
Setelah
austyn dan Jason memberikan perintah anak buah mereka langsung keluar dan
berlari setelah itu aku, Jason, dan austyn kembali ke apartementku dan syasa
berharap bahwa saat sampai di apartement kami melihat syasa, aku merasa sangat
bersalah ini semua salahku. Kenapa aku harus memaksakan kehendakku kepada syasa
tapi aku hanya ingin dia bahagia itu saja aku tak menyangka akhirnya akan
seperti ini, jika aku tau akan seperti ini aku tak akan memaksakan kehendakku.
Tiba-tiba ada yang memeluk bahuku aku melihat ke sebelah kanan ku dan yang
memelukku itu Jason
“tenang
syasa akan baik-baik saja dan sebentar lagi pasti aka nada kabar tentang syasa,
setelah kita tau dimana dia kita langsung jumput dia?” kata Jason menenangkanku
“ini
semua salahku aku gak harusnya mengungkit itu?” kataku bingung
“sudah
tenang saja?” kata Jason
“tapi
gimana kalau dia gak ketemu dan gimana kalau dia sampek kenapa-kenapa?” kataku
kepada Jason
“stttt
udah tenang semua bakalan baik-baik saja kok aku yakin itu?” kata Jason
Aku
tak menjawab pertanyaan Jason aku hanya berharap bahwa apa yang dikatakan oleh
Jason itu semua benar kalau syasa akan baik-baik saja. Tanpa terasa sudah 3
hari berlalu dan syasa masih belum ditemukananak buah austyn dan Jason pun
belum menemukan syasa dimana, aku semakin bingung dan aku sangat-sangat
khawatir dengan syasa apa yang harus aku katakana jika orang tua syasa ke sini
dan bertanya kepadaku dimana anaknya, semua ini membuatku pusing dan aku
bingung apa yang harus aku lakukan. Pintu apartement berbunyi seperti seseorang
akan masuk memencet nomer kunci mungkin anak buah austyn dan Jason yang akan
mengatakan bahwa mereka masih belum menemukan syasa, dan ini semua membuatku
sangat lelah aku berjanji jika syasa pulang aku tak akan memaksakan kehendakku
aku akan biarkan dia memilih kebahagiannya sendiri.
“mmm
kalian semua kenapa?” kata orang yang masuk aku kenal suara ini
Saat
aku menoleh aku melihat syasa dia melihat aku Jason dan austyn dengan heran,
aku tak berfikir panjang aku langsung berlari kepadanya dan memeluk syasa
“kamu
kemana aja sya, aku khawatir sama kamu?” kataku sambil memeluk syasa
“aku
disini kok gak kemana-kemana?” kata syasa
“kamu
baik-baik aja kan, kamu tau aku takut banget kamu kenapa kenapa?” kataku sambil
menangis
“kamu
gak papa kan sya, kamu baik-baik ajah kan saya? Ada yang lecet ngak mau ke
rumah sakit sekarang?’ kata austyn setelah melihat syasa karena tadi austyn ke
kamar mandi
“aku
baik-baik aja kok ngapain ke rumah sakit?” kata syasa
kenapa?” kata syasa bingung
“kita
khawatir sama kamu tiba-tiba aja kamu hilang gitu ajah selama 3 hari?” kataku
“sudah
aku kan sudah balek aku juga baik-baik aja kok malah orang yang ketemu aku dia
baik banget?” kata syasa
“ya
sudah kamu istirahat dulu deh nantik kamu baru cerita sama kita kamu gimana
selama 3 hari ini?’ kata Jason
“aku
sudah enak banget kok aku gak butuh istirahat?’ kata syasa
“ya
sudah ayo duduk, dulu kamu cerita sama kita gimana kamu selama 3 hari ini?”
kata austyn
Aku,
Jason, syasa, dan austyn pun berjalan ke sofa depan TV,
“jadi
gimana?” kataku tak sabar
“oh
waktu itu perasaanku kacau banget, dari perpustakaan aku pulang tapi saat di
jalan aku pengen hilangin perasaanku yang kacau balau, jadi aku masuk ke bar
aku kelupaan waktu kerena minum bir aku pusing banget, waktu aku liat jam
ternyata sudah tengah malam aku berniat nelfon kamu minta jumput tapi handphone
aku mati kehabisan baterai aku jalan keluar dari bar itu, tapi aku waktu itu
kayak nabrak sesuatu dan tiba-tiba ajah semua gelap. Pas aku bangun aku ada di
ruangan yang mewah banget di sampingku ada cowok dia rambutnya rapi banget pas
waktu aku lihat dia dia tanyak aku gimana perasaanku, aku bilang kalau aku
baik-baik aja, aku Tanya ke orang itu aku dimana dia bilang aku ada di rumahnya
setelah itu aku bilang mau pulang tapi waktu aku berdiri kepala ku pusing
banget, dia bilang nyuruh aku tidur soalnya aku deman katanya?” kata syasa
“
kamu kan gak bisa minum, kalau kamu minum kamu pasti demam?” kataku
“iya
aku tau, setelah itu dia ngerawat aku setelah 3 hari aku mau bilang ke dia
kalau aku mau pulang, dia bilang bakalan nganterin aku tapi waktu aku sudah mau
masuk mobil hp dia bunyi dan dia bilang kalau dia ada keperluan mendadak jadi
harus pergi, jadi aku di antar deh kesini sama sopirnya?” kata syasa
“siapa
nama laki-laki itu?” kata austyn
“mmm
siapa ya aku lupa,, mmmm oh aku inget Alzelfin namanya?” kataku
“mmmm
ya sudah kamu tidur ajah dulu?” kataku
“mmm
ya sudah aku masuk dulu ya?” kata syasa
Setelah
itu Jason dan autyn pamit untuk pulang karena 3 hari ini mereka tidak pulang,
setelah mereka pulang perutku bunyi aku baru ingat kalau 2 hari ini aku masih
belum makan apa-apa aku hanya minum air saja. Stelah itu aku pesan makanan dan
minuman cepat saji.