
jam 11 siang pria dewasa dengan stelan Jas hitam nya itu memasuki apartemen nya sambil membawa map coklat...
" siang Byh " senang Nayla langsung berlari memeluk Rey begitu pria dewasa itu menutup pintu kembali ....
mulai hari ini Nayla akan belajar jadi istri yang baik ...
drettt
drettt
tanpa membalas pelukan Nayla Rey pun mengangkat telfon ...
" aaa,,, siang Sayangh" sapa Rey hangat pada wanita baru nya ..
Rey hanya ingin mencari pelampiasan untuk menghibur hati nya yang sangat hancur saat ini ...
" baiklah cantik aku akan menunggu mu di apartemen,,,," senyum hangat Rey tapi belum selesai bicara Nayla sudah mengambil ponsel nya .. .
" Nayla " marah Rey saat Nayla menginjak ponsel nya ...
bruk
tak cukup hanya membanting Nayla mengambil palu lalu memukul ponsel Rey di lantai sampai hancur ....
" apa yang kau lakukan,,,, kenapa kau menghancurkan ponsel ku " bentak Rey Beneran marah kali ini pada Nayla ...
" Hiksss " tubuh Nayla langsung menggigil takut saat Rey membentak nya ....
tak kuat melihat Nayla menangis akhir nya masuk ke kamar setelah sebelum nya meninggal kan amplop coklat yang tadi di bawa nya keatas meja ...
setelah Rey pergi Nayla terduduk di atas lantai lalu mengambil amplop coklat itu yang ternyata isinya adalah surat cerai .....
disela tangisan Nayla yang terduduk di lantai itu seorang wanita dewasa masuk lalu tanpa melirik Nayla dia menuju kamar yang di dalam nya ada Rey ....
aura marah di dalam diri Nayla benar benar datang secara bersamaan
Nayla berlari mengejar wanita itu sambil membawa palu yang membuat wanita itu histeris ketakutan menghampiri Rey di dalam kamar ...
" aku takut Rey" kata Donita menggigil ketakutan berdiri di belakang Rey saat Nayla terus berjalan mendekat sambil membawa palu ....
wanita bayaran itu sangat ketakutan saat istri klien nya datang membawa palu yang mungkin jangan kan di pukul di lempar saja sudah pasti kepala nya akan berdarah ...
Padahal tujuan Rey hanya agar Nayla merasa benci pada Rey lalu akan mau menandatangani surat cerai mereka ....
jauh di dasar hati Rey dia hanya ingin Nayla bahagia apapun akan Rey lakukan untuk itu termasuk seperti sekarang...
" siapa ?" tanya Nayla begitu keras saat dia sudah berdiri di depan Rey Dan Donita sambil memegang palu ...
Donita ingin jujur karna takut tapi lirikan mata Rey lebih menakutkan lagi ....
" pa,,,pacar Rey " jawab Donita ....
tatapan mata Rey yang seolah meminta Donita memainkan peran nya membuat wanita itu memiliki keberanian.....
" hahhh,,, salah maksud ku calon istri Rey " cengir Donita malu malu memeluk Rey lalu memamerkan cincin dijari manis nya yang sama dengan yang ada di jari Rey. .
bukan nya menangis Nayla melatakkan palu nya di atas ranjang lalu memegang tangan Rey memaksa cincin itu agar keluar dari jari Rey ...
" aakksshh " ringis Rey saat Nayla memaksa cincin itu keluar dari jari Rey sampai jari nya terluka bahkan berdarah saat Nayla menarik paksa cincin itu dari jari Rey ....
" kau tau ini apa ?" kata Nayla dengan galak mengangkat palu itu tepat di depan wajah Donita ....
" buka " suara tegas Nayla juga meminta cincin di jari Donita yang masih bersembunyi di balik punggung Rey .....
" jangannn" larang Rey dengan tegas tapi saat Rey bicara palu yang di pegang Nayla tiba-tiba mengarah tepat di depan pelipis nya ...
" kau tega melukai ku ?" senyum kecut Rey yang tau kalau Nayla tak akan pernah tega melukai nya ....
" mengapa tidak ,,,, tak ada toleransi untuk sebuah penghianatan ,,, jangan coba coba menduakan istri sah mu " tegas Nayla ...
" bukan kah kau akan menceraikan nya Sayang " suara manja Donita
belum juga Rey menjawab tamparan Nayla sudah melayang di pipi Donita ..
" sampai kapan pun itu tak akan pernah terjadi " kata Nayla yang membuat Rey takjub dengan keberanian nya ...
" dan Kakak" palu yang di pegang Nayla benar benar mengenai kening Rey sampai darah segar keluar dari kepala Rey ...
" tidak usah melakukan hal dengan skenario menjijikan seperti ini hanya agar Nayla benci dan menandatangani surat cerai itu ,,,,, sampai kapan pun Nayla tak akan pernah menandatangani nya " teriak Nayla ..
👏👏👏
seketika suara tepuk tangan bergema di kamar yang sangat hening itu .....
" bangus Nay ,,,tak ada toleransi untuk suami yang sudah berani berniat selingkuh" bangga Nich juga merasa kesal dengan hal bodoh yang dilakukan Rey agar Nayla membenci nya
untung Nayla cepat sadar
like dulu lah