Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 67


“sudah tuan, ini silahkan lihat?” kata nya kepadaku lalu aku mengambil hp yang di berikannya kepada ku


“di video itu nona syasa sudah di buntuti dan di awasi sejak 5 hari terakhir sebelum nona syasa di culik tapi.” Katanya terhenti


“tapi kenapa?” kata ku penasaran


“di video 1 hari sebelum nona syasa di culik para penguntit itu tak mengawasi dan membuntuti nona syasa, tapi keesokannya dia datang dan langsung menculik nona syasa.” Kata detektif itu kepada ku


“baik kamu cari seterusnya sampai tau dimana keberadaan syasa.” Kata ku kepadanya


“baik, kalau begitu saya permisi dulu.” Katanya masih meninggalkan kami pergi


Setelah itu aku kembali melihat video yang tadi di berikan oleh detektif itu di dalam video itu syasa saat keluar dari


kampus sudah ada yang mengawasinya dan membuntuti syasa sampai ke halte bus dan di video yang terakhir laki laki itu datang saat syasa baru keluar dari kampus dan di belakang pohon dia bersembunyi sambil memakai penutup wajah aku tak bisa mengenali wajah laki laki itu karena gelap saat sudah menutup wajahnya laki laki itu menempelkan hpnya ke kupingnya tak lama kemudian dia berjalan mengendap endap ke arah syasa saat sampai dia langsung membekap syasa dan membawanya ke dalam mobil dan di mobil itu juga tak ada plat nomer.


Saat aku melihat video terakhir aku merasa sangat bersalah kepada syasa karena aku tak bisa mnejaga syasa dengan baik dan membuat syasa di culik bahkan sampai saat ini syasa masih tak di temukan “ aku berjanji jika dia syasa di temukan aku langsung menikahinya dan membuatnya bahagia bahkan aku tak akan pernah


meninggalkannya sendirian” itu janji ku aku berharap jika aku bisa bertemu dengan syasa secepatnya saat sedang berbaring memikirkan dimana keberadaan syasa tiba tiba hp ku berbunyi Aku mengambil hp ku dan melihat kea rah layar tapi tak ada nomer aku mengangkatnya


“halo?” kata ku lesu


“gimana rasanya kehilangan orang yang lo sayang? Sakit kan?” kata orang yang di telfon kepada ku dan itu membuat ku terkejut seketika membuat ku bangkit dari tidur ku


“siapa kamu? Dimana syasa?” kata ku kepadanya


“gak usah buru buru lah, sekarang yang perlu kamu lakukan itu menikmati kesengasaraan kamu tanpa adanya orang yang lo cintai di samping lo.” Katanya kepada ku dan ini membuat ku makin kesal


“dimana syasa?” kata ku kepadanya


“oh kamu mau dengar suara sayang ku baik baik tunggu aku bakalan kasih tau keadaan kamu.” Kata nya kepada ku dan aku mendengar suara langkah kaki


“al tolong aku al, aku takut al?” kata syasa sambil menangis


“sayang kamu dimana kami baik baik ajah kan?” kata ku panic mendengar suaranya


“iya aku gak papa aku cuman takut.” Kata syasa sambil sesegukan karena menangis


“kamu dimana sekarang?” kata ku kepadanya


“aku gak tau al, aku mohong tolong aku al?.” kata syasa kepada ku


“iya aku bakalan tolongin kamu.” Kata ku kepada syasa


“owhhhh cukup dulu ya sayang, aku cemburu loh kalau kamu bicara lama lama sama laki laki itu oke.” Kata laki laki di telfon


“siapa kamu sebenarnya, dan apa mau mu? Kamu mau uang harta aku kasih semua buat kamu tapi kamu lepasin syasa.” Kata ku kepadanya


“oh bener kamu mau ngasih apa yang aku mau?” kata laki laki itu


“iya apa pun itu?” kata ku kepadanya


“tapi sayangnya aku gak mau apa-apa aku hanya mau kamu menderita sama seperti yang aku rasakan saat kamu ngerebut syasa dari aku.” Katanya kepada ku


“siapa kamu?” kata ku kepadanya karena tidak mungkin kalau autyn karena sudah 1 minggu ini dia tidak pulang dan selalu membantu kami mencari syasa


“aku adalahhhhhhhhh……………… J.O.N.I.” katanya kepada ku itu membuatku kaget


“KURANG AJAH LO JON SEKARANG LEPASIN SYASA SEKARANG JUGA?” kata ku kepada joni aku sudah tak bisa menahan emosi ku lagi


“aduh takutttt. Tapi gue gak peduli jadi bye?” katanya kepada ku langsung mematikan telfon yang terhubung dengan ku


“AH SIALLLL?” kata ku sambil menjambak rambut ku


“jadi Joni yang nyulik syasa?” kata mama kepada ku


“iya ma.” Kata ku kepada mama


“pa kita harus gimana pa, mama takut syasa kenapa kenapa gimana donk ini pa?” kata mama kepada papa


“sudah gak papa, sekarang lebih baik panggil Dion kesini.” Kata papa kepada ku dan mama


“doni siapa itu pa?” kata ku bingung


“dia anak angkat kita dan dia haker terbaik di London, sekarang kita bisa panggil dia dan waktu Joni nelfon kamu lagi kita bisa lacak keberadaannya.” Kata papa kepada ku


“iya pa.” kata ku kepada papa


“ya sudah papa mau telfon dia dulu.” Kata papa sambil meninggalkan kami


Setelah itu papa pergi keluar untuk menelfon anak angkatnya yang bernama dion, tak lama kemudian papa masuk


“papa sudah masuk dan kebetulan dia ada disini, jadi kemungkinana 2 jam lagi dia sudah sampek disini?” kata papa kepada kami semua


“dion apa kabar?” kata papa sambil memeluk laki laki yang bernama dion itu


“baik pa, syasa mama pa?” katanya sambil melihat kesekeliling


“ini yang mau kami bicarakan sama kamu .” kata papa sambil mengajak dion duduk


“apa emangnya pa ma?” kata dion penasaran


“tapi sebelum itu kenalin dulu ini ratna sahabat syasa kamu tau kan sudah terus ini suaminya ratna Jason lalu autyn


temennya sayasa dan yang ini alzelfin calon suaminya syasa?” kata papa kepada dion


“CALON SUAMI?” katanya dengan nada bicara yang sangat keras


“iya kenapa?” kata mamabingung dengan kelakukan dion


“oh gak papa kok ma, setau ku dulu syasa mw menikah sama joni tapi gakjadi.” Kata dion kepada papa


“iya ya sudah itu bahas nanti jah dulu oke? Sekarang kita ada perlu penting banget sama kamu?” kata papa kepada dion dengan sangat serius


“iya ada perlu apa pa?” kata dion penasaran


“syasa di culik.” Kata papa kepadanya


“papa pasti bercanda kan?” kata dion tak percaya


“papa serius dion, syasa di culik sama joni papa mau minta bantuan kamu buat ngelacak keberadaan syasa tapi hp syasa sekarang ada sama kita dan satu satunya harapan kita adalah saat joni nelfon alzelfin kamu langsung lacak dimana keberadaannya gimana bisa?” kata papa


“iya bisa tapi gimana ceritanya kok syasa sampek bisa di culik?” kata dion penasaran


“ceritanya panjang nantik papa ceritakan sama kamu.” Kata papa kepada dion


“oke kalau gitu apa kamu bisa lacak nomer yang di sembunyikan?”kata ku kepada dion


“kalau itu aku gak bisa itu hanya bisa di lacak sama agen FBI.” Kata dion kepada ku


“gini nantik saat joni nelfon kalau bisa kamu ulur waku ya sekitar 1 menit kamu bicara sebisa mungkin untuk ngulur waktu saat itu aku akan mulai ngacak nomernya dan cari tau keberadaannya?” kata dion kepada ku


“oke aku setuju.” Kata ku kepada dion


Setelah itu kami menunggu telfon dari joni 1jam,2,jam,3jam,sampai 10 jam joni masih belum menelfon juga awalnya kami pasrah tapi mama mengatakan kalau kita tak boleh menyerah karena syasa di sana sangat butuh pertolongan kita kata mama dan itu membuat ku menjadi semangat lagi karena aku harus berusaha untuk menyelamatkan calon istri ku.


Tanpa terasa 1 bulan sudah berlalu dan joni masih belum menlfon juga dan polisis serta detektiv juga masih tak menemukan keberadaan syasa saat ini. Sekarang aku ada di kantor menghadap ke arah kota yang penuh dengan bangunana bangunan tinggi dan megah


“kamu dimana sayang? Apa kamu gak kangen sama aku, ini sudah 1 bulan sejak kamu menghilang aku khawatir banget sama kamu dan aku berharap kalau kamu akan baik baik saja di luar sana sya. Aku janji saat kita sudah menemukan kamu aku akan jaga kamu segenap jiwa dan raga ku dan aku janji akan ngebuat kamu selalu merasa aman dan damai. Sayang kamu dimana sekarang? Gimana keadaan mu sekarang?” kata ku berbicara kepada diri ku sendiri


Aku sangat berharap kalau saat aku pulang aku bisa melihat syasa sedang menunggu kepulangan ku tapi saat aku sampai di apartement tak wajah orang yang aku tunggu tunggu membuat ku sangat lelah dengan hidup ini dan rasanya hidup ku sangat hampa. Setelah menunggu beberapa tahun akhirnya kita di pisahkan juga dengan keadaan seperti ini. Saat aku berbaring di atas ranjang biasanya aku memeluk syasa dan biasanya kami sudah


SAH menjadi suami istri sekarang tapi semua itu tertunda karena kegilaan joni padahal dia dulu yang menghianati syasa dan kenapa sekarang dia kembali mengejar ngejar syasa bahkan dia sampai membuat perusahaan yang aku bangun dengan susah payah akan di hancurkannya dalam sekejap aku tak peduli dengan perusahaan ku tapi dia sudah mengambil harta paling berharga di dalam diri ku yaitu syasa


Hari ini aku kembali ke rutinitas ku kerja pulang tidur. Saat kerja yang aku fikirkan hanya syasa saja karena aku sangat sangat khawatir dengan keadannya andai aku bisa memutar waktu hari itu aku akan datang lebih awal ke kampusnya padahal saat itu aku sudah berniat untuk datang lebih awal ke kampunya tapi sesuatu terjadi di perusahaan sampai sampai aku tak bisa menjumputnya lebih awal.


Mama papa dan mami papi sekarang tinggal di rumah untuk menunggu kabar perkermbangan tentang syasa bahkan dion,ratna, Jason serta autyn setiap hari ke rumah saat pagi dan pulang saat malam hari tapi tetap saja tak ada kabar apa pun tentang keberadaan syasa. Bahkan kami sudah mendatangi ke rumah joni yang ada di London tapi saat sampai kami hanya bertemu dengan orang tuanya dan istrinya bahkan mereka sudah tak menganggap joni sebagai anaknya sejak 2 bulan yang lalu katanya kami bertanya alamat saat ini yang di tinggali oleh joni tapi saat kami pergi ke alamt itu ternyata rumah itu juga sudah kosong sejak 6 minggu terakhir.


Saat ini kami sedang memasang iklan dan poster tentang hilangnya syasa dan joni yang menjadi seorang buruan polisi dan kami berharap jika ada orang yang melihat iklat atau poter ini dan melihat wajah syasa atau joni bisa langsung menghubungi kami. Tapi sejak poter dan iklan itu di pajang dan di tayang kan di televise masih tak ada kabar apa pun tentang syasa padahal ini sudah 1 minggu dan ini membuat ku sangat pusing


Hari ini aku hanya berdiam diri di apartement saat ada yang memencet bell mama membukanya aku tak tau siapa karena aku sudah sangat lelah dengan pikiran ku yang masih tertuju kepada syasa dengan sebuah jawaban yang tak pasti


“sayang ini ada yang lihat joni.” Kata mama membuat kamu langsung berkumpul di ruang tengah sekaligus


“kamu lihat dia dimana?” kata ku tak sabar


“di supermarket tempat saya berkerja sudah 1 bulan terakhir setiap minggu dia selalu datang ke super market tempat saya berkerja dan ini video CCTVnya.” Katanya sambil menyerahkan hpnya kepada ku


“kamu tau laki laki ini kemana?” kata ku kepadanya


“dan iya ini betul joni.” Kata ku kepada nya


“setiap datang dia selalu datang dan pergi dari arah yang berbeda tapi saat terakhir dia berbelanja ke super market dia membawa banyak sekali makanan cepat saji dan sebuah pisau?” katanya kepada ku dan itu tampah membuat ku khawatir


“kenapa kamu gak langsung beritahu kami saat itu?” kata ku kepadanya


“saya baru tau kemarin saat di melihat TV, jadi begitu tau saya langsung kemari untuk memberitahukannya.” Katanya kepada ku


Setelah itu aku,Jason,dion,austyn dan laki laki pelayan super market itu menuju ke super marketnya tempat berkerja, saat sampai kami semua langsung berpencar untuk mencari keberadaan syasa tapi tetap saja tak ada hasil bahkan kami sudah memasuki sebuah gudang yang tak berpenghuni dan hanya ada bekas makanan dan ranjang yang sangat lusuh saja. Setelah itu kami keluar untuk mencari lagi di sekitar tempat itu tapi tetap


saja kami masih tak menemukan keberadaan saya jadi kami memutuskan untuk kembali ke apartement karena ini juga sudah jam 3 dini hari. Saat sampai mama dan mami bertanya keberadaan syasa tapi kami hanya bisa diam seribu bahasa menanggapi pertanyaan mereka karena jawbannya akan sama saja dan aku berharap


pertanyaan itu aku sanggup menjawabnya dengan gembira sambil mengatakan kalau syasa sudah pulang tapi tetap saja aku tak tau kapan akan mengucapkan kata kata itu dan bertemu lagi dengan wanita yang aku cintai.


Sekarang aku hanya berharap kepada tuhan dia akan membantu ku menemukan keberadaan syasa saat ini dan agar tuhan menjaganya agar tetap sehat apa lagi tadi kata laki laki itu joni membawa sebuah pisau aku berharap itu bukan untuk syasa kalau sampai terjadi sesuatu aku tak akan pernah memaafkannya.