Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 42


“dulu saat saya waktu pertama kali kerja di


tempat ini, ada seorang wanita yang sering besama dengan tuan. Setelah tau


kalau mereka adalah pasangan kekasih ya bisa disebut pacarnya wanita itu setiap


hari pagi-pagi sekali nona tasya datang untuk membangunkan tuan karena jika


bukan nona tasya yang membangunkan tuan maka tuan tidak akan bangun hubungan


mereka sangat romantic bahkan setiap hari tuan membawakan sebuah hadiah untuk


tasya, tapi usatu hari saat nona tasya sedang menyiram bunga di taman belakang


ada seorang laki-laki yang datang mencari nona tasya setiap hari pada jam yang


sama laki-laki itu selalu mencari nona tasya tapi saat tuan ada di rumah


laki-laki itu tak pernah datang, dan mereka keluar bersama saat hamper sore


saat tuan akan  pulang nona tasya sampai


di vila ini lagi suatu hari kepala pelayan bertanya kepada nona tasya mengenai


laki-laki itu dan nona tasya mengatakan kalau laki-laki itu adalah sepupunya


dia setiap hari pergi ke rumah sakit untuk menjenguk mamanya yang sedang sakit


jadi kami para pelayan tak lagi curiga dengan nona tasya. Suatu hari saat nona


tasya pergi dengan laki-laki itu tuan datang sebelum nona tasya datang saat


tuan bertanya kami menjawab tentang yang kami ketahui tuan sangat marah tapi


saat nona tasya datang emosi tuan stabil suatu hari tuan sangat mabuk nona


tasya juga mabuk kami tak tahu apa yang terjadi setelah itu bulan demi bulan


berlalu dan nona tasya datang mengatakan kalau dia sedang hamil, tuan merasa


kaget dan juga senang tapi saat akan di periksa kandungannya nona tasya selalu


tak mau dengan berbagai alasan. Minggu berganti bulan kandungan nona tasya sudah


beranjak 4 bulan tapi perutnya sangat besar seperti orang yang hamil 7 bulan,


dokter itu mengatakan kalau kandungan nona lemah karena sudah memasuki usia 8


bulan saat itu tuan sangat syok lalu tuan menyuruh seseorang menyelidiki


tentang nyonya selama 8 bulan ini, tak lama kemudian kami mendengar kalau tuan


dan nona tasya sedang bertengkar. Setelah hari itu kami tak pernah melihat nona


tasya lagi dan tuan berubah dia sering pulang dengan keadaan mabuk bahkan


katanya di luar tuan banyak sekali pacarnya. Hanya itu saja yang saya tau.”


Katanya menyelesaikan ceritanya


“kasihan sekali alzelfin.” Kataku


“saat tuan membawa nona ke rumah ini pertama kali kamu juga kaget, tapi kami percaya kalau nyonya bisa membuat tuan kami bahagia.” Katanya kepadaku sambil memegang tanganku


“maaf aku gak bisa, aku sudah punya kekasih.” Kataku melepaskan tangan yang di genggam oleh alike.


Aku berjalan kea rah jendela di luar sangat


indah siapa pun yang melihat pemandangan ini pasti akan membuat orang yang


melihatnya bahagia kecuali aku hatiku gundah karena aku bingung apa yang harus


aku lakukan jika austyn meningglakanku, aku mengelengkan kepala menyadarkan


diri kalau austyn tidak akan pernah meninggalkanku. Aku bahagia bisa


bersamannya, aku berjalan menuju meja rias untuk mengambil handphone ku yang


aku taruh di dalam tas aku mengetik beberapa nomer dan mencoba menelfonnya ya


siapa lagi kalau buka austyn tapi tak ada jawaban. Aku mencoba menghubunginya


lagi dan akhirnya di angkat oleh austyn


“halo.” Kataku kepada austyn


“maaf aku lagi sibuk nanti aku telfon lagi.” Kata austyn sambil mematika telfon yang terhubung denganku