Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 06


( Crisan )


Saat pertama kali bertemu dengannya aku sangat membencinya entah lah tapi saat dia menghajar ku dan mengatakan isi hatinya membuat ku sedikit berfikir dan saat melihatnya malam ini datang ke pesta dengan gaun yang aku berikan dan dia datang dan tampil dengan sangat cantik ya tak bisa aku akui kalau aku sekarang menyukainya sejak dulu hingga saat ini sudah banyak wanita yang aku temui tapi tak ada satu pun yang membuat hati ku bergetar seperti ini. Hari ini aku saat aku melihat alecia keluar dari gedung dia berjalan seperti orang mabuk entah lah tapi aku takut terjadi sesuatu kepadanya jadi aku ingin mengantarnya pulang dia malah menolak ku beberapa kali dan itu membuat emosi ku memuncak. Karena sudah kesal dengan alecia yang terus menolak ku untuk mengantarnya aku langsung menggendongnya saat ada di dalam gendongan ku entah lah tapi alecia hanya diam saja aku tak membuang buang waktu aku langsung memasukkannya ke dalam mobil dan menyuruh sopir ku untuk jalan.


"Kenapa kamu ngelakuin ini apa yang kamu mau sebenarnya?" Itu lah yang alecia katakan kepada ku dan ya jujur saja itu membuat ku bingung.


" Aku hanya khawatir sana kamu kalau kamu jalan sendirian dalam ke adaan mabuk itu akan membahayakan diri mu." Kata ku kepada alecia


"Aku gak mabuk hanya sedikit pusing aja" katanya kepada ku


" Ya aku hanya gak bisa aja liat cewek jalan sendirian" kata ku kepadanya.


"Aku hanya gak ingin punya masalah yang akan membahayakan keluarga ku karena bagi ku keluarga ku sangat berharga untuk ku bahkan aku rela melakukan apa saja agar keluarga ku tak terkenal masalah" kata alecia kepada ku dan kata katanya itu membuat ku tertegun ya bagaiman tidak mungkin dia sudah tau kalau dia berhubungan dengan ku atau yang lainnya dia akan terkena masalah.


"Aku tau tapi apa salahnya kalau aku mendekati mu toh aku tak main main dengan mu dan aku pasti bisa menjaga mu" kata ku kepada alecia mencoba menyakinkan nya.


"Mungkin ada saatnya kamu bisa menjaga ku tapi ada saatnya juga kamu tak bisa menjaga ku" kata alecia sambil menatap mata ku ya saat aku menatapnya dia seperti memohon kepada ku untuk tak mengganggunya tapi aku tak bisa hati ku berkata kalau aku harus ada di dekatnya.


"Aku pasti bisa jaga kamu, aku benar benar menyukai mu jadi tetaplah bersama ku " kata ku kepadanya entahlah tapi aku tak bisa kehilangan dirinya.


"Aku gak bisa, perasaan ku sudah menjadi milik orang lain" kata alecia kepada ku dan itu membuat ku tertegun dengan kata katanya rasanya hati ku sangat sangat sakit saat dia mengatakan itu.


"Apa tak ada tempat lain untuk ku?" Kata ku lagi kepadanya


"Rasa suka mu kepada ku itu hanya sementara mungkin 2 sampai 3 bulan ke depan kau akan melupakan ku jadi tak perlu di pikirkan " kata alecia kepada ku ya aku tau kalau dia tak akan percaya kepada ku.


"Maaf tuan menganggu tapi kita sudah sampai " kata sopir ku kepada ku.


"Makasih sudah nganterin aku pulang, sebaiknya kamu lupain aja rasa suka mu ke aku karena rasa suka mu itu hanya perasaan sementara saja. Kalau begitu aku permisi" kata alecia sambil keluar dari mobil ku tapi saat dia akan menutup pintu mobil aku mencegahnya


"Apa lagi?" Kata alecia kepada ku


"Apa gak ada kesempatan buat aku untuk ngebuktiin ke kamu kalau aku benar benar mencintai kamu?" Kata ku kepadanya dia hanya diam dan tersenyum kepada ku lalu masuk begitu saja tanpa mengatakan apa apa lagi.


Saat di perjalanan pulang aku hanya memikirkan kata kata alecia apa benar perasaan yang aku rasa kan ini hanya lah cinta sesaat saja. Tapi dari dulu hingga saat ini banyak sekali wanita yang aku kencani tapi tak pernah ada yang bisa membuat ku merasakan hal seperti ini. Apa mungkin dia salah atau perasaan ku yang salah entah lah ini semua membuat ku bingung.


****


Setiap hari aku selalu datang menjemput alecia ya meskipun dia tak mau tapi aku memaksa dan akhirnya dia pun mau ikut dengan ku ya walau pun aku tau dia melakukannya dengan terpaksa tapi itu membuat hati ku puas dan hari ini aku sedang dalam perjalanan untuk menjemput alecia dari tempat kerjanya dan ya ahari ini aku tak akan langsung mengantarkannya pulang tapi aku masih mau mengajaknya ke suatu tempat yang sudah aku siapkan sendiri sejak tadi tak lama kemudian mobil yang aku tumpangi pun sampai di depan restoran dimana alecia kerja paruh waktu aku pun keluar dari dalam mobil tepat waktu saat alecia keluar dia melihat ku dan berdecak pinggang aku pun tersenyum.lalu menghampirinya.


"Cris aku bisa pulang sendiri sudah 1 Minggu ini kamu terus saja menganggu ku." Kata alecia kepada ku tapi aku tak peduli


"Ayo ikut aku punya sesuatu buat kamu " kata ku kepada alecia sambil menarik tangannya untuk masuk ke dalam mobil dia mencoba menahan tangan ku.


"Apa lagi?" Kata ku kepadanya


"Maaf tapi aku gak bisa hari ini " katanya kepada ku


"Hanya sebentar saja sudah ayo." Kata ku sambil mendorongnya masuk ke mobil dan ya aku berhasil membawanya dan memasukannya ke mobil.


Lalu aku menyuruh sopir untuk menjalankannya mobil ke tempat tujuan yang sudah aku siapkan. Ya mungkin dia akan terkejut dengan apa yang akan aku berikan kepadanya sepanjang perjalanan aku dan alecia hanya diam ya karena aku sudah menyuruh alecia untuk diam. Alhasil diam hanya diam saja sambil melihat ke luar jendela. Saat aku melihatnya dia tampak cantik dengan baju sederhananya dan e ajah yang tak di polesi dengan make up yang tak terlalu tebal dan rambutnya yang berterbangan karena angin menyapunya membuatnya makin cantik dan mempesona entah kenapa tapi saat aku melihatnya hati ku berdegup dengan sangat kencang.


Tak lama kemudian mobil yang kami tumpangi pun sudah sampai di tempat tujuan kami. Aku mengandeng tangan alecia untuk masuk ke tempat itu saat dia akan berbicara aku menyuruhnya untuk diam dan kami pun mulai masuk saat akan sampai aku menghentikan langkah ku dan menutup matanya.


"Kenapa pakek penutup mata segala sih" kata alecia kepada ku


"Kan bukan kejutan kalau kamu liat duluan" kata ku kepadanya.


"Terserah kamu deh tapi jangan macam macam ya kalau ngak aku tonjok kamu" kata alecia sambil mengepalkan tangannya ke arah depan seperti sudah bersiap siap untuk memukul seseorang.


"Iya iya sudah turunin tuh tangan" kata ku sambil menurunkan tangannya lalu menuntunnya masuk ke dalam. Ya di dalam. Sudah ada semua orang orang yang aku suruh untuk datang. Setelah itu aku pun membuka penutup mata alecia.


"Oke kamu sudah boleh buka mata kamu" kata ku kepadanya.


"Selamat ulang tahun" kata ku kepadanya.


"Kamu tau hari ini ulang tahun ku dan kamu ngundang semua teman dan keluarga ku?" Kata alecia sambil menatap ku dengan senyumnya yang membuatnya tampak sangat cantik.


"Apa sih yang ngak aku tau" kata ku dengan bangga


"Ya ya ya aku tau tapi makasih ya" kata alecia membuat ku tertegun dia mengucapkannya sambil tersenyum lebar yang membuatnya tambah cantik


"Sudah jangan liat liattan terus ayo makan aku sudah lapar nih" kata sahabat alecia


"Maaf ya dia emang gitu hanya taunya makan terus" kata alecia kepada ku


"Gak papa sudah ayo" kata ku kepadanya sambil mendorongnya agar mendekat ke meja


Acar ulang tahun alecia pun di mulai saat aku melihat keluarga dan sahabat alecia mereka tampak sangat hangat baru kali ini aku merasakan hal seperti ini sudah sejak lama aku tak pernah merasakannya ya lebih tepatnya saat kakak ku menikah karena sejak kecil aku sudah terbiasa dengannya dan saat menikah aku merasa sangat sangat kesepian kedua orang tua ku tak pernah mempedulikan ku yang mereka katakan aku harus menjadi penerus perusahaan dengan baik, patuh, dan juga membanggakan itu lah yang membuat ku tertekan hingga aku menjadi nakal seperti ini. Tapi hari ini aku merasakan kembali kehangatan sebuah keluarga. Tiba tiba aku merasakan kalau pundak ku di tepuk oleh seseorang aku pun menoleh ke asal tangan itu dan ya itu adalah Kevin aku tersenyum kepadanya.


"Apa yang membuat mu jadi seperti ini? Apa kau benar benar menyukainya?" Kata Kevin kepada ku.


"Ya aku menyukainya aku tak pernah seperti ini sebelumnya meskipun banyak sekali wanita yang sudah aku kencani tapi aku tak pernah merasakan saat ada di dekatnya jantung ku berdegup dengan sangat kencang tapi menurut alecia cinta ku ini hanya sesaat saja. Apa menurut mu begitu? " Kata ku kepada Kevin ya karena dia banyak sekali pacar bahkan pacar pacarnya dengan suka hati di selingkuhi.


"Aku tak tau tentang hal itu, tapi satu hal yang aku tau kamu berubah karena gadis itu" kata Kevin sambil menatap ku.


"Berubah?" Kata ku bingung dengan perkataan Kevin


"Ya kamu berubah cris setau ku kamu gak pernah menjemput seorang wanita dan tak pernah merayakan ulang tahun seorang wanita yang sedang kau kencani tapi kali ini lain. Kamu berubah sejak bertemu dengannya apa lagi setiap berbicara yang kamu bicarakan dengan kami hanya tentang dirinya saja dan itu membuat ku jegah" kata marvan kepada ku dan hal tersebut membuat nevan, dan Kevin tertawa aku hanya bisa tersenyum kepada mereka mengetahui perubahan yang aku alami.


"Bro" kata Kevin kepada ku sambil menepuk bahu ku


"Iya?" Kata ku sambil melihat ke arah galih


"Bisa kah aku berbicara dengan alecia sebentar ada hal penting yang harus aku bicarakan dengannya


... hanya berdua saja" kata galih kepada ku dan kata katanya membuat ku tertegun


"Hah oh iya silahkan lagi pula dia kan bukan ke kasih ku" kata ku kepada galih yah meskipun hati ku sakit tapi aku harus berfikir posifit.


"Oke makasih" kata galih sambil pergi meninggalkan kami berlima


"Apa kamu yakin?" Kata Kevin kepada ku.


"Gak papa lagi pula kita bersahabat dari kecil, aku tau dia tidak akan mengkhianati ku dari belakang" kata ku kepada Kevin dan ya aku mencoba untuk menyakinkan diri ku sendiri ya walau pun aku tak yakin seratus persen dengan apa yang aku lakukan.


Setelah itu aku melihat galih menghampiri alecia mereka berbicara sebentar lalu keluar dari ruangan entah apa yang akan mereka bicarakan dan hal ini membuat ku gelisah hingga nevan, dan marvan tau kalau aku sedang gelisah mereka terus saja mengoda ku sejak tadi. Sedangkan Kevin dia hanya sibuk dengan wanita wanita yang di bawanya kemari.


Sekitar 2 jam sudah berlalu tapi galih dan alecia masih belum kembali juga aku ingin menyusul mereka tapi aku tak mungkin melakukannya toh tadi galih sudah ijin kepada ku. Sudah lah mungkin beberapa menit lagi galih dan alecia akan kembali. Dan ya betul saja tak sampai 1 menit alecia dan galih sudah masuk ke dalam ruangan mereka berbincang bincang tampak sangat akrab dan hal itu membuat ku sangat malas entah lah karena aku sudah lelah menunggu mereka sejak tadi dan saat mereka datang mereka malah tampak mesra. Aku melihat alecia pergi meninggalkan galih dan menghampiri orang tuanya sedangkan Galuh dia menghampiri kami.


"Gimana sudah?" Kata ku kepada galih saat dia sudah duduk di samping ku.


"Ya dan semuanya terselesaikan dengan baik tanpa ada masalah" kata galih dengan senyuman yang sudah lama sekali tak pernah ku lihat.


"Bagus lah apa kau dengan alecia sudah resmi berpacaran?" Kata ku terus terang kepada galih karena aku tak ingin menunda bundanya dan tau dari mulut alecia sendiri itu akan membuat ku patah hati.


"Gak barusan yang aku dan alecia bicarakan hanya tentang diri mu yang menyukainya dan aku mencoba untuk membantu mu agar kau bisa mendapatkannya" kata galih kepada ku dan hal itu membuat ku tertegun


"Terus apa katanya?" Kata ku mulai penasaran


"Ya dia akan memikirkannya" kata galih


Entah apa yang di katakan oleh Galuh benar atau tidak tapi jujur aku sangat bahagia. Hari semakin larut aku memutuskan untuk mengantarkan keluarga alecia pulang. Karena besok alecia harus berkerja kembali dan ya aku akan terus berusaha untuk mendapatkannya dan membuktikan kepada alecia bahwa cinta ku kepadanya bukanlah cinta sesaat melainkan cinta sejati. Dan ya aku akan memperjuangkannya sampai akhir apa pun yang terjadi.