Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 10


"Iya maaf ya sayang habis aku bahagia banget aku gak bisa bayangin akhirnya cinta ku terbalaskan juga, aku janji bakalan selalu ada buat kamu dan apa pun yang kamu mau aku bakalan selalu penuhin itu. Makasih sayang sudah mencintai aku dan mau balas cinta ku buat kamu" kata Tristan kepada ku sambil mencium kening dan ke dua pipi ku. Bahkan dia pun langsung memeluk diri ku dengan snagat erat. Aku pun membalas pelukannya.


"Ini semua terjadi karena kamu mau terus berjuang dan perhatian banget buat daptein cinta ku. Aku harap kamu akan selamanya seprti ini dan gak akan pernah berubah sama sifat dan juga cinta kamu ke aku" kata ku kepada triatan.


"Pasti aku gak akan pernah berubah dan cinta ku buat kamu selamanya akan makin bertambah dan terus bertambah tanpa ada rasa kurang sedikit pun aku janji. Aku ajnji akan selalu buat kamu bahagia sayang" kata yriatan kepada ku.


"Makasih ya" kata ku kepada triatan.


"Apa pun buat kamu sayang" kata triatan kepada ku tiba tiba dia pun langsung mencium bibir ku ya tanpa malu malu aku pun membalas ciumannya. Entah lah tapi yang aku rasakan saat ini aku merasa sangat sangat bahagia.


****


Sekarang aku sedang di jalan ya aku tak bersama dengan Tristan aku ya katanya triatan sedang ada kepentingan jadi aku berjalan jalanengelilingi pulau Jeju sendirian. Ya karena aku bosan dan malas di vila jika harus menunggu ke datangan Tristan karena itu pasti akan memakan waktu yang sangat lama. Aku pun memutuskan untuk ke kota ya aku berniat untuk menelusuri jalanan dengan sambil berjalan kaki. Setelah memberitahukan keinginan kunkepada sopir Tristan dia pun mengangguk tanda mengerti.


Tak butuh waktu lama hanya butuh waktu sekitar setengah jam akhirnya aku pun sampai di kota aku menyuruh sopir itu menunggu di suatu tempat terakhir yng akan aku kunjungi nanti dia pun mengangguk tanda mengerti setelah melihat kepergian mobil itu aku pun berjalan jalan ya karena aku suka sekali dengan makanan tradisional maka aku pun pergi ke pasar tradisional yang ada di Jeju. Dari kota ke pasar tradisional hanya butuh waktu dua puluh menit untuk berjlana kaki ya hitung hitung sekaligus olah raga karena sudah cukup lama aku tak berjalan kaki dan juga sudah cukup lama juga aku tak olah raga.


Akhirnya setelah berjalan dua puluh menit aku pun sampai di pasar tradisional. Aku mencicipi beberapa makanan yang belum pernah a k u lihat ya rasanya cukup aneh tapi bebebrapa ada yang snagat enak dan juga pas saat di makan di lidah ku membuat ku ingin memakannya lagi dan lagi. Karena tak ingin membuang buang waktu aku pun membeli makanan itu setelah membayar aku pun kembali berjalan ya tak sengaja aku melihat toko toko baju tradisional aku pun hendak membeli tapi saat aku hendak emngambil dompet tiba tiba aku mendengar suara keributan dari belakang ku dan ya aku pun langsung berbalik. Saat aku berbalik aku sangat kaget karena ada dua orang laki laki berkelahi entah apa yang mereka perkelahikan.


"Ini dompet kamu kan" kata seorang laki laki sambil.mengavungkan sebuah dompet ke arah ku dan aku rasa kenal dompet itu ya tak salah lagi kalau itu adalah dompet ku.


"Iya itu dompet ku" kata ku langsung setelah selesai memeriksa tas ku temoat di mana dompet ku di letakkan ternyata tadi dompet ku akan di copet oleh pria satunya.


"Ini lain kali hati hati" kata laki laki itu kepada ku sambil melemparkan dompet ku aku pun menangkap dompet ku. Karena laki laki yang ingin mencopet ku sudah tak berdaya akhir ya polisi pun datang laki laki yang membantu ku mengambilkan dompet itu pun menyerahkan pencopet itu kepada para polisi yang baru saja datang. Aku dan laki laki yang menolong ku itu di panggil ke kantor polisi untuk di mintai keterangan ya akhir ya mau tak mau aku pun menyanggupi nya.


Saat sampai di kantor polisi aku dan laki laki itu pun langsung di interogasi ya butuh waktu dua jam lamanya akhirnya aku dan laki laki itu diperbolehkan keluar. Ya lelah juga rasanya dua jam hanya duduk dan di tanya dengan berbagai macam.pertanyaan yang membuat ku pusing dan juga lelah. Saat keluar dari kantor polisi aku oun bernafas lega.


"Hai kita ketemu lagi" kata laki laki itu kepada ku sambil mengulurkan tangannya ke arah ku.


"Emang kita pernah ketemu?" Kata ku kepada laki laki itu ya aku merasa pernah melihatnya tapia ku lupa pernah melihatnya dimana.


"Wah secepat itu kami lupain aku" kata laki laki itu kepada ku wajahnya emnu jukan tampak kecewa karena aku dengan cepat melupakan dirinya.


" Hah hmmmm ya maaf aku kan lupa habis bebebrapa belakangan ini banyak hal yang terjadi. Jadi ya aku bingung aja" kata ku kepada laki laki itu.


"Oh gitu" kata laki laki itu kepada ku.


Setelah itu aku oun hanya menjawab dengan anggukan saja. Dia pun.emnjelaskan semuanya kepada ku tentang pertemuan pertama ku dengan.laki laki itu setelah selsai menceritakan pertemuan pertama ku dengan laki laki itu akhirnya aku pun mengingatnya.


"Oh iya iya aku ingat sekarang " kata ku kepada laki laki itu sambil tersenyum dan menunjuk nunjuk ke arah laki laki itu.


"Bagus lah kalaok kamu sudah inget oiya kita belum eknalan loh " kata laki laki itu kepada ku.


"Kenalin aku Adeva panggil aja Deva, kalok kamu?" Kata ku kepada laki laki itu smabil menjulurkan tangan kanan ku ke depannya.


"Aku Rico panggil aja Rico , tapi kamu ngapain di sini? Bukannya terakhir kita ketemu kan kita masih di Amerika" kata laki laki itu kepada ku.


"Oh iya aku ke sini lagi liburan, terus kamu ke sini ngapain ? " Kata ku kepada laki laki itu balik bertanya.


"Aku ke sini ada urusan pekerjaan tapi sudah seleaia kok jadi sekarang aku hanya jalan jalan aja. Terus tadi gak sengaja liat cowok itu mau nguri dompet kamu" kata Rico kepada ku.


"Oh iya soal dompet itu makasih banyak ya kamu sudah nolongin aku " kata ku kepada Rico ya aku sampai sampai lupa untuk berterima kasih kepada Rico karena sudah mau menolong ku saat aku akn di copet.


"Iya gak papa kok, oiya kamu sekarang mau kemana?" Kata rivo kepada ku smabil mengajak ku untuk sambil berjalan aku pun mengikutinya.


"Gak tau aku bingung aku kemana ini adalah kali pertama aku ke sini jadi aku bingung aku kemana" kata ku kepada Rico.


"Maaf maaf maksud aku gimana kalok kita sekarang jalan bareng bareng, kita ke tempat tempat wisata sambil kulineran habis aku bosen ajlana sendirian" kata Rico kepada ku.


"Oh oke ayo sekarang kita mau kemana?" Kat ku kepada Rico.


"Gimana kalok kita cari makan aja dulu kamu pasti laper kan aku tau di sini tempat makanan yang enak enak banget" kata Rico kepada ku dia bahkan mengatakannya dengan wajha yang snagat snagat bersemangat.


"Oke ayo" kata ku kepada Rico.


Setelah itu kami pun berjalan ke restoran yng di maksud oleh Rico sambil berjalan aku dan Rico sambil bercerita tentang ku dna tentang dirinya. Ya dia adalah seorang pengusaha yang cukup sukses dan juga seorang pemuda yang masih aingel. Bahkan aku emngodanya untuk mencari seorang kekasih tapi dia tampak tak tertarik dengan wanita aku pun emngodanya kalau mungkin dia emnyukai sesama laki laki dna itu membuatnya bergidik ngeri dan emngatakan kalau dia adalah laki laki yang normal melihatnya mebgatakan begitu dengan wajah yang menunjukan kalau dirinya jijik aku hanya bisa tertawa. Dia pun kembali mengoda diri ku ya aku pun emngatakan kalau sebenarnya aku sudah memiliki seorang kekasih. Dia oun hanya menganggukan kepalanya. Tak alam kemudian kami pun sampai di restoran yng di katakan oleh Rico ya setelah itu Rico pun mulai memesan beberapaenu makanan yang akan di makan oleh kita berdua ya karena aku tak tau harus memesan apa jadi aku memasrahkan semua menu makanan dan juga minuman kepada Rico.


"Oiya pacar kamu gak marah kamu jalan sama cowok lain?" Kata Rico kepada ku.


"Gak kok dia pengertian banget lagi pula aku sama kamu kan hanya temennan aja, lagi pula kamu sudah nolongin aku dari jambret tadi itu. Jadi dia gak akan marah kok santai aja " kata ku kepada Rico


"Oke oke oiya pacar kamu kemana kok gak nemenin kamu jalan jalan, bukannya seharusnya dia selaku ada di samping kamu?" Kata Rico kepada ku.


"Oh dia lagi sibuk, ya dia sama kayak kamu dia pengusaha muda dan ya dia lumayan sibuk dengan pekerjaannya belaknagan ini karena sudah bebebrapa hari ini dia sibuk dengan hubungan kita berdua jadi ya gitu deh sekarang dia sibuk bahkan tadi pagi dia sudah pergi saat aku belum bangun dari tidur. Kata asisten rumah tangga bilang kalau dia buru buru ada janji meeting " kata ku kepada Rico sambil mengaduk aduk minuman ku yang baru saja datang di antar oleh seorang pelayan


"Oh gitu, kalau aku jadi dia aku gak akan pernah mau ninggalin kamu jalna jalan sendirian apa lagi akmu cantik banget bisa bisa banyak cowok yang tergoda dan nyulik kamu. Aku pasti gak akan rela dan aku pasti akan frustasi deh kalau itu sampai terjadi. Apa lagi sekarang di hadapan kamu ada laki laki yang tampan " kata Rico kepada ku sambil menarik turunkan aliskan ke arah ku ya dia memperlihatkan kegenitan nya dna juga gombalannnya melihat itu aku hanya bisa tertawa.


"Ha ha ha ha ha ha ha ha kamu gak cocok gitu wajah kamu jadi aneh " Kat ku kepada Rico sambil terus tertawa.


"Yeeee malah ketawa aku serius nih " kata Rico kepada ku dia terlihat tampak kesal.


"Ha ha ha ha ha ha ha ya ya ya ya tapi beneran kakau muka kamu di gitukan kamu kelihatan aneh dan juga lucu cewek cewek bukannya mendekat ke kamu tapi malh takut dan lari terbirit birit ha ha ha ha ha ha " kata ku kepada Rico ya aku tak bisa menghentikan tawaan ku habis dia terlihat sangat lucu sekalu.


"Terus aku harus gimana donk biar cewek cewek mau mendekat ke aku?" Kata Rico kepada ku.


"Kamu harus terlihat gagah, berwibawa dan juga maskulin pasti cewek cewek mendekat ke kamu bahkan mereka langsung ngejar ngejar kamu" kata ku kepada Rico.


"Oke oke aku akan pelajari itu, ah kebetulan makanan audah datang ayo coba makan " kata Rico kepada ku aku oun mengiyakannya tapi saat aku hendak mengambil makanan yang ada di depan ku Rico malah emngentiak diri ku.


"Kenapa?" Kata ku bingung dengan tindakan Rico.


"Hmmm sebaiknya kamu makan ini di campur ini dulu, setelah itu kamu makan yang lainnya" kata Rico kepada ku smabil menunjuk ke arah dua makanan yang di suruh makan pertama kali oleh ku.


"Kenapa harus makan ini dan ini dulu?" Kata ku kepada Rico sambil menunjuk ke arah dua makanan yang tadi di tunjuk oleh Rico.


"Kamu pasti suka coba aj deh" kata Rico kepada ku


"Oke aku coba " kata ku kepada Rico


Setelah itu aku pun mengambil dua makanan yang di tunjuk oleh Rico. Awalnya aku ragu untuk memakannya ya entah kenapa tapi aju pun memaksakan untuk memakannya dan rasanya benar benar sangat snagat enak sekali.


"Wow ini enak banget " kata ku kepada Rico.


"Iya kan sudah ayo makan" kata Rico kepada ku


Aku pun hanya mengangguk kan kepala ku saja setelah itu aku pun memakannya lagi dan lagi. Ya rasanya benar benar enak entah lah aku tak bisa membayangkan bagaiman arasanya tapi sekarang aku benar benar suka dengan makanan ini aku rasa ini akan menjadi salah satu daftar favorit dari menu makanan ku. Tak butuh waktu lama untuk menghabiskan semua ini ya hanya butuh waktu satu jam akhirnya semua makanan di meja habis tak bersisa ya padahal Makana di atas meja sangat banyak saat Rico kemasannya. Ya dan semua makanan itu sekarang sudah habis di makan oleh ku dan juga Rico. Ternyata di pencinta kuliner dan juga masakan tradisional juga. Akhirnya aku menemukan pencinta rasa yang sama dengan ku. Setelah itu Rico pun membayar semua tagihan makanannya.


" Oke kita mau kemana sekarang ?" Kata Rico kepada ku saat kita sudah ada di luar restoran