Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 65


"Baik, bismillahirohmannirohim ahmad sanusi saya nikah kan engkau saya kawinkan engkau dengan seorang gadis pilihan mu sendiri yang bernama aisyah permata surya binti almarhum bambang suryadi dengan mas kawin seperangkatbalat solat dan perhiasan gelas emas seberat lima belas gram di bayar tunai" kata pak penghulu langsung menarik tangan kak sanusi.


"Saya terima nikah dan kawinnya aisyah permata surya binti almarhum bambang suryadi dengan mas kawin tersebut di bayar tunani" kata kak sanusi.


"Baik bagaimana saksi SAH?" kata pak penghulu.


"SAHHH" kata orang orang yang ada di sekitar ku secara serentak. Seketika hati ku sudah terasa sangat lega begitu pun juga dengan beban yang sepert ada di pundak ku seakan akan semuanya menjadi lepas dan aku merasa sekarang lega sekali sejak tadi pagi aku merasa takut dan juga grogi tapi sekarang hati ku lega dan perasaan yang tadinya takut sekarang sudah berganti dengan perasaan bahagia entah lah tapi rasanya sekarang aku bahagia sekali bagaikan orang yang memenangkan jekpot berulang uangkali ya semoga saja kebahagiaan ini bertahan selamanya sampai aku tua nanti bersama dengan kak sanusi.


Setelah itu aku dan semua orang memvaca doa setelah selesai kak sanusi pun memasangkan gelang mas kawin ku ke pergelagan tangan ku setelah itu aku pun menerima seperangkat alat solat yang di berikan juga kepada ku. Setelah itu kami pun langsung bersalaman dengan setiap orang beberapa orang mengucapkan selamat kepada ku. Setelah itu aku pun langsung kembali masuk ke kamar. Setelah itu dandanan ku pun beberapa ada yang di rubah baju dan aksesoris di kepala ku pun juga ikut di ubah. Begitu pun juga dengan kak sanusi ya sekarang dia sudah sah menjadi suami ku semoga dia akan selalu setiadan jujur kepada ku seperti janji janjinya yang diucapkan kepada ku ya aku berharap kalau kak sanusi bisa menepati janji janjinya kepada ku. Karena aku memang benar benar ingin membangun rumah tangga yang utug dan harmonis sampai suatu saat nanyi bahkan sampai maut memisahkan kami berdua, ya semoga saja. Setelah selesai berdandan kami pun keluar untuk bersalaman dengan tamu tamu yang datang. Sekitar jam lima sore teman teman ku datang dan ya kami pun langsung bervia foto tampa henti setelah itu mereka pun pamit pulang setelah makan.


"Yank" kata kak sanusi memanggil ku.


"Hmm iya apa yanj?" kata ku kepada kak sanusi sambil melihat ke arah kak sanusi. Dan tersenyum kepada kak sanusi


"Makasih ya sudah mau jadi istri kubdan semoga bakalan terus langgeng sampek kakek nenek ya yank. Soalnya aku itu sayang banget sama kamu yank jadi jangan tinggalin aku ya yank" kata kak sanusi kepada ku sambil memeganh sebelah tangan ku.


"Yank itu semua tergantung kamu kok yank" kata ku kepada kak sanusi.


"Kok tergantung aku sih yank?" kata kak sanusi kepada ku sambil mengkerutkan keningnya.


"Iya yank tergantung kamu yank. Kalau kamu nepatin janji janji mu ke aku yank buat selalu jujir dan setia sama aku ya aku gak bakalan lah ninggalin kamu yank. Tapi kalau kamu bohong dan selingkuhin aku ya aku gak bisa sama sama kamu lagi yank karena menurut ku itu yank, gak ada namanya kesempatan ke dua kalau sudah selingkuh satu kali pasti dh bakalan selingkuhi berulang ulang kali dan aku gak mau itu terjadi ke aku yank, tapi aku percaya sama kamu yank kalau kamu bakalan nepatin janji janjinya ke aku jadi aku harap jaga dengan baik ya yank kepercayaan ku ke kamu karena di mata kh kesempatan ke dua itu gak ada yank" kata ku kepada kak sanusi.


"Aku janji bakalan buktiin semua janji janji ku ke kamu kok yank dan aku janji bakalan jaga dengan baik kepercayaan mu itu kok yank. Karena jujir aku gak mau kehilangan kmu yank aku sayang sama kamu yank" kata kak sanusi kepada ku.


"Aku pegang yyank kata kata mu?" kata ku kepada kak sanusi.


"Iya yank" jata kak sanusi kepda ku.


"Oiya yank aku mau bilang bilang sama kamu loh yank sampek lupa yabg mau bilang ke kamu yank" kata kak sanusi kepada ku.


"Bilag apa yabk? Kata ku kepada kak sanusi.


" aku mau bilang jalau kamu sekarang cantik vanget yank tadi aja aku samoek terpesona sama kecantikan mu yank" kata kak sanusi jepada ku ya dia pun mukai mebgomval di deoan ku


" udah gak usah gombal" kata ku kepada kak sanusi.


"Eh aku gak gombal kok yank aku veberan yank kalau kamu tuh cantik vanget loh yank sekarang" kata kak sanusi keoada ku.


"Oh jadi sebelum sebelumnya aku gak cantik gitu yank?" kata ku kepada kak sanusi.


"Cantij kok yank tapi sekarang kecantikan mu sangat sangat terpancar loh yabk" kata kak sanusi jeoada ku.


"Halah idah lah yank gak usah gombal" kata ku keoada kak sanusi.


"Di bulabgin gak mau" kata ku kepada kak sanusi.


"Hemm udah dh bicara nantik lagi nih banyak tamu malu di liatin dari tadi" kata ku kepada kak sanusi.


"Iya iya" kata kak sanusi keoada ku sambil tersenyim lebar.ya begitu lah suamibku ini dia selalu gombal fi mana pun dia berada aku berharap dia mau menerima kekurangan ku sat ini atautau pun nanti. Ya senoga sj.


Setelah acara aku pun memversigkanbafan setelah selesai mandi kami pun langsung tidur ya rasanya badan ku remuk dan sakit sekali. Setelah iu keesikannya acara syukuran di mulai. Sekitar empat hari setelah acara pernikahan di rumah lanjut acara pernikahan ku yang ke dua di rumah kak sanusi ya di sana aku menganti baju dampai empat kali ya cukup lelah tapi senang sekali jarena aku bisa menjadi ratu walau pun hanya sehari.


. tak terasa kehidupan rumah tangga ku sudah berjalan satu tahun lamanya dan ya aku dan kak sanusi masih belum memiliki anak aku sudah berusaha verbagai cara dengan melihat di inteenet tapi tetap saja aku masih belum punya seorang anak sedangkan ivu mertua ku sudah meminta seorabg cucu sevepatnya tapi aku bisa apa jika allah masih belum memberikan kepada ku. Aku pun mulai diet ya karena aku mulai gemuk jafi aku pun mulai diwt tapi gagal akhirnya aku pun menyerah sampai suatu hari suami ku sedang keluar untuk memveli sesuatu aku di temani oleh ibu mertua ku.


"Kapan ka.u yang mau punya anak" kata ibu mertua ku kepada ku.


"Daya sufah berusaha buk tapi tetep masih gak di kasik buk sama allah" kata ku kepada ibu mertua ku itu


"Kalau kamu gak bisa ngasih anak saya anak ya sudah minta cerai aja, saya bisa cari kan anak saya wabita subur yang bisa secepatnya ngasih dia keturunan" kata ibu mertua ku kepada ku.


"Jangan ngomong gitu mungkin aisyah masih belum di kasih mana kamu hamil anak pertama masih harus nunggu sepuluh tahun, sedangkan sanusi dengan aisyah masih satu tahun pernikahan" kata bude kak sanusi samvil membela diri ku yabg sedang di hakimi oleh obu mertua ju.aku tak au kapan bude datang tiba tiba saja bude ada di dekat pintu.


"Iya aku tau tapi kan aku ingin cepat cepat punya cucu" kata ibu mertua ku kepada kak sanusi.


"Cobak kalau kamu di perlakukan sepeti itu mau gak ya gak kan sudah lah tunggu saja gak usah menghakimi aisyah seprti itu" kata bude kak sanuai kepada ibu mertua ku.


"Terserah aku lah mau nhomong apa, toh sanusi anak ku bukan anak mu pokoknya secepatnya aku ingin kamu punya anak kalau gak secepatnya sayacarikan sanusi cewek lain yang bisa kasih dia anak" kata ibu mertua ku kepada ku setelah itu fia


Saat itu aku hanya bisa diam saja jujur aku sakit hati sekali dengan apa yang di katakan oleh ibu mertua ku itu. Setelah itu ibu mertua ku pun keluar denfan perasaan marah kepada ku ya aku tak tau mengapa. Mungkin benar kalau aku gak bisa ngasih keturunan kepada kak sanuai akhirnya aku pun habya bisa diam sambil menangis mengibgat kata kata ibu mertua ku barysan.


Akhirnya aku pun diet menggunakan obat diet ya segala macam obatdiet aku coba dan akhirnya aku berhasil kuris tapi sudah empat bulan ini aku tak mendapatkan tamu bulanan ku akhirnya aku pun periksa ke dokter bersama dengan bude kak sanuai.


"Gimana dok?" kata ku kepada dojter setelah selesai di periksa dab di USG oleh dojter.


"Mbgnya diet ya pakai obat?" kata dokter kepada ku.


"Iya dok" kata ku kepada dokter


"Berhenti ya mbg mengkonsumsi obat diet ini darah mbgnya veku dan ada di dinding rahim. Untungnya cepat di temu kalau ngak pasti bakalan jadi kangker rahim fan mbgnya gak bakaln bisa punya anak" kata dokter kepada ku


"Iya dok saya mau berhenti tapi saya harus gimana selanjutnya dok biar darah itu kembali sehat lagi dok?" kata ku kepada dokter itu.


"Ini saya kasih obat ya mbg nantik di tebus dan minum setiap hari tanpa jeda ya mbg setelah obat habis nantik mbgnya kembali dapat tamu bulanannya kok. Oiya mbg tapi sebelum itu mbg harus berhenti ya mbg minum obat dietnya ya mbg. Biar cepet dapat momongan" kata dokter itu kepada ku.


"Baik dok" kata ku kepada dokter itu. Setelah itu aku dan bude pun ke daerah apotik rumah sakit setelah itu aku pun memberikan resep yang di berikan doktwr tadi tak lama kemudian suster memberikan obat yang aku beli lalu aku membayar di kasir dan ya demi obat yabg tak bwgitu banyak aku harus mengeluarkan uang hampir sqtu juta ini semua gara gara ivu mertua ku setelah itu aku pun kembali ke rumah.


"Kamu kok sampek bisa minum obat diet sih syah?" kata bude ku saat sampai di rumah.


"Saya ingat kata kata ivu de. Saya gak mau sampek mas di nikahin sama cewek lain de. Jadi saya pajek obat diet biar cepet hamil tapi bukannya hamil eh malah mau dapet oenyakit kayaj gitu" kata ku kepada bude sambil menundukan jepala.


"Maafin ibu mu itu ya syah dia memang gak punya hati kamu yang sabar ya syah" kata bude kepada ku sambil mengelus pundajk ku aku hanya diam dan menganggukan kepala saja.


"Gimaan hamil kata dokter?" kata ibu mertua ku baru saja datang dan labgsung duduk dibdekat bude.


"Ini semua gara gara kamu anak orang hampir aja mati gara gara kamu" kata bude kepada ibu mertua ku itu.


"Apa salah ku" kata ibu mertua ku marah marah kepada bude.


"Gara gara kamu mendesak aisyah buat punya ank dia jadi stres dan akhirnya dia gak halabgan dan kamu tau kalau aisyah hampir aja kena kangker kamu ibu mertuanya seharusnya kamu itu bisa lebih baik dan jaga ucapan mu itu jangan sepetti ini ucapan gak bisa jaga anak orang mau di buat mati ini baru nikah setahunan tapi kamu dah mau buat anak orabg mati orang tuanya yang besarin mati matian eh kamu malah dengan seenaknya omongan mu mau buat anak orang mati secepat iyu. Jadi sebaiknya kamu jaga ucaoan mubsebelum kamu menyesal" kata bude kak sanusi kepada ibu mertua ku.