
“ya kamu siapkan minum untuk dokter.” Kataku
Setelahitu aku dan dokter langsung pergi menuju kamar dimana wanita itu berada. Saat sampai dokter lansgung memeriksanya
“bagaimana dok.” Kataku khawatir
“gak papa dia hanya kecapekan dan kelihatannya terlalu banyak pikiran sehingga tubuhnya sangat lemah kalau bisa di istirhat 2 hari penuh disini, agar energinya kembali 100%.” Kata dokter
Aku mengangguk setelah aku menyuruh kepala pelayan mengantar dokter ke depan, setelah mereka pergi aku mendekatinya dia cantik dan tampak polos. Aku duduk di sampingnya dia mengeliat-ngeliatkan tubuhnya dan badannya mengeluarkan banyak sekali keringat lalu aku memanggil pelayan
“ambilkan baskom dan air dingin cepat dengan handuk.” Kataku untuk membersihkan keringat yang terus mengalir
Saat sampai aku langsung membasahi handuk itu dan menepukkan secara halus ke wajahnya, aku terus mengulanginya sampai dia merasa nyaman dengan tidurnya sekitar jam 2 pagi aku masih terus mengelap keringatnya suhu badannya panas aku mencoba mengompres dengan air dingin tapi tak berhasil dia harus minum obat kalau tidak dia akan terus merasa tak nyaman
“hei hei bangun kamu demam harus minum obat.” Kataku kepada syasa tapi dia tak menjawab
Aku sangat khawatir dengan dirinya Tak ada pilihan lain selain aku menyuapi obat ini, aku mengahaluskan obat yang di berikan dokter itu lalu memberinya sedikit air dan memasukkannya ke mulutku lalu aku menyuapinya dengan mulutku obat ini sangat pahit aku meminum air dan menyuapinya dengan mulutku lagi. Setelah
selesai aku kembali mengompresnya karena keringatnya makin banyak keluar sampai baju yang di kenakannya menjadi basah lagi,
“ganti pakaiannya cepat.”kataku kepada pelayan
Aku langsung keluar dari kamar menunggu dengan cemas karena syasa masih terus mengeluarkan keringat yang sangat banyak. Tiba-tiba kepala pelayan berbicara denganku
“iya ada apa?” kataku kepadanya
“sebaiknya tuan istirahat saja, biarkan kami yang merawat nona.” Katanya kepadaku
“gak usah biar aku saja.” Kataku membantah lalu pelayan yang membantu menganti pakaian syasa keluar dari kamar itu
“tuannona sudah selesai kami ganti pakaiannya.” Kata pelayan itu
Aku langsung masuk berjalan mendekatinya, saat sampai dia mengigau entah apa yang membuatnya merasa kesakitan tapi yang dia bilang hanya “ jangan lagi “ itu saja yang keluar dari mulutnya aku mengambil handuk dan mengompresnya lagi saat air sudah tak begitu dingin aku menyuruh pelayan untuk mengantinya sekitar 2 jam
aku mengopresnya akhirnya panasnya sudah mulai turun. Tak terasa aku mulai ketiduran dan Saat aku melihat jam ternyata sudah jam 5 pagi aku kembali ke kamarku untuk istirahat sebentar sebelum itu aku menyuruh anton dan beberapa pelayan untuk berjaga di dalam kamar takutnya akan terjadi apa-apa dengan syasa.
Saat bangun aku melihat jam sudah jam 8 pagi aku aku pergi mandi dan bersiap-siap setelah selesai aku langsung ke kamar syasa, saat sampai aku langsung bertanya tentang kondisi syasa
“gimana keadaanya.” Kataku kepada anton
“sudah baik tuan.” Kata anton
Aku duduk mendekatkan diri kepadanya saat aku duduk dia mulai membuka mata, saat dia membuka kedua matanya aku langsung bertanya kepadanya tentang keadaannya tapi yang dia jawab hanya ingin pulang tentu saja aku tak memperbolehkannya toh dia harus sehat dulu, aku menyuruhnya istirahat aku keluar dari ruangan itu karena aku harus menandatangani beberapa document penting yang di minta hari ini. Sekitar 1 jam perkerjaanku selesai aku berjalan menuju kamar syasa tapi saat syasa tak ada di tempat tidur aku mendengar suara orang mandi di kamar mandi aku duduk di sofa menunggunya saat keluar dia malah memaggilku dengan sebutan mesum,