Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 48


 ( Alzelfin )


Dulu sekali saat aku masih kelas 2 SMA aku pernah di culik dan di sekap di sebuah gudang yang sangat gelap. Pada saat aku akan menyerah ada seorang gadis yang datang menghampiriku aku tak dapat melihat wajahnya dengan sangat jelas tapi entah mengapa saat itu aku menuruti semua kata-katanya. Saat dia akan membuka kan tali yang ada di tanganku di tak dapat melepasnya karena keadaan hanya terang sedikit lalu dia mengeluarkan sesuatu dan mengesekannya kepada tali itu setelah lepas dia memberikan benda itu kepadaku.


“pegang ini ya kak, jangan sampai hilang karena ini berharga buat aku.” Katanya saat itu


“iya.” kataku kepadanya


Lalu dia membuka tali yang mengikat kaki ku dan membantuku untuk berdiri saat itu dia menyuruhku untuk jangan berisik karena penjaga yang di luar sedang tidur . saat sampai di luar aku dan dia langsung lari sekuat mungkin sampai ke suatu perdesaan.


“ayo kaka ke rumah aku.” Katanya kepadaku


 “gak aku mau pulang bisa pinjam handphone kamu?” kataku


Lalu dia memberikan handphonnya kepadaku, aku menghubungi keluargaku dan menyuruh mereka untuk menjumputku di desa tersebut. Setelah itu aku memberikan handphoendnya kembali kami berjalan ke arah halte di


pinggir jalan agar orang tua ku bisa cepat menemukanku.


“kakak sudah ada yang mau jumput ya?” katanya kepadaku


“iya makasih ya sudah nolongin aku?” kataku kepadanya


“ayo kaka kita nunggu orang tua kaka jumput kita nunggu di halte.” Katanya saat itu


Setelah sampai aku dan dia duduk dalam diam saat aku melihatnya dia menoleh ke arah sekitar halte dan itu membuatku penasaran


 “kamu kenapa kok tolah-toleh?” kataku kepadanya


“ini sudah jauh sekali dari gudang itu mereka tidak akan menemukan kita.” Kataku kepadanya


Tak lama kemudian aku melihat banyak mobil menuju ke rah kami saat mobil itu berhenti mama dan papa keluar lalu memeluk diriku. Setelah itu aku di bawa masuk oleh mama dan papaku tapi saat aku lihat ke belakang aku sudah tidak menemukan dia lagi. Saat sampai di rumah mama menyuruhku untuk mandi saat aku melepas pakaian di kantong celanaku ada yang menganjal saat aku ambil ternyata kartu tanda pengenalnya aku lupa kalau aku tak


mengembalikan ini kepadanya


Dan sejak saat itu aku menyuruh orang untuk menyelidiki tentang syasa beberapa tahun sudah berlalu dan hari ini secara tak sengaja aku bertemu dengan di bar saat aku akan masuk melihat dia sangat mabuk aku membawanya ke vila di daerah pergunungan saat sampai sopir membuka kan pintu untukku lalu aku mengendongnya keluar.


“saya bantu tuan.” Kata kepala pelayan kepadaku


“tidak usah kamu rapikan kamarku dan panggil dokter cepat.” Kataku kepada para palayan di rumahku


Aku mengendongnya di depannku ada seorang pelayan wanita dia membukakan pintu kamar karena tau aku sedang kerepotan mengendong syasa. Aku langsung membaringkannya di tempat tidur.


“ganti pakaiannya buat dia merasa nyaman.” Kataku kepada pelayan itu


“baik tuan.” Katanya


“oh dan satu  lagi panggil aku kalu sudah selesai.” Kataku


Aku langsung meninggalkan syasa dengan pelayan, aku turun ke bawah untuk berganti pakaian setelahselesai aku keluar menunggu dokter yang akan memeriksanya sekitar 30 menit dokter datang dan di saat bersamaan pelayan yang tadi bersama dengan syasa keluar menemuiku


“tuan nona sudah selesai kami ganti pakaiannya.” Kata wanita itu