
Rey yang berdiri setelah turun dari ranjang itu tertegun melihat Nayla yang menangis histeris sambil menarik rambut nya ....
" Nay " larang Rey kembali duduk di ranjang lalu memeluk Nayla yang sudah kacau itu ...
" hikss,,, enggak ,,,, Nayla sayang kakak,,,, Jangan suruh Nayla pergi " tangis Nayla saat Rey akan membuang nya ....
" hiksss,,,, Nayla nggak mau ,,,, Nayla akan kemana ,,,tanpa kakak " tangis Nayla tak kuat membayang kan jika Rey benar benar pergi dari hidup nya ...
" Nay ,,,, yang berpisah hanya kita kamu tetap anak Daddy dan Mommy selama akan tetap begitu kamu tidak usah khawatir" kata Rey mengelus punggung Nayla mencoba menenangkan nya ....
Rey mengambil keputusan berpisah karna itu adalah keputusan terbaik untuk saat ini ...
" enteng yaa kakak bicara ,, lupain semua nya ,,, anggap Nayla nggak pernah kenal kakak,,,, lalu ingatan di kepala Nayla ini bagaimana?,,, setiap ingatan di kepala Nayla ada kakak di dalam nya " teriak Nayla semakin histeris...
" Nayla udah belajar kak ,,,, Nayla belajar mencintai dan menerima kakak lalu mengapa sekarang kakak ingin berpisah bahkan tak hanya menceraikan Nayla tapi juga minta Nayla pergi " tangis Nayla bersimpuh memeluk kaki Rey yang sudah kembali berdiri itu ....
" kakak hanya ingin yang terbaik untuk kamu Nay " suara bergetar Rey , tak menyangka keputusan nya akan mengguncang jiwa Nayla sekuat ini ...
" apa yang terbaik ,,,, dimana letak baik nya " kata Nayla benar benar tak sanggup jika Rey hilang dalam kehidupan nya ....
" aku bukan meminta mu pergi Nay tapi kejarlah impian kamu " kata Rey berlutut menghapus air mata yang membasahi pipi Nayla ...
" tapi Nayla nggak mau kehilangan kakak " teriak Nayla ....
" kau masih ingin mengenal ku " senyum hangat Rey menatap Nayla yang mengangguk itu ...
" setelah perceraian kita " sambung Rey ...
" Nayla nggak mau cerai sama kakak " gadis kecil yang duduk di lantai itu menghapus air mata nya menatap Rey yang berjongkok di depan nya ..
Rey juga tak ingin hal utama yang menghalangi Nayla mengejar impian nya justru adalah Rey ....
Rey mengambil keputusan itu karna sadar bahwa cinta dalam dirinya sudah mengekang kebebasan Nayla sampai dalam hati Rey ingin Nayla tetap di samping nya ...
padahal jauh sebelum rasa cinta itu hadir Nayla sudah punya impian besar nya di masa depan ...
mengalah untuk kebahagiaan orang yang kita cintai itu lebih elegan dan berkelas dari pada harus memaksa orang yang kita cintai terus menetap di samping kita tapi batin nya tersiksa karna sesuatu yang dia impikan terhalangi hanya karna takut kehilangan kita ..
dan itulah jalan yang Rey pilih ...
keesokan harinya......
Nayla duduk melamun di atas ranjang memikirkan semua nya ....
kuliah ke Belanda dan menjadi wanita karir adalah impian terbesar nya bahkan sejak kecil dan sekarang Nayla punya kesempatan untuk meraih itu semua ....
tapi ternyata setelah fikirkan secara matang kebahagiaan ternyata tak nya sebatas sukses dan banyak uang ....
kebahagian menitik beratkan pada sebuah pilihan serta kata hati ....
dan hati Nayla berkata Rey adalah kebahagiaan nya ...
Rey sangat mencintai Nayla sampai pria dewasa itu rela mengorbankan perasaan serta kehidupan nya untuk Nayla ....
Bahkan sekarang pria dewasa itu tengah bersikeras untuk menceraikan Nayla , tapi bukan karna sudah tak cinta melainkan agar Nayla bisa hidup bebas dan tidak terkekang oleh nya ...
" Rey adalah Pria sejati yang sempurna " pendapat Nayla membulatkan tekat bahwa mulai sekarang dia akan menghabiskan semua sisa hidup nya bersama Rey