
“tuan
selama ini sehat-sehat saja nyonya?” kata anton
“aku
begini karena aku jatuh cinta sama kamu?’ katanya kepadaku
“jatuh
cinta?” kataku
“iya?”
katanya
“kamu
jatuh cinta kepada wanita yang pertama kamu temui sebaiknya kamu pikirkan
beribu-ribu kali karena cinta tak semuanya membuat orang bahagia?’ kataku
“aku
percaya dengan cintaku, bahwa aku akan memenangkan hatimu untukku ya hanya
untukku saja?” katanya sambil meninggalkanku di ruangan ini
“nyonya?’
kata anton berbicara
“mmm
iya ada apa?” kataku
“tuan
memang banyak perempuan di luar sana tapi tuan tak pernah membawa seorang
wanita ke rumah ini?’ katanya kepadaku
“mungkin
dia membawa wanita yang lainnya ke rumah yang lainnya juga?” kataku
“tidak
nyonya, tuan hanya pernah membawa 1 wanita yaitu anda dam juga tuan tak pernah
menolong seorang wanita sebelumnya saat tuan membawa pulang anda kami seisi
rumah kaget karena tuan tak pernah begini sebelumnya dan saat anda taksadarkan
diri anda selalu mengingau tuan sangat khawatir menyuruh semua anak buahnya
untuk mencari dokter terbaik di amerika bahkna ke luar negeri dan saat dokter
pulang panas tubuh anda tak kunjung turuntuan semalaman bergadang hanya untuk
mengompres badan nyonya?’ katanya kepadaku
“terus kenapa kamu bilang itu kepadaku?” kata ku kepadanya
“karena
saya tau bahwa nyonya dapat merubah tuan kembali menjadi lebih baik?” katanya
“tapi
aku gak kenal sama dia terus apa hubungannya sama aku?” kata ku karena aku
bingung apa yang harus aku lakukan
“nanti
anda akan tau sendiri?” katanya kepadaku
memangnya
orang seperti apa dia, kenapa pelayannya sangat yakin bahwa aku akan dapat
merubah tuannya menjadi lebih baik bukankah kita baru bertemu 1 kali terus
pusing oh iya aku harus pulang pasti ratna dan yang lainnya pasti khawatir, aku
melihat ke belakang dan alzelfin masih menaiki tangga aku berlari kepadanya aku
harus pulang karena aku tau pasti teman-teman ku khawatir dengan keadaanku.
Saat di dekatnya aku memegang tanganya
“mmm
iya ada apa sayang?” katanya kepadaku saat menoleh kebelakanng
“aku
mau pulang sekarang?” kataku
“kamu
masih belum sehat 100% aku gak bakalan biarin kamu pulang?” katanya
“tapi
temen-temen aku pasti khawatir sama keadaanku?” kataku kepadanya
“oke
tapi jangan sekarang besok dan kamu harus nurut sama kata-kataku?’ katanya
“oke?”
kataku
Setelah itu dia meninggalkanku aku kembali ke kamarku,
saat aku masuk kamar aku melihat ponselku di dekat meja tempat tidur. Mmm
bukannya itu ponselku kataku dalam hati. Aku berjalan dan saat aku dekat benar
itu ponselku. Tapi siapa yang menaruh ponselku disini tapi sebelumnya ponsel
ini tak ada di sini. Sudah lah lebih baik aku tak usah pikirkan lagi membuatku
tambah pusing aku harus menelfon ratna agar dia tak kebingungan mencariku. Tapi
saat aku telfon ternyata pulsaku tak mencukupi jadi aku mencoba intuk
mengirimkan pesan kepada dia.
Ratna :Rat, ini aku syasa aku di rumah seseorang tapi akui gak tau ada dimana tapi dia bilang kalau besok dia bakalan nganterin aku pulang. Jadi besok aku langsung pulang ke apartment ya rat bye.
Saat
aku mengirim pesan sambil menunggu aku memainkan game kesukaanku di ponselku.
Dan handphone ku berbunyi saat aku buka ternyata pesanku tak terkirim aku
mencoba mengecek paket dataku ternyata sudah habis juga. Hah sial sekali aku
hari ini pikirku saat aku sedang kesal dengan handphone yang ada di tanganku
pintu kamar ada yang mengetuk