
" udah Nay ,,, nanti kamu malah capek " kata Rey tersenyum menatap Nayla yang berdiri di depan nya
" kakak yang capek " kata Nayla lalu kembali memijit pelipis Rey agar pusing Rey setelah bekerja hilang ....
" udah ,,, terimakasih 😊" kata Rey ....
lalu Nayla itu pergi masuk keruang ganti meninggalkan Rey yang masih duduk di sofa , walaupun hanya perhatian kecil tapi itu cukup mengobati lelah Rey ....
Rey masuk ke kamar mandi dan langsung saja melepaskan pakaian nya dan mandi di bawah dingin nya air shower.....
Rey menyabun tubuh nya sambil sesekali tersenyum saat ingat hal hal yang terjadi hari ini .....
" semoga kedepan nya akan lebih baik " harapan Rey yang sudah selesai mandi ...
" aduhhhh " Rey lupa lagi bawa handuk dan rasa nya Rey geli jika harus memakai kembali baju nya yang sudah kotor dan sudah basah juga , mau keluar pun rasa nya tak etis
" semoga saja Nayla sudah tidur " kata Rey tak punya pilihan lain ...
" astaga " baru saja Rey membuka pintu kamar mandi sedikit Nayla malah berdiri tepat di depan pintu kamar mandi....
" ini handuk nya kak " kata Nayla mengulurkan handuk yang dipegang nya .....
" iya" kata Rey menjangkau handuk itu dari balik pintu , lalu memakai nya ....
" kok kamu masih disini Nay ?" tanya Rey keluar dengan handuk yang terlilit di pinggang nya
" kakak lupa semua " kata gadis polos itu meletakkan sandal di dekat kaki Rey lalu juga memberikan handuk kecil untuk mengeringkan rambut Rey...
setelah nya tanpa menatap Rey sedikitpun Nayla berjalan pergi keluar kamar ....
" gadis polos yang manis " senyum hangat Rey menatap punggung Nayla yang perlahan hilang ....
" dia tidak bernaf ,su melihat aku begini." Rey berkaca di ruang ganti bertanya tanya melihat Nayla yang sama sekali tak ada respon melihat tubuh sixpack nya
setelah memakai piyama nya Rey keluar dari ruang ganti tapi kamar mereka begitu sepi ...
" Nay,,," Rey hendak keluar kamar tapi belum juga keluar dia langsung berpapasan dengan Nayla yang juga hendak masuk ....
tatapan mata mereka saling bertemu dalam diam " kak Nayla mau masuk " suara kecil Nayla yang membuat Rey tersadar dari lamunan nya....
" kamu dari mana " tanya Rey yang jelas sudah tau kalau Nayla dari dapur karna dia membawa segelas kopi ...
" bikin kopi " jawab Nayla singkat meletakkan segelas kopi itu di meja lalu duduk di sofa ...
" kamu ingin minum kopi ?" tanya Rey , dulu Nayla memang selalu membuat kan Rey kopi begitu pulang bekerja tapi semenjak menikah Nayla tak pernah melakukan itu lagi bahkan Rey pulang atau tidak Nayla tak peduli ...
" buat kakak " jawab Nayla menatap Rey yang masih berdiri itu ...
" untukku ?" tanya Rey memastikan sekaligus senang
" rasa nya enak Nay " puji Rey duduk mencicipi kopi buatan Nayla sudah sangat lama tak dia minum
" masih sama kak " jawab Nayla singkat ...
Rey mengambil tas kerja nya lalu mengeluar kan sebuah ponsel keluaran terbaru dan memberikan pada Nayla yang duduk di samping nya....
" buat Nayla kak " kata Nayla berbinar senang menerima ponsel itu , melihat kotak nya saja Nayla sudah senang ....
" iya ,,,. kamu nggak boleh nutup diri lagi " kata Rey tersenyum lebar melihat Nayla yang terlihat sangat senang itu ....
" terimakasih 😘" saking senang nya Nayla dengan spontan mengecup pipi Rey sebagai ucapan terimakasih nya ....
" Nayla udah lama pengen ponsel kayak gini " senang Nayla langsung membuka dan menghidupkan ponsel itu ....