
( Crisan )
Sudah enam tahun berlalu dan akhirnya aku bisa menemukannya ya aku menemukan cinta ku lagi alecia. Enam tahun yang lalu aku berpisah dengan alecia dan saat aku tau kalau dia masuk rumah sakit aku menjadi kacau ya aku tak bisa memperjuangkan cinta ku tapi aku menjenguknya saat malam di saat semua orang sudah pulang dan aku pulang saat hari menjelang pagi aku melakukan itu. Tapi suatu hari aku menerima kabar kalau alecia menghilang awalnya aku rasa itu yang terbaik ya mungkin dia akan pergi 5 sampai 6 bulan ke depan. Akhirnya hari sudah berganti dengan Minggu dan Minggu sudah berganti dengan bulan. Dan tak terasa satu tahun berlalu dengan sangat cepat tapi alecia dia masih belum.pulabg juga akhirnya aku menyuruh orang kepercayaan ku untuk mencari keberadaan alecia di seluruh pelosok dunia dan aku menyuruh orang untuk.melacak HPnya terakhir kali di aktifkan tapi tempatnya hp itu terakhir aktif adalah di rumahnya aku mulai cemas ya karena masih belum ada kabar juga dari pengawal ku tentang pencarian alecia aku mukai bingung. Dua tahun berlaku dengan sangat cepat dan aku masih belum menemukan keberadaan alecia aku menyalahkan diri ku sendiri atas kebodohan ku telah meninggalkan alecia begitu saja tiga tahun lalu sekarang dia menghilang. Bahkan anak buah yang sudah aku suruh masih belum bisa menemukannya dimana pun dia berada.
Karena merasa bersalah akhirnya aku pun keluar untuk mencari alecia sendiri tapi hasilnya juga nihil akhirnya ibu ku tau kalau aku sedang mencari alecia dia marah bahkan marah besar kepada ku bahkan saat dia sudah mengatur pertemuan ku dengan tunangan ku hasil dari perjodohan yang di lakukan ibu ku agar dia mendapatkan saham yang lumayan besar dari beberapa hotel. Akhirnya pertemuan itu pun terjadi di sebuah restoran. Saat bertemu kami tak langsung membicarakan permasalahan kami. Sesuai dengan aturan keluarga kami harus makan terlebih dahulu baru bicara ya kecuali itu ada hubungannya dengan hal yang snagat mendesak baru bisa di bicarakan sebelum makan. Akhirnya kami pun selesai makan.
"Jadi ada apa Mama manggil aku ke sini?" Kata ku kepada Mama ku tanpa membuang buang waktu.
"Buat apa kamu mencari wanita murahan itu selama dua tahun ini. Kamu sudah mempunyai tunangan cris' kata Mama ku kepada ku sambil meminum winenya.
"Apa salah aku mencari orang yang aku cintai?" Kata ku kepada Mama ku
"Salah bahkan salah besar' kata Mama ku kepada ku
"Apa yang salah?" Kata ku kepada mama ku
"Karena kamu sudah punya tunangan" kata Mama ku kepada ku.
"Tapi dia pilihan mu bukan pilihan ku. Aku sudah mempunyai wanita yang aku cintai mulai detik itu sampai detik ini pun aku masih sangat sangat mencintainya tapi tiga tahun lalu kamu mengacaukan semuanya dan memaksa ku bertunangan dengannya," kata ku kepada Mama ku smabil melihat ke arah tunangan ku yang duduk tepat di depan ku.
"Apa kamu gak bisa lupain wanita itu dan cinta sama aku?" Kata tunangan ku kepada ku.
"Gak bisa aku cinta banget sama dia bahkan dia yang hanya bisa ngubah aku jadi lebih baik" kata ku kepada tunangan ku dia pun hanya terdiam.
"Terus apa hasil yang kamu lakukan selama ini kamu masih belum menemukannya bahkan teman teman mu juga sudah membantu mu mencari wanita murahan itu bukan tapi dia masih saja belum di temukan jadi apa lagi yang kamu harapkan?" Kata mama ku kepada ku
"Apa pun yang dia mau jika aku bertemu dengannya kembali aku pasti akan menurutinya seharusnya aku tak meninggalkan alecia sejak tiga tahun yang lalu. Ya karena dia adalah kebahagian ku bahkan papa dan kakak merestui hubungan ku dengan alecia hanya diri mu lah yang masih terlalu serakah dengan harta, pangkat, dan juga jabatan" kata ku kepada mam ku.
"Jaga ucapan mu crisan kamu sedang berbicara dengan ibu mu" kata Mama ku kepada ku dna ya sepetinya dia sudah mulai marah kepada ku.
"Dari kecil hingga aku dewasa aku selaku menuruti permintaan mu bahkan aku tak pernah membatah apa pun yang kau katakan tapi Mama sudah melewati batas dan aku sangat membenci hal itu Mama tau kenapa aku mau berpisah dengannya ya karena aku mencintainya dan aku tak ingin sesuatu terjadi kepadanya karena ulah campur tangan mu. Tapi apa akhirnya dia pergi dan menghilang dari dunia ku. Kamu tau hati hancur saat tau dia pergi tanpa ada yang tau dia kemana. Dan sekarang aku tak peduli lagi aku di keluarkan atau tak di anggap di grub valdor. Tapi yang pasti aku ingin membatalkan pertunangan ini dan cukup sampai di sini" kata ku kepada mama ku dan juga tunangan ku.
"Kamu gak bisa lakuin ini cris" kata Mama ku kepada ku.
"Bisa aku bisa lakuin apa pun karena ada papa dan kakak yang dukung aku. Dan mulai sekarang kita resmi putus sebagai tunangan. Seharusnya aku lakukan ini ejak tiga tahun yang lalu" Kat ku kepada Mama ku dan juga mantan tunangan ku aku membuka cincin tunangan yang sudah ada di jari ku selam tiga tahun lalu aku meletakkannya di meja. Setelah itu aku pun pergi meninggalkan Mama dan mantan tunangan ku.
Sejak saat itu aku mulai fokus untuk mencari alecia tapi hasilnya tetap nihil aku tak dapat menemukannya bahkan semua teman teman ku sudah membantu ku untuk mencari alecia tapi percuma hasilnya sama saja aku masih tak menyukainya bahkan di seluruh dunia sudah ku cari tapi tetap saja aku tak menemukannya. Aku bingung bagaimana dia bersembunyi sampai sampai aku tak dapat menemukannya. Aku bahkan menghampiri sahabatnya yaitu Amelia dia mengatakan tidak tau dan dia dan keluarganya alecia pun juga srdnag mencari alecia saat ini karena dia pergi tak mengatakan apa apa. Aku jadi bingung harus mencari alecia kemana lagi.
Tahun demi tahun berlaku dan sudah enam tahun berlaku tapi aku masih tak dapat menemukan dimana alecia berada aku mulai putus asa tapi di saat aku putus asa Kevin mengatakan kepada ku kalau dia melihat gadis yang sangat mirip dengan alecia di sebuah restoran tapi dia tak yakin apakah itu alecia atau bukan. Aku pun kembali menyelidikinya mulai dari restoran itu dan perasaan ku mengatakan kalau kali ini aku akan menemukan alecia ku kembali. Aku akan membawanya kembali ke dalam pelukan ku dan aku tak akan meninggalkannya
Akhirnya aku menemukan titik terang dimana alecia berada dan ya dia baru pulang dari luar negeri dan setelah itu aku pun pergi mendatangi nya aku snagat bahagia saat melihat alecia ada di depan mata ku. Bahkan aku tak dapat menahan diri ku untuk memeluknya. Aku memeluknya dengan snagat erat tapi dia hanya diam dan tak membalas pelukan ku. Aku pun bertanya kepada dan dia tetap tak mau kembali ke dalam pelukan ku aku memaksanya untuk kembali bahkan aku memohon dan berjanji berbagi hal tapi kata kata yang keluar dari mulutnya membuat ku sakit hati ya aku tau itu semua salah ku telah meninggalkannya tapi aku tak dapat berbuat apa apa saat itu. Sampai akhirnya seorang laki laki datang dan namanya adalah bryan dia mengaku kalau dia ada pacar dari alecia tentu saja ku tak percaya tapi bagaikan di sambar petir alecia pun mengucapkan hal yang sama kalau dia adalah kekasihnya aku hanya terdiam saat dia hendak pergi otak ku tak dapat berfikir lagi akhirnya aku berlutut di depannya dan berharap kalau dia akan kembali tapi percuma dia kembali emnbalikkan badannya dan kembali berjalan pulang. Aku pun kembali ke rumah.
Saat sampai di rumah hati ku kacau dan juga sakit. Aku pun menyurh orang untuk mencari tahu tentang pria bernama bryan itu. Dan aku tau dia adalah pewaris tunggal dari sebuah grub di Amerika dan alecia berkerja bersama dengabbya sudah sejak enam tahun yang lalu tentu saja aku tidak dapat menemukan alecia meskipun aku mencari alecia di seluruh pelosok dunia ini karena keamanan identitas karyawan di grub itu sangat terjamin aman dan tak akan bocor. Dan mereka juga sudha menjalin hubungan selama lima tahun. Apa aku sudah kalah gak ini bukan akhir dari segalanya aku pasti bisa membawa dia kembali ke sisi ku.
"Untuk apa kamu datang ke sini apa gak cukup kamu nyakitin anak ku?" Kata papa alecia kepada ku saat dia membuka pintu.
"Saya hanya ingin bertemu dengan alecia" kata ku kepada papa alecia.
"Sebaiknya kamu pergi dan jangan ganggu alecia. Biarkan dia bahagia dengan laki laki yabg bersama dengannya kali ini" kata papa alecia kepada ku
"Saya tidak bisa melepaskan alecia begitu saja aa aku aaku aku snagat mencintainya alecia aku janji aku gak akan pernah buat dia menangis dan sakit hati lagi. Tapi bairin saya ketemu dengan alecia" kata ku kepada papa alecia.
Tapi papa alecia tidak mau membiarkan dirinya ku bertemu dengan alecia dan ya akhirnya terjadilah keributan. Sehingga orang orang banyak yang keluar dan melihat akhirnya alecia keluar dan menyuruh kami untuk masuk kami pun masuk dan di dalam kami membuat sebuah kesepakatan dan ya satu minggu lagi kamu akan pergi ke Kanada setelah itu kami pun pulang. Aku tak langsung pulang tapi ke tempat dimana aku biasa berkumpul dengan teman teman ku.
"Apa aku bisa ngaalhin laki laki itu?" Kata ku kepada teman teman ku
"Bisa lagi pula di lihat dari mata alecia dia masih snagat mencintai kamu cris" kata Kevin kepada ku.
"Aku hanya takut dia gak bakalan milih aku" kata ku kepada Kevin
"Percaya sama aku. Dia pasti akan milih kamu jadi kamu udah lah tenang aja lagi pula dia masih cinta mati sama kamu cris jadi kamu santai aja" kataa Kevin kepada ku.
"Oke" kata ku kepada kevin
Setelah itu pikiran ku pun cukup tenang setelah mendengar kata kata Kevin. Akhirnya hari keberangkatan pun tiba aku babgun cukup pagi untuk menjemput alrcia tapi dia tak mau ikut bersama dengan mobil ku. Aku tak masalah toh dia akan kembali menjadi milik ku lagi. Smdan saat sampai di kanda aku sudah menyiapkan bunga mawar merah kesukaan alecia dan itu juga mengandung arti yang sangat dalam. Hari demi hari berlalu bryan melakukan banyak hal untuk alecia tapi aku tidak ya karena aku yakin kalau aku akan memenangkan hatinya untuk kali ini. Aku pun membuat pesta u tuk menyambut kedatangan alecia tentunya hanya pesta kecil bernama dengan teman teman ku. Saat sednag berpesta aku melihat alecia dan bryan sedang bersama aku pun menghampiri mereka dan mengajaknya bergabung dengan ku tapi dia tak mau aku pun memaksanya dan akhirnya dia ikut berpesta. Tapi sata sednag berpesta aju tak menyukainya ya mungkin dia capek laku kembali ke kamarnya.
Hari berlaku dan saat tau alecia hilang aku bingung aku pun mengikuti bryan mencari alecia dari ajuh aku melihat alecia terkulai di bawah pohon aku melihat bryan ada di depannya hendak mengendong alecia aku dengan cepat berlari ke arah alecia dan mendorong bryan agar menjauh dari alecia. Setelah itu aku mengendong alecia pulang ke vila. Saat sampai aju pun langsung memanggil dokter terbaik di Kanada dan setelah itu aku pun malu merawatnya begitu oun dengan bryan.
Cukup lama sudah dan akhirnya alecia sembuh. Aku menyuruhnya memakai baju habgat tapi akhirnya aku malah bertengkar dengan bryan dan ya aku pun kena marah oleh alecia. Akhirnya mau tak mau aku dan bryan duduk didepan TV merenungkan kesalahan kami. Aku bingung apa salah ku lagi pula aku hanya ingin dia sehat.
Keesokannya aku membelikan sebuah buket bunga yang cukup besar untuk alecia dan aku meletakkannya di depan pintu tak lupa denga sepucuk surat cinta. Aku harap dia akan mengingat kenangan kita berdua dulu dan mau kembali kepada ku.
Saat siang hari aku menghampiri alecia dan berbincang bincang beberapa hal bahkan dia sudah mau tertawa dengan ku aku bahagia saat dia tertawa tapi yang membuatnya tertawa bukan orang lain melainkan diri ku. Aku sangat mencintainya bahkan sangat sangat mencintai dirinya.
"Al aku harap kamu bisa kembali ke aku. Aku janji gak akan ninggalin akmu apa pun yang terjadi" kata ku kepada alecia sambil menggenggam tangannya.
"Entah lah aku sendiri sekarang bingung aku akan pikirkan itu dengan baik" kata alecia kepada ku.
"Makasih sayang" kata ku kepada alecia.
"Iya" kata alecia kepada ku.
Setelah itu dia pun pergi entah dia akan kemana tapi yang pasti kemungkinan besar alecia akan kembali ke dalam. Pelukan ku hah aku sudah tak sabar menunggu saat data itu tiba.