Mengejar Cinta Sang Mafia

Mengejar Cinta Sang Mafia
bab 149 keinginan Nayla


" alah boong ,,,,yaa,,, kali ada " tak percaya Nayla lalu mengganti baju nya dengan cepat .....


" yaa kalau kamu udah tau kenapa nanya bocil 🀭" gemas Rey mencubit hidung pesek Nayla ....


" Nayla udah gede ,,,bukan bocil lagiπŸ˜“" rengek Nayla tak terima selalu di katai bocil ...


" mana ada gede ,,, masih kecil badan nya , pendek dan umur nya juga masih 17 tahun bahkan belum 18 ++🀣,,,,,dasar bocil " ejek Rey kesenangan akhir nya dia sudah bisa kembali menyalurkan hobi jahil pada Nayla seperti dulu ....


" mmmm,,,, Reyy. jahat😑" marah memukuli Rey dengan tangan nya ...


" aakkk,,,, ampun ,,,ampun ,,,Nay " ringis Rey berlari keluar ruang ganti dan melompat ke atas ranjang....


" saakit ,,,,ampun ,,,Nay ,,,Nay " mohon Rey yang sudah tergeletak di atas ranjang itu dengan Nayla di atas tubuh nya


" minta ampun kok sama bocil 😏" ledek Nayla tanpa perasaan mencekik leher Rey ....


"aku sesak cantik " suara pelan Rey memegang tangan Nayla di leher nya...


" kakak sih ,,, bikin Nayla kesel ,,, jahat tau mulut kakak " sebal Nayla melepaskan tangan nya ...


tengah malam .....


Rey terbangun dari tidur nya dan menatap Nayla di sebelah nya yang ternyata masih bermain ponsel ....


" Naylaaaaaa" Rey langsung mengambil ponsel Nayla begitu mendapati istri nya masih bermain ponsel padahal sudah tengah malam ...


" maa,,,,maaaf ,,,kak " tunduk Nayla melihat wajah datar Rey setelah menyimpan ponsel nya di laci nakas ...


" kamu ngapain Nay,,,, sudah tengah malam masih aja main ponsel " tegur Rey menatap datar istri nya itu, Rey memang langsung menyimpan ponsel Nayla tanpa melihat dulu isi nya ...


" jawab " kata Rey merangkul Nayla masuk kedalam pelukan hangat nya ...


" Nay,,,Nayla nggak ngantuk kak jadi liat -liat medsos" jujur Nayla ....


Rey yang penasaran pun kembali mengambil ponsel Nayla lalu melihat apa yang baru saja Nayla liat ...


" kampus πŸ˜‘" suara kecil Rey menatap istri nya itu sendu....


" jadi kamu masih ingin kuliah ke Belanda " tanya Rey lirih dengan nada rendah


" iya " angguk Nayla , kuliah ke luar negri adalah impian terbesar nya sejak kecil ...


" Nayla mau kuliah disana kak " senang gadis kecil itu tanpa memikirkan hal yang di fikirkan suami nya ....


" jika kamu kuliah di luar negri maka kita akan terpisah jauh ,,,, aku tidak bisa Nay " jujur Rey yang sudah terlanjur terbiasa dengan kehadiran Nayla di hidup nya ......


mendengar ucapan Rey Nayla terdiam sambil berfikir dalam tentang semua nya ....


" kita tinggal di Belanda aja kak " saran Nayla , mengingat mereka telah menikah .....


" tidak bisa Nay ,,,,, hampir setiap aspek dalam bisnis ku berpusat di kota ini termasuk perusahaan inti kita dan itu sama sekali tak bisa di alih fungsi atau di pindahkan" jelas Rey akan situasi dan kondisi ...


" tapi ,,, Nayla sangat ingin kuliah disana kak " teguh Nayla ...


" jika memang kebahagiaan itu harus ada pengorbanan,,," batin Rey ,,,, hati nya memang tak rela berpisah dengan Nayla apalagi pernikahan mereka yang baru seumur jagung tapi Rey juga tak mungkin menghalangi keinginan Nayla


"pergilah kejar impian kamu ,,,aku juga tak akan melarang Nay ,,, lagian kita bisa bertemu sebulan sekali nanti " kata Rey menatap Nayla sendu .....


" tapi ,,,, Nayla beneran pengen kuliah disana kak " suara kecil Nayla yang sadar bahwa Rey tak ingin mereka berpisah walau sekalipun Rey memberikan izin ...


" iya ,,,, aku tau Nay itu adalah keinginan terbesar mu dan aku tak akan pernah menghalangi kamu untuk mencapai nya " ikhlas Rey


" Nayla janji ,,,,Nayla cuma menyelesaikan pendidikan Nayla disana kok kak tidak untuk hal lain " janji Nayla pada Rey ....


ucapan Nayla hanya di balas senyum hambar dari Rey ,,,, mustahil pondasi dalam diri seseorang tak akan berubah saat dia masuk lingkup dunia dan pergaulan yang baru ....


" aku akan memberikan mu izin pergi tapi dengan satu syarat" kata Rey mengajukan penawaran...


" apa ?" tanya Nayla to the point...


" selama seminggu ini ,,,, teruslah bersama ku , jangan pernah tinggalkan aku sedetik pun kita akan melakukan semua nya bersama ,,,, hanya untuk waktu seminggu ini Nay " kata Rey yang dibalas anggukan setuju dari gadis polos itu .....


" aku tidak bisa melarang mu untuk pergi menggapai impian mu Nay dan tetap tinggal bersama ku ,,, tapi ku harap semoga akan ada cinta dalam hati mu seiiring dengan kebersamaan singkat kita nanti yang akan membuat kamu menetap di samping ku Nay " batin Rey mengelus ngelus kepala Nayla yang di peluk nya itu dalam diam .....


😘😘😘😘😘


semoga berhasil β˜‘οΈ


nggak papa kan Readers kalau Author lanjut s2 nya di sini saja ❗