
“sayang maaf banget aku pulang dulu mama keadaannya kritis.” Katanya kepadaku
“iya sudah sana.” Kataku kepadaku
Setelah itu austyn mencium pipi kira dan kanan ku lalu dia langsung pergi meninggalkanku dengan alzelfin tak lama kemudian ratna dan Jason masuk.
“austyn barusan kesini.” Kata ratna
“iya.” Kataku kepada ratna
“sudah lama dia disini.” Kata Jason kepadaku
“iya lumayan lama sekitar 5 menit lah.” Kataku kesal
Setelah itu ratna memelukku aku mulai mengantuk mungkin efek samping dari obat yang baru saja aku
minum karena setelah aku minum obat aku selalu mengantuk. Aku melepaskan pelukanku dengan ratna
“aku mau tidur ngantuk banget.” Kataku kepada mereka
“iya kamu istirahat saat kamu bangun kita masih disini kok.” Kata ratna kepadaku
alzelfin membantuku membetulkan letak ranjang setelah nyaman ratna menyelimutiku dan aku memejamkan
mata. Tapi aku tak bisa tidur yang aku pikirkan hanya austyn bagaimana ini semua bisa terjadi untuk yang kedua kalinya kepadaku aku membalikkan badan ke kanan dan ke kiri mencari posisi yang tepat tapi aku masih tak dapat tidur.
“ada apa sya?” kata ratna kepadaku aku pun membuka mata
“gak ada apa-apa kok?” kataku kepada ratna
“kamu sudah janji untuk gak nyembunyikan apa pun dari aku kan sya?” kata ratna mengingatkan janjiku
“mmm aku bingung sama austyn kenapa dia berubah sama aku rat.” Kata ku memalingkan wajah
“kamu gak usah mikirin dia, kamu harus fokus sama kesehatan kamu sya?” kata Jason kepadaku
“mmm kalian bisa ngak suruh austyn kesini hari ini aku ada hal yang mau aku bicarain penting banget.” Kataku kepada Jason dan ratna
“iya aku telfon dia sekarang ya.” Kata Jason
Setelah itu Jason pergi meninggalkanku dan ratna tak lama kemundian Jason datang.
“dia sebentar lagi kesini?” kata Jason
“iya sudah kalau gitu makasih ya?” kataku kepada Jason
“ya sudah kamu gak usah pikirin, kamu harus fokus sama kesehatan kamu.” Kata Jason
“iya iya?” kataku kepada mereka
Setelah itu tak lama
kemudian austyn datang. Ratna,Jason,dan alzelfin keluar dari ruangan untuk
memberikan ruang untukku berbicara dengan austyn. Aku hanya diam menunggu tanggapannya
tapi dia juga diam
“gimana kabar mama kamu?”
kataku kepadanya
“sya?” katanya kepadaku
“aku sayang sama kamu, aku cinta sama kamu tapi maaf aku gak bisa lanjutin hubungan ini?” kataku kepada austyn dia kaget melihat aku mengatakan itu kepadanya
“gak aku gak mau putus sama kamu sampai kapn pun.” Kata austyn
“kalau gitu temuin aku sama mama kamu sekarang juga?” kataku kepada austyn
Dia hanya diam saja tak menjawab sepatah katapun dari pertanyaanku.
“aku percaya sama kamu tapi kamu neghilangin kepercayaan itu dari aku.” Kataku kepadanya
“apa yang kamu tau sya?” kata austyn
“aku gak tau apa-apa.” Kataku kepadanya
“aku bakalan certain semuanya sama kamu, tapi aku gak bisa putus sama kamu.” Katanya sambil memegang
tanganku
“silahkan ceritakan kepadaku semua yang kamu mau kamu beritahu sama aku?” kataku kepadaku
“dan jawaban ku tergantung sama cerita kamu gimana.” Kataku kepadanya
“baik aku bakalan cerita.” Kata austyn
Setelah itu dia menceritakan semuanya kepadaku tanpa ada yang tertinggal satu pun yang keluar
dari mulutnya. Aku merasa seperti jatuh ke lubang yang sama untuk yang kedua kalinya.