Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 58


"Lebih nyaman rumah ibu" kata Mama ku kepada ku


"Sudah gak usah di bahas semua sama aja iya kan pa" ku ata Tante Ratna kepada Om Edward dan juga Mama ku. Om Edward pun mengangguk tanda setuju sambil tersenyum.


Setelah itu kami pun masuk ke dalam. Saat di dalam Amelia dan aku langsung berpelukan aku sangat merindukannya apa lagi dengan ocehan ocehannya. Setelah itu aku memperkenalkan Amelia kepada Tante ratna dan juga Om Edward setelah berbincang bincang sebentar kami pun masuk ke dalam dan langsung makan. Selama sedang makan Om Edward dan juga Tante Ratna tak henti hentinya memuji masakan amrlia dan juga Mama. Aku seneang karena Om Edward dan juga Tante tadapat menerima keadaan ku yang sepetti ini. Semoga semuanya akan lancar sampai nanti. Aku melihat ke arah bryan dia melihat ku dan tersenyum ke arah ku. Setelah selesai makan kami pun langsung berkumpul di ruang tamu setelah itu kami membicarakan soal pertunangan


"Saya rasa alecia sudah bercerita tentang acara pertunangan anak kita tapi saya juga ingin mengatakan kalau acara pertunangan alecia dan bryan akan di adakan 5 hari lagi. Bagaimana bapak ibu?" Kata Om Edward kepada Mama dan juga papa ku.


"Kami setuju setuju saja lagi pula ini kan sudah pilihan alecia sendiri dan kami tau kalau semua pilihan alecia itu yang terbaik untuk dirinya termkasud untuk saya dan juga keluarga pak" kata papa ku kepada Om Edward.


"Bagus lah semoga hubungan ini makin baik dan makin lancar ya pak ke depannya. Saya harap alecia dan bryan bisa bersatu sampai tua nanti" kata Tante Ratna kepada Mama dan juga papa ku.


"Iya semoga saja" kata Mama ku sambil tersenyum lebar.


Setelah itu kami pun berbincang hal lainnya. Setelah itu Mama ku mempersilahkan Om Edward dan juga Tante Ratna untuk istirahat begitu oun dengan ku dan juga bryan. Karena rumah kami cukup untuk bebebrapa orang dan juga ada beberapa kamar kosong jadi aku tak perlu pindah kamar begitu oun dengan adik dan juga ke dua orang tua ku.


Hari hari ku lewati dengan ke sibukan ya bahkan aku tak punya waktu untuk menghabiskan waktu ku befua dengan bryan. Ya setiap hari aku, Mama ku dan juga Tante Ratna sibuk dengan dekorasi acara pertunangan selain itu kami juga mencari cincin untuk di oakai di acara pertunangan tersebut. Hak yang paling membuat ku lelah dan menguras banyak tenaga adalah baju ya karena sudah tiga hari ini tapi kami masih belum menemukan baju yang cocok untuk ku atau oun bryan dan rencananya besok kami akan ke butik terbaik di Korea ya semoga saja setelah datang ke sana kami akan langsung emenemukannya.


Aku tak masalah dengan baju baju sebelumnya bahkan beberapa baju yang sudah aku coba aku pun menyukainya tapi Mama dan juga Tante Ratna kurang setuju dengan baju baju itu jadi akhirnya kami pun mencari baju lain. Dan hari ini aku Mama ku Amelia dan juga Tante Ratna sedang ke toko bunga memesan beberapa rancangan bunga karena terlalu mepet akhirnya bunga yang kami dapat sedikit mahal tapi rasanya Tante Ratna tak masalah dengan hal tersebut asalkan Mama ku dan Tante Ratna suka dia langsung membayarnya.


Keesokannya aku , bryan, Tante Ratna, Mama dan juga Amelia sedang dalam perjalanan menuju butik terakhir saat sampai aku sudah menghela nafas ya aku rasa hari ini akan sangat berat ya aku rasa begitu. Kami semua pun masuk ke dalam setelah itu kami mencoba gaun pertama aku suka ya aku tak tau apa yang ahrus aku pakai dan aku rasa baju baju itu snagat cantik jadi aku menyukainya. Tapi Mama ku tak menyukainya begitu oun dengan Tante ratna akhirnya aku pun Menganti beberapa baju sampai akhirnya aku sudah Menganti baju sebanyak delapan kali rasanya bdan ku sangat lelah dan juga oegal pegal. Dan ya masih ada beberapa baju lagi yang harus aku coba aku pun memakai baju ke sembilan dan saat aku melihat diri ku di cermin aku rasa aku snagat suka dengan gaun ini. Ya karena tak terlalu mewah tapi elegan panjang sampai lutut dan juga dengan tanpa lengan di bagian dadanya di hiasi mutiara mutiara cantik yang membuatnya makin elegan. Begitu oun saat aku memakainya bllekukan tubuh ku terlihat dan aku rada ingin pas untuk ku dan juga aku sangat sangat menyukai baju ini setelah itu aku pun keluar dari ruang ganti aku melihat bryan dia tampak sangat tampan dengan setelah jas putih yang di padukan dengan warna hitam dengan celana putih membuatnya makin gagah. Kami oun keluar saat keluar Mama ku Amelia dan juga Tante Ratna hanya diam sambil memandangi kami aku rasa aku harus Menganti baju untuk yang ke sepuluh kalinya hatinya hah sungguh melelahkan.


"Gimana ma?" Kata ku kepada Mama ku dan juga Tante Ratna


"Kita pilih ini" kata Tante Ratna sambil tetap menatap ku dengan tatapan yang tak bisa aku jelaskan.


"Betul" kata Mama ku kepada ku


"Tapi kenapa muka kalian kayak yang gak suka gitu kiat kita berdua pakai baju ini?" Kata bryan kepada anaknya dan juga Mama ku.


"Kalian cantik banget dan ganteng banget" kata Tante Ratna kepada ku dna juga bryan


"Betul Tante aku sepeti liat seorang putri dan pangeran" kata Amelia menambahi perkataan Tante Ratna


"Oke kita ambil ini" ku ata Tante ratna kepada pelayan


Akhirnya penderitaan ku berakhir dan aku juga senang bahwa Tante Ratna dan juga Mama menyukai gaun yang juga sangat aku sukai. Setelah selesai kami pun langsung ke tempat perhiasan ya karena kata Om Edward aku harus menggunakan anting dan juga kalung jadi mau tak mau aku pun harus mengikuti mereka setelah mengunjungi tempat perhiasan akhirnya kami oun pulang.


Saat sampai di rumah tabte Ratna dan yang lainnya sibuk entah lah aku tak tau aku masuk ke dalam kamar dan langsung mandi ya karena badan ku rasanya sudah remuk dan aku juga butuh istirahat. Setelah selesai mandi aku pun langsung membaringkan tubuh ku di kasur.


Hari yang di tunggu tunggu pun tiba hari ini afalah hari pertunangan ku dengan bryan aku tak tau bagaimana perasaan ku tapi aku merasa bahagia hari ini sudah tiga jam lamanya wajah ku di rias oleh seorang transgender ya namanya lili dia berpenampilan sepeti layaknya wanita. Bahkan dia snagat ramah sejak tadi dia menghias wajah ku sekitar dua jam kemudian akhirnya riasan wajah dan juga rambut ku oun akhirnya selesai aku pun langsung Menganti pakaian tantenya di bantu oleh lili dan juga Amelia. Setelah itu lili menambahkan beberapa aksesoris di kepala ku tak lupa dia menjadikan anting dan juga kalung yang beberapa hari lalu kami beli. Saat memandang diri ku di cermin aku sepeti bukan diri ku entah lah tapi aku merasa berbeda dari biasanya wanita di depan kaca terlihat sangat anggun elegan dan juga cantik ya yang pastinya itu bukan diri ku sehari hari karena aku tak.pernah memakai bedak dan riasan wajah setebal ini sebelumnya.


Setelah itu Mama dan Tante ratna menjumput ku aku pun keluar saat keluar semua orang memandangi ku kagum ya begitu oun dengan bryan mulai dari keluar pintu pandangan bryan tak lepas dari ku sejak tadi bahkan saat aku sudah ada di dekatnya dia masih saja bengong melihat ke arah ku.


"Hei kamu kenapa? Sakit?" Kata ku kepada bryan smabil mengibas ngibaskan tangan ku di depan wajah bryan.


"Aku terpesona dengan kecantikan kamu sayang" kata bryan kepada ku sambil terus melihat ke arah ku


"Sudah deh jangan gombal. Pertunangan kita akan di adain sebbatr lagi jadi jangan liatin aku kayak gitu kalok ngak aju lari nih" kata ku kepada bryan


"Oke oke maaf gak lagi deh sayang" kata bryan kepada ku.


"Iya donk siapa dulu ruangannya" kata bryan kepada ku dengan pedenya.


Setelah itu kami oun bersalaman dan juga terkenal dengan sanak keluarga yang lainnya bahkan Iko dan juga teman temannya mereka datang jauh jauh ke sini tak lupa aku mengenalkan amrlia kepada Aiko ya karena mereka berdua hanya tau di telfon tapi tak tau wajah masing masing. Aku senang Aiko dan teman teman ku yang lainnya langsung akrab dengan Amelia. Setelah itu acar pertunangan oun di mulai kami mulai bertukarang cincin. Setelah itu kami pun di lanjutkan mendorong kue. Aku merasa senang dan bahagia perjuangan ku tak sia sia. Dan semoga ke depannya tak ada halangan apa pun yang aku harap begitu.


Setelah itu kami oun mukai beroesata saat sedang lelah aku pun duduk di sofa aku kaget ya karena aku melihat crisan dan juga teman temannya menghampiri diri ku spontan aku pun albgsung berdiri. Ngapain mereka di sini bukannya mereka gak dapat undangan.


"Kalian kenapa ada di sini?" Kata ku kepada crisan dan juga teman temannya.


"Secepat ini kamu lupain aku Al" kata crisan kepada ku dia tampak sangat marah kepada ku.


"Kamu yang ninggalin aku dan milih wanita lain kenapa sekarang akmu nyalahin aku bukannya kamu yang salah" kata ku kepada crisan.


"Aku lakuin itu demi kebaikan kamu" kata crisan keoada ku sambil emmegang pundak ku dengan sangat erat membuat pundak ku snagat sakit.


"Sakit cris lepasin." Kata ku sambil menghentakkan tangannya agar lepas dari bahu ku.


"Apa kami cinta sama dia Sampek sampek kamu tunangan sama dia?" Kata crisan keoada ku aku pun menutup mata ku


"Iya aku cinta sama dia dan aku sayang sama dia" kata ku kepada crisan.


"Gak kamu bohong aku tau kalau kamu itu masih cinta banget sama aku jadi ayo kita pergi dari sini aku janji bakalan buat kamu bahagia" kata crisan kepada ku smabil menarik tangan kanan ku


"Gak aku gak bisa pergi sama kamu" kata ku kepada crisan dia oun berbalik menghadap diri ku


"Kenapa?" Kata crisan keoada ku


"Cris ini kehidupan ku sekarang. Aku hanya pengen bahagia cris. Jadi lepasin aku aju gak mau dan gak bisa kembali ke sisi kamu lagi ya meskipun aju tau kalau duku kamau ninggalin aku karena semua itu demi kebaikan ku tapi. Kamu salah cris bukan dengan cara nyakitin aku kayak gitu buat ninggalin aku kita dulu seharusnya bisa selesaikan ini baik baik dan bicara berdua bukan memutuskan secara sepihak. Mungkin jika dulu kamu memtuskan hubungan dengan ku dengan cara baik baik mungkin aku akan kembali ke sisi kamu tapi untuk sekarang aku gak bisa. Aku benar bener gak bisa cris. Aku sudah jadi milik bryan dan aku juga sayang sama bryan. Aku gak mau buat bryan, keluarganya atau oun keluarga ku kecewa cris" kata ku kepada criaan.


"Gak sampai kapan pun akmu tetap milik aku Al" kata crisan kepada ku smabil menarik tangan ku. Saat di tarik aku smabil emncoab melepaskan tangan ku tapi dia sia cengkeramannya sangat kuat bahkan pergelangan tangan ku yang di pegang oleh crisan sangat sakit. Tiba tiba dari belakang bryan datang dan langsung memukul crisan


"Ngapain Lo ke sini, dia sekarang milik gue dan gue gak akan lepasin dia sampai kapan pun" kata bryan kepada criaan sambil ememukulnya aku pun menarik bryan agar tak emnujuk crisan lagi. Saat aku melihat ke sekeliling semua orang di acara pertunangan ku melihat ke arah kami semua.


"Tapi dia gak cinta sama Li" kata crisan kepada bryan


"Cukup cris berhenti. Aku sudah bilang aku suka sama bryan dan aku syaang smaa dia. Kamu yang mutusin buat ninggalin aku. Dan sejarabg akmu amu kembali di saat aku sudah nemui orang yang bener bener tulus sayang dan cinta ke aku. Apa lagi dia nunggu aku selama lima tahun berjuang buat dapetin aku dan hati ku tapi kamu yang sudah nyakitin aku malah kembali sebaiknya kamu pergi karena kamu hanya mengangguk di acara pertunangan ku dan juga bryan" kata ku kepada crisan.


"Tapi Al" kata crisan hendak membela diri


"Sebaiknya kamu pergi sekarang juga" kata ku kepada crisan


Dia oun pergi bersama adengab teman temannya air mata ku jatuh ya aku merasa bersalah kepada bryan dan juga kepada keluarganya karena sudah mengacaukan acara pertunangan kud an juga bryan aku oun langsung menghadap ke arah bryan.


"Maaf aku sudah buat acar pertunangan Kuta jadi rusak maaf ini semua dakah aku" kata ku kepada bryan sambil menangis.


"Hei sayang kamu gak salah dia yang skaha sudah jabgan nangis lagi oke" kata bryan kepada ku smabil menghapus air mata ku


"Iya sayang jabgan nangis lagi oke sekarang adalah hari bahagia kamu" kata Tante Ratna kepada ku. Mama papa tabte Ratna Om Edward Amelia Aiko dna teman teman ku yang lainnya menghampiri ku.