
“austyn bilang kalau dia sebenarnya sudah menikah sama cewek
yang namanya aurel tapi dia kayak di jebak dengan pernikahan ini, waktu itu dia
mabuk lalu aurel datang padahal waktu itu dia gak minta jumput ke aurel tapi
minta jumput ke Jason. Setelah itu , mamanya austyn dengar kabar kalau aurel
hamil anak dari austyn mamanya jatuh sakit dia di rawat di rumah sakit ini
selama 3 minggu setelah sembuh ayah dari aurel ke rumah austyn untuk meminta
pertanggung jawaban austyn. Awalnya austyn gak mau tapi mamanya ngancam dia
kalau dia mau bunuh diri. Akhirnya dia mau waktu itu aku di ajak jalan-jalan
sama austyn itu 3 hari lagi adalah pernikahannya dengan aurel dan wanita yang
mendatangi kami saat di vilanya autyn itu aurel. Setelah itu austyn sekarang
gak boleh keluar kalau gak sama aurel jadi setiap keluar tanpa aurel perusahaan
austyn terancam bangkrut. Lalu austyn bilang sama aku kalau dia bakalan
nyelesaikan ini sebelum semuanya terlambat dan dia nyuruh aku untuk nunggu
austyn tentu saja aku gak mau dan aku bilang kalau aku mau putus sama dia, tapi
dia gak mau dan bilang dia bakalan buktiin kalau dia gak bersalah dan gak ada
hubungannya dengan bayi yang di kandung sama aurel. Aku bilang sama dia kalau
aurel itu sudah jodohnya tapi dia bilang kalau dia bakalan buktiin dan bakal
kembali sama aku setelah itu dia pergi gitu aja.” Kata ku kepada mereka
“kurang ajar tu anak, biar aku hajar dia?” kata Jason sambil meninggalkan kita
“JAS…JAS gak usah biarin ajah.” Kataku kepadanya Jason di tahan oleh ratna dan alzelfin
“aku cuman gak mau dia ganggu aku, itu aja.” Kataku kepada mereka
“aku jamin dia gak bakalan ganggu kamu seumur hidup kamu.” Kata alzelfin
“iya aku juga janji dia gak bakalan ganggu kamu lagi sya.” Kata Jason
“aku juga.” Kata ratna
“sudah lah gak usah di pikirin oke. Aku juga gak mau mikirin itu lagi.” Kataku kepada mereka
“oke gimana kalau kita liburan habis ini ke korea gimana.” Kata ratna
“aku boleh ikutm aku deh yang nyiapin buat tempat tinggal?” kata alzelfin
“boleh kok biar Jason ada tementnya. Dan aku juga gak jadi obat nyamuk.” Kata ku kepadanya
“oke kalau gitu, jadi kapan kita berangkat?” kata Jason
“gimana kalau bulan depan.” Kataku kepada mereka
“oke siap.” Kata mereka bertiga serempak
Setelah itu suster masuk membawakan makanan, alzelfin
mengambilkan makanan itu lalu memberikannya kepadaku setelah selesai makan aku
minum obat lalu tidur sebenarnya aku tidak tidur aku hanya menunggu mereka
semua tidur dan keluar. cukup lama sekitar 2 jam aku membuka mata aku melihat
alzelfin tidur di sofa lalu ratna dan juga tidur di sofa panjang aku turun dari
ranjang lalu berjalan ke arah jendela. Aku melihat ke arah gedung-gedung yang
menjulang tinggi banyak mobil yang masih berlalu lalang di jalan raya
bintang-bintang bertaburan di langit. Aku memang tak bisa bohong kalau
perasaanku saat ini sedang kacau balau. Hati yang masih merasakan sakit ketika
mengetahui orang yang di sayang bersama dengan orang lain dan untuk yang kedua
kalinya aku mengalami hal yang sama dengan laki-laki yang berbeda. Aku
menghadap ke langit memejamkan mata lalu berucap
“aku berharap suatu saat nanti aku akan menemukan laki-laki yang
bisa membuatku selalu bahagia dan bisa menjadi kepala rumah tangga yang
bertanggung jawab. Aku tak ingin mencintai laki-laki untuk yang ketiga kalinya
untuk di sakiti yang ke tiga kalinya juga amin.” Kataku dengan ucapan pelan
karena aku takut membangunkan alzelfin,ratna,dan juga Jason aku melihat ke
belakang ternyata mereka masih terlelap tidur cukup lama aku berdiri aku merasa
ngantuk aku naik ke atas tempat tidur lalu tidur.