
“ kamu gak egois kok wajar kalau kamu ingin bersamanya saat ini tapi dia tak ada toh kamu tak memaksanya untuk datang kesini sekarang.” Kata alzelfin sambil melihatku aku tersenyum kepadanya
“mmm oh iya kamu ngapain disini pagi pagi buta gini sudah kayak hantu aja.” Kata ku kerena aku mulai penasaran
“oh tadi malam aku ada masalah dengan mamaku dia menyuruhku untuk cepat menikah tapi aku masih tak ingin menikah dan akhirnya aku menginap di kantor terus bangun sekitar jam 4 pagi karena lapar saat aku di jalan cari makan aku lihat kamu jalan kayak orang gila sendirian.” Katanya kepadaku
“wah parah cewek cantik gini di bilang gila.” Kataku kesal
“hhaaa bercanda kok.” Kata alzelfin
“mmmm iya sudah.” Kataku pura-pura ngambek
“eh kamu ngambek maaf deh beneran aku minta maaf kamu gak gila kok kami cantik.” Kata alzelfin
“oh.” Kataku berpura-pura masih marah
“yah kamu masih marah sama aku, maaf deh sebagai gantinya aku teraktir kamu makan siang, gimana?” kata alzelfin
“gak makasih.” Kata ku
“ya gimana donk beneran aku mintak maaf.” Kata alzelfin meremas rambutnya aku tak tahan dan akhirnya aku tertawa
“kenapa kamu ketawa memang ada yang lucu.” Kata alzelfin
“ kamu lucu padahal barusan aku hanya pura-pura ngambek aja.” Kataku terus tertawa
“wah kamu tau aku takut banget tau kalau kamu ngambek.” Kata alzelfin
“kanapa wonk aku gak bakalan makan kamu.” Kataku bingung
“mmm gitu ya.” Kataku
Dia hanya mengangguk aku dan alzelfin masih terus berjalan dan sekarang aku sangat lapar di depan ada rstoran cepat saji yang masih buka, aku mengajak alzelfin kesana karena tadi dia bilang dia lapar waktu perjalanan saat masuk di dalam sepi tak ada pengunjung setelah mencari tempat duduk yang nyaman aku memesan sebuah mie begitu pun juga dengan alzelfin kami tak saling berbicara sampai makanannya tiba aku langsung memakannya aku
bingung harus bicara apa dengannya setelahs elesai makan aku melihat jam sudah menunjukan jam 7 pagi.
“ayo ke kantor sudah jam 7.” Kataku kepada alzelfin
“aku capek gimana kalau kita pergi refresing aja dulu.” Kata alzelfin
“tapi jadwal kamu hari ini padat banget.” Kataku kepadanya karena memang jadwalnya sangat-sangat padat hari ini
“mmm gitu oke tunggu sebentar.” Kata alzelfin
Lalu dia mengeluarkan handphoennya dari dalam sakunya dan mulai menekan handphoennya lalu menaruhnya di telinganya
“halo bella tolong batalkan semua jadwal saya hari ini.” Katanya Setelah itu dia menutup telfonnya.
“kenapa kamu batalin semuanya.” Kataku bingung
“gak papa aku hanya ingin refresing ajah dulu hari ini.” Kata alzelfin
“mmm oke kalau gitu.” Kataku menyerah
Setelah selesai makan alzelfin yang membayar makanannya termaksud makanan yang aku makan, setelah itu dia mengajakku ke suatu tempat awalnya aku tak mau pergi dengnnya dan memilih untuk kembali ke
kantor untuk menyelesaikan beberapa perkerjaanku, tapi dia tak memperbolehkannya dan akhirnya sekarang aku ada di dalam mobilnya aku menghadap keluar jendela gedung-gedung tinggi mulai berganti menjadi sebuah padang yang luas dan sebuah gunung yang sangat indah udara disini sangat sejuk membuat wajahku memerah kerena dinginnya udara di sini tapi punggungku terasa mulai hangat seingatku aku tak memakai jaket hanya memakai blazer saja aku melihat ke samping ternyata punggungku sudah di tutupi oleh sebuash jaket yang membuat tubuhku menjadi hangat aku melihat ke samping alzelfin melihat kepadaku.