Kembar Tiga Indigo

Kembar Tiga Indigo
Part 206


Setelah lapisan pagar gaib terbuka. Alexa, Alex, dan beberapa dari mereka memasuki ke tempat di mana seseorang sedang memulai aksinya.


Terdengar suara tawa yang begitu mencekam membuat bulu kuduk Alexa berdiri saking takutnya. Namun sebisa mungkin ia berusaha mati-matian untuk tak terlalu takut menghadapi oranh tersebut.


“Sa, kalau kamu takut lebih bebaskan dan bawa Kak Leon dan sahabatnya pergi dari tempat ini. Biar aku yang mengurusnya.” Alex meyakini jika sang kembaran seperti enggan berhadap dengan sesosok yang lebih menyeramkan dibandingkan dengan pocong yang saat ini sedang menjaga Araxi.


Mengangguk kepala Alexa menyerahkan urusan tentang tumbal pesugihan pada saudara kembarnya. Mengingat Alex lebih bisa menghadapi makhluk yang membuatnya takut.


Mereka pun berpencar dengan Alexa yang saat ini telah sampai di tempat kedua orang yang terikat terkejut saat melihat kedatangannya di tempat yang membuat bulu kuduk siapa pun berdiri.


“Bagaimana kamu bisa ada di sini?” tanya Leonard lirih. Namun masih bisa di dengar oleh Alexa.


Akan tetapi Alexa enggan menjawab pertanyaan dari Leonard yang tanpa berpikir panjang gadis tersebut melepaskan semua ikatan yang melilit ke tubuh kedua Leonard dan juga Theo.


Membutuhkan beberapa menit lilitan di tubuh kedua pria itu pun terlepas yang mana membuat Leonard memeluk erat sang adik tercinta karena ia merasa gagal menjaga dan melindunginya.


“Maaf merepotkanmu, Sa,” ujar Leonard. Namun, ia kembali tak mendapati jawaban dari Alexa.


Justru sang adik tercinta itu mengajak keduanya pergi dari tempat tersebut. “Jangan pernah berbicara seperti itu, Kak. Atau aku tak akan pernah mengobrol lagi denganmu, dan sebaiknya kamu ikut denganku untuk keluar dari tempat ini!”


Tak ingin di bantah Alexa pun menggunakan kemampuannya untuk kembali ke tempat sebelum sang Kakak di sekap di tempat itu.


Ketiganya pun sampai di tempat yang hanya di ketahui oleh Alexa karena ia sengaja membawa sang Kakak untuk menjauhi tempat penginapan tersebut.


“Kita ada di mana, Le?” bisik Theo pada Leonard yang mana dirinya terlihat bingung dengan tempat kaki ketiganya berpijak.


“Aku sendiri pun tak tahu kita ada di mana, The,” jawab Leonard dengan berbalas bisik.


Akan tetapi keduanya pun tak menyadari bahwa Alexa mendengar obrolan mereka karena kemampuannya yang lepas itu bisa membuat dirinya mengetahui apa yang mereka obrolkan.


Lalu tak lama kemudian setelah berhasil menyamarkan aroma tubuh agar tak terlacak oleh makhluk yang mengincar Leonard dan juga Theo karena Alexa sendiri yang membuat para makhluk tersebut kehilangan jejak.


“Sa,” panggil Leonard lembut. Namun, ia tak menyadari sang sahabat terlihat cemburu.


Mengingat gadis tersebut yang membuat Theo jatuh cinta pada pandangan pertama, dan Alex adik bungsu yang lebih dulu mengetahui perihal perasaan pria itu pada Alexa.


“Ada apa, Kak?” tanya Alexa yang telah selesai dengan urusannya.


“Kita ada di mana?” jawab Leonard seraya balik bertanya.


Penjelasan dari Alexa membuat kedua pria tersebut terbengang kaget ketika mendengar bahwa makhluk itu mengincar tubuh mereka yang akan di jadikan pondasi bangunan penginapan itu.


“Lalu Alex bagaimana, Sa? Kakak sangat mencemaskan keadaannya.” Leonard pun teringat dengan adik bungsunya yang masih berada di tempat tersebut.


“Jangan cemas, Kak. Alex pasti bisa mengalah pemilik penginapan itu,” terang Alexa. Namun tak membuat Leonard merasa lega.


Sebab ia sendiri tak bisa berbuat banyak karena kemampuan itu hanya turun pada ketiga adik kembarnya, dan Leonard tak mengetahui alasan di balik ketiganya yang mendapatkan kemampuan tersebut karena mereka juga telah di takdirkan untuk meneruskan tugas dari sesosok yang kini menjelma menjadi Papa kandung ketiga kembar indigo.


.


.


.


.


Terima kasih buat para pembaca setia 3A


Jangan pernah bosan untuk selalu memberi dukungan pada karyaku dengan genre horor misteri ini


Pastinya alur enggak bisa ke tebak bukan?


Karena alur ini akan semakin terkuak sebuah rahasia dari dua bangsa yang masih mengejar iblis wanita yang sangat meresahkan.


Kalau begitu jangan lupa dukung terus ya


Waktunya memalak kopi atau vote boleh kah?


Canda ding


Sampai ketemu lagi


See you next time


Love 😍🤟🏻