Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 13


"Iya aku harap gak terjadi seprti itu " kata adeva kepada ku di lihat dari wjahanya dia tampak sungguh sungguh dnegan ucapannya.


"Iya " kata ku kepada Adeva.


Ya aku tak tau harus mengatakan apa lagi kalau sampai Tristan yang membunuh ke dua orang tua Adeva entah lah aku sendiri tak tau apa yang harus aku lakukan. Aku mencintai adeva aku ingin memilikinya dna ya aku ingin melihat kehancuran Tristan tapi untuk melihat wnaita yang aku cinta akhiri hidupnya sendiri aku rasa aku tak sanggup. Ya sebaiknya jika itu yang terjadi aku tak akan memberitahukannya kepada Adeva. Dan aku harap bukan Tristan yang membunuh keluarga Adeva ya aku harap begitu semoga saja.


****


Satu Minggu berlalu dengan cepat sekarang aku snagat sibuk di kantor ya tiba tiba saja pintu kantor ku di ketuk aku pun menyuruhnya masuk ya siapa lagi kalau bukan sekretaris ku memberitahukan masalah meeting yang akan di adakan bebebrapa menit lagi. Ya itu pasti dia tanpa melihat ke arah sekertaris ku akunpun mengatakan kepadanya kalau aju mengingat jadwal meeting ku dan emnyuruh ya untuk kembali ke mejanya.


"Maaf tuan tapi saya Roberto" katanya kepada ku aku pun langsung menghentikan perkerjaan ku dan labgsung melihat ke asal suara itu dan ya betul saja itu adalah Roberto.


"Oh kamu silahkan duduk " kata ku kepada Roberto sebelum itu aju menyimpan duku pekerjaan ku dan menutup telfon ku.


"Terima kasih tuan " kata Roberto kepada ku sambil duduk di depan ku denfan snagat sopan ya meskipun dia jauh lebih tua dari ku tapi dia sbagat sopan kepada ku dan dia juga menghormati diri ku begitu oun diri ku kepada nya.


"Gimana sudah ada titik jelas soal masalah pembunuhan itu ?" Kata ku kepada Roberto


"Iya tuan, ini berkas berkas tentang pembunuhan itu, awalnya snagat susah untuk di temukan karena bebebrapa orang ya dari bebebrapa kalangan mafia menutupi masalah ini dna ya ada yang sudah menghapus jejak tentang pembunuhan ini tapi saya berhasil mendapatkan informasi nya sedatail mungkin. Dan ya ini yang Anda inginkan tuan " kata Roberto keoada ku dambik memberikan sebuah berkas keoada ku.


"Bagus tapi sesuai yang aju mau kan, gak ada yang tau tentang masalah penyelidikan pembunuhan ini ?' kata ku keoada Roberto


" Saya mencari tau semuanya secara bersih tuan jadi tak akan ada satu orang pun yang tau tentang saya yang menyelidiki tentang kasusu pembunuhan itu " kata Roberto kepada ku di lihat dari wajahnya dia terlihat sungguh sungguh dengan perkataannya ya dia memang bisa di percaya dan juga memang bisa untuk di andalkan.


"Bagus kalau gitu sekarang akmu boleh cuti dua hari, silahkan temui keluarga ku dan istirahat bersama keluarga mu, dan aku mau kamu kembali lagi Senin untuk melakukan pekerjaan kamu seprti biasanya " kata ku kepada Roberto


"Baik tuan terima kasih banyak " kata Roberto kepada ku.


Setelah itu dia oun pergi ya dia memang masih memiliki keluarga yang sama di kita ini dia memiliki dua orang anak ya aku tau karena dia sering sekali menceritakan tentang ke dua anaknya dan juga istrinya bahkan dia saat Roberto rindu dengan keluarganya dia pasti menceritakannya kepada ku ya aku oun mengizinkannya untuk pulang. Dan sekarang sudha hampir satu bulan lamanya dia tak bertemu drngan keluarganya jadi aju memberikan cuti dua hari sekaligus liburnya ya jadi dia tak berkerja selama empat hari.


Biasanya dia akan mengunjungi keluarganya fi haru Sabtu dan Minggu tapi karena sedang menyelidiki kasusu ini dia tak di perbolehkan untuk libur terlebih dahulu oleh ku ya aku melakukan itu semua Adeva ya entah kenapa aku ingin sekali cepat cepat emnberikan hasil penyelidikan ku aku oun mengambil hp ku hendak menelfon afeva tapi aku mematikan hp ku yang sedang menelfon Adeva ya untungnya telfon itu belum terhubung dengan Deva. Ya aku harus emmbacanya dulu siapa dalang di balik pembunuhan keluarga Adeva itu siapa tau aku bisa membantunya membalaskan dendam kepada keluarga sang pembunuh.


Aku pun mulai membaca berkas berkas itu makin aju membacanya makin aku tak percaya ya aku tak percaya dnegan apa yang aju baca saat ini. Pembunuh dari keluarga Adeva adalah Tristan ya apa yang aju takut kan akhirnya terjadi juga dan ya aku tau resikonya jika aku rmnberitahukan hak ini kepada adeva ya dia mengatakannya sendiri kepada ku kakau sampai Tristan yang membunuh keluarganya dan itu terbukti maka dia akan mengakhiri hidupnya dan aju tak mau hal itu terjadi keoada wanita yang aju cintai. Karena tak percaya ku dengan hasil penyelidikan Roberto aku oun menelfonnya tak butuh waktu lama akhirnya dia mengangkat telfon ku.


"Iya tuan ada yang bisa saya bantu ?' kata robekepada ku sangat mengangkat telfon dari ku.


"Apa kamu gak salah tentang laporan yang baru saja kamu berikan kepada ku ?" Kata ju keoada Roberto


"Tidak tuan itu asli hasil dari penyelidikan saya dan itu informasi yang relevan saya dapatkan tuan " kata Roberto keoada ku.


"Ya sudah kalau begitu " kata ku keoada Roberto


Setelah itu aku oun mematikan telfonnya ya aju masih tak percaya karena Tristan lah yang sudah membunuh ke dua orang tua Adeva, aku bingung apa yang ahrus aju lakukan saat ini ya pikiran ku kacau balau saat ini. Aku mencoba melupakannya dan fokus ke kerjaan ku tapi tetap saja hasilnya nihil ku tetap saja memikirkannya. Aku menutup leptop ku dengan keras Aya ku bingung sekali sekarang aku ingin memberitahukan hal ini kepada afeva ya agar Adeva bisa berpaling ke pelukan ku fan juag meninggalkan Tristan dan aju pasti akan mendapatkan sebagaina besar wilayah yang dia punya febgan mudah tapi di sisi lain jika aku memberitahukan kebenarannya kepada Adeva dia pasti tak akan terima dan labgsung bunuh diri ya aku tak mau hal itu terjadi dan aku juga pasti tak akan em dapatkan apa apa untuk itu ya mungkin aku bisa mendapatkan beberapa wilayah dengan sangat gampangnya tapi untuk kehilangan Adeva aju masih belum siap akan hal itu.


Meskipun aku tau kalau Reva adalah kekasih Tristan tapi aku sudah terlanjur mencintainya ya meskipun aju mencintainya dalam diam tapi aku tak ingin sesuatu yang buruk terjadi ekpada Adeva. Apa lagi Deva ingin rmmlaskan dendam ke dua orang tuanya tapi laki laki yang membunuh keluarganya afalah laki laki yang di lihatnya setiap hari fan juga laki laki yang sangat sangat di cintai nya. Hal ini membuat ku di lema aju makin bingung aku harus melakukan apa. Tiba tiba hp ku berdering aku melihatnya sekulas dan ya aku terpaku karena drva menelfon ku bagaimana jika dia bertanya tentang penyelidikan itu aju harus menjawab apa kepadanya. Aku pun mengangkat telfon dari Adeva.


" Iya Dev ada apa ?" Kata ju keoada aafeva saat mengangkat telfonnya.


"Rico ?" Kata Adeva memanggil diri ku.


"Hemmm iya apa ?" Kata ju kepada Adeva.


" Hmmmmmm kamu lagi sibuk ya ?" Kata Adeva kepada ku.


"Ngak kok aku gak lagi sibuk , maaf gak nyambung tapi aju ada sedikit masalah " kata ku keoada Adeva.


"Pasti maaslaha sama musuh kantor kamu itu ya ?" Kata Adeva kepada ku ya aku memang ada maslaha dengan Tristan dna ini semua menyangkut kamu Dev tapi aku gak bisa bilang ke kamu.


"Iya gitu lah " kata ku keoada Adeva.


"Maaf ya kalau aju ganggu kamu " kata Adeva kepada ku.


"Gak kok kamu gak ganggu, oiya apa kata kamu tadi ?" Kata ju ekpada Adeva.


"Sudah lah gak usah di pikirin sekarang kamu fojus aja afuku sama urusan kamu dna musuh kamu nanatik kakau kamu sudah tenang kamu telfon aju lagi aja ' kata afeva kepada ku.


"Gak papa kok lagian aku gak keganggu jadi ayo bilang da apa ?" Kata ju keoada Adeva.


"Gimana kamu sudah Nemu informasi soal kasusu pembunuhan itu ?' kata Adeva kepada ku.


"Maaf ya aku belum bisa nemuin dan setiaoa ku tanya sma aoengaeal ku hasilnya selalu nihil dan sampai saat ini hasilnya juga sama " kata ku keoada Adeva ya aju terpaksa berbohong kepadanya karena aku tak ingin dia melukai diri ya sendiri karena itu sama saja dengan dia melukai hati ju.


" Oh gitu ya, hemmm ya sudah gak papa kok lagi pula kamu kan juga sudha berusaha buat bantu aku" kata Adeva kepada ku.


"Iya maaf ya aju gak bida bantu kamu Dengan baik soalnya kasusu ini benar benar sekana akan hilang tanpa jejak drv " kata ku kepada Adeva ya aku ahrus berbohong saat ini keoada Adeva tapi suatu saat nanti aku janji ya aku pasti akan memberitahukan semuanya keoada adev aaju ajnji akan hal itu. Tapi untuk sekarang biarkan dulu dia bahagia bersama dengan Tristan yang penting Tristan tak menyakiti Adeva itu sudah cukup bagi ku.


" I ya gak papa kok adalah aku yang gak enak dan akamu soalnya sudha tanya terus ke aknau " kata adeva keoada ku.


"Gak papa kok lagi pula kan aku yang janji mau bantu kamu cari siapa pembunuh itu " kata ku keoada Adeva.


"I ya ya sudah ya kakau gitu kamu lanjutin kerjaan kamu duku aku masih harus ke kantor kekasih ku sebentar lagi " kata adeva keoada ku.


" Oh oke " kata ku keoada Adeva.


Setelah itu aju oun mematikan telfonnya ya aju tak bisa bicara banyak kepada Adeva. Aku mengambil hp ku dna menelfon supir ku dan emngatakankalau aju akan pulang. Aku oun bergegas ke lobi saat sampai di lobi kantor sopir ku sudah menunggu bersama drngan mobil ku. Aku oun mengatakan kakau Kuta trrus pulang. Sepanjang perjalanan. Ku hanya diam saja aya akrena aku bingung snagat snagat bingung apa yang ahrus aju lakukan aju tak tau lagi gimana Mada deoan Adeva jika dia tau yabgs sebenarnya di saat dia dna juga Tristan sudah menikah nanti entah lah memikirkan ini sjaa sudah membuat ku pusing dan juga lelah. Aku menyenderkan kepala ku di kursi mobil ya rasnaya keoada ku snagat berat saat ini.


Saat sampai di rumaha ku alngsung menjadi dan emgutur badan ku rmbgunakan air dingin agar para pikirkan ku dingin tapi percuma saja semuanya amsih melekat di otak ku dnegan jelas apa lagi berkas yabgs ejak tadi aku pegang ini.


Aku berjalan ke arah ruang kerja ku ya di sini aju menyimpan sebuah brangkas aku menyimpan dokuenbt itu bersama drbgan sfojuembt dokumen penting lainnya. Ya untuk saat ini aku tak akan memberitahukannya kepada adeva tapi suatu saat nanti aku pasti akan memberitahukannya kepada adev tentang siaoa pembunuh keluarganya sebbearbya dan saat itu tiba aku tak akan membiarkan Adeva menyakiti dirinya sendiri. Dan aku pasti akan membantunya untuk membalaskan denfamnya kepada tristan dan aju juga jnji kakau hal itu tak akan tejadi sampai mereka menikah ya bahkan sebelum Mereka tunangan oun aju pasti sudah akan memberitahukannya kepada adeva.


Aku dudun di kursi ku dan berfikir bagaimana bisa dia membunuh keluarga adeva ya wnaita yang di cintai nya apa mungkin Tristan tidak tau soal maslaha pembunuhan itu tapi kata afeva saat di restoran dia sudah mengatakannya ekoada kekasihnya dba ya kekasihnya adalah Tristan dan mustahil bagi Tristan tak mengetahui tentang hal ini. Di oasti tau akan hal ini tapi dia menyembunyikannya ya mungkin sjaa begitu. Tapi mengapa dia membunuh keluarga Adeva tapi kenaoa ahuga dia mau dekat dengan Adeva bahkan sampai menjadi kan afeva sebagai kekasihnya pasti ada rahasia juga di balik semua ini. Tapi apa aku k3nal sekali siapa Tristan itu dia terkenal tiada ampun apa mungkin dia mendekati adeva dna menjadikan Adeva sebagai kekasihbya hanya untuk menuntaskan pembunuhan itu dan dia akan membunuh adeva juga nanti tapi setau ku dia tak pernah mengajak wanita ke rumahnya apa lagi sampai emmbiarkanbya tinggal di rumahnya sampai berbulan-bulan bulan lamanya tapi ini abeh Adeva di biarkan tinggal di rumahnya. Entah lah tapi saat aku memikirkan semua ini aju malah makin pusing dan juga bingung drngan semua ini. Ya sebaiknya aju tak perlu memikirkannya lagi lagi pula aku sudah memegang rahasia besarnya.