
" ayo istriku" kata Rey yang terdengar begitu manis , mengulurkan tangan nya ke pada Nayla yang masih duduk dalam mobil begitu sampai ....
Nayla dengan gemetaran menyambut uluran tangan Rey lalu keluar ...
" kak " lesu Nayla saat puluhan kamera menyorot mereka begitu akan memasuki hotel mewah tempat acara itu di langsung kan ...
" tenang lah sayang ,,, coba biasa saja selama ini kita kan sering datang ke acara pesta seperti ini " senyum lembut Rey memakai kaca mata hitam nya lalu menggandeng Nayla masuk melewati puluhan wartawan itu ...
perlahan-lahan rasa percaya diri Nayla yang sempat hilang kembali lagi saat ingatan tentang dia yang sering menghadiri acara bersama Rey sehingga Nayla menjadi seperti biasa ....
" selamat datang tuan Reynaldo Aralfred" senyum merekah CEO Grammy company itu menyapa lebih dulu bahkan menyebutkan nama lengkap Rey ...
" terimakasih" senyum Rey menjabat tangan pria matang yang belum menikah itu
" kenalkan ini istriku " kata Rey tersenyum dengan sindiran halus nya pada Gammy yang menatap istri kecil nya begitu Nanar ...
" aaakhhh,,, iya ,,namaku Gammy " kata nya memperkenalkan walaupun tanpa perkenalan Nayla sudah pasti tau pria di hadapan nya ini
" Nayla " kata Nayla membalas uluran tangan Gammy ...
" Ayo sayangh " ajak Rey yang merasa panas dingin melihat istri nya di tatap begitu nanar oleh seorang pria jika bukan acara formal sudah Rey tampar mungkin ...
setelah nya di tengah pesta serta acara formal yang begitu bergengsi itu Rey menggandeng Nayla berjalan ....
disepanjang mereka berjalan banyak sekali omongan orang orang yang bahkan sampai terdengar ketelinga Nayla maupun Rey ...
ternyata pernikahan mereka sangat mengundang pro dan kontra bagi orang-orang sekitar mereka bahkan publik ....
" kak Nayla ingin makan pudding " kata Nayla pelan menatap Rey disamping nya saat mata nya melirik pudding dimeja saji yang begitu menggiurkan...
" kakak tunggu disini saja ,, biar Nayla yang ambil " kata Nayla tak ingin Rey repot
" tapi ,,"
" kan dekat ,, kakak tunggu disini" kata Nayla langsung pergi mengambil pudding itu ...
Rey yang tengah berdiri sendiri menunggu Nayla itu dihampiri oleh empat teman SMA nya lalu mereka berlima yang sudah lama tak bertemu itu mengobrol hangat ...
lalu seorang wanita anggun nan menawan datang menghampiri mereka dengan senyum manja nya
.......
Nayla yang sudah selesai mengambil pudding itu langsung memutar langkah kembali menuju Rey yang masih berdiri ditempat yang sama , tapi ada beberapa teman disekitar nya sekarang ...
" Dion 😓😓" Suara kecil Nayla merasa benci begitu mata nya tak sengaja melihat Dion yang duduk di sofa pojok bersama beberapa wanita ...
sedari dulu yang Nayla tau Dion adalah seorang pria berprinsip yang tidak bisa sembarang dekat dengan wanita bahkan bisa dikata kan dia anti dengan wanita-wanita murahan....
itulah alasan Nayla tak pernah ragu untuk membuat komitmen bersama nya dan mencintai dalam diam hingga nanti di pertemuan di pelaminan ...
tapi tidak saat Nayla tau bagaimana sifat asli Dion jangan kan untuk sebuah komitmen bahkan cinta tulus yang sudah ada di hati Nayla sejak lama saja luntur di buat nya ...
dalam hati serta perasaan sedih setelah menyaksikan Dion seperti tadi Nayla kembali melangkah menuju Rey ...
" aawwww" rintih Stella , belum 4 detik dia memeluk Rey seseorang mendorong nya sampai hampir jatuh agar menjauh dari Rey .....
" minggir ulat cabai 😡" marah Nayla memeluk Rey posesif ,,, hati Nayla sakit aja liat wanita gatal itu memaksa memeluk Rey walaupun Reysudah menghindar