Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 14


( Adeva )


Sekarang aku sednag berispa siap untuk menghadiri acara ulang tahun perusahaan milik Tristan ya baru saja aku menelfon rivo dan brrtanay kepada tapi sama saja hasilnya nihil ya mungkin ini sudha takfir ku untuk tak menemukan siapa pembunuh dari keluarga ku. Ya dan aku juga sudha menceritakan semuanya kepada Tristan siapa Rico dan apa hubungan kami awalnya dia tampak cemburu tapi aku mencoba untuk memberitahukan kepada dirinya kalau aku dan juga Rico tak ada apa apa. Kami hanya lah sebatas teman saja ya tak lebih dari itu lagi pula aku juga sudha mencintai Tristan dan tak mungkin aku mengkhianati kekasih ku itu mustahil.


Setelah selsai berdandan aju ou. Berjalan ke arah sofa ya tadi sore Tristan membelikan ku sebuah gaun dan juga sepatu Hells dia menyuruh ku untuk memakai nya dan aju menuruti apa pun keinginannya. Aku melihat gaun putih yang ada di depan ku snagat indah sekali gaun ini panjang menjuntai ke bawah bagian atas sampai pinggang sangat ramping dna juga dibhaisi dengan berbagai pernak pernik berwarna silver emmbuatnya makin elegan dna bagian bawahnya membentuk mekar bagaikan bunga mawar dan juga bagian bawahnya da lukisan di lainnya membuatnya tampak indah aju oun langsung memakainya setelah seleaia ku melihat ke arah kaca dan aku oun membetulak rambut ku d dengan gaya yang pas untuk gaun ini setelah selsai aku melihat diri ku dari bawah hingga atas ya sudah bagus dna cukup cantik. Aku oun memakai heels yang di berikan oleh Tristan Hells ini berwarna silver dan terlihat snagat indah dan juga menawan. Tiba tiba pintu kamar ku di ketuk aku oun berjalan ke arah pintu dna membukanya ternyata Tristan.


" Gimana penampilan ku ?" Kata ku kepada tristan sambil ememutarkan tubuh ku.


"Cantik banget akmus ayang " kata triatan kepada ku bahkan oanfnagannya tak terakhir dari diri ku dia terus melihat diri ku berkali kali membuat ku malu dan juga salah tingkah.


"Udah lah gak suah gombal " kata ku kepada tristan


"Gak kok aku gak gombal beneran kamu cantik banget sayang " kata Tristan keoada ku.


"Makasih. Ya sudha ayo kita jalan nanatik telat loh ' kata ku kepada tristan.


"Oke sayang ayo " kata Tristan keoada ku sambil mengulurkan tangannya ke arah ku aju oun menerima tangannya.


Setelah itu kami oun berjalan ke arah mobil. Saat sampai Tristan pun albgsung mengenalkan diri ku ke beberapa orang yang dia kenal dekat sudah cukup lama aku fi oesata ini dna heels yang aku pakai membuat kaki ku sakit akhirnya aku pun emngatakan kepada tristan kalau ku ingin beristirahat ya karena aku sudah lelah berkeliling ke sana ke sini mengapa orang orang itu bukan lah gaya ku dna ya aku tak suka akan hal seperti ini tapi sebagai kekasihbya triatan aku harus terbiasa karena dia adalah boss besar di kita ini dna ya pesta seprti ini rasanya sudah wajib di lakukan saat perusahaan sednag berulabg tahun. Aku oun mencari tempat duduk yang sufah di beritahukan okeha triatan kepada ku dan ya tak butuh waktu lama akhir ya aku menemukan nya dna ya aju oun alngsung duduk rasa haus menyelimuti diri ku aju oun langsung embgambil botol air mineral yang di sediakan di setiap meja aku pun menegaknya sampai tersisa setengahnya. Rasanya snagat leag sekali.


Setelah berbagai acara di lakuakn akhirnya acara utama oun di mulai para MC menyuruh Tristan untuk baik ke atas panggung untuk emnberikan sebuah sambutan. Sebuah lampu menyorot triatan yang sesbag berjalan ke arah panggung saat sampai tristan labgsubg berfikir dengan gagahnya di atas panggung dua terlihat sbagat tampan.


" Baik oara hadirin sekalian terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk datang di pesta ulang tahun perusahaan saya yang sudha berumur tujuh puluh lima tahun. Kakek buyut saya membangun ini dengan uaha patah fan akhirnya sekarang sudha mencapai puncak tertinggi terima kasih ini semua berkat kalian yang sudah berusaha keras bekerja di perusahaan saya. Dna saya ucapkan terima kasih " kata Tristan keoada para tamu. Dan semua tamu oun menyambutnya dnegan temukan tangan yang gemuruh.


"Di acara malam ini saya bukan hanya ingin menyampaikan.oaikan tentang ulang tahun perusahaan saya tapi di sini saya ingin melamar seseorang ya dia afakah Adeva Afsheen Myesha Gardapati dia memakai gaun putih duduk di Kursi VVIP di bagian tengah " kata Tristan keoada para tamu


Dan jata katabya membuat ku kaget seketika semua tamu melihat ku dan itu membuat ku bingung harus berbuat apa . Dan juga sebuah lampu menyorot diri ku. Aku oun berdiri entah harus bagaimana tak lama kemudian sebuah tangan memegang ku dan ya itu adalah tangan Tristan aku melihatnya debgan tatapan bingung.


"Apa yang kamu bilang jangan maen maen Tris , ini gak lucu " kata ku keoada tristan.


"Sayang aku gak maen maen dengan ucapan ku. Di hadapan semua orang aju mau ngelmaar kamu buat jadi kekasih ku seumur hidup dna jadi pendamping hidup ku. Aku juga pengen kamu jadi ibu dari anak anak ku kelak. Aku cinta sam akamu aku gak main main dengan apa yang aju ucapkan. Dan aku harap kamu punya perasaan yang sama kayak aju. Jadi di deoan semua orang aku Tritan yang bukan orang hebat ini mau ngelamar kamu untuk jadi istri sekaligus ibu dari anak anak ku apa kamu bersedia ?" Kata Tristan kepada ku dia sambil berlutut dan juga menjulurkan sebuah cincin berlian ke arah ku. Entah kenapa tapi aku terharu dengan perbuatannya kaki ini kepada ku. Sampai sampai aju meneteskan air mata.


"Iya aku mau jadi istri dan ibu dari anak anak kamu " kata ku kepada triatan.


Setelah itu semua orang oun bertepuk tangan dengan meriah dan beberapa dari mereka mengucapkan selamat untuk untuk ku dna juga Tristan. Tristan memasangkan cincin itu ke jari jari ku aju oun emngulurkna tangan ku dengan suka rela. Setelah itu kami oun berpelukan. Aku bahagia sekali malam ini. Ya aju snagat snagat bahagia malam ini karena laki laki yang aku cintai dan selalu afa untuk ku melamar ku dan mau menjadikan ku sebagai istrinya aku bahagia sekali.


Setelah semua acara selesai di laksanakan akhirbya kami oun pulang saat sampai di rumaha ku labgsung mandi ya akrena badan ku sudah bau keringat karena tadi berjalan dan menerima ucaoan selamat dari para karyawan Tritan. Setelah selsai mandi aju oun keluar aku melihat Tristan duduk di atas ranjang ku. Aku menghampirinya.


"Ada apa sayang ?" Kata ju keoada Tristan.


"Kamu tau tadi itu aju deg degan loh sayang takutnya kamu bolak alamaran aku " kata Tristan kepada ku.


"Gak mungkin aku nolak lamaran kamu karena ku itu syabag dan cinta sama kamu ' kata ku keoada tristan


"Aku harap cinta kamu selamanya untuk ku " kata Tristan kepada ku saat emngatakan itu dia menundukkan kepalanya.


" Ya oasti lah sayang cinta ku ini hanya buat kamu selamanya " kata ku keoada Tristan sambil duduk di pangkuan nya.


"Kamu janji kalau cinta kamu hanya buat ku untuk selamnya ?" Kata Tristan kepada ku.


"Iya aku janji sma kamu sayang " kata Tristan kepada ku


"Iya kau jnaji sayang " kata ku keoada Tristan sambil mencium pipinya.


Tiba tiba saja Tristan mencium bibir ku tanpa aba aba ya aku sempat kaget karena dia mencium ku tapi aju membalas ciumannya. Entah lah tapi saat aku sadar aku dan Tristan sudah tak memakai baju sehelai oun ya sebenar pun syfah tak ada menutupi tubuh ku yang polos begitu oun dengan Tristan aju melihat triatan dengan malu. Tristan oun melihat ku.


" Boleh ?" Kata Tristan kepada ku.


****


Saat pagi hari aku babgun ada sebuah elabgan kekar yang memeluk ku anagat erat aku melihat ke arah samping ternyata Tristan sudah bangun. Dan tanpa sadar aku teringat dengan kejadian tadi malam. Ya sudah lah tak apa apa lagi pula sebentar lagi dia akan menjadi suami ku dna aju sudah embajganya dnegan baik selama ini.


" Kamu sudah bangun ?" Kata triatan keoada ku.


"Iya " kata ku kepada tristan ambil menganggukan kepala ku.


"Makasih aku sudha jadi yang pertama dan jaga itu buat hubungan kita. Aku bahagia kamu jadi milik ku seutuhnya sekarang sayabg " kata Tristan keoada ku.


"Makasih juga untuk tadi malam " kata ku keoada Tristan Dengan malu malu.


"Secepatnya kita laksanankan pernikahan untuk Kuta berdua aju sudha gak sabar untuk jadiin kamu istri ku. " Kata triatan kepada ku.


"Aku juga gak sabar untuk jadi istri kamu " kata ku keoada Tristan.


"Oke secepatnya aku urus ya sayang pernikahan kita. Dan aku bakalan buat pernikahan kita kaki ini menajdinpernijahan termewah dan juga termegah aju mau menikah sekaki seumur hidup sma akamu. Aku harap cinta kamu gak akan pernah pudar untuk ku " kata triatan kepada ku.


"Tersrrah kamu mau Giman adnegan eprniakhan kita yang oenting buat aku, kita sah jadi suami istri. Dan aku hanya harap kamu setia sama aku selamanya. Dan aku oasti bakalan selaku cinta sama kamu sampai akpana oun itu " kata ku keoada Tristan.


" Bagus lah kalau gitu aju jadi tambah cinta sam akamu saybag " kata Tristan keoada ku.


"Sama aku juga " kata ku kepada tristan.


Tiba tiba Tristan mencium bibir ku dan ya akhirnya kami oun melakukan itu lagi dan lagi bahkan triatan dtak datang ke kantor untuk bekerja aku sudha mengingatkannya tapi dia mengatakan kakau dia hanay ingin bersama aku seharian untuk. Ya dengan senang hati aku menerimanya.


Tak terasa hari sudha sore aku melihat ke samping ku Tristan tidur dengan nyenyak di samping ku. Perut ju berbunyi tanda kalau sudha lapar ya karena sejak pagi aku tak makan apa oun. Aku mengangkat tangan triatan dari tubuh ku laku turun secara perlahan lahan saat aku keluar dari selimut aju tak memakai selehei oun dan Aya aku alngsung masuk ke kamar mandi saat aku melihat di kaca banyak sekali kecupan merah di bagian badan ku terutama dia leher ju. Aku oun langsung mandi ya jarena ku ingin menyiapkan makan untuk Tristan ku akna membawakannya ke kamar. Setelah selsai mandi aju oun langsung berpakaian saat aku keluar dari kamar amndi triatan masih tidur denga. Nyenyak aju membuka pintu perlhana lahan ya aku tak ingin menganggu tidurnya. Setelah sberhasil keluar aju oun alngsung ek dapur saat sampai di dapur aku langsung menyiapkan makanan untuk triatn ya sebelum itu aku memakan beberapa roti dan juga buat untuk mengisi perut ku dan juga segelas susu. Bebebrapa pelayan ingin membantu ku tapi aju menolaknya secara baik baik ya karena aku ingin menyiapkan smeuanya khusus untuk triatn sendiri. Setelah selsai memberikan sebuah roti, buah dna juga susus untuk triatn aku oun emanruhnya di nampan dan emmbawnaya pergi saat sampai di kamar ternyata triatn masih saja tidur aju menaruh nampan itu dia meja yang tak jauh dari tempat tidur. Aku berjalan perlahan ke arahnya.


"Sayang bangun " kata ku kepada triatan sambil berbicara di kupingnya.


"Iya syaang " kata triatan keoada ju dengan suara seraknya.


"Ayo donk bangunan ayang, niha ku sudha siapin makanan buat kamu. Dari pagi kamu belum amakna apa apa kan jadi nih aku sudha siapin buat kamu " kata kunkepada atriatan sambil emmbawa nampan itu ke dekat triatan.


"Iya ini udah bangun kok syaang " k ta triatan keoada ju smabil mengubah posisi tidurnya menjadi duduk.


"Nih makan semuanya sampai habis " jata ku kepada tristan smabil menaruhnya di pangkuannya.


"Lih kamu gak makan syaang ?" Kata triatan kepada ku.


"Aku udah tadi di bawah " kata ku keoada Tristan.


"Oiya syanag " kata triatan memanggil diri ku.


"Hemmm iya apa sayabg ?" Kata ju keoada Tristan sambil berbaring di sampingnya.


"Mulai sekarang akmu jangan tdiur di sini lagi " k ata triatan keoada ju.


"Terus aku tidur dimana donk ?" Kata ku kepada tristan


" Di kamar ku akmu kan sudah jadi miliki ku jadi kamu harus tidur dikamar ku donk syanag " kata Tristan keoada ju.


"Oke kakau gitu nanatik aju beres beres bawa semua barabg barang aku ke kamar kamu ya " kata ku kepada triatn dia oun menganggukan kepalanya.


"!ya sudha habsiin duku setelah itu mandi terus ke keluar dulu " kata ku keoada Tristan.