Laut Merah (Izam, Roki & Martin)

Laut Merah (Izam, Roki & Martin)
Awal Bencana


Martin yang masih di dimensi dua dunia bisa merasakan bencana di luar sana telah akan terjadi. Martin tidak bisa kembali ke dunia manusia karena urusannya belum selesai dengan para dewa dan menyampaikan telepati kepada Mark untuk mempersiapkan rencana pertahanan dan penyerangan dari pihak musuh. Dan memberitahukan Alex dan Ali untuk kembali menjaga Roki. Setelah menyampaikan pesannya Martin menyelesaikan urusannya dengan paa dewa yang ada dengan cepat dengan gelombang tahan 5 aura jiwa untuk menghancurkan semua yang ada disekitar yang memusnahkan penjaga dan para dewa yang tidak bisa menahan tekanan yang ada. Martin membuah belahan jiwanya menjadi tiga untuk berpencar mengalahkan para dewa yang sedang dalam tekanan jiwanya. Sedangkan dewa Pegasus yang ada disampingnya melihat ada perubahan yang terjadi dengan menatap Martin dengan tajam. Untuk membuktikan apa benar dia adalah sahabatnya dengan berbagai pertanyaan yang diketahui oleh mereka berdua.


“Apa kamu benar Fazo Mayo,”ucap Pegasus. Martin hanya tersenyum dan tidak berkata apa-apa.”Apa kamu tahu kapan kita mulai bertemu dan menjadi sahabat?,”kata Pegasus.”Martin menghela nafas dan berkata,”Kamu masih belum yakin dengan diriku ini.”


“Tidak sebelum kamu menjawab beberapa pertanyaan,”kata Pegasus.”Kita bertemu di lembah beracun pada saat itu kamu sedang terluka karena pimpinan kamu mengkhianati kamu dan mencoba membunuh kamu,”kata Martin. Pegasus terdiam dan berpikir,”Dia mengetahuinya, tapi itu banyak orang pasti dia mengetahuinya. Karena waktu itu umum.”


“Kamu tahu apa yang aku sukai dari kamu sampai aku rela melakukan apapun untuk kamu,”kata Pegasus.”Kamu suka dengan ke ketampanan, kepintaran dan tubuhku yang gagah. Pernah kamu datang ke kamarku saat kamu mabuk dan menggodaku. Jika tidak salah waktu itu kamu berkata seperti ini, tidurlah a...,”ucap Martin yang kemudian di tutup mulutnya oleh Pegasus.”Jangan lanjut lagi,”kata Pegasus yang malu. Martin melepaskan tangan Pegasus yang menutup mulutnya,”Jika masih kurang aku masih ada lagi, hal yang bisa membuat kamu malu.”


“Tidak aku percaya itu kamu. Tapi kenapa kamu bisa ada disini, bagaimana kamu bisa melakukannya?,”kata Pegasus yang ingin tahu.”Aku ke sini untuk balas dendam,”ucap Martin yang menarik ketiga belahan yang sudah membunuh para dewa yang ada.”Antar aku ke penguasa tertinggi para dewa,”ucap Martin.


“Apa? Kamu serius?,”kata Pegasus yang tidak percaya dan khawatir dengan Martin.”Kamu tidak perlu khawatir, aku ingin segera menyelesaikan urusanku di dimensi ini dan segera kembali ke dunia manusia,”kata Martin.


“Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan kamu, tapi dengan kemampuan kamu ini. Kamu akan terluka dan aku tidak ingin kehilangan kamu lagi,”ucap Pegasus. Martin menepuk bahu pegasus dan berkata,”Aku harus bisa menyelesaikannya sebelum aku kehilangan temanku di dunia manusia. Bantu aku bertemu dengan dewa penguasa tertinggi sekarang.”


Pegasus yang tidak bisa menghalau hanya berkata,”Jika kamu tidak ingin kehilangan teman manusia kamu, cepat kamu kembali sana. Kenapa kamu harus disini?.”


“Kamu tidak tahu apa yang aku rasakan cepat antarkan aku sekarang,”ucap Martin dengan dingin dan tajam kepada Pegasus. Pegasus yang merasakan aura jiwa Martin membuat dia tertekan dan harus menuruti keinginan sahabat lamanya.”Baik aku akan mengantarkanmu. Tapi apa yang ingin kamu lakukan jika bertemu dengan dia?,”kata Pegasus yang mencari informasi.


“Kamu akan tahu nanti jika sudah bertemu langsung,”ucap Martin. Pegasus mengantarkan Martin untuk bertemu dengan penguasa dewa tertinggi.Pegasus yang mengantar Martin merasa ada yang salah dengan tempat yang dia lalui,”Kemana semua orang dan penjaga yang selalu berjaga disini.”


Martin yang tahu dengan tatapan Pegasus berkata,”Mereka semua sudah tewas.” Pegasus menoleh kearah Martin,”Apa, bagaimana bisa?.”


“Aku sudah menunggumu, Foza Mayo,”ucap penguasa dewa tertinggi.”Tidak aku sangka kalau aku disambut dengan baik disini,”kata Martin yang melihat banyak para dewa yang tersisa untuk menghalangi Martin maju.


“Hebat kamu menyuruh yang masih ada dan terluka untuk menghadapiku yang seorang diri ini dan manusia biasa,”kata Martin.”Apa kalian tidak malu kedudukan kalian turun satu tingkat di hadapan pencipta dunia,”ucap Martin. “Untuk apa kamu berbasa-basi,”ucap dewa petarung dan siap menyerang Martin. “Aku tidak perduli kamu manusia atau mantan dewa. Kamu sudah mengacaukan ketentraman para dewa. Kamu akan binasa sekarang juga,”ucap tiga orang yang mendukung.


Mereka semua maju secara bersamaan, Martin yang sudah memanggil penjaga para iblis untuk maju kedepan.”Habisi mereka semua tanpa ampun,”kata Martin dengan tajam.”Apa kamu kira dengan memanggil iblis tingkat rendah kamu bisa membunuh kami semua, jangan berharap tinggi,”ucap dewa pemusnah.


“Siapa yang mereka anggap level renda,”kata Iblis yang saling menatap.”Apa para dewa meremehkan kita,”ucap iblis yang lain.”Tuan mereka menganggap kami tidak ada. Apa perlu aku habisi mereka semua,”ucap Iblis pertama.”Habisi saja. Aku serahkan yang disini untuk kalian dan buka jalan untukku bertemu penguasa dewa tertinggi,”kata Martin yang berjalan.


“Siap tua dengan senang hati kami membuka jalan untuk anda,”kata Iblis yang sudah mulai menyerang. Para dewa yang awalnya menganggap iblis yang ada didepannya tingkat rendah tapi mereka merasa ada yang berbeda dengan kemampuan iblis pada biasanya. “Bukankah kalian iblis level renda bagaimana kalian bisa seimbang bertarung dengan dewa level tinggi,”kata dewa petaka.


“Siapa yang kalian anggap rendah, bukanya itu kalian,”ucap iblis tahap pertama yang mulai mengaktifkan jurus iblis penghancur. Semua formasi diaktifkan dimana iblis membantai para dewa untuk membuka jalan untuk Martin.


Sementara ditempat lain Mark, Rong Shi dan Morgan yang sudah menyantuh dengan tubuh aslinya sedang membahas rencana pertahanan dan penyerang untuk menghadapi bencana yang akan dimulai tujuh hari lagi.”Apa yang harus kita lakukan sekarang sementara Martin belum kembali dari dimensi dewa,”kata Lili.


“untuk apa kalian tegang untuk sementara Alex dan Ali kalian kembali ke tempat Roki untuk berjaga. Lili kamu kembali untuk menjaga keluarga Martin dengan diam. Rong Shi dan Ling Yong kalian bertahan dan mencari infomasi yang kita dapatkan untuk menghancurkan musuh. Aku, Morgan dan Mitra akan menyerang musuh digaris depan. Jika sampai pada keadaan terdesak kita bertiga mengalami kegagalan kalian harus bisa bertahan dan menjaga apa yang sudah menjadi tugas kita. Untuk sementara sampai disini dulu,”kata Mark yang tegas.


“Apa yang harus kita persiapkan,”ucap Ling Yong dengan binggung.”Kayaknya kamu butuh pemukul,”ucap Lili.”Ayolah bersantailah sebentar sebelum bencana datang,”kata Ling Yong. “Berapa pasukan yang harus kita kerahkan untuk menghadapi musuh belum tahu siapa yang akan terlibat,”ucap Ali.


“Sebenarnya data sudah masuk untuk infonya,”kata Mitra.”Kenapa kamu tidak memberitahu kita semua,”ucap Morgan.”Itu masalahnya ada beberapa data yang membuat aku terkejut. Apa perlu aku tunjukan kepada kalian,”kata Mitra.”Tentu saja,”ucap mereka semua menatap kearah Mitra.