Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 62


Aku melihat ke arah kota yang snagat megah di depan mata ku seharusnya sekarang aku masih di Amerika dan seharusnya aku juga masih bersama adengan bryan dan malam ini seharusnya kami makan malam bersama tapi tiba tiba aku merasakan bahu ku di pegang aku melihat ke asal tangan itu ternyata kak Chelsea dan teman teman crisan mereka menghampiri ku dan berdiri di samping kiri dan kanan ku.


"Maaf sudah buat kamu harus ngalami semua ini Al" kata kak Chelsea kepada ku.


"Gak papa kok kak" kata kepada kak Chelsea.


"Maafin keluarga ku Al. Aku gak tau kalau semua itu terjadi menimpa kamu. Maaf karena aku gak ada di sana di saat itu. Seharusnya jika aku masih ada di sana saat itu semua ini gak akan terjadi kamu dan crisan pasti masih bersama sekarang" kata kak Chelsea kepada ku.


"Udah lah kak gak usah di bahas. Semuanya sudah berlalu sekarang aku sudah jadi tunangan bryan meskipun sudah untuk melupakan crisan tapi akhirnya aku bisa melupakannya. Tapi aku janji kok kak sama kak Chelsea kalau aku bakalan ngerawat crisan Sampek dia sembuh. Tapi maaf setelah itu aku harus kembali ke tempat ku dan aku juga harus kembali ke tunangan ku kak" kata ku kepada kak Chelsea


"Iya gak papa kok aku ngerti. Aku harap kamu selalu bahagia Al" kata kak Chelsea kepada ku sambil memeluk diri ku.


"Pasti kak" kata ku sambil membalas pelukan kak Chelsea.


"Al apa kamu gak bisa kembali ke crisan. Dia bener bener sayang sama kamu. Apa kamu gak bisa kasih dia kesempatan Al. Kamu tau saat tau kamu tunangan sama bryan dia sepeti orang gila. Dia langsung datang ke tempat acara kamu berlangsung bahkan saat pulang dia marah dan menyalahkan dirinya sendiri karena dulu sudah ninggalin kamu. Sampai kecelakaan itu terjadi dan akhirnya dia hilang ingatannya. Jadi apa kamu gak bisa Al masih dia kesempatan terakhir saja. Aku jamin kalau kamu ngasih dia kesempatan terakhir kamu akan bahagia apa lagi Mama crisan sudah ngerestuin hubungan kalian bukan jadi apa lagi yang kamu khawatirkan" kata kak marvan kepada ku.


"Kak aku gak bisa. Aku gak bisa kembali ke crisan. Kakak tau waktu satu bulan di Kanada aku berharap kalau crisan akan berubah dan perhatian kepada ku tapi kakak liat sendiri kan dia bahkan hanya datang untuk bersenang senang. Bahkan mamanya crisan datang dan ngancam aku. Aku gak bisa kak kiat keluarga ku dalam bahaya untuk yang ke dua kalinya. Aku gak bisa kembali lagi ke crisan kak kamu tau kan kak kalau aku dan bryan sudah tunangan. Bahkan di saat kita sudah tunangan dia masih ngasih aku izin buat ngerawat crisan yang padahal dia tau kalau crisan itu masa lalu ku. Tapi liat dia sabar dan mau nunggu aku jadi maaf aku gak bisa kembali ke crisan lagi atau pun ngasih crisan kesempatan ke dua kak tapi aku akan selalu ada di samping crisan di kok kak sampai dia sembuh" kata ku kepada kak marvan


"Kalau sudah itu keputusan kamu aku sudah gak bisa ngomong apa apa lagi Al. Semoga semua ini menjadi yang terbaik buat kamu dan juga bryan. Dan kami harap kamu akan bahagia sama bryan" kata kak marvan kepada ku.


"Iya kak" kata ku kepada kak marvan


Setelah itu kami semua pun sama sama diam ya kami sibuk dengan pikiran kami masing masing. Aku masih memikirkan bryan dia sednag apa dan apa yang di lakukan oleh bryan saat ini aku sangat merindukannya. Ya meskipun ini baru satu hari tapi rasanya aku sudah sangat merindukannya. Lebih baik aku menelfon bryan nanti malam. Tapi sebelum itu aku masih harus menjelaskan semua ini kepada Mama dan papa ku ya mau tak mau aku harus menjelaskannya. Cukup lama kami berdiri akhitnya aku mengatakan kepada kak Chelsea kalau aku akan pulang dulu nantik kalau crisan sudah bangun aku menyuruh kak Chelsea untuk menelfon ku. Kak Chelsea pun un mengiyakan permintaan ku. Aku langsung keluar dari rumah sakit dan langsung menghentikan taxi Untung saja aku tak perlu menunggu waktu yang lama untuk menunggu taxi. Aku bingung bagaimana aku akan menjelaskan semua ini kepada Mama dan papa ku mereka pasti tidak akan setuju dengan semua ini tapi bryan yang menginginkan agar aku melakukan ini semua. Aku jadi bingung apa yang harus aku jelaskan setelah semua ini sudah lah lebih baik memikirkannya nanti saja. Tak lama kemudian kami pun sampai di rumah ku setelah membayar aku oun keluar lalu mengetuk pintu. Tak lama kemudian Mama ku membuka pintu dia terlihat kaget saat melihat ku.


"Kamu Al. Dimana bryan kok kamu sendirian?" Kata mama ku kepada ku.


"Bryan dia Amerika" kata ku kepada Mama ku smabil masuk ke dalam dan duduk di ruang tamu ya karena aku sangat lelah.


"Ada apa? Apa kalian sedang bertengkar?" Kata mama ku kepada ku.


"Gak kok ma kita baik baik aja" kata ku kepada Mama ku.


"Terus kenapa kamu pulang kalau kalian baik baik aja?" Kata mama ku kepada ku.


"Siapa ma?" Kata papa ku smabil keluar dari kamarnya


"Ini alecia pa" kata Mama ku kepada papa ku


"Mana bryan?" Kata papa ku kepada ku


"Dia di Amerika pa" kata ku kepada papa ku smabil membuka kaos kaki ku.


"Terus kenapa dia gak ikut ke sini jangan bilang kalau kalian lagi tukarang" kata papa ku kepada ku lagi lagi papa dan Mama mengira aku dan bryan sedang bertengkar.


"Bukan pa" kata ku kepada papa ku.


"Terus" kata papa ku kepada ku


"Al cerita ke kalian besok pagi ya sekarang Al capek banget." Kata ku kepada Mama dan papa ku


Setelah itu aku pun berdiri dan berjalan ke kamar Mama mencoba memanggil manggil nama ku tapi aku abaikan. Setelah itu aku pun langsung mandi setelah selesai aku langsung berpakaian dan langsung mengeringkan rambut ku. Setelah selesai aku pun langsung naik ke atas ranjang lalu mencoba menelfon bryan tapi tak di angkat oleh bryan. Apa dia sedang sibuk sehingga dia gak bisa angkat telfon aku. Sebaiknya aku telfon bryan besok aja aku gak mungkin ganggu dia. Setelah itu aku menaruh hp ku di meja. Aku bingung apa yang harus aku jelaskan kepada Mama dan papa besok pagi aku benar benar bingung bahkan bryan tak bisa di hubungi aku jadi makin bingung apa yang harus aku lakukan tanpa terasa air mata ku oun jatuh aku bingung apa yang harus aku lakukan saat ini. Aku benar benar bingung dan aku juga pusing apa yang harus aku lakukan. Bahkan aku sudah tak bisa menahan air mata ku lagi. Mereka mengalir dengan sendirinya di barengi dengan perasaan ku yang kacau balau saat ini.


Keesokannya setelah selesai mandi Mama memanggil ku untuk sarapan aku pun keluar untuk sarapan setelah selesai aku kembali ke kamar. Cukup lama aku sendiri Mama dan papa menghampiri ku dan duduk di samping ku.


"Ada apa? Kenapa kamu diam saja. Coba cerita ke Mama dan papa" kata Mama ku kepada ku


"Tapi aku bingung ma mau cerita dari mana" kata ku kepada Mama ku.


"Ceritakan saja hal yang kamu tau dan gak buat kamu bingung" kata Mama ku kepada ku.


"Ada apa lagi sama dia? Dia ganggu hubungan kamu lagi dan nyamperin kamu ke Amerika Sampek kalian tukaran dan kamu pulang ke sini iya gitu" kata Mama ku kepada ku.


"Gak ma bukan gitu" kata kepada Mama ku


"Terus kenapa nak coba kamu cerita yang jelas biar kita gak salah paham atau bingung" kata papa ku kepada ku.


"Gini ma pa kemaren siang Mama crisan, dan teman temannya crisan datang ke kantor ku" kata kunkepada Mama ku


"Terus? Dia berbuat sesuatu yang jahat ke kamu?" Kata mama ku kepada ku.


"Gak ma bukan gitu" kata ku kepada Mama ku


"Terus apa Al. Kamu cerita jangan setengah setengah donk coba kamu cerita ke kita dengan benar biar Mama dan papa gak bingung" kata Mama ku kepada ku tapi aku bingung aku harus berbuat berbicara dari mana.


"Biar aku aja yang jelasin" kata seseorang dari arah pintu saat aku melihat ke arah pintu ternyata bryan sudah ada di depan pintu dia pun langsung berjalan ke arah ku dan duduk di samping ku.


"Kapan kamu Dateng?" Kata ku kepada bryan


"Barusan kok." Kata bryan kepada ku.


"Ma pa biar aku yang cerita mungkin alecia bingung mau cerita dari mana jadi biar aku yang ceritain semuanya ke kalian" kata bryan kepada Mama dan papa ku.


"Iya silahkan cerita" kata papa ku kepada bryan


"Jadi gini ma pa kemarin siang malam crisan dan juga teman temannya datang ke kantor awalnya kami mengira mereka akan berbuat jahat lagi tapi ternyata ngak. Mereka datang dan mamanya crisan memohon kepada alecia bahkan Mama crisan sampai berlutut di depan alecia. Crisan dia mengalami kecelakaan dengan truk setelah dia pulang dari acara pertunangan kami. Dan dia koma selama hampir dua bulan tapi saat dia sadar yang di cari alecia dan kata dokter otaknya tak bisa menahan beban yang terlalu berat jadi dokter menyarankan agar crisan bisa bertemu dengan alecia dan alecia bisa merawat crisan sampai ingatannya kembali. Jadi ibu crisan kemarin datang meminta tolong agar dia mau merawat crisan sampai sembuh. Awalnya alecia gak mau tapi saya yang sudah maksa agar alecia mau ngerawat crisan bukannya saya gak sayang atau pun gak cinta ke alecia karena saya sangat mencintai dia maka dari itu saya mengizinkannya. Karena saya percaya kalau alecia akan kembali ke pelukan ku ma pa" kata bryan kepada Mama dan papa menjelaskan semuanya smabil ememgang tangan ku.


"Mama gak setuju" kata Mama ku kepada bryan dan diri ku.


"Kami tau kalau Mama gak akan setuju tapi ma dia hanya butuh pertolongan alecia. Ceoat atau lambat alecia pasti akan kembali ke pelukan ku ma. Setelah ini semua berlaku kami akan menikah" kata bryan kepada Mama membuat ku kaget dan spontan melihat ke arah bryan.


"Iya ma setelah semua ini berlalu aku mau menikah Saman bryan" kata ku kepada Mama ku ya aku sadar kalau aku sudah sangat mencintai bryan dan aku ingin selalu bersama adengan bryan. Maka dari itu aku akan menikah dengan bryan setelah semua ini berakhir.


"Baik kalau itu kemauan kalian Mama gak bisa berbuat apa ap" kata Mama ku kepada ku dan juga bryan.


"Tapi papa harap kamu bisa jaga hati kamu buat bryan ya sayang. Sampai semuanya seleaia dan kalian menikah" kata papa ku kepada ku.


"Pasti pa" kata ku sambil menganggukan kepala ku.


Setelah itu Mama dan papa ku pun keluar dari kamar ku.


"Kamu kapan Dateng? Padahal tadi malam aku masih nelfon kamu tapi gak di jawab sama kamu. Aku pikir kamu sibuk" kata ku kepada bryan.


"Sayang tadi malam setelah pulang kerja aku langsung cerita ke Mama dan papa ya awalnya Mama dan papa marah ke aku soalnya aku ngebolehin kamu buat ngerawat crisan mereka takut sesuatu terjadi ke kamu. Tapi setelah aku meyakinikan Mama dan papa mereka pun akhirnya setuju. Setelah bicara itu aku ke kamar mungkin waktu kamu nelfon aku ada di kamar mandi sayang. Setelah mandi aku sudah nemuin Mama duduk di sofa ku dia nyuruh aku buat nyusul . Kamu ke sini. Setelah aku pikir pikir aku harus nyusul kamu ke sini. Setelah itu Mama bantu aku beresin barang barang ku dan ya sekitar jam 2 pagi aku langsung berangkat ke sini. Dan baru aja nyampek karena gak ada orang aku langsung masuk aja" kata bryan kepada ku


"Aku butuh kamu di sini" kata ku kepada bryan sambil memeluk bryan. Bryan oun membalas pelukan ku dengan erat.


"Iya aku bakalan selalu di sini kok. Gimana kabar crisan sekarang?" Kata bryan kepada ku


"Crisan dia bahkan nganggap kita masih sekolah. Aku harus gimana biar crisan cepet cepet sembuh. Dan kamu mau kan nikah sama aku setelah crisan sembuh dari amenesianya?" Kata ku kepada bryan.


"Iya mau donk sayang. Aku bakalan telfon Mama dan papa dan kasih tau kabar gembira ini ke mereka. Mereka pasti Happy banget" kata bryan kepada ku sambil mengambil hpnya.


"Eh tunggu dulu. Jangan ngasih tau Mama dan papa dulu. Kita kasih tau mereka setelah ini semua selesai dan crisan sudah kembali ingatannya oke sayang" kata ku kepada bryan


"Oke apa pun buat kamu" kata bryan kepada ku sambil memeluk diri ku.