Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 01


Kehidupan yang aku jalani sangat panjang penuh dengan lima liku entah lah kapan kehidupan ku akan tenang aman dan damai. Ini adalah cerita tentang hidup ku sampai aku menikah.


Aku mempunyai saudara tiri namanya Bayu dia sudah mempunyai seorang istri dan dua orang anak nama istrinya Novi dan nama ke dua anaknya diva dan Faiz. Aku memanggilnya kakak dia sangat baik kepada ku meskipun dia adalah saudara tiri ku tapi dia sangat baik sekali kepada ku. Aku ingat sekali dulu saat aku masih kecil kakak ku Bayu kerja di luar kota saat dia datang dia selalu membawakan banyak sekali makanan dan juga mainan untuk ku. Apa pun yang dia punya jika aku menyukainya dia pasti akan memberikannya kepada ku tapi kakak ku mulai berubah ya sikapnya kepada ku mulai berubah sejak dia menikah dengan Novi padahal sebelum dia menikah dengan Novi sikapnya tak pernah berubah kepada ku meskipun dia sudah mempunyai kekasih bahkan saat malam Minggu jika kakak ku Bayu akan keluar dengan kekasihnya dia selalu membawa ku. Tapi setelah dia menikah dia berubah kepada ku hingga akhirnya aku tak mempedulikannya.


Sampai akhirnya aku masuk ke Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) sekitar dua bulan kemudian akhirnya kakak ku bayu menikah dengan novi. Ayah ku merayakan pernikahan kakak ku dengan sangat meriah ya bagaimana tidak dia menghabiskan banyak seklai uangnya untuk pernikahan kakak ku meskipun dia bukan anak kandungnya tapi ayah ku memperlakukan kakak ku dengan sangat baik bahkan dia menganggap kakak ku seperti anaknya sediri dan juga ayah ku tak pernah membeda bedakan antara diri ku atau pun kakak ku. Dan kebetulan aku mempunyai kekasih namanya dewa dan saat dia datang di pernikahan kakak ku aku sangat terkejut mengetahui kalau dia adalah teman kakak ku. Aku menyembunyikan hubungan ku dengan dewa sampai akhirnya kakak ku mengetahui hubungan ku dengan dewa ya seperti yang aku duga sebelumnya kalau kakak ku tak akan pernah setuju dengan hubungan ku dengan dewa ya sampai aku dan kakak ku bertengkar hebat.


"Kakak mau kamu putus sama dewa dia bukan laki laki yang baik dan juga kamu masih kelas satu SMP kamu masih belum pantas untuk berpacaran dengan laki laki yang lebih dewasa jauh di atas kamu syah" kata kakak ku kepada ku


"Apa salahnya aku sama dia hanya pacaran bukan mau menikah pas aku juga sudah sayang banget sama dia jadi kakak gak usah ikut campur urusan ku kakak utus saja istri kakak" kata ku kepada kakak ku.


"Aku kakak mu dan aku berhak untuk memilihkan yang terbaik buat kamu syah" kata kakak ku kepada ku.


"Ya aku tau tapi kalau soal pasangan biar aku sendiri yang pilih, dia laki laki yang baik aku sudah ocaran sama dia sejak empat bulan yang lalu dan dia baik sekali sama aku dia juga setia sama aku dan juga jujur sama aku. Jadi kakak gak usah ikut campur masalah hubungan ku sama dewa" kata ku kepada kakak ku ya aku sangat marah dan juga emosi kepada kakak ku karena dia tak setuju dengan hubungan ku dengan dewa padahal dia adalah laki laki yang snagat baik dan juga jujur.


"Kamu salah dia itu sudah punya tunangan dan sebentar lagi mereka akan menikah, jadi kakak mau kamu putus sama dia" kata kakak ku kepada ku dan saat kakak ku mengatakan kalau dewa sudah mempunyai tunangan dan sebentar lagi mereka akan menikah aku sangat kaget sekali sampai sampai aku spontan melihat ke arah kakak ku.


"Ha ha ha ha kakak tega sekali sampai sampai kakak ngefitnah dewa seperti itu, kakak bilang dia punya tunangan dia bilang ke aku kalau dia itu sayang banget sama aku dan dia itu setia sama aku jadi sudah deh kakak gak usah ikut campur masalah ku sama dewa kakak urus aja istri kakak dan kehidupan kakak" kata ku kepada kakak ku.


Aku pun langsung pergi meninggalkan kakak ku dia terus memanggil manggil nama ku tapi aku tak mengindahkannya ya aku mengabaikannya karena aku kesal dan juga lelah dengan sikap kakak ku bahkan sampai dia tega memfitnah dewa sampai seperti itu. Aku berlari ke kamar saat sampai aku menutup kamar ku dan juga menguncinya ya jika tidak kakak ku akan masuk ke kamar ku dan mulai menceramahi ku lagi aku sudah lelah dan tak ingin mendengar ceramahnya lagi maka dari karena itu aku masuk ke kamar dan mengunci pintu saat sampai di kamar ternyta hp ku berbunyi sejak tadi saat aku melihat ke layar hp ternyata dewa sudah menelfon ku sebanyak sepuluh kali ya mungkin dia sudah menelfon ku sejak tadi. Ya karena bertengkar dengan kakak ku sampai sampai aku lupa kalau aku telah meninggalkan hp ku di kasur ku. Aku mengambil hp ku dan hendak mengangkat telfon dari dewa tapi saat hendak mengangkatnya dewa mematikan telfonnya aku pun menelfon ya ulang tak butuh waktu lama akhirnya dewa mengangkat telfon ku.


"Halo?" Kata ku kepada dewa saat dia mengangkat telfon ku.


"Kamu kemana aja sih aku dari tadi nelfon kamu tapi kamu gak ngangkat angkat telfon ku" kata dewa kepada ku ya aku tau kalau dia akan marah kepada ku karena aku tak mengangkat telfonnya ya bukannya aku tak mau mengangkatny tapi aku tadi sedang berdebat dengan kakak ku.


"Maaf ya sayang tadi aku tengkar sama kak Bayu terus hp ku di taruh di kamar jadi aku gak dengar kalau kamu nelfon dari tadi" kata ku kepada dewa.


"Tengkar kenapa kamu sama Bayu yank?" Kata dewa kepada ku sekarang nada suaranya sudah sedikit lebih lembut kepada ku.


"Ya tadi kak Bayu nyuruh aku sama kamu putus, oiya sayang kamu tau ngak kalau kak Bayu bilang kamu sudah punya tunangan dan terus sebentar lagi kamu akan menikah emang betul ya kamu sudah punya tunangan dan bakalan menikah?" Kata ku kepada dewa ya bukannya aku tak percaya aku hanya mau memastikan saja kalau ucapan kak Bayu itu semuanya bohong dan tak betul ya aku tau kak Bayu melakukan itu semua karena dia tak setuju dengan hubungan ku dan juga dewa.


"Jadi Bayu bilang gitu sama kamu sayang?" Kata dewa kepada ku dia terdengar kaget dengan ucapan ku barusan.


"Iya" kata ku kepada dewa.


"Aku gak tau maka dari karena itu aku tanyak sama kamu apa bener kamu sudah tunangan dan bentar lagi kamu mau sudah mau menikah?" Kata ku kepada dewa ya jujur saja aku masih bingung apa yang di katakan oleh kak Bayu itu betul atau tidak.


"Yank dengarin aku ya, aku sayang banget sama aku kalau aku selingkuhan kamu berarti aku nyakitin kamu doank dan itu sama aja kalau aku nyakitin diri ku sendiri. Jadi yank aku itu gak punya tunangan apa lagi Sampek mau menikah dengan cewek lain karena aku itu sayang dan cinta banget sama kamu. Tapi kalau kamu gak percaya sama aku gak papa kok yank aku ngerti dia kan kakak kamu mungkin dia hanya pengen yang terbaik buat kamu sedangkan aku hanya cowok biasa biasa yang gak punya apa apa. Tapi satu hal yang harus kamu tau kalau aku itu sayang banget sama kamu" kata dewa kepada ku kata katanya sangat menyentuh hati ku membuat ku merasa bersalah kepada dewa karena aku sudah sempat tak mempercayainya dan malah percaya dengan ucapan kakak ku.


"Gak kok aku percaya sama kamu, maaf ya yank aku sudah sempat ngeraguin kamu aku minta maaf aku gak bakalan gitu lagi kok yank jadi aku mintak maaf ya yank" kta ku kepada dewa


"Iya gak papa kok yank" kata dewa kepada ku dengan nada suara yang sangat lembut.


Setelah itu aku dan dewa membicarakan hal yang lainnya entah apa saja yang aku dan dewa bicarakan tapi hati ku sangat bahagia sekali ya bagaimana tidak aku menelfon ya jam sembilan malam dan sekarang sudah jam dua pagi tapi kami masih telfonan. Aku makin mencintainya entah lah aku mulai di mabuk asmara tapi jujur saja aku snagat bahagia malam ini kekeksalan yang aku alami tadi hilang seketika setelah berbicara dengannya aku merasa beruntung mempunyai kekasih seperti dirinya yang dapat mengerti keinginanan dan juga apa yang aku mau.


****


Tiga bulan berlalu dengan sangat cepat tak teras hubungan ku dengan dewa sudah berjalan hampir satu tahun tapi hari ini kak Bayu ingin mengajak ku ke suatu tempat entah dia akan membawa ku kemana dia tak mengatakannya dia hanya mengatakan kalau dia ingin mengajak ku ke suatu tempat ya sebenarnya dewa tak memperbolehkan ku keluar hari ini karena di luar sedang marak maraknya sakit flu dan katanya dewa tidak ingin aku sakit. Aku sempat menolak keinginan kak Bayu yang ingin mengajak ku tapi dia memaksa akhirnya aku pun mengiyakan permintaannya. Aku pun mencoba menghubungi dewa ya untuk mengataka. Kalau aku akan keluar dengan kaka dewa sebentar saja tapi nomernya tidak aktif ya ini sudah sore hari dan nomer dewa tidak aktif sejak pagi entah kenapa tapi tadi malam saat telfonan dengannya dia mengatakan kalau dia tidak enak badan dan juga sedang flu maka dari karena itu aku khawatir dengan keadaan dewa aku sudah mencoba menlfon dan juga mengiriminya pesan tapi tak ada satu pun telfon ku yang terhubung dan tak ada satu pesan pun yang dia balas. Ya sudah lah mungkin dia masih sedang istirahat aku hanya berharap dia baik baik saja.


Setelah selesai mandi dan berdandan aku dan kakak ku pun jalan ke tempat tujuan yang ingin dia tunjukan kepada ku saat di jalan aku sempat bertanyak kepada kakak ku ya aku bertanya dia akan membawa ku kemana dan katanya dia akan membawa ku ke acara pernikahan temannya aku hanya mengangguk saja ya kebetulan Mbg Novi kakak ipar ku dia sedang sakit maka dari karena itu dia tak bisa ikut ke acara pernikahan temannya kakak ku. Tak lama kemudian kami pun sampai di sebuah acara pernikahan temna kak Bayu. Acaranya sangat meriah dan juga besar dari arah parkiran aku sudah bisa melihat ke arah pelaminan kalau ada dua pasangan yang terlihat bahagia. Aku dan kak Bayu berjalan masuk saat hendak masuk Kaka Bayu bertemu dengan temna temannya dia sempat bersalaman dan ya bebebrapa temannya sempat bertanya tentang diri ku dan ya begitu lah kakak ku dia terlalu melindungi diri ku sehingga menyuruh teman temannya menjauhi diri ku. Dan hal itu membuat ku kesal ya bagaimana tidak itu membuat ku seperti orang yang mempunyai penyakit menular sehingga di jauhi oleh orang orang di sekitar ku. Aku pun mulai masuk ya aku tak memperhatikan siapa yang menikah ya lagi pula itu adalah teman teman kak Bayu dan aku juga tak mengenalinya. Aku hanya sibuk dengan hp ku saja ya aku sedang berkirim pesan dengan sahabat ku namanya adalah renila dia sahabat ku sejak kami SD.


Bukan hanya itu aku sambil menunggu balasan pesan dari dewa tapi tetap saja nomernya tidak aktif dan pesan ku pun tak ada satu pun yang di balas olehnya. Kakak ku memanggil diri ku aku hanya menjawab seprlunya saja ya karena aku masih sibuk dengan hp ku.


"Aisyah" kata kak Bayu kepada ku lagi lagi dia memanggil diri ku


"Apa kak? Sana dah kalok mau salaman sama temen mu aku tunggu di sini aja" kata ku kepada kak Bayu sambil tetap melihat ke arah hp yang ada di dalam genggaman ku.


"Cobak liat ke depan siapa yang menikah" kata kak Bayu kepada ku


"Gak penting juga, dia kan temennya kak Bayu bukan temen ku lagi pula aku gak kenal.sama dia sudah sana aku tunggu di sini aja kak, setelah itu ayo pulang pas" kata ku kepada kak Bayu sambil duduk di bangku yang kosong di dekat ku barusan berdiri.


"Kamu kenal kok coba liat dulu" kata kak Bayu kepada ku.


Karena kak Bayu ngotot untuk menyuruh ku melihat ke arah ke dua mempelai itu membuat ku kesal kaoeda kak Bayu dengan malas aku menaruh hp ku ke dalam tas dan melihat ke arah Kaka Bayu dulu. Dia tersenyum dan embyuruh ku melihat ke arah ke dua mempelai ya mau tak mau dengan malas aku memutar bola mata ku ke arah ke dua mempelai itu, dan betapa kagetnya diri ku saat melihat ke arah pelaminan kalau laki laki yang ada di samping wanita itu adalah dewa kekasih ku.