Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 55


Setelah itu Mama ku pun mematikan telfon yang terhubung dengan ku. Aku menaruh hp ku di atas meja yang tak jauh dari ranjang ku. Aku bingung apa yang harus aku jawab jika Mama bryan bertanya lagi kepada ku sedangkan aku masih bingung tapi betul juga kata Mama ini kan hanya tunangan aku masih bisa membuat mereka bahagia lagi pula kata tabte Ratna aku bole berkerja dan aku juga akan senang jika saat berkerja di kantor tak di beda bedakan dengan karyawan lainnya tapi apa aku akan sanggup menerima bryan sebagai tunangan ku Bahakan sampai detik ini pun aku masih tidak tau bagaimana perasaan ju kepada bryan apakaha aku menyukai bryan atu tidak entah lah hal ini membuat ku benar benar pusing memikirkannya bahkan semua ini membuat kepala ku menjadi sakit. Ya sudah lah sebaiknya aku pikirkan nantik saja sebaiknya hari ini aku istirahat saja karena badan ku juga sudah sangat lelah begitu oun juga dengan pikiran ku.


Sudah dua Minggu berlalu dan aku masih tinggal di rumah orang tua bryan ya awalnya aku tak mau dan aku berencana untuk pulang keesokannya tapi amma bryan tak memperbolehkan ku pulang katanya dia masih rindu dengan ku jadi mau tak mau aku pun tinggal di sini. Sekarang aku ada di kantor bersama dengan Aiko dan juga Tan teman ku yang lainnya saat aku kembali ke kantor dua Minggu yang lalu mereka langsung menghampiri ku saat di lobi bahkan memeluk ku dengan erat ya aku tak keberatan toh mereka adalah teman teman ku dan aku juga sudah sangat merindukan mereka setelah hampir dua bulan aku meninggalkan kantor. Saat sedang asik mengobrol dengan Aiko dan teman teman ku yang lain tiba tiba hp ku berbunyi aku pun mengangkatnya dan ternyata dari bryan.


"Iya ada apa?" Kata ku kepada bryan


"Kata mama nantik pulangnya jangan malam malam mereka mau tanyak itu soal perihal pertunangan ke kamu" kata bryan kepada ku


"Oh oke nantik setelah selesai aku langsung pulang" kata ku kepada bryan


"Kita bareng aja nantik jam tiga sore aku tunggu di parkiran mobil ya?" Kata bryan kepada ku


"Oke" kata ku kepada bryan


Setelah itu bryan pun mematikan telfonnya soal pertunangan itu tabte Ratna bertanya beberapa hari yang lalu kepada ku tapi aku berjanji untuk menjawabnya hari ini. Aku bingung bahkan mereka tak memberikan ku waktu banyak untuk berfikir entah lah apa yang harus aku lakukan bahkan aku sendiri tidak tau apa yang harus aku jawab. Aku pun bertanya kepada Aiko dan teman teman ku ya mereka masih belum tau soal rencana pertunangan ini.


"Boleh ngak aku tanyak?" Kata ku kepada Aiko dan juga teman teman ku yang lainnya.


"Boleh kah ya udah tanyak aja" kata salah satu teman ku kepada ku.


"Bryan ngajak aku tunangan" kata ku kepada teman teman ku.


"Terus kamu jawab apa?" Kata Aiko kepada ku di jawab dengan anggukan juga oleh teman teman ku yang lainnya.


"Aku masih gak tau Mama bryan bebebrapa hari yang laku tanyak ke aku apa jawaban ku terus ya aku bilang kalau aku bakalan jawab hari ini gitu. Terus berusaha bryan telfon mamanya nunggu jawaban ku. Aku bingung apa yang harus akau jawab ke mamanya bryan nantik" kata ku kepada Aiko dan juga teman teman ku.


"Kamu suka ngak sama bryan?" Kata Aiko kepada ku


"Aku aja gak tau Gimana perasaan ku ke bryan" kata aku kepada Aiko


"Gini Al kamu merasa kesepian ngak kalau gak ada bryan?" Kata salah satu teman ku kepada ku.


"Gak ngapain aku kesepian kan ada kalian yang selalu nemenin aku dan juga sudah dua Minggu ini aku tinggal di rumah bryan jadi aku gak ngerasa kesepian lagian juga mamanya bryan dia perhatian banget sama aku bahkan setiap saat dia selalu nemenin aku kalok bryan lagi gak ada di rumah" kata ku kepada teman ku itu.


"Terus apa yang kamu rasain waktu kamu jauh dari bryan atau apa yang kamu rasain saat bryan ada di dekat kamu. Dan juga apa yang kamu rasain di saat bryan ngelakuin hal yang kamu suka?" Kata Aiko kepada ku.


"Apa ya banyak" kata ku kepada Aiko


"Ya sebutin donk Al" kata Aiko kepada ku smabil mencubit pipi ku


"Sakit oke oke aku bakalan sebutin satu satu tapi kayaknya bakalan lama deh jelasinnya ke kalian" kata ku kepada Aiko dan juga teman teman ku


"Gak papa sudah cepet jelasin" kata Aiko kepada ku ya aku rasa dia mulai Tidak sabar.


"Waktu aku jauh dari bryan aku ngerasa seperti ada sesuatu yang kurang dari aku tapi saat bryan ada di dekat aku aku ngerasa sesuatu yang kurang itu sudah kembali dan jadi utuh lagi. Terus apa yang yang aku rasain waktu aku ada di dekat bryan aku ngerasa bahagia, aman, dan juga aku suka banget sama perhatiannya jadi waktu ada di dekat dia aku ngerasa gak akan terjadi apa apa sama diri aku dan aku juga ngerasa kalau dia bakalan ngelindungin aku dengan baik. Terus aku suka banget waktu bryan perhatian sama aku tau apa yang aku suka dan gak aku suka apa lagi setiap hari dia selalu bawain burger buat aku. Entah lah aku gak tau Gimana perasaan ku ke bryan tapi yang pasti aku bahagia waktu bryan ada di samping ku dan aku juga bahagia waktu dia selalu ada di saat aku butuh. Meskipun ada satu hal yang gak terlalu aku suka dari bryan" kata ku kepada Aiko dna juga teman teman ku sambil mengingat ingat kenangan yang pernah aku jalani bersama dengan bryan.


"Apa yang gak kamu suka dari bryan?" Kata Aiko kepada ku bahkan dia sudah mendekatkan wajahnya ke arah ku tampaknya dia sangat penasaran dengan yang akan aku katakan.


"Dia baik kan?" Kata ku kepada Aiko


"Baik banget" kata Aiko kepada ku


"Itu artinya kamu cemburu waktu bryan liat atau ngelirik cewek lain" kata Aiko kepada ku


"Cemburu gak mungkin lah" kata ku kepada Aiko sambil mengibaskan ngibaskan tangan ku di depan wajah Aiko.


"Al aku tau perasaan terdalam kamu itu kamu sudah suka banget sama bryan jadi buat apa lagi kamu nunda nunda dan gak mau Nerima pertunangan itu lagi pula ini hanyalah pertunangan al bukan pernikahan. Dan kata kamu juga ke dua orang tua bryan gak masalah kan kalau akmu tetep kerja meskipun kamu sudah jadi tunangan anaknya dan mereka juga gak akan ngebeda bedain kamu dengan karyawan lain. Bukannya kamu suka kalau gak di beda bedain. Maka dari itu menurut saran aku ya Al. Kamu terima pertunangan itu. Aku jamin kamu bakalan bahagia kok" kata Aiko kepada ku smabil memegang tangan ku


"Iya Al. Buat apa lagi kamu bingung bingung mau tunangan apa ngak kalau aku sih langsung mau aja. Lagian nantik bryan bakalan ngasik banyak makanan ke kamu jadi ya sudah terima aja" kata salah satu teman ku kepada ku ya dia memang suka sekali makan bahkan sekarang dia membawa cemilan ke ruangan ku meskipun aku melarangnya di tetap membawa makanan ke ruangan ku katanya dia tidak bisa hidup tanpa makanan ya walau pun tubuhnya sudah gemuk tapi tak ada rasa khawatir dengan tubuhbya.


"Jadi gitu ya?" Kata ku kepada Aiko dan teman teman ku yang lainnya.


"Iya Al sudah lah kamu terima aja" kata Aiko kepada ku


"Tapi" kata ku masih bingung


"Sudha gak usah bingung bingung oke sekarang yang penting kamu bahagia. Dan orang tua kamu juga bakalan bahagia kok denher kamu dan bryan tunangan" kata Aiko kepada ku


"Oke deh" kata ku kepada Aiko.


Setelah itu semua teman teman ku bertepuk tangan dan memberikan selamat kepada ku. Ya kecuali tema. Ku yang satu itu dia masih fokus dengan makanannya membuat ku dan yang lainnya hanya geleng geleng kepala saja. Setelah itu semua teman teman ku pun kembali ke mejanya. Ya karena sudah tak ada yang mau di pikirkan lagi toh aku juga akan menerima bryan sebagai tunangan ku jadi aku kembali mengerjakan dokumentasi dokumen yang sudah menumpuk banyak sekali di depan ku.


Tak terasa hari sudah sore dan saya melihat jam aku kaget ya karena ini sudah hampir jam empat sore sedangkan aku berjanji kepada bryan untuk mendatanginya jam tiga sore aku harap dia tak marah kepada ku. Aku pun langsung berdiri dari meja ku dan langsung membereskan barang barang ku entah lah tapi rasnaya semua barang aku masukkan ke dalam tas setelah menurut ku selesai dan tak ada yang tertinggal aku pun langsung keluar dari ruangan ku. Saat di depan lift menunggu antrian aku hendak mengambil hp ku untuk menghubungi bryan tapi hp ku tak ada di tas ku mungkin ketinggalan mau tak mau aku pun kembaki ke ruangan ku dan saat sampai ternyata benar hp ku ada di atas meja tak jauh dari komputer aju pun langsung mengambil hp ku dan langsung berlari kecil menuju lift. Saat lift terbuka aku pun langsung masuk saat di perjalanan ke bawah aku mengirimkan pesan kepada bryan kalau aku sednag di jalan menujunke parkiran dan ya saat aku membuka hp barusan sudah banyak sekali SMS dan juga telfon yang masuk dan semua itu dari bryan. Setelah selesai aku pun memasukkan hp ku ke dalam tas ya ini semua salah ku gak membunyikan ho karena aku pikir akan menganggu jika aku srdnag konsentrasi aku harap bryan tak marah kepada ku karena sudah membuatnya menunggu lama di parkiran


Saat sampai di parkiran aku pun alngsung berlari kecil ke arah mobil bryan dan ya sudah ada di luar menunggu ku. Aku pun langsung menghampirinya saat di deoannya aku pun langsung minta maaf.


"Maaf ya sudah nunggu in lama aku lupa jam" kata ku kepada bryan sambil melipat ke dua tangan ku di depan.


"Gak papa kok sayang, ya sudah ayo masuk" kata bryan sambil membuka kan pintu mobilnya untuk ku


"Kamu marah ya sama aku. Soalnya aku Dateng telat. Iya aku tau kalau aku salha maaf ya" kata ku kepada bryan aku benar benar tak enak hati kepada bryan sudah membuatnya menunggu lama di sini pasti dia sudah menunggu ku satu jam lebih.


"Gak kok sayang aku gak marah kok gak papa aku ngerti kok. Ya sudah ayo masuk Mama sudah nelfon dari tadi soalnya kita gak Sampek Sampek ke rumah" kata bryan kepada ku bahkan dia sambil mengelus pipi ku.


"Iya sudah" kata ku kepada sambil masuk ke dalam mobilnya.


Setelah itu bryan.oun.menyusul masuk ke dalam mobilnya sebelum berjalan dia mendekatkan wajahnya kepada ku aku kira dia ingin mrlakukan apa pada ku tapi dia hanya ingin mengambil dan memasangkan sabuk pengaman kepada ku membuat ku malu saja. Setelah itu kami oun jalan di sepanjang jalan kami tak saling bicara entah lah kenapa bryan tak bicara biasanya di berbicara ya walau pun hanya sepatah dua kata tapi hari ini tidak . Tak lama kemudian mobil pun berhenti di depan gerbang


Gerbang oun terbuka bryan kembalimelakukan mobilnya. Saat sampai di depan rumah bryan kami pun turun. Saat sampai di dalam pelayan.memberitahukan kepada ku dan juga bryan kalau Om dan Tante sudah menunggu ku. ternyata Om Edward dan juga Tante Ratna menunggu kami di taman belakang sebelum itu aku masuk ke kamar terlebih dahulu setelah itu aku langsung mandi secepat yang aku bisa setelah selesai kau oun langsung bersiap siap. Setelah selesai aku keluar dan saat keluar bryan ternyata menunggu di pintu yang akan menuju taman aku dan bryan pun langsung berjalan ke arah Om Edward dan juga Tante Ratna mereka sedang meminum kopi. Saat kami menghampiri mereka mereka menyambut kami dengan senyuman.


"Gimana di kantor lancar?" Kata Tante Ratna kepada ku


"Iya ma e lancar kok" kata ku kepada Tante ratna.


"Bagus lah kamu sudha mandi ya sayang?" Kata tabte Ratna kepada ku


"Iya Tante habis gerah banget barusan dan juga bau keringat" kata ku kepada Tante ratna membuat tabte Ratna dan juga Om Edward saling pandangan dan tertawa.


"Kamu ini. Terus gimana jawaban kamu soal kalian yang bakalan tunangan?" Kata Tante Ratna kepada ku aku melihat ke arah bryan wajahnya tampak tegang.