanya kembang kempes menahan diri.


"Baik,aku tidak akan menghubungi mu JJ Abrams. Apa lagi, menemui mu dan aku tidak perduli dengan keadaan mu itu. Obati saja jika dirimu terluka sekalian minta obati dengan Ling Zhi kepercayaan mu itu". Camelia, mengepalkan kedua tangannya.


Masih terbayang-bayang dimana JJ Abrams, menuntun wanita itu keluar dari mobil.


Mengambil ponselnya di meja, melihat WhatsApp JJ Abrams online dan sudah membaca pesannya yang di kirim malam kemarin. Akan tetapi, JJ Abrams tidak membalas pesannya itu.


"Menyebalkan sekali, bukannya membalas pesan ku dan meminta maaf atas kesalahannya malam kemarin. Dia malah online,tapi tidak perduli dengan perasaanku. Astaga!". Camelia, menggeleng kepalanya dan berusaha sabar dengan sikap sang kekasih.


"Oke, kalau kau bersikap seperti ini. Aku ladenin sampai kau puas JJ, kau sudah menyakiti hati ku. Pasti dia bersama wanita itu,tanpa memikirkan bagaimana keadaan ku". Bahkan Camelia, menghentak-hentak kakinya. Menyeka air matanya luruh dengan sendirinya,tak bisa di pungkiri bahwa dia cemburu berat.


[Non,Tuan JJ Abrams sudah pulang. Tapi, membawa seorang wanita bernama Ling Zhi kepercayaannya. Kini Tuan JJ Abrams, merawatnya kakinya terluka terkena tembakan. Nona,jangan cemburu yah. Pasti nona, tengah berbalas pesan kan? Dari tadi Tuan JJ Abrams, mengotak-atik ponselnya]


"Aaarghhh....Dia bisa menghubungi orang lain, sedangkan dengan diriku tidak ada sama sekali. Kau tega sekali JJ Abrams, apa aku tidak penting untuk mu?Huaaaaa....Hiks...Hiks...Aku tidak sanggup lagi, harus menahan air mataku!". Camelia,menangis kesegukan dan membalas pesan dari Vika.


[Benarkah,non? Ya sudah, jangan memperdulikan dia lagi. Aku akan mengirim sebuah video]


 Dadanya terasa sesak sekali, melihat JJ Abrams ketawa lepas bersama Ling Zhi dan makan bersama-sama. Baru kali ini, Camelia melihat kekasihnya tertawa terbahak-bahak.


"Terlihat jelas kau sangat bahagia JJ, selama ini kamu tidak pernah tertawa seperti itu. Biasanya tertawa cuman sekedar,atau tertawa jahat. Dia memang cantik dan manis, seakan-akan aku seperti pelarian". Camelia, menghapus air matanya mendengar ketukan pintu kamar.


"Non,ada meeting jam satu siang nanti". Ucap Bunga, tersenyum kecil.


"Oke,aku siap-siap dulu". Menutup kembali pintu kamarnya, berusaha tenang meskipun pikirannya berkecamuk kemana-mana.


10 menit kemudian, Camelia keluar dari kamar rupanya Bunga masih setia menunggu di luar.


"Nona,apa anda baik-baik saja?". Tanya Bunga, melihat sang bos tak bersemangat seperti biasanya.


"Aku baik,kok". Jawab Camelia,berusaha tersenyum manis menyimpan kesedihannya.


***************


Sudah satu minggu, Camelia tidak ada berkomunikasi dengan kekasihnya itu. Dia mendapatkan informasi dari Vika,jika kekasihnya ada di kediaman dan seringkali bepergian dengan Ling Zhi tidak tau kemana.


"Nona,apa Tuan JJ Abrams sengaja tidak memberikan kabar kepada anda? Bisa jadi,Tuan JJ Abrams meminta anda kediamannya". Kata Bunga, akhirnya Camelia menceritakan kegelisahannya selama seminggu ini.


"Tidak,aku tidak mau lagi. Sudah waktunya aku berdiri sendiri,setiap ada masalah aku yang mengalah menemuinya. Kalau tidak aku ke sana,mana mungkin masalah kami selesai". Camelia, menggeleng pelan dan duduk di kursi kebesarannya. Selama seminggu ini, menyibukkan diri kuliah dan bekerja.


Bunga, merasa lega karena pekerjaan teringan sedikit ada sang bos membantunya. "Nona,kita ada pertemuan di desa makmur dekat pantai. Membahas tentang pekerjaan di sana, ada beberapa rekan bisnis juga dan mengharapkan kehadiran anda".


"Jauh sekali, memerlukan waktu 4 jam perjalanan. Membosankan tau,apa mereka tidak di hotel dekat-dekat sini saja". Camelia, bersandar pada tempat duduknya.


"Tidak,ini adalah kesepakatan bersama dan membahasa sesuatu yang serius jangan ada yang tau. Ayo, kita siap-siap nona". Bunga, memohon agar mau pergi ke sana.


"Baik,cusss...Kita meluncur kesana, siapa tau ada sesuatu yang menarik". Ucap Camelia, mengambil tasnya dan membawa beberapa berkas penting untuk di bawa ke pertemuan.


Sesampai di parkiran mobil, Camelia melihat sosok pria yang di rindukan selama seminggu ini. JJ Abrams, mendekati Camelia dengan tatapan lain.


"Camelia,aku ingin berbicara tentang hubungan kita". JJ Abrams, menahan pintu mobil Camelia.


Camelia,membuang muka ke arah lain tak sanggup menahan JJ Abrams. "Tidak ada yang di bahas lagi,kau sudah melupakan ku ada wanita yang jauh lebih penting dari pada ku".


"Bisakah,kita jangan membahas di sini? Ayo, ikut aku". JJ Abrams, menahan tangan Camelia dan menarik agar lebih dekat dengan dirinya.


Camelia, langsung mendorong tubuh JJ Abrams agar sedikit jauh. Air bening mengalir di kedua pipinya, tersenyum kecil ke arah JJ Abrams. "Aku sibuk JJ,aku tidak bisa ikut dengan mu. Kemarin-kemarin aku tidak sibuk,kau kemana? Bahkan kamu, tidak datang di acara makan malam bersama kita. Aku pahami semuanya JJ,tapi seminggu ini kamu tidak ada menghubungi ku padahal kamu online dan memegang ponselmu.Ck, segitunya melupakan demi seorang wanita kepercayaanmu itu. Kau keterlaluan sekali, kecewa aku sama kamu". Ucap Camelia, menghapus air matanya dan masuk kedalam mobil.


JJ Abrams, menghembuskan nafas beratnya Dia bergegas untuk mengejar kemana perginya, Camelia.