
( Crisan )
Hari ini entah kenapa tapi aku snagat merindukan alecia ya aku sangat sangat merindukannya. Tapi ini sudah malam dan jika aku menelfonnya dia juga pasti sudah tidur tapi aku ebbar benar sangat merindukannya tapi baru kemaren dia ke sini dan masih beberapa hari lagi dia akan ke sini. Masa aku harus menunggu hingga hari Sabtu untuk menyampaikan rasa rindu ku keoada alecia kan tidak mungkin. Aku bingung apa yang harus aku lakukan.
"Ngapain kamu mondar mandir seperti setrikaan?" Kata Kevin kepada ku ya karena semua trman teman ku ada di sini malam ini untuk menemani ku. Ya bukan hanya untuk menemani ku mereka sudah biasa ada di sini sampai nanti tengah malam baru mereka semua akan pulang atau menginap di sini.
"Aku kangen sama alecia tapi aku bingung harus gimana. Kalau aku telfon dia dia pasti udah tidur lihat sekarang sudah jam delapan malam dia pasti lelah setelah kerja seharian" kata ku kepada Kevin ya aku tetap saja mondar mandir.
"Cobak kamu diam dulu aku pusing liat kamu mondar mandir seperti itu ngebuat kepala ku sakit aja" kata Kevin kepada ku aku pun berhenti dan duduk di samping Kevin.
"Coba kamu sekarang telfon alecia aja. Siapa tau dia masih belum tidur" kata Kevin kepada ku.
"Iya" kata ku kepada Kevin. Setelah itu aku mencoba menelfon alecia tapi tak ada jawaban dari alecia saat ini yang ingin aku lakukan hanya ingin bertemu dengan alecia saja dan mengucapkan selamat malam itu saja sudah cukup untuk ku. Tapi dia tak kunjung mengangkat telfon ku bahkan aku sudah mencoba menelfon alecia beberapa kaki tapi tetap saja oleh alecia tak di angkat telfon ku.
"Gimana?" Kata galih kepada ku sambil terus bermain catur bersama dengan marvan.
"Gak di angkat sama alecia atau mungkin dia sudah tidur ya jadi dia gak bisa angkat telfon dari aku" kata ku kepada Kevin dan juga Galuh.
"Ya sudah kalau gitu labgsung datengin aja ke rumahnya buat apa lagi di sini kalau aku sih kangen sama seseorang langsung aku samperin dia" kata marvan kepada ku smabil terus bermain ya bahkan saat fia berbicara matanya masih menatap ke arah caturnya.
"Iya kenapa aku gak kepikiran ya" kata ku kepada marvan aku pun alngsung bangun dan mengambil jaket tapi saat hendak keluar Kevin dan Galuh mencegah diri ku.
"Kenaoa?" Kata ku kepada Kevin dan juga galih.
"Kamu gak bisa ke rumah alecia. Ini sudah malam dan dia pasti sudah tidur. Dia pasti capek banget setelah seharian kerja jadi kamu jangan ganggu dia nantik alrcia bisa sakit" kata Kevin kepada ku smabil menahan tangan ku agar aku tidak pergi.
"Iya betul apa yang di katakan oleh Kevin" kata galih kepada ku.
"Gak aku harus ke sana aku kangen banget sama alecia. Ya sudah aku pergi dulu ya" kata ku kepada galih dan juga Kevin.
Setelah itu aku menghempaskan tangan Kevin dan langsung memakai jaket ku kevin , galih, dan juga yang lainnya memanggil manggil nama ku mencoba emnghentikan diri ku tapi kenapa aku harus mengikuti perkataan mereka toh aku hanya ingin bertemu dengan kekasih ku saja bukan mau bertemu dengan kekasih atau tunangan orang lain jadi tak masalah kan kalau aku ingin bertemu dengan alecia. Aku berlari ke arah pintu Untung saja ada mobil yang baru di gunakan oleh kakak aku labgsubg meminjamnya. Kakak ku bertanya aju akan kemana aku langsung saja mengatakankkaau aku akan ke rumah alecia karena aku snagat merindukannya. Setelah itu aku pun langsung mengemudikan mobil ku denga kecepatan tinggi ya karena rasanya aku sudah tak sabar bahkan aku sudah sangat sangat tak sabar untuk bertemu dengan aelcia aku sangat merindukannya. Saat ini aku ingin sekali memeluk kekasih ku itu dan juga mencium keningnya. Ya hanya itu saja.
Tak lama kemudian aku pun sampai di rumah alecia tapi rumahnya sepi mungkin sudah tidur aku pun memarkirkan mobil ku dulu agar aku bisa leluasa bertemu dengan alecia. Setelah selesai memarkirkan mobil ku aku pun langsung berjalan kaki ke arah rumah alrcia aku mencoba memanggil manggilnya tapi tak ada jawaban ya mungkin benar kalau alecia sudah tidur aku oun memutuskan untuk kembali ke rumah denga perasaan kecewa yang sangat dalam. Saat dalam perjalanan pulang aku tak sengaja melihat sekilas wanita yang mirip sekali dengan alecia aku menghentikan mobil ku dan membuatnya mundur dan betul saja kalau itu adalah alrcia dia duduk bersama seorang laki laki ya itu adalah saudaranya bryan.
Aku oun memarkirkan mobil ku setelah itu aju ingin menghampiri mereka tapi langkah ku terhenti saat alecia menyebutkan nama ku apa dia juga merindukan ku ataua dia sudah tak sabar untuk menjadi kekasih ku entah lah aku pun berdiam diri di balik pohon besar yang tak jauh dari alecia dan juga saudaranya bryan. Tapi aku kaget saat tau kalau mereka berdua bukan lah saudara melainkan sepasangan kekasih dan mereka juga sudah bertunangan. Aku kaget bahkan alecia mengatakan kalau dia berharap ibgatan ku ceoat pulih sebenarnya apa yang terjadi kenapa kekasih ku sekarang berubah menjadi tunangan orang lain yang mereka akui kalau mereka hanya lah saudara saja.
Aku bingung dengan semua ini bahkan kelapa ku juga skait entah kenapa. Tapi rasnya ada sesuatu yang aku ingat. Aku oun memutuskan untuk kembali ke mobil ku karena sakit kepala yang aku alami makin parah dan juga aku melihat damar samar ingatan tentang masa lalu ku. Aku jadi bingung ada apa semua ini kenapa sekarang aku malah menjadi orang ke tiga di balik hubungan alrcia kekasih ku dan juga bryan yang katanya saudaranya tapi sekarang aku tau kalau dia adalah tunangannya. Aku oun menghidupkan.mobil ku dan melakukan mobil ku dengan kecepatan tinggi.
Aku tak tau apa yang aku lakukan di masa lalu tapi bukan kah alecia adalah kekasih ku dan kenapa bisa alecia sekarang sudah menjadi tunangan orang lain Berapa tahun aku koma dan berapa tahun ingatan ku hilang kenapa semua nya menjadi membingungkan seprti ini. Tiba tiba di depan ku ada sebuah mobil aku membanting setir dan ya seketika semuanya gelap sangat gelap sekali.
Sayup sayup aku mendengar suara tangisan dan juga memanggil manggil nama ku. Tapi lama lama aku tak lagi mendengarnya aku mencoba membuka mata ku. Aku melihat kalau aku bersama seorang wnaita yang oenah aku lihat juga beberapa waktu yang lalu dan ternyata aku dan wanita itu bertunangan tapi di situ aku melihat kalau wajah ku tak bahagia cukup lama akhirnya aku bertemu dengana alecia aku memtuskan hubungan ku demi sesuatu aku melihat alecia di situ menangis tapi aku malah membiarkannya. Entah lah tapi tiba tiba saja aku ingat ya aku ingat semuanya wanita itu adalah mantan tunangan ku yang dulu pernah di jodohkan oleh Mama ku dan aku meninggalkan alecia demi bertunangan dengan wnaita itu agar alrcia tak celaka. Dan aku juga ingat kalau alecia dan juga bryan adalah sepasang kekasih yang sudah bertunangan ya di malam alecia dan bryan bertunangan saat aku pulang dari persta mereka aku mengalami kecelakaan. Dan ya aku sekarang sudah ingat ingat semuanya.
Aku membuka mata di situ ada kakak ku dan juga teman teman ku yang lainnya tapi aku tak melihat alecia dimana pun dia berada. Sekarang aku ingat semuanya siapa bryan dan juga apa hubungan mereka. Tapi yang alrcia tau sekarang aku sedang sakit dan juga lupa ingatan. Sebenarnya aku tak rela kalau alecia menjadi milik orang lain tapi aku tak bisa berbuat apa apa kemarin malam alecia mebgatakan kakau ibgatan ku pulih maka dia dan juga bryan akan segera menikah aju tidak bisa membiarkan itu terjadi aku tak ingin alecia menjadi milik lji laki itu. Karena alecia hanya lah milik ku seorang ya alecia hanya milik ku seorang.
Tak lama kemudian alecia oun datang bersama dengan bryan. Ya mungkin ku harus bersandiwara untuk tetap hialbg ibgatan agar alecia tak menikah dengan bryan Karen akau tak ingin itu terjadi. Aku hanya ingin alrcia selalu ada di samping ku sampai maut memisahkan kan kita ber dua karena sampai detik ini aku masih snagat snagat mencintainya. Ya aku akan lakukan apa pun agar alecia mau kembali ke pelukan ku lagi aku tak peduli dengan perasaan bryan tapi yang penting sekarang aku harus menyusun rencananya agar alecia kembali ke pelukan ku.
Tak lama kemudian dokter pun muali memeriksa ku bahkan dokter sendiri bingung kenapa ibgatan ku bisa tak pulih. Sebenarnya aku sudah ibgat tapi aku melakukan ini semua demi cinta ku.
Sekitar tiga jam kemudian alrcia dan bryan pamit pulang. Ya tentunya mereka pun pulang. Setelah mereka pulang aku pun kembali membaringkan tubuh ku di ranjang kak Chelsea menghampiri ku begitu oun dengan galih.
"Kakak tau kalau ibgatan kamu sudah kembali" kata kak Chelsea kepada ku
"Terus kenapa?" Kata ku kepada kak Chelsea sambil menghidupkan TV
"Ini semua gak betul cris. Ini semua salah. Kamu sudah berbohong ke alecia dan kamu tau kalau alecia gak suka dengan hal itu" kata kak Chelsea kepada ku dia tampak snagat marah kepada ku.
"Aku gak peduli. Kakak tau kenapa aku bisa kecelakaan aku gak sengaja ketemu alecia di taman dan dia bilang kalau ibgatan ku sudah pulih maka alrcia dan bryan akan secepatnya menikah dan aku gak mau itu terjadi karena alecia itu hanya punya aku dan sampai kapan pun alecia tetap punya aku" kaya ku kepada kak Chelsea
"Cria biarkan alecia bahagia" kata Kevin kepada ku smabil brrjalan ke arah ku.
"Kebahagiannya hanya sama aku maka dia akan bahagia kalau dia sama bryan dia gak akan bahagia" kata ku keoada Kevin.
"Apa kamu lupa kalau kamu yang ninggalin dia dan dekarang aknu amu ngerebutin dia dengan cara seperti ini?" Kata galih kepada ku.
"Kenapa gak slaha kan aku emncibtainya dan aku yakin kalau dia juga masih cinta sam aaku. Dia tunabgan sama bryan karena dia hanya kasihan ke bryan tapi hatinya alrcia itu tetap untuk aju" kata ku kepada Kevin dan juga galih.
"Kakak minta kamu jujur sama aleci sebelum terlambat dan kamu menyesali semuanya" kata kak Chelsea kepada ku.
"Gak akan dan aku harap kalian gak akan ada yang bilang ke alecia mau oun ke bryan kalau ingatan ku sudah pulih. Awas aja kalau sampai kalian bicara maka aku akan mencelakakan dirinya ku sendiri dan juga alrcia" kata ku kepada kak Chelsea dan juga teman teman ku.
"Kamu berubah cris" kata Kevin kepada ku.
"Aku berubah karena aku cinta sama alecia dan akubgak mau kehilangan alrcia aku ngelakuin smeua ini karena sampai detik ini ku gak bisa lupain alecia' kata ku kepada Kevin
"TAPI DIA BUKAN MILIK KAMU LAGI DIA SUDAH PUNYA KEHIDUPANNYA SENDIRI CRIS. FAN KANU GAK BRRHAK BUAT NGAMBIL KEBAHGAIANNYA YANG SEKARANG". Kata galih kepada ku dia membantah ku dan juga marah kepada ku tapi aku tak peduli karena apa yang aku lakukan saat ini adalah benar adanya dan juga tak salah kan kalau aku memperjuangkan cinta ku.
"Terserah kalian mau berbuat apa tapi yang pasti aku gak akan jujur ke alecia kalau ibgatan ku sudah kembali. Terserah kalian mau bilang atau ngak ke alecia dia juga gak akan percaya dengan ucapan kalian karena kalian dengar kata dokter tadi mungkin masih belum waktunyabunyik ibgatan ku kembali dan alecia percaya itu" kata ku keoada kak Chelsea dan juga teman teman ku.
"Kamu bukan adik ku lagi" kata kak Chelsea kepada ku smabil berjalan keluar dengan perasaan marah. Ya aku tak peduli karena menurut ku aku benar.
"Terserah kakak mau bilang apa" kata kunkepada akak Chelsea yang terus berjalan keluar dari kamar rawat ku.
"Cris sebaiknya kamu pikirkan baik baik dan pikirkan dengan snagat baik karena semua ini gak benar cria kamu akan menyesal" kata Kevin lagi ekpada ku
"Aku gak peduli dna aku akan tetap jalanin rencananya ini" kata ku kepada Kevin.
"Ya sudah kalau itu kemauan kamu lakukan saja tapi kalau akmu menyesal di kemudian hari jangan salah kan kami ingat itu cris" kata Kevin kepada ku.