Laut Merah (Izam, Roki & Martin)

Laut Merah (Izam, Roki & Martin)
Setelah Pembatalan 12


Izam yang memikirkan apa yang dikatakan oleh Martin dan ketiga sahabatnya hanya bisa mendapatkan satu solusi. Tapi dia tidak tahu apa ini akan membahayakan mereka. Karena yang dihadapi adalah Organisasi Kegelapan Jiwa. Izam yang melihat tatapan Roki dan apa yang dikatakan Martin kalau Roki ingin balas dendam dengan Organisasi Kegelapan karena orangtuanya.”Apa yang dia maksudkan Martin tadi?,”kata Izam dalam hati.


Izam yang tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka berdua membuat dia terus berpikir.”Apa yang harus aku lakukan. Kenpa aku sekarang menjadi lemah setelah Bunga tidak ada,”kata Izam. Mizuki dan Terko yang melihat wajah bosnya hanya bisa berkata,”Jika ada masalah kami bisa bantu. Karena mulai sekarang kami akan ada disamping anda.”


Izam melihat kearah Mizuki dan Terko dengan senyum yang dipaksakan dia berkata,”Terima kasih, untuk semuanya. Tapi aku bisa melakukannya sendiri. Cukup sampai disini saja kita mengobrolnya. Aku akan pergi sekarang.”


“Kamu mau kemana?,”kata Terko yang menghalangi Izam. Tapi respon yang diberikan oleh Izam adalah senyuman dan berjalan melewati Terko dengan menepuk bahunya.


“Aku hanya butuh ketenangan. Jadi kamu tidak usah khawatir,”kata Izam yang berjalan melewatinya. Sampai Mizuki berkata,”Bairkan saja untuk pergi. Kita masih ada urusan yang harus diselesaikan Terko.”


Terko mengyingkir dari hadapan Izam dan dia pergi meninggalkan mereka bertiga di toko itu dengan ucapan yang dia katakan adalah kata maaf.


Setelah Izam pergi mereka bertiga saling berbicara dengan Roki memberikan susunan rencana yang diberikan kepada Mizuki dan Terko.”Itu rencana yang akan kita lakukan untuk membebaskan Izam dari belenggu Organisasi kegelapan jiwa,”kata Roki.


“Apa kamu yakin bisa sesuai dengan rencana,”kata Terko yang sudah membaca rencananya. Roki hanya tersenyum,”Tapi ada satu hal lagi yang ingin aku berikan kepada kalian melihat tingkat levelnya. Kalian sudah mempelajari buku kuno dari Bunga ya.”


Mereka berdua terkejut kalau mereka berlatih bela diri kuno dari Bunga pimpinan Organisasi penelitian.”Bagaimana kamu tahu?,”ucap Mizuki dengan tenang.”Apa yang ingin kamu ketahui aku sudah tahu dan kenapa wajah Izam seperti itu karena Bunga yang menghindar darinya setelah dia bergabung dan terjerat dengan Organiasi Kegelapan Jiwa bukan,”kata Roki yang tersenyum kepada mereka berdua.


“Berapa banyak informasi yang kamu ketahui,”kata Mizuki dengan tatapan yang sama tajam.”Tidak semua hanya informasi tentang Organisasi Laut Merah dan informasi tetang keluarga Morgan dan Martin. Yang tidak bisa aku dapatkan informasi yang lengkap,”kata Roki yang menundukan kepalanya.


“Untuk data yang kamu katakan memang sangat sulit untuk didapatkan karena mereka memilki organisasi yang menyembunyikan identitas dan latar belakang dengan sangat ketat,”kata Terko.


“Tapi jika kamu bisa jangan bilang kepada Izam soal Bunga,”kata Mizuki.”Aku ingin tahu satu halan dari kalian. Apa prisila bersama dengan Bunga,”kata Roki.”Tidak dia memiliki organisasinya sendiri dan penjagaan mereka sangat ketat. Jika kamu ingin mencari informasi tentang Prisila tidak akan bisa kamu dapatkan,”kata Mizuki.


“Kenapa?,”kata Roki.  “Aku tidak tahu kenapa tapi penjagaan Organisasi yang dipimpin oleh Prisila sangat ketat setelah insiden waktu itu di negara J. Kamu tahukan apa yang terjadi?,”kata Mizuki.


Roki yang berpikir sejenak apa itu berkaitan dengan anak yang dikandung oleh Prisila kenapa penjagaannya ketat. Tapi kenapa siapa ayah dari anak yang dikandung oleh Prisila sampai harus dijaga ketat hati Roki yang terus bertanya dan memikirkannya setelah apa yang dia lihat di lautan jiwa waktu itu.


“Ternyata banyak hal yang tidak aku ketahui sampai sekarang,”kata Roki.”Apa yang kurang kamu ketahui,”kata Terko.


“Tidak ada hanya saja bingung. Bagaimana apa kalian bisa melakukannya secara diam-diam tanpa diketahui oleh Izam,”kata Roki. “Dari pada kita pusing aku ingin bertanya. Apa hubungan kamu dengan keluarga Koto,”kata Mizuki.


“Maksud kamu siapa Fira atau dua orang yang datang bersama dengan Martin dan Morgan,”kata Roki yang memastikan satu hal dari mereka berdua.”Keduanya,”kata Terko.


“Aku tahu dari Yamato sekertarisku yang dulu yang sekarang adalah pengurus rumah saya. Apa ada masalah dengan itu,”kata Roki. “Yamato kata kamu,”ucap Mizuki.”Iya aku tidak tahu kalau dia adalah salah satu keluarga Koto dulu,”kata Roki.


“Bagaimana aku bermusuhan mereka duluan yang mencari masalah. Bukan aku duluan yang mencari masalah,”kata Roki yang sudah mendapatkan kue apa yang ingin diberikan kepada kakeknya. “Ada apa dengan kamu,”kata Mizuki.


“Kenapa dengan diriku aku saja masih baik. Kalian saja yang membuatnya menjadi kepikiran,”kata Roki yang berdiri.”Kamu mau kemana,”kata Terko.”Mau memesan kue ini. Apa lagi kamu kira aku datang kesini hanya mengacau saja. Aku disini untuk memesan kue untuk kakek saya,”kata Roki yang menuju ke pegawai toko.


“Permisi saya ingin memesan dua bungkus kue ini. Apa bisa?,”kata Roki.”Tentu saja tuan,”kata Pegawai yang mempersiapkan pesanannya.”Aku tunggu di atas,”kata Roki yang berjalan ke atas.”Baik tuan,”kata pegawai.


“Apa kalian sudah pisah dengan Rendi dan kedua orang yang itu,”kata Roki. “Kami sudah bilang tadi kami sudah putus kontak dengan Rendi dan kedua temannya. Kami tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka bertiga setelah itu,”kata Mizuki.


“Apa mereka menemukan organisasi baru untuk di ikuti,”kata Roki sambil berpikir.”Kami tidak tahu,”ucap Terko yang berdiri yang di ikuti oleh Mizuki.


“Sampai sini saja pembicaraannya kami harus kembali. Aku akan memberitahukan semuanya nanti jika semua sudah selesai,”kata Mizuki. Mereka berdua pergi setelah pelayan datang mengantarkan pesanan yang sudah saya bayar bersamaan dengan makanannya.


Tidak lama mereka berdua pergi orang suruan Roki yang mencari Lili sudah kembali.”Tuan,”ucap 0013.


“Apa kamu menemukan Lili ada dimana dan apa yang terjadi dengan dia,”kata Roki yang masih duduk. “Apa yang anda khawatirkan memang benar Lili dalam kondisi tidak baik. sekarang saya sudah membawa dia dipulau untuk di obati,”kata 0013.


“Bisa kamu katakan apa yang terjadi dengan dia,”kata Roki. “Saat saya mencari dia aku menemukan auranya yang ada dalam pulau milik organisasi kegelapan jiwa,”kata 0013.


“Dia dalam kondisi hampir mati tidak hanya Lili yang saya temukan tapi saya juga menemukan Ying dari Organisasi Laut Merah juga terluka. Tapi ada satu hal lagi yang membuat saya terkejut ada banyak orang yang tewas dipulau itu. Saya hanya membawa dua orang yang masih bernafas dan membawanya ke pulau,”kata 0013.


“Apa kamu tahu siapa yang mereka bunuh dipulau itu,”kata Roki.”Ini yang saya dapatkan di tubuh mereka,”kata 0013. Roki mengambil gambar dan beberapa catatan yang diberikan kepada 0013. Roki terkejut kalau gambar yang diberikan ada tanda dari preman selatan dan tidak hanya itu ada tanda darai organisasi Laut Merah.


“Mustahil jika yang dibunuh oleh mereka adalah bawahan dari Mari preman selatan dan bawahan darai organisasi laut merah.


“Gambat ini sangat mengerikan tumbupak mayat yang menyedihkan seperti menggambarkan lautan merah yang tidak akan bisa kering setelah mereka membunuhnya,”ucap Roki.


“Tuan tidak apa-apa?,”kata 0013.”Aku tidak apa-apa. Bagaimana dengan kedua orang yang kamu selamatkan kondisinya,”kata Roki.


“Mereka mendapatkan luka dalam dan luar yang sangat serius,”kata 0013. “Aku berharap mereka berdua cepat sembuh dan membuka matanya,”kata Roki.


0013 setelah memberikan laporan dia pergi dari hadapan Roki. Roki yang masih duduk masih termenung apa yang dia lihat.”Apa Martin tahu kalau dia dalam bahaya. Oleh sebab itu dia tidak ingin kami dalam masalah karena dia,”kata hati Roki.


“Apa yang terjadi dengan kamu Martin,”kata Roki yang berdiri dan segera pergi dari toko.