
( Alecia )
Sekarang aku sedang dalam perjalanan menuju ke rumah sakit ya karena barusan kak Chelsea menelfon ku bahwa crisan sudah bangun dan dia mencari ku. Sebenarnya aku tak tega membiarkan bryan sendirian di rumah tapi aku takut kalau crisan nekad dan dia langsung mendatangi rumah ku aku tak mau itu terjadi ya karena Mama ku tak akan suka semua itu. Tak lama kemudian aku oun sampai di rumah skait setelah membayar aku oun turun dan langsung berjalan menuju ke kamar crisan. Saat sampai crisan sudah menunggu ku di depan pintu bahkan saat aku membuka pintu aku sampai kaget melihat crisan.
"Ke.... ke.... kenapa kamu berdiri di sini?" Kata ku kepada crisan.
"Kamu kemana aja aku kan sudah bilang ke kamu kalau kamu gak boleh kemana kemana sebelum aku bangun. Dan aku bangun itu harus ada kamu Al" kata crisan kepada ku tampaknya dia marah kepada aku oun berjalan melewati crisan dan menaruh tas ku di sofa.
"Aku butuh mandi dan makan cris. Jadi aku pulang soalnya Mama ku nelfon khawatir sama keadaan ku jadi aku pulang dulu ke rumah dan istirahat sebentar setelah itu kak Chelsea nelgon kalau kamu sudah ngamuk ngamuk nyarik aku. Cris kamu gak perlu ngelakuin hal seperti itu. Kamu tau kan kalau aku masih punya rumah jadi aku harus pulang cris. Sudah sekarang ayo kamu naik ke ranjang dan makan bubur kamu" kata ku kepada crisan.
"Oke tapi suapin oke?" Kata crisan smabil naik ke atas ranjangnya.
"Cris kamu sudah besar. Makan sendiri ya" kata ku kepada crisan ya karena hati ku dan otak ku menolak untuk menyuapi crisan.
"Gak aku gak mau. Kalau gak kamu suapin ya aku gak mau makan" kata crisan kepada ku
"Cris betul apa kata alrcia kamu sudah besar dan seharusnya kamu makan sendiri" kata kak Chelsea kepada crisan.
"Apa salahnya sih nyiapin pacarnya sendiri gak ada yang salah kan" kata crisan keoada ku dan kak Chelsea. Tentu saja salah kamu salah cris karena sudah minta di suapi oleh wanita yang sudah bukan pacar mu dan sekarang wanita yang kamu sebuf pacar mu itu sudah menjadi tunangan wanita lain. Ya rasanya aku ingin sekali mengatakan itu semua keoada crisan tapi aku tak ingin melukainya dan membuat kondisinya drop.
"Al aku mohon turuti saja permintaanya kali ini" kata kak Chelsea kepada ku
"Iya kak" kata ku kepada kak Chelsea
Setelah itu aju oun duduk di samping ranjang crisan laku mengambil mangkuk yang sudah ada buburnya. Aku pun mulai menyuapi bubur itu rasanya hati ku snagat berat sekali saat menyuapi crisan ya sedangkan bryan laki laki yang aku cinta dia ada di rumah sendirian bahkan aku tak tau dia sudah makan atau belum. Sebaiknya setelah ini aku menelfon bryan ya tapi mungkin dia masih tidur sebaiknya aku mengiriminya pesan agar dia menelfon ku nanti saat dia sudah bangun. Dia oasti sangat lelah setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang.
Tapi tadi pagi saat melihatnya datang dan memeluk diri ku hati ku merasa tenang dan juga aman ya di saat aku sedang dalam keadaan susah atau pun gelisah dia selalu datang dan membuat ku kembali tenang. Ya mungkin dia sudah mengubah diri ku yang dulu menjadi diri ku yang baru hari ini. Hati yang rapuh dulu sudah di susun dengan baik oleh bryan sehingga hati ini cukup teguh dan juga tangguh.
Setelah selesai menyuapi crisan aku oun memberikan obat crisan ya karena dia harus minum obat setelah selesai aku oun mulai mengupas buah. Pikiran ku kacau balau jadi aku hanya diam saja selama menyuapi dan mengupas buah ya karena rasanya hari ini aku ingin cepat cepat pulang dan memeluk bryan agar kekuatan ku kembali tapi aku tak bisa melakukannya. Crisan sedang membutuhkan ku.
"Kamu kenapa apa ada masalah?" Kata crisan keoada ku
"Gak kok gak ada" kata ku smabil terus mengupas buah buahan yang ada di depan ku.
"Terus kenapa kamu terus diam sejak tadi tanpa bicara apa pun ke aku. Apa kamu gak bahagia kalau hubungan kita sudah di restui sama Mama ku. Atau kamu sudah punya laki laki lain?" Kata crisan keoada ku smabil memegang tangan ku yang sedang memegang buah dan juga pisau
"Kamu ngomong apa cris. Gak kok gak gak gak gak ada laki laki lain. Aku habya kecapekan aja kok. Dan lagi pula aku bahagia kok hubungan kita sudah di restui sama ibu kamu" kata ku sambil tersenyum keoada crisan.
"Bener kan kamu gak bohong?" Kata crisan keoada ku.
"Iya aku gak bohong sudah ayo sekarang makan buah ini" kata ku kepada crisan sambil menaruh piring yang berisi buah yang sudah ju kupas di deoannya.
"Oke" kata crisan keoada ku.
Setelah itu aku kembali diam dan melihat crisan yang lahao memakan buah buah itu. Rasnaya aneh tapi saat ini aku benar benar ingin pulang dan bertemu dengan bryan. Aku pun mengambil hp laku mengirimkan SMS kepada bryan aku mengirimkan pesan kalau dia harus menelfon ku saat dia sudah bangun dari tidurnya. Setelah selesai mengirimkan pesan itu aku pun langsung menghapusnya ya karena ku tak ingin crisna tau maka itu akan membuat semua rencana rencana kita menjadi kacau balau. Setelah selesai aku oun menaruh hp ku kembali ke dalam tas.
Cukup lama aku merasa ingin ke belakang untuk membuang air kecil setelah mengatakannya aku oun ke kamar mandi. Setelah selesai aku oun keluar tapi saat aku membuka pintu aku melihat crisan memegang hp ku bahkan mengutak-atik atik hp ku ya mungkin dia memeriksa hp ku Untung saja sudah aku hapus. Setelah itu aku oun keluar dan ya crisan buru buru menaruh hp ku kembali ke dalam tas ku. Aku pun duduk di sofa bersama dengan Kaka Chelsea. Ya aku tak mengatakan apa apa toh aku tak merasa bersalah sudah mengirimkan pesan kepada tunangan ku.
"Kak kapan aku boleh pulang?" Kata crisan keoada Kaka Chelsea
"Nanti kakak tanya dokternya" kata Kaka Chelsea kepada crisan.
Setelah itu Kaka Chelsea pun berdiri dan langsung pergi. Ya dia akan ke dokter. Setelah itu aku berdiri dan mengambil hp ku yang ada di dalam tas. Aku takut kalau bryan akan menelfon dan crisan yang mengangkatnya jadi sambil menunggu Kaka Chelsea datang aku oun bermain game yang ada di hp ku tak lama kemudian Kaka Chelsea datang bersama dengan dokter dan juga beberapa susuter. Stelah di periksa dan dokter mengatakan kalau crisan baik baik saja dan dia sudah boleh pulang besok ya dengab syarat dia harus banyak banyak istirahat setelah itu kata dokter dia ingin berbicara kepada ku aku oun mengikutinya ke ruangannya.
"Iya ada apa dok?" Kata ku kepada dokter yang merawat crisan setelah sampai di ruangannya ya aku tak sendirian aku bersmaa dengan Kaka Chelsea.
"Apa kamu yang bernama alecia?" Kata dokter itu kepada ku.
"Iya dok benar" kata ku kepada dokter itu.
"Jadi berapa lama kira kira semua ini kan berlangsung dok?" Kata ku kepada dokter.
"Kejadian sepeti ini biasnaga berlangsung sekitar 10 - 12 bulan tapi bisa saja ini lebih lama atau pun sebentar semua tergantung ke ingin kuat crisan yang ingin ingatannya kembali. Jadi buat dia menjadi sangat snagat ingin mengingat masa lalunya ya bisa jadi mungkin dia akan mengingat semuanya jadi lebih cepat" kata dokter kepada ku.
"Selama itukah dok?" Kata ku kepada dokter sambil menundukkan kepala.
"Iya Kareena otaknya srkarang sangat sensitif jadi Kuta tidak bisa berharap terlalu cepat" kata dokter kepada ku.
"Baik dok. Kalau begitu saya permisi" kata ku kepada dokter.
"Oh dan satu lagi pastikan setiap dia mencari kamu. Kamu harus ada di sampingnya" kata dokter itu kepada ku.
"Baik dok" kata ku kepada dokter.
Setelah itu aku oun keluar dari ruangan dokter itu. Sepanjang jalan pikiran ku sangat kacau ya aku tak akan menyangka bahwa semua ini akan terjadi aku pikir semua ini akan berlaku dengan cepat tapi semua harapan ku punah seketika. Aku bingung apa yang ahrus aku katakan kepada bryan tentang yang di katakan oleh dokter barusan kepada ku. Aku merasakan kalau pundak ku di pegang oleh seseorang saat aku melihat ke arah tangan itu ternyata kak Chelsea.
"Ayo kita bicara sebentar" kata kak Chelsea kepada ku.
"Iya kak" kata ku kepada Kaka Chelsea.
Setelah itu aku dan Kaka Chelsea pun keluar dari rumah sakit Kuta duduk di taman yang tak jauh dari rumah sakit. Kak Chelsea sedang membeli minuman sedangkan aku di suruh menunggunya di sini. Aku bingung apa yang ahrus aju lakukan sekarang tapi apa aku harus merawat crisan selama itu tapi aku merasa aku tak akan sanggup jika harus menunggu selam aitu iya jika ingatan crisan kembali tapi bagaimana jika ingatan itu tak kembali. Aku tak ingin kembali ke dirinya aku hanya ingin bersama dengan bryan saat ini rasnaya air mata ku ingin jatuh tapi aku mencoba menahannya ya akrena aku tak ingin menangis di depan kak Chelsea. Kaka Chelsea memberikan sebuah kopi panas kepada ku aku oun menerimanya dan mulai meminumnya.
"Maaf sudah buat kamu susah Al" kata kak Chelsea keoada ku.
"Gak papa kok kak" kata ku kepada kak Chelsea sambil tersenyum ya aku paksakan untuk tersenyum.
"Sudah cukup Al. Kamu sudah di sakiti oleh crisan dan sekarang kamu mau ngerawat crisan dalam waktu yang lumayan lama. Sebaiknya kamu pergi aja aja. Gak papa kok ada aku amam dan teman temannya yang ngerawat crisan dan kami yakin kalau kami bisa merawatnya sampai sembuh. Jadi kamu gak usah susah susah buat ngerawat crisan. Hidup itu gak cukup hanya berdiam diri aja Al. Kamu juga harus nerusin kehidupan kamu" kata kak Chelsea kepada ku.
"Ini sudah takdir ku kak. Maka aku akan jalani ini dengan baik ya karena aku juga sudah janji bukan kalau aku akan ngerawat crisan sampai sembuh. Meskipun itu lama aku akan mencoba sebisa ku kak ngerawat crisan sampai sembuh. Ya walau pun itu sulit tapi ada bryan di samping ku yang akan selaku nguatin aku untuk hari hari ku yang berat" kata ku kepada da kak Chelsea.
"Makasih Al. Dan maaf ngerepotin kamu" kataa kak Chelsea keoada ku.
"Gak papa kok kak lagi pula dia butuh bantuan ku dan hanya aku yang bisa bantu crisan jadi gak masalah kok kak" kata ku kepada kak Chelsea sambil tersenyum ke arah kak Chelsea.
"Ayo kita kemabki ke rumah sakit. Mungkin crisan sudah mencari Kita" kata Kaka Chelsea keoada ku.
"Iya kak" kata ku kepada kak Chelsea.
Setelah itu kami pun berjalan kembali ke rumah sakit. Saat sampai di rumah sakit crisan sedang berbicara dengan teman temannya dan saat melihat ku dia langsung bertanya kepada ku.
"Jadi apa kata dokter Al?" Kata crisan keoada ku.
"Gak kok kata dokter kamu hanya butuh istirahat yang cukup aja" kata kunkepada crisan.
"Terus apa lagi?" Kata crisan keoada ku.
"Gak ada kok dokter hanya bilang itu" kata ku kepada crisan.
"Kalau gak ada lagi kenapa kalian perginya lama banget?" Kata crisan keoada ku dan juga kak Chelsea
"Cris tadi Kaka sama alecia beli minum dulu setelah dari ruangan dokter dan antriannya cukup panjang jadi ya kita lumayan lama di kantin tadi" kata kak Chelsea kepada crisan
"Oh gitu ya sudah berarti besok akus udah boleh pulang kan.?" Kata crisan keoada ku aku pun menganggukan kepala ku.
Setelah itu aku oun duduk kembali dengan Kaka Chelsea dia sofa sedangkan crisan sedang berbincang bincang dengan teman temannya dana ku merasa kalau hp ku bergetar aku oun mengeluarkan hp ku ternyata ada satu pesan dan kesan itu dari bryan dia mengatakan kalau dia tidak bisa menelfon ku karena dia akan merasa tak enak dengan crisan jadi kita hanya bertukar kabar lewat SMS saja. Ya senang rasanya bryan ada di saat aku butuh ya meskipun kita hanya bisa bertukar kabar lewat SMS saja. Tapi itu sudah cukup bagi ku dan hal itu sudah membuat ku senang dan juga bahagia.