
( Crisan )
Saat tau kalau alecia sudah tak bisa lagi kembali ke sisi ku hidup ku bagaikan tak berarti lagi sudah bebebrapa Minggu ini aku tak pernah merawat diri ku sendiri ya biarkan saja untuk apa aku merawat diri ku jika wanita yang aku cintai tak bisa aku miliki. Setiap hari kerjaan ku hanya pergi ke bar dan minum minum ya aku bisa lakukan apa saja bahkan aku tak kekurangan uang aku bisa melakukan apa pun yang aku mau tapi aku hanya tak bisa memiliki wanita yang aku cintai. Bahkan semua teman Teman ku sudah mengingatkan diri ku tapi tetap saja aku tak bisa. Sekarang aku sedang dalam perjalanan pulang ke rumah ya tadi aku ada di bar tapi marvan menjumput ku dan memaksa ku untuk pulang mau tak mau aku pun pulang. Tak lama kemudian kami pun sampai di rumah. Aku turun dan langsung masuk ke kamar saat sampai di kamar aku kaget ya aku kaget sekaligus marah karena kamar ku bersih dari botol botol minuman.
" Siapa yang berani membersihkan kamar ku?" Kata ku kepada para pelayan tapi tak ada satu pun pelayan yang menjawab pertanyaan ku aku pun langsung berbalik menghadap mereka. Mereka hanya diam dan menunduk bahkan saling melihat ke arah teman di sampingnya.
"AKU BILANG SIAPA YANG MEMBERSIHKAN KAMAR KU?" Kata ku kepada para pelayan itu ya aku memberontak mereka aku sudah tak sabar.
"Ka... ka..... kami Tuan" kata salah satu pelayan kepada ku sambil menundukkan kepalanya dia tampak takut.
"Ha ha ha ha ha HA BERANI BERANINYA KALIAN MEMBERSIHKAN KAMAR KU SIAPA YANG MENGIZINKAN KALIAN MEMBERSIHKAN KAMAR KU?" Kata ku kepada para pelayan itu.
"Itu.... itu" pelayan itu terlihat tampak kebingungan.
"Kakak yang suruh" kata kakak ku kepada ku sambil berjalan masuk ke dalam kamar ku.
"Jangan pernah ikut campur dengan hidup ku jadi gak usha ikut ikut gimana pun kamar ku" kata ku kepada Kakak ku sambil meninggalkannya masuk ke dalam.
" Aku kakak mu cris aku berhak ikut campur apa pun yang berhubungan dengan kamu" kata kakak ku kepada ku.
" Ha ha ha ha ha ha ha ha ha ya ya ya betul sekali betul sekali kamu adalah kakak ku tapi kamu gak bisa bantu adik mu buat mendapatkan kembali kekasih adik mu. Bukannya membantu tapi kamu malah membuat semuanya menjadi kacau kamu membuat semuanya menjadi gagal. Itu gara gara siapa hah aku tanyak sama kamu gara gara siapa alecia sampai tau semua ini. Ini semua gara gara kamu mulut mu terlalu banyak ikut campur sehingga kamu mengacaukan hidup ku. Sebaiknya kamu pergi dari sini karena aku gak butuh kakak seprti kamu" kata ku kepada Kakak ku sambil duduk di sofa ya aku benci kepada Kakak ku karena dia aku harus kehilangan alecia.
" Apa yang kamu lakukan itu salah aku pantas untuk mengingatkannya ke kamu atas apa yang kamu perbuat dan itu salah. Bahkan sangat snagat salah" kata kakak ku kepada ku.
"Aku gak butuh nasehat mu kamu pergi dari sini" kata ku kepada Kakak ku smabil menunjuk ke arah pintu kamar ku.
"Baik aku bakalan keluar tapi pikirkan baik baik apa yang sudah kamu lakukan itu semua salah" kata kakak ku kepada ku setelah itu dia pun berjalan ke luar
Aku lelah aku kembali emngambil minuman ku dan meneguknya sampai habis. Apa yang ahrus aku pikirkan karena apa yang aku lakukan itu tidak salah aku hanya berbohong kepada alecia soal ingatan ku aku melakukan itu karena ku snagat mencintai alecia dan aku tak ingin kehilangan kakak ku tapi gara gara kakak ku alecia tau semuanya dan hal itu membuat ku lelah akan semuanya.
Tiba tiba pintu kamar ku terbuka aku melihat ke arah pintu ternyata teman teman ku mereka mendatangi ku. Aku melihat sekilas lalu melihat ke arah lain ya pasti mereka akan menceramahi ku dan menyuruh ku untuk melupakan alecia aku sudah berusaha tapi aku tak bisa. Bayangan alecia tersenyum untuk laki laki lain itu membuat hati ku sakit dan aku tak suka akan hal itu.
"Cris" kata marvan kepada ku saat di sudah duduk di samping ku.
"Pasti kamu mau bilang kalau aku sebaiknya lupain alecia kan. Sudah lah kalian pergi aja" kata ku kepada marvan dna juga teman teman ku yang lainnya.
"Sampai kapan kamu mau terus inget ke alecia cris? Dia juga butuh kebahagiannya dan kebahagiannya itu bukan ada di Kamu tapi ada di bryan. Bukan alecia yang ninggalin kamu tapi kamu yang ninggalin alecia kamu ingat kan. Kami sudah ingatkan kamu waktu itu tapi kamu lebih milih ninggalin dia. Tapi sekarang kamu nyalahin dia atas kesalahan kamu sendiri cris. Cris alecia bahagia bersama dengan bryan. Dan dia akan menikah sebebtar lagi jadi kamu harus melepaskan dia hidup kamu masih panjang cris bukan hanya sampai di sini" kata marvan kepada ku.
"Dia akan menikah?" Kata ku kepada marvan ya aku tak percaya dengan ucapan marvan kalau alecia akan menikah dengan bryan.
"Iya cris jadi kamu harus melupakan alecia masih banyak wanita lain di dunia ini cris" kata galih kepada ku
"Satu bulan lagi" kata galih kepada ku.
"Cris kami mohon biarkan mereka bahagia jangan buat kebahagiannya menjadi kebencian dan keburukan cris" kata marvan kepada ku.
"Iya kamu betul aku harus melupakan alecia" kata ku kepada galih dan juga marvan.
"Nah gitu donk bagus sekarang ayo perbaiki penampilan kamu" kata marvan kepada ku.
Setelah itu semua teman teman ku mengajak ku ke salon untuk memperbaiki penampilan ku yang sudah acak acakkan dna juga gak karuan. Setelah selsai dari salon aku dna teman teman ku ke rumah Amelia ya kata Amelia alecia dna bryan sedang bulan madu setelah itu kami oun pulang. Saat sampai di rumaha ku emnyuruh orang kepercayaan keluarga ku untuk menyelidiki dimana keberadaan alecia saat ini.
Ya aku tak bisa melihat wanita yang aku cintai menikah dengan laki laki lain. Alecia itu hanya punya aku dan hanya milik ku seorang dan sampai kapan pun dia akan terus dan selamanya menjadi milik ku ya hanya milik ku. Aku akan membawa pergi alecia saat pernikahannya akan di mulai ya dia pasti senang dan bahagia saat aku membawa nya pergi dari pernikahannya yang akan membuatnya menderita aku tak bisa melihat alecia menderita maka dari karena itu aku akan membawa alecia pergi di hari pernikahannya dia pasti akan berterima kasih kepada ku dan kembali ke pelukan ku aku sudah tak sabar menunggu saat saat itu tiba.
Hari demi hari aku lewati dengan mengikuti kemana pun alecia pergi ya aku emngatakan kepada Kaka, Mama, dan papa kalau aku akan pergi keliling dunia untuk menenangkan hati ku tapi tidak aku di sini berdiri sedang membuntuti kemana pun alecia berada. Sekarang alecia sudah ada di Korea dan ya aku melihat di wajahnya kakau ada ketidak bahagiakan di wajahnya. Tenang sajabsayanga ku pasti akna menyelamatkan kamu di hari pernikahan kamu. Ya apa pun akan aku lakukan demi wanita yang aju cinta dan sampai kapan pun aku gak akan buat kamu menderita tapi aku akan membuat kamu bahagia.
Hari pernikahan alecia yang di tunggu tunggu oun tiba aku emnyamar Sebagi pelayna di hotel tempat dimana pernikahan bryan dan alecia di langsungkan aku sekarang sedang berpura pura membersihkan tempat di sekeliling kamar hotel alecia. Setelah melihat semua orang di kamar itu keluar aku pun.masuk ya saat masuk aku sedikit terpesona dengan kekasih ku karena dia terlihat snagat cantik tapi aku Tidak boleh kagum sekarang karena alecia pasti akan lebih cantik lagi saat dia memakai gaun , perhiasan, dan sepatu yang akan aku berikan nanti ya setelah berhasil emmbawa kabur alecia dari sini aku akan membelikan semuanya untuk alecia ya gaun perhiasan dan sepatu yang lebih bagus fna lebih mewah dari pada yang di pakainya sekarang.
Setelah berhasil membawa alecia keluar aku pun membius alecia ya aku melakukan ini agar alecia tak panik dan malah membuat keributan setelah alecia tertidur aku pun mengeringnya keluar dari hotel. Setelah itu aku membawanya ke vila milik keluarga ku aku oun menidurkan alecia di kamar utama ya mungkin dia lelah. Setelah cukup lama menunggu akhirnya alecia pun bangun tidurnya dia terlihat bingung aku menghampirinya dan duduk di sofa yang tak jauh darinya dia terlihat takut tapi aku memegang tangannya mencoba menenangkan dirinya.
"Tenang sayang sekarang kamu sudah aman." Kata ku kepada alecia.
"Aku dimana ini?" Kata alecia kepada ku smabil melihat ke arah sekelilingnya.
"Kamu ada di vila milik keluarga ku." Kata kunkepada alecia smabil tersenyum.
"Kenapa aku ada di sini sekarang adalah hari pernikahan ku dengan bryan tapi kenapa sekarang aku malah ada di sini dna kamu juga ada di sini." Kata alecia kepada ku dia tampaknya ke bingung an
"Hei hei sayang ini memang hari pernikahan kamu sama bryan tapi liat aku berhasil bawa kamu pergi dari sana kamu pasti seneng kan kita bisa bareng bareng sekarang" kata ku kepada alecia
"Apaan sih kamu gila ya. Sudah aku mau kembali ke temoat pernikahan ku" kata alecia kepada ku dia hendak berdiri dan pergi tapi aku menahannya.
"Hei sayang apa yang salah sekarang aku dan kamu sudah bisa bersatu kita sudah bisa bareng bareng sekarang tanpa perlu khawatir tentang bryan lagi. Sekarang kamu sudah di sini dan kita bisa tinggal di sini tanpa khawatir" kata ku kepada alecia smabil memegang ke dua pundaknya.
"Apa yang kamu lakukan ini salah cris. Sudah lah aku gak mau bahas ini dan aku harap kita gak ketemu lagi sudah lah aku mau pergi aja" kata alecia kepada ku sambil hendak pergi meninggalkan ku dan vila ini aku memegang tangan alecia mencoba menahannya agar dia tak pergi.
"Al kita dulu bareng barrng dan saling mencintai iya aku tau kalau aku salah sudah ninggalin kamu tapi aku sudah minta maaf bukan ke kamu. Aku pengen ngulang semuanya dari awal bareng kamu Al. Aku itu sayang banget sama kamu Al dan aku gak mau kehilangan kamu. Waktu aku dengar kamu mau nikah hati ku skait dan aku gak bisa terima itu. Aku tau kalau kamu masih sayang dan cinta sama aku jadi ayo kita perbaiki ini semua dan ayo kita kembali lagi seprti dulu. Aku janji akan buat kamu bahagia selama hidup kamu Al." Kata ku keoada alecia. Alecia oun duduk sambil menatap ku.
"Cris satu hal yang ahrus kamu tau aku itu sudah gak cinta atau pun sayang sama kamu. Laki laki yang aku cintai dan aku sayangi sekarang itu hanya bryan dan dia adalah calon suami dan ayah dari anak anak ku kelak. Aku sudah maafin kamu cris atas kesalahan kamu yang dulu atau pun soal kebohongan kamu itu ke aku. Aku sudah maafin kamu kok tapi aku tetep gak bisa kalau harus kembali ke kamu cris. Aku gak bisa hati dan hidup ku sudah aku serahkan untuk bryan cris.... cris dulu aku memang cinta dan sayang sama kamu tapi semua itu sudah berubah cris. Aku tau kamu cowok yang baik jadi aku harap kamu mau lepasin aku. Biarin aku nikah sama bryan cris. Bukan kah kamu seorang ahli waris keluarga valdor terus kenapa kamu jadi seprti ini apa pun yang kamu mau kamu bisa dapetin dan wanita mana pun yang kamu mau kamu juga pasti bisa dapetin cris tapi aku sudah gak bisa jadi milik kamu lagi cris. Semuanya sudah berubah sejak lima tahun yang lalu cris jadi a k u mohon jangan seprti ini oke. Kalau kamu mau kita bisa jadi sahabat aku tau kalau kamu jadi sahabt ku kamu bisa jadi sahabt yang baik buat aku. Tapi untuk jadi kekasih kamu aku benar benar minta maaf cris. Aku..... aku benar bener gak bisa karena kebahagiaan ku ada di bryan dan selamanya akan ada di dirinya" kata alrcia kepada ku
Aku hanya diam lalu keluar dari kamar alecia sebelum itu aku mengunci kamar alecia dari luar. Entah lah aku bingung apa yang harus aku lakukan aku bingung aku ingin bersama dengan alecia tapi alecia bilang kalau dia tidak bisa lagi hidup bersama dengan ku jadi aku harus abagimana kalau wanita yang aku cintai tak ingin hidup dengan ku. Semakin memikirkan ini semua aku makin bingung apa iya aku harus merelakan alecia atu tidak entah lah aku tak tau aku bingung saat ini.