Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 66


"Sayang kamu ikut ya. Kan sekarang hubungan kita sudah di restui sama Mama ku jadi kamu gak usah takut lagi. Dan kamu ikut aku ke rumah ya sayang" kata crisan kepada ku kak Chelsea dan teman teman crisan langsung melihat ku aku kira aku hanya akan mengantar sampai depan tapi crisan malah ingin aku ikut ke rumahnya.


"Iya" kata ku kepada crisan sambil tersenyum kepada crisan.


"Ya sudah ayo cepet makannya setelah itu kita pulang" kata kak Chelsea kepada crisan dia tampak senang.


"Iya kak" kata crisan sambil kembali memakan makanannya


"Makasih ya Al. Sudah mau ikut ke rumah" kata kak Chelsea kepada ku sambil memegang tangan ku. Dengan suara yang sangat pelan bahkan bisa di bilang Kaka Chelsea bisik bisik kepada ku.


"Iya kak" kata ku kepada kak Chelsea. Sambil tersenyum Dan menganggukan kepala ku.


Setelah selesai makan kami pun langsung bergegas pulang. Saat sampai di depan rumah sakit aku pun langsung masuk ke mobil kak Chelsea tapi di tarik oleh crisan agar aku ikut mobil yang di tumpangi nya. Aku tak ingin satu mobil dengannya tapi aku tak bisa berbuat apa apa jadi aku hanya bisa diam dan mengikuti permintaan crisan saja. Sepanjang perjalanan aku hanya diam saja ya karena aku merasa tak nyaman entah lah tapi rasanya badan dan hati ku menolak untuk duduk berdampingan dengan crisan. Setelah setengah jam perjalanan kami pun sampai di rumah crisan dan beberapa pelayan pun langsung mengambil barang barang bawaan kamu dan membawanya masuk.


Teman teman crisan membawa crisan ke kamarnya ya mau tak mau aku pun harus mengikuti crisan karena dia memegang tangan ku dan juga menarik ku agar aku mau ikut dengannya ke kamar. Setelah sampai di kamarnya tak ada perubahan yang mencolok di sini masih sama saja seperti dulu. Beberapa pelyaann membawakan aku dan teman temannya crisan makanan dan juga minuman. Sedangkan crisan ya dia duduk di samping ku awalnya aku ingin duduk di kursi singel tapi crisan melarangnya.


Cukup lama kami berbincang bincang ibu crisan masuk bersama dengan sistem pribadinya dia menanyakan kabar tentang crisan ya crisan menjawab seadanya setelah itu ibu crisan melihat ke arah ku dan tersenyum kepada ku.


"Alrcia bisa kita bicara sebentar?" Kata ibu crisan keoada ku.


"Buat apa Mama mau bicara sama alecia? Kenapa gak bicara di sini aja?" Kata crisan kepada mamanya.


"Ada sesuatu hal yang sangat penting yang harus Mama bicarakan dengan alecia" kata Mama crisan keoada crisan.


"Apa jangan jangan Mama mau memisahkan kita lagi iya kan? Mama mau bicara alecia dan mau ngancam alecia buat ninggalin aku iya kan?" Kata crisan kepada ibunya.


"Cris jangan ngomong gitu" kata ku kepada crisan.


"Hmmm gak kok Mama hanya mau bicara dan tanya soal kesehatan kamu aja ke alecia dan ya beberapa pertanyaan lainnya jadi Mama mau bicara befua duku Sam aalecia ya" kata Mama crisan kepada crisan.


"Bener Mama gak akan misahin kita berdua?" Kata crisan keoada mamanya masih tak percaya.


"Iya bener" kata ibu crisan keoada crisan.


"Oke kalau gitu alecia boleh ikut Mama tapi awas jangan bicara yang macem macem tentang hubungan ku dengan alecia" kata crisan kepada mamanya.


"Iya lagi pula Mama juga mau bicara sama kakak kamu juga kok jadi gak hanya alrcia sendiri" kata ibunya keoada crisan


"Oh gitu ya sudah" kata crisan sambil mengangguk anggukan kepalanya.


"Ayo Al" kata ibu crisan kepada ku.


"Iya Tante" kata ku langsung berdiri setelah itu aju oun langsung mengikuti ibu crisan tak lama kemudian dia masuk ke sebuah ruangan yang dulu sekali pernah aku masuki ya ini adalah ruang kerja ibu crisan. Saat aku masuk di dalam sudah ada kak Chelsea setelah ibunya crisan mempersilahkan ku untuk duduk aku oun duduk di kursi samoing akak Chelsea.


"Oke kalau gitu mari kita mulai" kata ibu crisan kepada ku dan juga kak Chelsea.


"Ada apa Mama manggil kita?" Kata kak Chelsea kepada ibunya.


"Gini Mama bicara sama alecia duku setelah itu baru kamu" kata ibu crisan kepada Kaka Chelsea


"Oh oke silahkan" kata Kaka Chelsea keoada ibunya.


"Al" kata ibu crisan memanggil ku.


"Iya Tante?" Kata ku kepada ibu crisan.


"Saya sudah dengar tentang penyakit crisan dan itu membutuhkan waktu yang lumayan.lama kan sekitar sepuluh sampai dua belas bulan. Dan saya juga dengar dari kakaknya crisan Chelsea kalau kamu akan bersedia menepati janji kamu buat ngerawat crisan sampai dia sembuh tapi apa tidak ada masalah dengan tunangan kamu? Maaf bukannya saya mau ikut campur tapi saya tidak mau membuat kebahagian kamu dengan tunangan kamu menjadi hancur" kata ibu crisan kepada ku.


"Saya sudah bilang semuanya kepada bryan dan ya dia mau mengerti dan mau menunggu saya" kata ku kepada ibunya crisan.


"Bagus lah kalau begitu dan saya dengar dia ada di Korea sekarang apa betul?" Kata ibu crisan kepada ku.


"Iya benar" kata ku kepada ibu crisan.


"Tolong sampaikan kepada bryan.kalau saya ingin menemuinya besok di sini. Dan ya karena kamu setiap hari ke sini jadi kakian bisa datang berdua. Saya ingin berterima kasih langsung kepada bryan karena sudah mengizinkan kamu untuk merawat anak saya. Jadi saya mohon katakan kepada bryan kalau saya ingin bertemu dengannya besok' kata ibu crisan kepada ku.


"Tapi bukannya kalau saya ke sini bareng sama bryan maka crisan akan curiga dan berfikir yang tidak tidak. Dan itu membuat otaknya menjadi terguncang" kata ku kepada ibunya crisan


"Kamu tenang aja semua akan saya atur agar crisan tidak tau kalau kamu datang ke sini bersama dengan bryan" kata ibu crisan kepada ku.


"Baik kalau begitu" kata ku kepada ibunya crisan


"Oh iya dan satu lagi makasih ya Al kamu sudah mau ngerawat crisan dengan baik. Saya sangat snagat berterima kasih ke kamu" kata ibu crisan kepada ku dari sorot matanya dia tampak serius tapi juga malu malu.


Setelah itu aku pun keluar ya karena ibunya crisan akan berbicara dengan Kaka Chelsea aku tak ingin mendengar apa pun tentang apa yang akan di bicarakan oleh mereka. Jadi aku kembali ke kamar crisan saat sampai di sana dia langsung menyeret ku dan mendudukkan diri ku di sofa lalu dia pun bduduk di samping ku sambil melihat ku dengan lekat lekat hal itu membuat diri ku menjadi tidak nyaman.


"Ada apa?" Kata ku kepada crisan bingung dengan tingkah lakunya.


"Apa kata Mama ku? Dia ngancam kamu?" Kata crisan kepada ku smabil memegang ke dua pundak ku.


"Ngak kok Mama mu hanya tanya gimana keadaan kamu waktu di periksa sama dokter dan ya di sana juga ada kak Chelsea kok waktu Mama kamu bicara sama aku" kata ku kepada crisan.


"Terus dimana kak Chelsea sekarang?" Kata crisan kepada ku.


"Ya ada di ruang kerja Mama kmau lah mereka berdua masih bicara sesuatu hal yang penting" kata ku kepada crisan.


"Bicara apa?" Kata crisan kepada ku dia tampak penasaran tapi aku kan tak tau mereka membicarakan apa lagi pula setelah selesai bicara dengan ku aku pun langsung pamit untuk keluar.


"Ya aku gak tau lah. Tadi aku labgsubg keluar setelah Mama kamu selesai bicara" kata ku kepada criaan.


"Tapi kamu gak di apa apain kan?" Kata crisan kepada ku tampaknya dia masih tak percaya kepada ku.


"Gak apa kok udah deh gak usah gitu" kata ku kepada crisan dan mendorongnya agar menjauh dari ku.


"Untung lah soalnya aku khawatir banget sayang" kata crisan kepada ku. Sambil memegang ke dua pipi ku.


"Ya dia dari tadi mondar mandir di depan pintu nungguin kamu. Bahkan dia gak berhenti bicara kita aja yang dengertin Sampek capek" Kata kak Morgan kepada ku


"Iya betul" kata kak Kevin sambil mengangguk anggukan kepalanya.


"Lebay" kata ku kepada crisan sambil mengambil teh ku dan meminumnya.


"Lebay kamu bilang aku ngelakuin itu karena aku khawatir sama kamu" kata crisan kepada aku.


"Iya iya" kata ku tak peduli dengan perkataan crisan ya karena perut ku sudah minta di isi jadi aku mengambil roti yang ada di depan ku dan langsung memakannya.


Crisan sejak tadi mengoceh saja kepada ku tapi aku tak mempedulikannya ya aku terus saja makan buah dan juga roti roti teman temannya yang melihat tingkah laku crisan hanya bisa menahan tawa bahkan Kaka galih dia tersenyum geli melihat tingkah laku crisan. Cukup lama crisan marah marah kepada ku akhirnya dia pun selesai laku duduk di sofa.


"Akhirnya lega juga kuping ku" kata kak Kevin kepada kami semua.


"Iya betul kak" kata ku sambil mengangguk anggukan kepala ku begitu oun dengan teman teman crisan yang lainnya.


Saat aku dan kak Kevin berbicara crisan malah makin marah kamu semua pun langsung tertawa sangat keras saat melihat wajah lucu dari crisan.


Jam berganti dengan cepat aldan sekarang sudah jam enam malam ya aku harus pulang. Aku pun membereskan barang barang ku. Setelah itu aju mengatakan kepada crisan kakau aju akan pulang dia berkata akan mengantarkan ku tapi ya aku tak memperbolehkannya toh kesehatannya masih kurang baik ya bukan hanya itu saja tapi aku tak mau bryan salah paham saat melihat di antar pulang oleh crisan. Ya saat sampai di gerbang nanti aku akan menelfon bryan dan memintanya menjumput ku. Tapi crisan masih bersikeras untuk mengantarkan ku pulang ya akhirnya aku pun berdebat Dengan crisan. Setelah perdebatan yang cukup panjang untungnya ada kak Chelsea yang datang dan dia mengatakan kalau kak Chelsea yang akan mengantarkan ku pulang. Ya mau tak mau akhirnya crisan pun mengiyakan permintaan ku.


Saat perjalan ke mobil aku mengatakan kepada kak Chelsea kalau aku minta di turun kan di gerbang dan ya kak Chelsea tak bertanya alasan ku dia langsung mengiyakannya dia oasti tau apa alasan ku. Setelah sampai di gerbang aku pun langsung menelfon bryan dan memintanya menjumput ku setelah dia mengatakan iya dia pun langsung mematikan telfon yang terhubung dengan ku sambil menunggu bryan datang kak Chelsea menyuruh ku menunggunya di dalam mobil.


"Al makasih banyak dan aku juga minta maaf" kata kak Chelsea tiba tiba kepada ku


"Makasih dan maaf buat apa kak?" Kata ku kepada kak Chelsea ya karena aku juga bingung dengan perkataan kak Chelsea.


"Untuk keluarga ku" kata kak Chelsea keoada ku


"Oh iya kak gak papa kok udah lah kak santai aja" kata ku kepada kak Chelsea ya dia meminta maaf atas perbuatannya mamanya dulu kepada ku dan berterima kasih karena sudah mau merawat crisan.


Tak lama kemudian mobil bryan oun berhenti tepat di depan mobil kak Chelsea setelah berpamitan aku oun alngsung keluar dna berjlana ke arah bryan yang sudah turun dan membuka kan pintu untuk ku. Setelah itu bryan oun menjalankannya mobilnya entah lah tapi sepanjang perjalanan bryan terus terusan memegang tangan ku dengan erat dan juga menciuminya beberapa kali.


"Kenapa?" Kata ku kepada bryan ya aku bingung dengan tingkah lakunya.


"Gak kok hanya lagi kangen aja sama kamu sayang" kata bryan kepada ku.


"Gombal" kata ku kepada bryan


"Beneran kok rasnaya kalau aku lagi gak nyetir sekarang aku pasti bakalan langsung peluk kamu dengan sangat snagat erat" kata bryan kepada ku.


"Sudah deh nyetir yang benar" kata ku kepada bryan


"Siap nyobya" kata bryan kepada ku


Aku hanya bisa tersenyum geli mendengar kata kata jlbryan barusan. Sebetulnya aku juga snagat merindukan bryan ya karena hari ini aku bahkan tidak punya waktu untuk menghubungi bryan. Biasanya aku menghubungi bryan sesekali tapi ahri ini tidak. Ya karena tadi crisan marahnya lama sekali jadi aku harus melayaninya hal hal yang aneh bahkan dia meminta makanan yang harus aku memasaknya membuat ku lelah saja. Tak lama kemudian kami pun sampai di rumah aku pun langsung turun.


Tak terasa sudah satu bulan lamanya tapi crisan tak ada perkembangan apa apa bahkan saya aku mencoba mengingatkan dirinya tentang masa lalu dia tak bisa mengingatnya jika sekali pun dia mencobabya maka dia akan memegang kepalanya dan mengatakan kalau kepalanya sakit. Aku jadi bingung tapi untungnya ada bryan yang selalu ada di samping ku di saat aku sudah lelah dia mencoba menyemangati ku dengan kata katanya dan di saya aku sudah snagat putus asa dengan semua ini dia mencoba untuk menyemangati ku.


Ya aku hanya beruntung saja mempunyai laki laki sepeti bryan yang selalu ada di saat aku susah dan dalam keadaan seperti ini. Bahkan dia terus bertanya keadaan crisan ya walau pun tak ada perkembangan apa pun dari ingatan crisan.