Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 61


( Jason )


Hari ini aku dan ratna pindahan syasa dan alzelfin membantu kita membenahi barang barang tugasnya di bagi oleh ratna aku dan alzelfin mengambil barang sedangkan ratna da syasa membenahi barang barang yang kami bawa. Saat aku membawa barang dengan alzelfin kami melihat austyn mengetuk pintu apartement syasa aku dan alzelfin pun berjalan menghampiri austyn


“ada apa?” kata alzelfin kepada autyn


“aku cari pacar ku.” Kata nya cuek sambil terus mengetuk pintu apartement syasa


“dia gak ada disini.” Kata alzelfin kepada autyn


“dia beneran gak ada disini tyn, dan aku harap kamu jangan ganggu syasa lagi kamu harus fokus sama istri kamu.” Kata ku kepadanya karena aku geram dengannya


“aku ini temen kamu jas, kenapa kamu malah bantu dia?” kata austyn kepada ku


“aku hanya belain orange yang bener.” Kata ku kepada autyn


“lebih baik lo pergi dari sini.” Kata alzelfin kepada autyn smabil berjalan masuk


“aku bakalan nunggu disini sampai kapan pun, bahkan sampai di kembali.” Kata austyn kepada kami


Aku dan alzelfin tak memperdulikannya lalu kami berjalan mengambil barang terahir dan meningglkannya di depan pintu aku membawa barang barang itu kepada ratna dan syasa saat sampai aku dan alzelfin membantu ratna dan syasa aku menyuruh ratna untuk tak terlalu berat mengerjakan barang barang karena dia sedang hamil. Ya dia hamil anak dari ku aku tak menyesal karena aku mencintainya setelah selesai memberskan syasamengatakan


kalau dia akan pulang


“aku pulang dulu yam au mandi.” Kata syasa


“mandi disini aja sya.” Kata ku kepada syasa karena sepertinya autyn masih disana menunggu syasa


“tapi aku gak bawa baju ganti, udah deh aku pulanga ja.” Kata ku ekpada Jason


“sudah sana mandi disini pinjem baju ratna dulu.” Kata alzelfin


Setelah itu syasa mengambil baju yang berikan oleh ratna untuk baju gantinya  lalu dia masuk ke dalam kamar mandi. Ratna melihat kepada ku dan ya aku harus menjelaskannya kepadanya


“di depan pintu apartement syasa ada autyn nungguin syasa.” Kata ku kepada ratna sambil berbisik karena takut kalau syasa akan mendengar pembicaraan kami


“oh iya sudah sana beli makan sambil liat austyn masih dsana apa ngak, aku takut syasa di ganggu sama austyn itu,” kata ratna kepada ku dan alzelfin


“iya sudah kita beli makan dulu ya sayang.” Kata ku sambil mencium kening ratna


Aku berjalan ke bawah untuk membeli makan bersama dengan alzelfin saat sampai di lift aku masih melihat austyn menunggu di depan pintu apartement syasa dia duduk pas di depan pintunya seperti seorang pengemis. Aku berjalan melewatinya saat aku berjalan melewatinya dia tertidur di depan pintu aku kasihan saat melihat seperti ini tapi dia juga salah kenapa tiba tiba saja dia menikah dengan wanita itu.  Kami pun berjalan ke sebuah restoran yang ada di depan apartement saat sampai kami pun langsung memsan beberapa makan dan au sadar kalau waniat disini melihat ke arah ku dan alzelfin bahkan ada seorang wanita yang menghampiri alzelfin


“permisi kak.” Kata wanita yang menghampiri alzelfin


“iya kenapa?” kata alzelfin


“boleh minta nomernya ngak?” katanya sambil menjulurkan hpnya kepada alzelfin


“maaf sudah ber istri.” Kata alzelfin kepada wanita itu sambil menekankan kata beristri


“gak papa kok kak, kan bisa buat tement we chat.” Katanya lagi kepada alzelfin


“maaf ya saya sudah beristri dan gak tertarik sama kamu, bahkan istri ku lebih cantik dari pada kamu.” Kata alzelfin dengan ketusnya kepada wanita itu akhirnya waniat itu meninggalkan alzelfin


“hebat banget lo bro, padahal lo belum menikah sama syasa.” Kata ku kepada alzelfin


“gue gak suak sama cewek murahan kayak gitu.” Kata alzelfin yang pastinya di dengar oleh wanita itu karena wanita itu tertunduk malu


“jangan keras keras bro di denger sama orangnya tau.” Kata ku kepadanya


“biarin aja, mana ada cewek minta nomer cowok duluan untuk aja syasa gak seperti tiu.” Katanya lagisaat aku melihat waniat itu dian hanya bisa menyembunyikan wajahnya mungkin dia sangat malu dengan perkataan alzelfin tak lama kemudian makanan yang kami pesan sudah siap. Kami membayar dan mengambilnya saat sampai di apartement aku melihat austyn masih di depan pintu apartement syasa


“bro lo duluan aja ke atas, gue masih mau ngomong sama autyn.” Kata ku kepada alzelfin


Alzelfin pun mengangguk dan meninggalkan aku duluan, aku berjalan menghampiri austyn yang masih tertidur aku membangunaknnya dia membuka matanya saat dia melihat ku dia langsung bangun dan berdiri


“lo nganpain disini.” Kata austyn kepadaku


“gue mau bicara sama lo.” Kata ku kepada alzelfin


“ya sudah bicara aja.” Kata autyn kepadaku


“kapan lo yang nikah, kenapa gak ngasih tau gue.” Kata ku kepada autyn


“sudah dari 1 bulan yang lalu, gue di jebak sama mama gue jadi mau gak mau gue nikahin dia jas, padahal gue gak mau lo tau kan kalok gue sayang banget sama syasa.” Kata austyn kepadaku


“gue ngerti perasaan lo, tapi lo biarin syasa bahagia bro kan lo sudah punya istri.” Kata ku kepada autyn


“gak bisa gue sayang banget sama dia.” Kata austyn kepada ku


“kalok lo beneran sayang sama syasa lo gak bakalan ngehianatin dia bro.” kata ku kepadanya


“gue hanya gak siap buat ninggalin semuanya jas.” Kata autyn sambil tertunduk


“gue ngerti perasaan lo tapi kalok lo beneran sayang sama dia lo bisa tinggalin semuanya demi syasa dan bukan seperti ini.” Kata ku kepada autyn tapi dia hanya dia saja


“sebaiknya lo pulang dan renungin kata kata gue baik baik gue mau balik dulu.” Kata ku sambil meninggalkannya pergi


Saat aku akan naik lift aku melihatnya berjalan ke arah tangga pulang saat sampai aku melihat alzelfin menunggu di


depan pintu apartenet ku dan katanya dia menungguku jadi kami masuk. Saat masuk syasa baru keluar dari kamar mandi alzelfin menyerahkan makanan yang di belikannya kepada syasa dan memberikannya minuman begitu pun dengan ku kepada ratna setelah selesai makan syasa dan alzelfin pamit untuk pulang alzelfin melihat ku dan aku mngerti dengan tatapannya aku menganggukan kepala.


Hari ini kami pergi makan malam setelah selesai makan malam kami pulang ke apartement saat sampai di lobi apartement kami melihat austyn di depan lobi sedang duduk. Aku mengatakan kepada mereka kalau aku akan berbicara dengan austyn. Setelah itu ratna,syasa, dan alzelfin ke atas untuk mengantar syasa ke apartementnya setelah melihat mereka masuk lift aku berjalan ke arah austyn yang berdiri.


“austyn?” kata ku kepadanya dan dia berbalik menghadap ku


“iya apa jas?” kata autyn kepada ku


“iya.” Kata ustyn sambil berjalan ke arah kursi yang ada di taman dekat hotel setelah sampai kami hanya diam saja ya lumayan lama aku melihat austyn dia melihat ke atas dan membuka mulut


“jas aku sayang sama dia.” Kata austyn


membuka pembicaraan


“aku tau.” Kata ku kepadanya


“aku gak suka sama istri ku yang sekarang dia hamil pun aku gak tau jas, ini semua jebakan buat aku jas. Kamu tau kan aku hanya suka dan sayang sama syasa bahkan di cinta pertama ku jas.” Kata austyn kepada ku sambil menutup matanya


“aku tau, tapi kamu coba buka hati buat istri mu jas. Aku tau syasa cinta pertama kamu tapi kamu juga harus biarin dia bahagia sama yang lainnya as.” Kata ku kepadanya


“aku gak bisa jas aku gak bisa AAHHHHHH.” Katanya sambil berteriak menutup wajahnya


“kamu bisa kok.” Kata ku kepada autyn sambil meninggalaknnya pergi


Saat aku di depanlobi aku melihat ke arah autyn dia hanya duduk diam sambil menutup mukanya dengan kedua tangannya. Aku merasa kasihan kepadanya tapi aku juga kesal kepadanya aku berjalan ke apartement saat sampai ratna bertanya kepada ku aku pun menceritakan semuanya kepada ratna dia hanya diam saja tak bisa berkata kata.


Sudah 1 minggu ini aku dan ratna tak kemana kemana bahkan ke rumah syasa pun tidak. Karena ratna harus banyak istirahat kata kata dokter jadi selama itu kita tak kemana kemana yang aku pentingkan sekarang hanya kesehatan ratna dan juga anakku.


“sayang nantik malam ke syasa yuk aku kangen?” kata ratna kepada ku


“iya ayo.” Kata ku kepada ratna


Setelah itu aku mencuci piring dan mengambil baju yang di jemur awalnya ini tugas ratna tapi aku menyuruhnya untuk diam saja karena aku khawatir dengan kandungannya setelah selesai aku dan ratna keluar untuk pergi ke apartement syasa tapi saat sampai di depan apartement syasa sudah ramai aku bertanya kenapa nyatanya austyn berniat memperkosa syasa aku tak menyangka dia akan berbuat seperti ini kepada syasa aku menghajarnya dan


menyuruhnya untuk pergi setelah itu kami masuk ke dalam untuk menenangkan syasa saat sampai di dalam syasa tampak syok dengan semua kejadian ini.


“al kamu sebaiknya tinggal disini biar kejadian ini gak terulang lagi?” kata ku kepada alzelfin


“iya aku juga mikir kayak gitu.” Kata alzelfin kepada ku


“ya sudah sebaiknya lo mulai sekarang pindah kesini oke, karena gue gak bisa tiap hari kesini kandungan ratna lemah.” Kata ku kepada alzelfin


“oke gue juga mau nyuruh orang rumah buat nganterin barang barang gue kesini.” Kata alzelfin berenjak pergi untuk menelfon pembantunya untuk memindahkan barang barang kebutuhannya


Setelah itu aku dan ratna pulang setelah melihat ratna tertidur barusan. Saat sampai di apartement aku dan ratna


beribincang bincang sebentar dan mengatakan kalau aku akan ke rumah autyn besok. Untuk membicarakan hal ini kepada keluarganya karena ini sudah sangat keterlaluan tentang prilaku austyn setelah itu aku dan ratna pun tidur,


Hari ini akus edang bersiap siap untuk ke rumahnya austyn. Ratna aku suruh untuk menemani syasa kami tak lupa membawa bubur kesukaan syasa setelah aku memberikan bubur aku pergi untuk ke rumah austyn


“aku jalan dulu ya sayang?” kata ku kepada ratna


“iya hati hati ya sayang.” Kata ratna kepada ku


“mau kemana?” kata alzelfin kepada ku


“mau ke rumah autyn mau ngasih dia pelajaran ini sudah keterlaluan al.” kata ku kepada alzelfin


“iya sudah semoga berhasil.” Kata alzelfin sambil menyelami ku


Setelah itu berjalan menuju mobil saat di jalan aku mengendari mobil ku dengan kecepatan tinggi. Tak lama kemudian aku pun sampai di rumah austyn aku berjalan ke arah pintu dan mengetuk pintu tak lama kemudian ada seorang wanita yang sangat sexi dengan baju yang tebuka di bagian bawah mau pun di bagian atas dan aku tau kalau austyn paling benci dengan wanita yang mengumbar tubuhnya dan pastinya aku juga tak suka karena menurut ku wanita seperti ini pantas untuk menjadi boneka atau mainan saja. Dia melihat ku dari atas ke bawah aku pun begitu kepadanya karena risih dengan pandangannya yang menjijikan itu aku langsung saja bertanya.


“austyn ada.” Kata ku kepada wanita itu


“ada, buat apa cari suami ku?” katanya kepada ku dan aku tau kalau ini adalah istrinya austyn.


“aku ada perlu penting.” Kata ku kepada wanita itu dengan cuek


“oke masuk aku panggilin.” Katanya sambil berjalan masuk


“duduk dulu aku bangunin dulu soalnya masih gak bangun kecapekan tadi malam.” Katanya kepadaku dengan suara yang di buat buat seperti manja aku bergidik ngeri mendengarnya tak lama kemudian autyn pun mulai menuruni tangga.


“oh kamu jas.” Kata austyn setelah duduk di depan ku


“iya.” Kata ku kepadanya


“ada apa jas?” katanya kepada ku


“aku harap kamu jangan ganggu syasa lagi.” Kata ku to the point kepada austyn aku tak peduli meskipun ada istrinya di depannya


“kamu masih berhubungan sama cewek genit itu?” kata wanita itu kepada austyn dan dia berkata cewek genit sepertinya yang pantas di bilang cewek genit disini ya dia kata ku dalam hati


“sudah sana buatin minum buat temen ku.” kata austyn kepadanya


“gak ah emang aku pembantu.” Katnya bergelanyut manja di lengan austyn


“bisa di tunda dulu mesra mesraannya aku ada hal peting yang mau aku bicarakan sama suami mu?” kata ku kepadanya


“oke.” Katanya meninggalkan kami pergi


“oke kamu bisa lanjutin.” Kata austyn kepadaku


“aku hanya minta kamu buat ninggalin syasa karena tindakan kamu yang tadi malam sudah keterlaluan dan kelewat batas.” Kata ku kepadanya


“kalau aku gak mau?” kata austyn kepada ku


“ayo lah jas kita sudah sahabatan sejak SMA jas, masa kamu tega sih ngelaporin aku ke polisi.” Kata austyn kepada ku


“terserah kamu tapi aku hanya minta kamu jauhin syasa atau aku baka laporin kamu ke polisi.” Kata ku sambil


meninggalkannya pergi


Saat aku keluar dari rumah austyn dia memanggil manggil namaku aku tak menghiraukannya lalu aku melajukan mobil ku dengan sangat cepat tak lama kemudian aku sampai di apartement. Saat sampai aku langsung menuju ke apartement syasa ternyata alzelfin dan ratna sudah menungguku jadi aku menceritakan semuanya yang aku alami disana. Alzelfin dan ratna hanya mengaggukan kepala tanda mengerti dan kata alzelfin ini semua sudah cukup buat dia dan syasa. Kamu puntenang tapi tak tenang sepenuhnya aku dan alzelfin masih harus waspada apa yang akan terjadi selanjutnya dan untuk itu kami bertiga sudah siap untuk menjaga syasa