Mantan Tercinta

Mantan Tercinta
Makan Malam


❤️Terima kasih untuk vote, like,komen dan semua dukungannya 😍😍😍


Berlokasi disalah satu Kota terbesar ini, W


Ristaurant merupakan salah satu tempat favorit yang bisa jadi pilihan. Restauran ini dibangun dengan konsep terbaru ala Eropa dengan sentuhan modern interiornya terlihat berkelas dengan panduan industri terlihat dibeberapa sudutnya. Menambah kesan mewah dan kenyamanan yang nyata.


Tempat ini juga bisa menjadi tempat untuk mereka yang merayakan keberhasilan, atau


sekedar merayakan pesta keluarga. Bagi mereka yang bergelimang harta, tempat ini sudah menjadi tempat keseharian mereka, apa lagi tempat ini menawarkan berbagai makanan lezat khas Eropa.


Seperti pasangan yang sebentar lagi akan melangsungkan pesta mewah untuk merayakan pertunangan mereka. semenjak kembali lagi ke Indonesia tempat ini menjadi tempat Favorit keduanya. Ariel dan Alisa.


Ariel dan Alisa sudah duduk dengan nyaman ditempatnya. Sebagai pasangan yang sedang hangat hangatnya, lagi sayang sayangnya, Alisa terlihat bahagia ketika Ariel tidak menolak ajakannya untuk sekedar bermalam Minggu yang dihiasi ribuan bintang di langit.


Dengan memakai gaun berbentuk mermaid berwarna putih menampakan lengan dan lekuk tubuhnya dengan sempurna, Model ini terlihat semakin cantik.


Ariel tubuh tegapnya terlihat semakin kokoh dengan memakai kemeja lengan panjang berwarna biru. Mereka duduk berhadapan dimeja bundar.


"Sayang.....Aku udah lama loh gak ke pantai, semenjak pulang ke Indonesia , Aku tuh belum pernah ke Pantai lagi , Kamu mau ya besok temenin Aku ke sana..!" Ajak Alisa sambil memegang manja tangan Ariel.


"Aku gak bisa Alisa..Lain kali saja ya..?"


"Kamu gitu sih...? Kita jarang loh ada waktu berdua gini, biasa kamu sibuk dengan urusan kantor, Aku sibuk pemotretan, besok libur dan Kamu juga gak bisa luangkan waktu untuk Aku sih...?"


"Alisa....Aku ada janji sama Yusri untuk main golf , ini juga sudah direncanakan dari jauh hari sebelumnya , jadi Kamu pergi sama temen mu yang lain ya..!"


"Temen yang mana..? Temen sesama model itu gak asik, mereka sombong, selalu saja menganggap Aku sebagai saingannya.."


" Ajak yang lain...selesai kan?"


" Ha...Kalau aja Manda mau Aku pasti sudah pergi sama Manda, gak perlu ngajak Kamu ,kerena Kamu memang gak pernah mau kalau Aku ajak ke Pantai."


" Temen Mu itu juga sombong, itu sebabnya dia menolak ajakan Mu..!"


" Bukan karena itu ,mungkin karena dia punya pengalaman buruk tentang pantai.!"


" Kenangan buruk seperti apa..?"


"Pernah hampir tergulung ombak mungkin hahaha hanyut dong ya...?" Kata Alisa dengan senyuman di wajah cantiknya.


"Bukan dia yang hampir tergulung ombak Alisa....Tapi kenangannya, semua kenangan kami ada disana, semua dimulai disana, dan semua berakhir disana. Ombak itu ya ombak menghanyutkan semua tentang Kami ...dan Kamu tidak perlu tau itu Alisa, Kamu tidak perlu tau semua tentang Kami, semua itu sudah menjadi cerita, seperti butiran pasir yang terbawa ombak, tenggelam didasar laut yang terdalam." Batin Ariel dengan wajah tanpa ekspresi melihat senyuman Alisa.


Sementara di luar sana......


Fery turun dari mobilnya dan membuka pintu Anggun dengan lembut dan terlihat senyum hangatnya menambah ketampanan wajahnya.


"Kak Fery...Restauran ini mewah sekali..?" Anggun terpana dengan wajah yang ceria melihat Restauran yang ada didepan nya.


" Kamu suka..?" Tanya Fery yang terus tersenyum melihat wajah cantik Anggun, Ya malam ini Anggun memoles sedikit wajahnya dengan sentuhan Makeup yang tidak terlalu berlebihan, belum lagi Anggun mewarnai bibirnya membuat bibir mungil Anggun terlihat semakin menarik, Pria manapun yang melihatnya pasti akan mengagumi kecantikan dari seorang Anggun.


"Iya Kak Aku suka sama tempat ini.."


" Tempat ini belum lama didirikan, jadi kakak baru bisa mengajak mu kesini, Kita masuk sekarang..!" Ajak Fery yang langsung menggandeng tangan Anggun.


sudah menjadi saudara.


Tapi tidak dengan Fery biar bagaimanapun juga mereka bukanlah saudara kandung, ada perasaan lain didalam hatinya, perasaan yang disimpan untuk seorang wanita yang bernama Anggun.Bukan perasaan seorang Kakak kepada adiknya yang bernama Manda. (Nah loh udah mulai bingung Sampek sini✌️)


Anggun dan Fery terus berpegangan tangan melangkah memasuki tempat itu , Anggun masih tersenyum karena mendengar Fery yang mengajaknya bercanda. Senyuman Anggun terlihat dengan nyata, bahkan orang dari jarak jauh pun bisa melihatnya dengan jelas.


Tapi senyuman di wajah Anggun mendadak hilang begitu saja ,wajahnya berubah menjadi kaku melihat seseorang yang juga melihatnya dengan tajam, menatapnya dengan wajah yang memerah.


Anggun menghentikan langkahnya , membuat Fery heran melihat keceriaan dan senyuman di wajah Anggun yang sudah menghilang.


Fery mengarahkan matanya mengikuti arah mata Anggun . Fery pun terpaku ditempatnya.


"Ariel..? Sejak kapan Dia disini..?" Batin Fery


Fery dan Ariel dari jarak yang tidak terlalu jauh, dan tidak terlalu dekat, mereka hanya terhalang Tiga meja saja. Mereka berdua melayangkan tatapan tajam.


Fery memandang Ariel dengan kekecewaan, kecemasan, ya Fery cemas dia takut kalau Ariel akan merebut Anggun darinya. Anggun yang sudah menjadi tanggung jawabnya.


Tentu saja Fery tidak akan pernah melepas Anggun untuk rivalnya itu . Anggun bukan lagi milik seorang pria posesif yang bernama Ariel.


Ariel memandang Fery dengan wajah yang dipenuhi dengan dendam, dari dulu Ariel tidak pernah menyukai Fery. Pria ini tidak pernah merasa takut dengan ancaman yang sering dia ucapkan dulu . Terbukti sekarang Pria itu menggandeng mesra tangan wanita yang dicintainya dulu.


Tar......


Tanpa sengaja Ariel menjatuhkan gelas yang ada didekat tangannya. Tapi matanya masih fokus pada sejoli yang ada dihadapannya.


Sampai Alisa pun mengikuti arah tatapan mata Ariel.


"Manda...!" Alisa gadis yang ada diantara mereka ini, tidak tau apa yang terjadi dengan masa lalu orang yang ada didekatnya. Dengan semangat dia memanggil nama Manda.


"Manda ayo...duduk sini.!" Katanya lagi dia tidak lihat wajah calon suaminya sudah memerah, bahkan rahangnya mengeras, suara gertakan giginya pun sudah hampir terdengar.


Anggun hanya tersenyum merespon Alisa,


Entah kenapa Anggun merasa Restauran mewah ini, berubah menjadi tempat yang dikeramatkan ,terlihat mengerikan.


"Kak..." Kata Anggun menoleh melihat Fery.


"Kita kesana....duduk disana.." Kata Fery menunjuk tempat dimana ada Ariel ,dengan masih bergandengan tangan, dia mengajak Anggun melangkah semakin mendekati Alisa.


Sampailah mereka berdiri tepat didepan mereka. Anggun berdiri di samping Ariel, sedangkan Fery masih berdiri di samping Alisa.


"Kalian disini juga...? duduklah disini" Ajak Alisa.


"Tidak usah Alisa terima kasih .Kami cari meja yang lain saja ya kak..." Tolak Anggun ramah.


"Kita duduk disini, tidak baik menolak tawaran orang lain, apa kekasih Mu ini tidak keberatan Alisa..?" Kata Fery sambil melihat wajah Ariel.


"Duduk lah" Ariel membuka mulutnya dengan pasti......


Bersambung......