Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 29


"Oh gitu ya sudah sana gak papa kok sayang. Hati hati di jalan ya?" Kata mama Amelia kepada ku.


"Serius gak papa Tante?" Kata ku kepada Mama Amelia.


"Iya gak papa sudah sana siap siap" kata Amelia kepada ku ambil tersenyum.


"Makasih ya Tante, maaf belakangnya ini aku sering ijin" kata ku kepada Mama Amelia.


"Gak papa kok sayang Tante ngerti sama permasalahan kamu" kata Mama Amelia smabil mengelus elus rambut ku ya Mama Amelia juga tau kalau aku berpacaran dengan crisan dan sekarang dia juga tau kalau crisan sudah bertunangan.


"Ya sudah sana ganti baju" kata Amelia kepada ku.


"Ya sudah kalau gitu aku telfon kak galih dulu" kata ku kepada Melia dia pun mengangguk. Setelah itu aku pun langsung menelfon kak galih.


"Halo kak?" Kata ku kepada kak galih saat telfon sudah terhubung


"Iya gimana?" Kata kak galih kepada ku


"Iya boleh kak, kalau gitu kak galih jumput aja nantik lalu audah di depan restoran Amelia langsung telfon atau SMS aja" kata ku kepada kak galih.


"Oh oke" kata kak galih.


Setelah itu kak galih pun memutuskan telfon yang terhubung dengan ku. Sambil menunggu kak galih aku langsung ke kamar ganti karyawan dan bersiap siap untuk keluar setelah selesai Menganti baju aku langsung ke Amelia yabg sedang beraama dengan ibunya.


"Sudah siap?" Kata Amelia kepada ku


."iya" kata ku smabil duduk di sampingnya.


"Semoga kali ini bisa ketemu Sam crisan dan kamu bisa menyikapinya kejelasan tentang hubungan kalian berdua" kata Amelia kepada ku smabil emmegang tangan ku.


"Iya Mel semoga aja gitu" kata ku kepada Amelia.


"Kamu banyak banyak sabar ya sayang ini cobaan buat hubungan kalian. Tapi Tante doain semoga hubungan kalian terus langgeng dan crisan bisa jelasin semuanya bisa semuanya jadi jelas" kata ibu Amelia kepada ku sambil memegang ke dua tangan ku.


"Iya Tante makasih ya Tante" kata ku kepada Mama Amelia.


"Iya sama sama sayang" kata Mama Amelia sambil mengelus elus rambut ku.


Setelah itu aku, Amelia, dan namanya berbincang bincang tak butuh waktu lama kak galih menelfon kunkalau dia ada di depan restoran setelah itu aku pun keluar. Saat sampai aku langsung menaiki mobil kak galih. Kak galih tak mengatakan kepada ku kemana dia akan membawa ku tapi dia berkata kalau crisan ingin menemui ku di suatu tempat. Jadi aku pun hanya diam. Saat ini yang aku pikirkan adalah aku bingung apa yang harus aku katakan kepada crisan saat kami bertemu apa dia bersama dengan tunangannya saat ini atau sendiri entah lah tapi aku harus menanyakan soal pertunangan itu agar semuanya menjadi jelas tentang hubungan ku dengan crisan ya karena di sekolah dia olok olok oleh teman teman ku kalau aku adalah orang ketiga aku tak suka dengan kata kata itu aku tak bisa menjawab karena aku tak dia berikan penjelasan oleh crisan. Tapi sekarang saat mereka mengolok olok diri ku aku bisa menjawabnya karena ini penting bagi ku. Tentunya bagi perasaan ku juga. Tak lama kemudian mobil pun berhenti tepat di depan sebuah hotel yang snagat mewah aku dan kak galih pun turun saat sampai kak galih langsung mengandeng tangan ku dan menyeret ku masuk ke dalam lift.


"Tenang gak usah gugup semua yang ingin kamu tanyai ke crisna kamu bisa ungkap semuanya sekarang" kata kak galih kepada ku ya mungkin dia tau kalau aku sangat gugup


"Iya kak" kata ku kepada kak galih.


Setelah itu pintu lift pun terbuka aku di tarik lagi oleh kak galih hingga akhirnya kami berhenti di depan sebuah kamar nomer 206 kak galih melepaskan tangan ku aku pun menoleh ke arah kanan galih.


"Crisan dia ada di dalam" kata kak galih kepada ku


"Kak galih gak ikut masuk?" Kata ku kepada kak galih.


"Aku tunggu di bawah ya kalau butuh apa pun kamu tinggal telfon aku aja" kata kak galih kepada ku sambil memgang ke dua pundka ku.


"Iya makasih ya kak?" Kata ku kepada kak galih.


"Apa pun yang terjadi dan sampai kapan pun aku akan selalu ada di samping kamu" kata kak galih kepada ku dia tersenyum lalu pergi meninggalkan ku.


Aku melihat punggung kak galih yang makin menjauh setelah tak terlihat aku pun langsung melihat ke arah pintu tanpa berpikir panjang aku langsung mengetuk pintu tak butuh waktu lama pintu terbuka dan yang membuka kannya adalah seorang laki laki yang sudah beberapa Minggu ini Taka ku temui bahkan aku tak mendengar suaranya ya dia adalah crisan saat melihat ku dia langsung memeluk diri ku dengan sangat erat. Aku membalas pelukannya rasanya perasaan ku sedikit ada rasa bersalah ya entah lah tapi ada sedikit rasa bersalah di benak ku karena aku sudah berpelukan dengan tunangan orang tapi apakah salah jika aku memeluk pacar ku sendiri kekasih pertama ku yang snagat snagat aku cinta bahkan sangat aku puja ini. Tak lama kemudian crisna melepaskan pelukannya dan membawa ku masuk ke dalam. Dia menutup pintu kamar itu laku mengajak ku duduk di sofa yang ada di dalam.


"Al" kata crisan kepada ku.


"Iya?" Kata ku kepada crisan


"Aku bakalan jelasin semuanya ke kamar termaksud pertunangan itu tapi sebelum aku berhenti kamu jabgan biacara dulu ya?" Kata crisan kepada ku


"Iya" kata ku kepada crisan.


"Maaf aku sudah hianati hubungan kita, dan maaf aku sudah hianatin kamu tapi kamu harus percaya sama aku aku ngelakuin ini semua demi kebaikan kamu. Aku cinta sama kamu Al sampai kapan pun orang ayng aku cinta itu hanya kamu dan akan selalu kamu Al sampai kapan pun. Tentang pertunangan itu semuanya benar apa adanya aku melakukannya karena ibu ku dia mengancam ku kalau aku gak bertunangan dengan wanita itu maka dia akan terus ganggu kamu bahkan dia bisa aja bunuh kamu. Tapi aku gak mau itu terjadi karena ku cinta banget sama kamu Al. Aku gak mau kamu terluka sedikit pun gar agar aku lebih baik aku yang terluka dari pada kamu yang terluka Al. Rasanya sakit saat liat kamu terluka bahkan hati ku gak sanggup liatnya. Jadi maaf aku harus lakuin ini demi keselamatan kamu. Aku mau hubungan kita sampai sini aja ya kamu carik cowok yang lebih baik dari aku dan hidup bahagia sama dia. Jadi mulai sekarang akmu sudah bukan ocar aku lagi" kata crisan kepada ku dia menatap ku dan air mata ku mengalir ya aku tak menyangka kalau dia mengatakan hal itu kepada ku kata kata yang selama ini tak ingin aku dengar. Padahal di saat ini aku sudah snagat mencintainya bahkan aku ingin memperjuangkan cinta ku dan hubungan ku dengan crisan sampai akhir tapi dia menyerah begitu saja.


"Kamu nyerah gitu aja?" Kata ku kepada crisan


"Maaf tapi aku harus lakuin ini" kata crisan kepada ku.


"Oke kalau itu mau kamu" kata ku kepada crisan setelah itu ku pun langsung melepaskan tangan yang di pegang olehnya dan langsung berjalan keluar pintu tapi saat sampai di depan pibtu aku menghentikan langkah ku ya karena ada barang yang harus aku kembalikan aku pun membuka kalung dan cincin yang dia berikan kepada ku.


"Aku kembalikan. Makasih untuk selama ini" kata ku sambil menaruhnya di meja yang ada di dekat pintu.


Setelah itu aku pun alngsung keluar. Air mata ku terus mengakir aku tak menyangka kalau dia menyerah begitu saja padahal aku audah berusaha untuk memperjuangkan semuanya. Dia mengingkari janjinya kepada ku hanya karena sebuah alasan dan ancaamna saja. Bahkan dia berkata kalau dia Tidka akan pernah menyakiti diri ku tapi sekarang dia menyakiti diri ku. Hati ku sakit bahkan snagat skait saat mendengar kata katanya tentang hubungan ku dengannya. Padahal aku datang berharap akkau dia ingin aku berjuang bersama dengannya dalam menghadapi semua masalah ini tapi semua itu hanyalah keibginan ku yang tak terwujud dia membalikkan semua keinginannya ku dalam satu ucapan. Entah lah tapi yang pasti pikiran ku saat ini kacau balau.


Entah berapa lama aku berjalan tapi tiba tiba sebuah tangan membawa ku ke dalam pelukannya. Pelukannya membuat ku nyaman aku pun menangis sejadi-jadinya jadinya ya aku tau kalau laki laki yang memeluk ku saat ini adalah akk galih.


"Kenapa dia nyerah gitu aja kak. Padahal aku sudah berusaha buat mertahanin semuanya tapi kenapa dia nyerah kak. Padahal saat ini aku cinta banget sama dia aku benci kak aku benci sama crisan aku benci banget sama crisan kak. Aku benci" kata ku sambil memukul mukul bahu kak galih tapi dia hanya diam saja ya Karen Adia tau kalau hati ku saat ini sedang oatah dan aku butuh pelampiasan. Kak galih membawa ku duduk di sebuah taman. Dia hanya diam sambil menghapus air mata ku.


"Semua pasti ada hikmahnya kalau kamu sama crisan jodoh kamu pasti akan bersatu kembali" kata kan galih kepada ku.


Aku hanya diam ya aku lelah bahkan sangat lelah untuk berbicara bahkan aku lelah dengan hidup ku saat ini. Tapi apa aku harus menyerah sampai di titik ini. Tapi perasaan ku saat ini sangat sakit bahkan rasanya sangat sesak dada ku sesak sekali sampai sampai rasanya tidak bisa bernafas aku bingung apa yang harus aku lakukan dengan perasaan ku saat ini.


Cukup lama kak galih mengantarkan ku pulang. Saat pulang aku pun langsung mandi dan tdiur tanpa makan malam ya karena aku sudah kenyang rasanya. Keesokannya aku sekolah, berkerja, lalu pulang saat di rumah aku langsung tidur itu sudah aku lakukan sekarang selama berhari hari bahkan aku lelah untuk berbicara dengan semua orang pikiran ku kacau hati ku lelah saat ini. Tiba tiba aku merasakan perut ku yang sakit aku hanya diam ya Karen saat ini aku harus berkerja agar aku bisa melupakan semuanya. Tapi tiba tiba saja semuanya menjadi hitam.


***


Saat aku bangun entah aku ada dimana tapi sebuah ruangan putih yang aku lihat dan di sekeliling ku semua orang ada. Semua teman teman crisna ada, orang tua ku, adik ku, orang tua Amelia, dan juga Amelia semua ada di sini aku bingung mereka semua tampak habis menangis.


"Aku dimana?* Kata ku kepada mereka bahkan suara ku snagat serak saat berbicara.


"Untunglah kamu sudah sadar Al. Kamu koma sudah 1 bulan ini" kata mama ku kepada ku.


Ya aku tak menyangka kalau aku akan koma. Tak lama kemudian suster dan dokter pun datang menghampiri ku mereka mulai memeriksa diri ku saat sedang diperiksa semua keluarga dan teman teman ku keluar ruangan. Cukup lama dokter itu memeriksa ku dia pun keluar setelah dokter keluar semua orang pun masuk mereka mengerubuni diri ku.


"Al kamu gak boleh seperti ini kamu harus kuat" kata Kaka Kevin kepada ku.


"Iya al, galih sudah cerita semua ke kita. Kita hadapi ini semua ya?" Kata Amelia kepada ku ya dia mulai menangis lagi lagi di begitu.


Betul kta mereka aku gak bisa sepeti ini ku harus kuat aku harus tunjukan kepada crisan dan juga ibunya kalau akubadalah perempuan yang kuat dan aku bisa hadapi semu ini. Ya aku harus belajar melupakan crisan dan memulai hidup baru.


"Iya" kata ku sambil tersenyum kepada mereka semua.


"Bagus itu baru anak papa" kata papa ku kepada ku smabil mengelus elus rambut ku.


"Kita buat dia membayar semuanya tapi sekarang kamu harus sembuh oke?" Kata marvan kepada aku.


"Iya" kata ku sambil menganggukan kepala dengan lemah ya karena badan ku saat ini masih snagat lemah.


Beberapa hari di rawat akhirnya aku boleh pulang ya karena aku harus sehat agar aku bisa membalaskan semua kepada crisan dan ibunya. Dan kami juga sudah membuat sebuah rencana saat aku di rumah skait. Rencana pertama aku akan jalanin dengan baik ya rencana pertama aku harus sekolah dengan biak dengan prestasi yang gemilang. Aku harus menjadi lulusan terbaik pertama di sekolah yang super super elit ini meskipun sulit tapi aku akan berjuang agar aku bisa tunjukkan ke crisan dan mamanya kalau aku bisa. Setelah itu aku pun akan mencari pekerjaan yang bagus. Ya aku pasti bisa dan ahrau bisa jadi mulai saat ini ku belajar dengan keras tanpa memikirkan hal lainnya untungnya selalu ada teman teman ku yang selalu mendukung ku.