Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 93


"Baik" kata ku kepada kurir itu.


Setelah itu aku emngambil buku yang di julukannya kepada ku. Aku pun menandatangani nya laku dia oun pamit untuk pergi aku bingung ini surat dari siapa ya karena tak ada nama pengirimnya.


"Dari siapa Al?" Kata Amelia keoada ku.


"Gak tau gak ada namanya" kata ku kepada Amelia smabil.emnbolak balik surat itu.


"Ya sudah coba di baca aja dulu aiap tau penting Al. Atau siapa tau aja itu dari Aiko ya kan" kata Amelia kepada ku.


"Iya juga sih" kata ku kepada Amelia.


Setelah itu aku pun membuka surat itu dan melihat pengirimnya betapa kagetnya aku kalau surat itu adalah surat dari crisan aku albgsung memasukan surat itu lagi dan menaruhnya di bawah bantal ya aku harus emmbacanya annti malam saja di saat semua orang sudah tidur.


"Dari siapa Al? Kok gak di baca?" Kata Amelia kepada ku.


"Iya dari Aiko, aku baca nantik aja deh sekarang aku pengen makan buat dulu" kata ku kepada Amelia ya aku terpaksa berbohong kalau tidak dia pasti akan merobek surat itu.


"Oh ya sudah nih makan" kata Amelia kepada ku smabil.embypdorkan piring yang berisi buah buahan yang sudah di kupas.


Setelah itu kami pun tidak lagi berbicara ya aku sibuk dengan pikiran ku sedniri. Buat apa crisan mengirimi ku surat aku sangat penasaran dengan apa isi dari surat itu tapi aku tak bisa membacanya di depan amelia ya dia pasti akan penasaran jika aku tak membicarakannya isi suratnya dan dia pasti akan emngambil dan membacanya juga sudah lah aku akan membacanya nantik malam saja.


****


Aku bangun tepat jam satu malam, aku bangun secara perlahan lahan ya agar tidak ada yang bangun aku melihat ke arah sekeliling ku ameli, bryan, Mama dan papa ku mereka sudah tidur dengan nyenyak. Aku mengambil surat itu dari bawah bantal ku aku oun mulai membuka lalu membaca isinya.


"Hai Al aku tau kamu sudah gak mau lagi berhubungan dengan aku tapi aku minta kamu baca surat ini. Aku menyesal dengan apa yang sudah aku perbuat ke kamu. Aku juga menyesal karena sudah buat kamu menderita dengn cara menculik kamu Al. Aku melakukan itu semua karena aku benar benar cinta dan gak mau kehilangan kamu. Tapi aku sadar kalau apa yang aku lakukan itu salah aku minta maaf Al. Setelah keluar dari kamar kamu waktu itu pikran ku terus mengingat ingat perkataan mu Al dan ya aku sadar kalau aku salah. Aku janji gak akan pernah nemuin kamu lagi, aku juga janji kalau setiap aku ketemu kamu akan akan menghindari kamu, dan aku juga janji gak akan ganggu kebahagian kamu sama bryan dan aku harap kalian selalu bahagia. Al maafin aku ya aku harap kamu mau maafin aku. Aku gak bisa berbuat apa apa aku hanya bisa buat kamu menderita ya dari awal perkenalan kita aku hanya buat kamu menderita dan gak pernha buat kamu bahagia tapi saat kamu sudah ebrtemu dengan bryan kebahagian kamu datang dan ya aku senang akan hal itu hanya saja beberapa saat yang lalu hati ku sempat tak terima kamu bahagia dengan laki laki lain. Tapi setelah di pikirkan dengan baik. Aku sadar kalau aku memang betul betul mencintai kamu aku pasti akan bahagia jika kamu juga bahagia ya meskipun itu gak sama aku tapi sama cowok lain. Al makasih sudah pernha mau jadi kekasih ku ya walau pun hanya sesaat aku bahagia bisa mengenal.kamu walau pun hanya sesaat. Aku berdoa pada Tuhan semoga hdiup kamu penuh dengan kebahagiaan dan juga ketenangan. Salam crisan "


Ya itu lah isi surat yang criaan berikan kepada ku aku menutup kembali surat itu aku bahagia akhirnya dia sadar akan hal itu dna aku tau siapa yang mengirimkan foto dan aalamt itu ya orang itu pasti dia crisan. Aku maafin dia ya meskipun dia sudah pernah berbuat jahat ke aku tapi aku senang dia akhirnya sadar dan mau memperbaiki semuanya sebelum terlambat. Aku hanya berharap dan berdoa semoga dia di sana bisa menemukan wanita yang mau berjuang dna mencintainya sama akhir memisahkannya tanpa terasa aku membaca surat itu dan akhirnya menangis. Aku pun mengusap air mata ku.. Aku oun menaruh surat itu di bawah bantal aku pun membetulkan tidur ku.


"Al" kata bryan kepada ku smabil berjalan ke arah ku rupanya dia sudah bangun sejak tadi


"Kamu gak tidur?" Kata ku kepada bryan.


"Tidur kok tapi aku sudah bangun dari tadi, jadi aju hanya diam dan liatin akmu baca surat itu .memangnya surat apa dan dari siapa?" Kata bryan kepada ku sambil mngelus elus rambut ku.


"Itu surat dari crisan dia hanya minta maaf aja kok, ini suratnya" kata ku kepada bryan sambil mengeluarkan surat itu dan memberikannya kepada bryan ya agar dia membacanya juga.


"Gak usah kamu simpen aku percaya kok sama kamu sayang" kata bryan kepada ku.


"Kamu gk masalah aku simpen surat dri crisan?" Kata ku kepada bryan.


"Gak kok" kata bryan kepada ku sambil tersenyum.


"Kenapa?" Kata ku kepada bryan ya aku bingung kenapa apa dia sudah tak memiliki perasaan lagi untuk diri ku.


"Sebelum aku ke vila itu aku ketemu sama crisan dia tampak kacau dan aku tau kalau dia yang audah nyulik kamu, akhirnya aku berhenti dan mukul dia sampai wajahnya hancur dan juga keluar darah aku marah sekali saat bertemu dengannya . Tapi aku bingung saat aku mukhl crisan dia hanya diam dan gak ngebalas pukulan ku akhirnya aku hanya diam dan duduk di sebelahnya. Aku tanya sama dia kenapa dia lakukan ini semua sampai tega melakukan semua ini awlanya dia diam tapi akhirnya dia bicara dia bilang kalau dia cinta dana sayang sama kamu ya aku tau aku sebagai calon suami kami gak terima dia bilang kalau dia masih cinta dan sayang sama kamu. Tapi dia bilang ke aku kalau dia benar benar tulus cinta dan sayang sama kamu tapi cintanya harus kandas karena keegoisan hati dan juga mamanya. Maka dari karena itu dia sampai tega memalkuakn ini semua dan akhirnya ngulik kamu. Tapi kamu tau sayang dia bilang kalau dia sadar kalau kamu itu sudah gak cinta lagi sama dia jadi segencar apa pun dia mencoba buat memisah kan kita tapi hati kamu hanya buat aku. Dia juga bilang kalau kamu bilang ke crisan kalau semuanya sudah berakhir hidup kamu dna mati kamu hanya buat aku dan keluarga kamu. Itu yang ngebuat crisan berubah pikiran dna akhirnya dia sadar kalau akmu memang hanya menderita mulai mengenal dirinya jadi ya dia mundur. Terakhir dia bilang kalau dia gak akan pernah ganggu hubungan kita lagi dan dia juga akan pergi jauh dari sini. " Kata bryan kepada ku sambil duduk di Kutai di depan ku.


"Dia bilang gitu?" Kata ku keoada bryan ya akubsedikit tak percaya saja.


"I ya dia bilang gitu setelah itu dia bangun dan pergi tanpa bilang apa apa lagi ke aku ya sudha aku langsung ng ke vila dan jumput kamu syaang" kata bryan kepada ku.


"Bagus lah kalau dia sudah sadar" kata ku kepada bryan.


"I ya" kata ku kepada bryan.


Setelah itu bryan membantu ku membaringkan tubuh ku dan membetulkan selimut yang ada di tubuh ku dia mencium kening ku laku emnyuruh ku tidur. Ya setelah itu dia kembali ke sofa.


***


Akhirnya aku boleh pulang ke rumah ya aku sudah snagat bosan di rumah sakit apa lagi aku tak bisa menekan makanan kesukaan ku dengan leluasa. Saat sampai di rumah tenyata Mama dan Tante ratna sudah memasak banyak sekali makanan makanan kesukaan ku aku tak mau di suruh istirahat aku oun langsung memakan semua yang di sediakan di meja ya bukan hanya aku saja yang makan tapi yang lainnya juga makan. Setelah selsai aku pun masuk ke kamar untuk istirahat.


****


Tak terasa sudah sebulan lamanya aku keluar dari rumah sakit dan sekarang ada lah hari pernikahan ku dengan bryan aku sudah selesai di dandani. Sekarang aku sedang bersama dengan Amelia Mama dan juga Tante ratna ya karena gaun yang di berikan Tante Ratna rusak dan tak bisa di pakai akhirnya Tante Ratna memberikan ku Agun yang lain ya meskipun sayang tapi gaun yang aku kenakan tak kalah indah dengan gaun yang dulu. Akhirnya hari ini sampai juga aku hanya diam bahkan tangan ku sudah berkeribgat dingin ya aku sangat gugup entah lah tapi aku merasa gugup dna juga panik. Aku sejak tadi duduk laku bangun ya terus begitu karena aku sangat gugup dan juga takut.


"Al coba kamu tenang aju capek liat akmu duduk lku berdiri gitu terus aku pusing capek juga liatinnya" kata Amelia kepada ku.


"Aku gugup jantung ku gak mau berhenti dag dig dug" kata ku kepada Amelia smabil ememgang dada ku.


"Iya aku tau sekarang akmu duduk dan ikutin aku oke" kata Amelia kepada ku smabil emembawa ku duduk. Aku oun mengangguk kan kepala ku.


"Sekarang akmu Tarok nafas" kata Amelia kepada ku aku pun memperagakannya.


"Sekarang buang dari mulut secara perlahan" kata Amelia lagi aku oun melakukan perintah Amelia.


"Lakukan hal itu sebanyak tiga kali" kata Amelia kepada ku.


Aku oun melakukannya dbenayk tiga kali Dan ya benar kata Amelia kakau aku menjadi sedikit lebih tenang Mama ku dan Tante Ratna yang melihat yhanya bisa tersenyum dan tertawa. Tak lama kemudian pintu kamar hotel terbuka tenyata papa ku yang masuk.


"Ayo sayang sudah waktunya" kata papa ku kepada ku.


"Iya pa" kata ku kepada ku.


"Sayang amma tunggu di altar ya kamu harus berani" kata Mama dan juga Tante Ratna kepada ku aku pun menjawab dengan anggukan saja.


Setelah itu Amelia embgambil bunga dan memberikannya kepada ku. Setelah itu dia berjalan terlebih dahulu ya karena dia pengantar pengantin wanita. Aku dna papa berjalan bergandengan tangan secara pelan pelan. Aku snagat gugup dan mungkin papa mebgetahui kegugupan ku alku dia berkata kalau setiap wanita yang akan menikah pasti akan gugup tapi ke dua orang tuanya akan lebih gugup apa lagi papa dari mempelai perempuan karena dia harus melepaskan gadis kecil yang dia besarkan untuk laki laki yang di pilihnya. Kata kata papa membuat ku tak bisa menahan air mata ku.


Aku oun ememluj papa dengan sangat erat ya tak lupa aku berterima kasih kepada papa ku karena sudah membesar kan diri ku dengan penuh kasih sayang selama ini. Setelah itu kami pun kembali berjalan tak lama kemudian kami sampai di depan altar semua tamu melihat ke arah ku tapi pandangan ku tertuju kepada bryan laki laki yang snagat tampan itu sudah beridir di depan ku dengan setelah jas yang membuatnya tambah tampan. Papa memberikan tangan ku kepada bryan bryan.pun menerima dan emmbawa ku ke depan pastur.


"Baik kita mulai acaranya" kata pastur itu ekpada ku kami semua pun mengangguk setuju.


"Baik bryan Edward Snowden danial apakah engkau bersedia selalu ada di samping alecia Elvina Aloysius dalam keadaan sakit mau oun sehat dan dalam keadaan senang mau oun susah?" Kata pastur itu kepada bryan.


"Saya bersedia" kata bryan kepada sang pastur dengan suara yang mantap.


"Baik dan engkau alecia Elvina Aloysius apakah engkau bersedia selaku ada di samping bryan Edward Snowden danial dalam keadaan sakit mau pun sehat dan juga dalam keadaan senang mau pun susah?" Kata pastur itu ekpada ku.


"Ya saya bersedia" kata ku kepada pastur sambil melihat ke arah bryan dan tersenyum.


"Baik saya resmikan sekarang kalian berdua adalah sepasang suami istri silahkan nak bryan mencium sang istri" kata pastur itu kepada ku.


Setelah itu bibir kami oun saking bertautan dan ya di iringi dengan. Tepukan tangan. Dari para tamu yang datang. Aku melepas ciuman kami dan melihat ke arah tamu Mama papa Amelia Tante ratna dan juga Om Edward menangis melihat kami sudah sah menjadi sepasang suami istri. Ya tentunya itu adalah tangisan bahagia. Aku juga bahagia bahwa sekarang aku sudah sah menjadi istri dari bryan. Dan aku yakin kalau dia akan membuat ku bahagia. Seklias dari pintu aku seprti melihat crisan tapi mungkin saja aku salah lihat. Sudah lah sekarang aku akan membuat kekuarga ku menjadi keluarga yang bahagia dna juga sempurna dengan beberapa ank yang lahir dari rahim ku sendiri.


Tambahan : Setiap penderitaan pasti akan ada akhirnya bagaimana pun penderitaan itu akan menerpa hidup kita tapi ingat lah kebahagian pasti akan datang di saat penderitaan itu hilang. Ya tak ada yang tau bagaimana kebahagian itu datang tapi percaya lah kalau kebahagian itu akan datang di saat yang gak kamu duga duga dan tak kamu sangka sangka. Mau oun itu dari shabat, teman atau kekasih sekali pun. Ingat jangan pernah putus asa dengan cinta teruslah berjuang untuk mempertahankan kan cinta mu agar tak ada penyesalan di kemudian hari. Karena jika kamu sudah melepaskan cinta sejati mu maka cinta itu tak akan pernah kembali meskipun kamu berkeinginan besar untuk mengembalikan cinta itu. Ya mungkin cinta itu akan kembali tapi tak ada yang sama dengan cinta untuk yang ke dua kalinya.