Mengejar Cinta Sang Mafia

Mengejar Cinta Sang Mafia
bab 153 keputusan Final


" aku ingin jujur tentang semua nya Nayla ,,, aku sudah tak sanggup lagi menahan perasaan ku ,,, aku ingin kau tau Nay serta beri kan aku kejelasan " kata Rey yang sudah tak tahan dengan semua perasaan cinta yang perlahan akan membunuh nya ...


" perasaan apa kak ?" tanya Nayla spontan itulah hal yang sebenarnya sangat ingin Nayla tau .....


" aku mencintai kamu Nay" kata Rey jujur dari dasar hati nya saat manik matanya beradu tatapan dengan Nayla dalam redup nya cahaya ...


" jadi kasih sayang itu ,,,, perhatian hati dan semua nya memang atas dasar cinta kak ?" tanya Nayla cukup terkejut mendengar ke jujuran Rey ...


selama ini Nayla memeng pernah beberapa kali mendengar kata cinta keluar dari mulut Rey untuk nya , tapi Nayla fikir itu hanyalah kata lain dari rasa sayang seorang kakak ...


" iya Nayla,,,, aku menyimpan nya sudah bertahun tahun lama nya ,,, dan kau betapa besar harapan ku saat aku tau kita bukan saudara kandung " senyum lebar Rey di susul dengan air mata ketulusan nya yang ikut menetes ....


" aku tak percaya Nay ,,, cinta ku padamu bisa menjadi nyata bahkan aku bisa menikahi mu " suara parau Rey memeluk Nayla yang membuat gadis kecil itu dihantam rasa bersalah ....


" lalu kenapa kakak sekuat Itu " bahkan Nayla menangis saat ingatan tentang masa lalu berputar di pikiran nya ....


Nayla tak bisa membayangkan betapa sakit nya hati Rey selama ini atas perlakuan Nayla apalagi soal Dion .....


bahkan saat sudah menjadi istri Rey saja Nayla masih sering bahkan setiap hari memandangi foto Dion di dalam kamar pengantin mereka ...


Nayla tak ter bayang betapa hancur nya hati Rey karna nya selama ini ...


" aku kuat Nay ,,, tapi hatiku sudah lelah " suara kecil Rey yang membuat Nayla menatap nya dengan spontan...


" maksud kakak ?" tanya Nayla dengan gemetaran....


" aku sudah menyerah Nay dan aku akan ikut bahagia saat kamu juga bahagia,,,, mulai sekarang kejarlah semua impian mu ,,, kau ingin kuliah ke Belanda kan pergi lah aku juga tak akan melarang nya lagi " tulus Rey ...


setelah di fikir fikir ternyata kondisi menyadarkan Rey bahwa cinta nya pada Nayla itu memang adalah cinta yang salah ...


sekalipun mereka bukan lah saudara kandung tapi Rey dan Nayla sudah hidup berdampingan sejak kecil tak seharus nya cinta hadir antara mereka ....


" besok aku akan mengurus perceraian kita ,,,, agar kamu bisa bebas melangkah kemanapun yang kamu inginkan,,,, anggap saja pernikahan kita tak pernah terjadi bahkan kapan perlu anggap kau tak pernah mengenal ku " sejauh itulah keikhlasan hati Rey ....


Rey sudah sampai di puncak mencintai yang sesungguh nya yaitu merelakan ....


" aku juga akan belajar membuang perasaan terlarang ku ini Nay ,,,, dan semoga saja aku bisa " kali ini Rey benar benar sudah punya keputusan Final.....


Rey tak ingin kehadiran nya justru menjadi penghalang kebahagiaan serta impian Nayla ....


Nayla berhak melangkah dan menentukan jalan hidup yang dia pilih .....


saat pelukan terakhir Rey terlepas dari tubuh nya Nayla yang sudah merasa sesak itu tangisan nya langsung pecah ....


" kakak jahat ,,,, kakak udah nggak sayang Nayla " teriak Nayla histeris bagaimana mungkin dia bisa menganggap tidak pernah mengenal Rey di dalam hidup nya ...


bahkan disetiap keping dalam ingatan nya disetiap detik nya selalu ada Rey ...