
shandrianna dan putranya berjalan - jalan hari ini karena besok akan lomba maka hari ini sekolah diliburkan. ini adalah kesempatan shandrianna untuk mengajak putranya berlibur.
dia mengajak putranya ke sebuah pohon sakura yang berada di istanbul, turki. bukan hanya dijepang, di turki pun ada. dia memang selalu begini meluangkan waktu untuk mengajak putranya keluar agar tidak terlalu fokus belajar dirumah.
" mom "
" yes baby "
" Apakah nama daddy bagaskara ?"
" why do you speak indonesia ?"
" Ailleen seorang anak dari keturunan indonesia. diam-diam ailleen mempelajari bahasa indonesia tapi tidak terlalu fasih. "
shandrianna tersenyum mendengarnya " mom bagaimana wajah daddy ?"
" sayang papa andrew adalah daddymu "
ailleen tersenyum " my papa is andrew but daddy is bagaskara, mom... when will daddy meet us? "
" Later, dear, after Mommy doesn't have a job, we will go back to Indonesia "
" mom terlihat cantik sama seperti bunga sakura.mom, can I be like mommy later? "
" why ? "
" Mommy is great, energetic and always smiling "
" Ailleen juga hebat , energi, smart and always smilling. " balas shandrianna.
" mom ayo ke bhosporus bridge "
" let's go baby "
****
Bhosporus Bridge
jembatan sekaligus pantai yang ada di kota istanbul turki itu sangatlah ramai. ailleen terlihat senang dan bermain bola voli dipasir bersama anak-anak lainnya.
shandrianna berjalan menuju kesebuah kursi dengan begitu burung merpati yang ada di sekitar bertebrangan. dia duduk disana walau ada seorang laki-laki pikirnya dia tidak mengenalnya, dia memperhatikan wajah anak laki-lakinya tengah bermain dengan gembiranya.
" Anak kita sedang bermain tidak perlu takut "
shandrianna menoleh lantas bagaskara melepaska kacamara hitamanya, shandrianna langsung berdiri tapi bagaskara mencegat tangannya.
" Aku sudah tau siapa anak laki-laki itu. jika kau menutupinya aku tidak akan segan membawamu paksa bersamaku dan anak kita ! " tekan bagaskara.
" hiduplah dengan istri dan anakmu di sana. anggap kami berdua tidak ada "
" lancang sekali mulutmu itu, aku akan menciummu disini " ancam bagaskara.
" kau memang sudah tidak waras pergilah dan jangan ganggu hidup kami. kau sendiri yang tidak percaya padaku jadi jangan mengharapkan apapun dariku ! "
" mommy ?"
" mommy , who it is ?"
bagaskara tersenyum melihat anak tampannya yang berkulit putih dan mirip dengan shandrianna juga dirinya.
" baby i'am your daddy "
" daddy ? "
" yes , i-am your daddy ... Bagaskara "
anaknya melongo dan menatap berbinar bagaskara " are you seriously ?"
" yes dear daddy don't lie "
Bagaskara memeluk ailleen dengan penuh cinta dia menangis memeluk anaknya, selama ini dia baru tau kalau dia mempunyai anak dan shandrianna hidup sendirian disini.
" daddy why are you crying ?"
" daddy sangat bahagia , daddy is so happy "
shandrianna hanya bisa melihatnya saja dia tidak ingin ailleen tahu tapi takdir selalu menghubungkan keduanya.
lagi-lagi bagaskara memeluknya lalu menggendong anaknya, shandrianna tidak mau menatapnya dia masih sakit hati ketika melihat wajah bagaskara.
" Ikutlah denganku ke hotel sebentar. aku ingin mengajaknya bermain "
" tidak ! aku tidak mau. kau bisa bertemu diluar tapi tidak mengajaknya pulang. "
" aku mohon shandrianna , aku mohon "
***
akhirnya setelah dipaksa oleh bagas juga aillen shandrianna mau kembali tapi mereka kembali ke hotel tempat tinggal bagaskara.
dari tadi bagas dan aillen selalu bermain shandrianna hanya duduk tanpa melakukan apapun.
" sayang bermain lah disini sebentar oke "
" oke daddy "
" sayang aku mau mengatakan semuanya kepadamu " bagas duduk dipinggir dekat shandrianna.
" tidak ada yang ingin kubicarakan baik masa sekarang maupun masa lalu "
" aku tidak benar-benar punya hubungan laura. aku hanya mengikuti permainannya agar aku bisa membongkar sifat busuknya , kau tau dimas ? mereka sebenarnya adalah suami istri dan mereka berniat memisahkan kita karena mereka ingin mengambil hartaku juga ingin membalas dendam padaku. "
" lalu aku harus percaya ?"
" aku bersumpah sayang aku tidak bohong. kenapa kau pergi tanpa penjelasan dariku ha ? tidak tahukah semua orang hancur karena kepergian dirimu. semua orang menganggapmu telah bunuh diri , kau tau keluargamu sekarang ? mereka menderita tanpamu. ibu sakit dan tidak mau bicara , ayah ... perusahaanya hancur dan tara ... dia sudah berubah dia selalu menjalani harinya dengan merawat kedua orang tuamu. "
shandrianna ingin menangis ketike mendengar penjelasan bagas tapi apakah dia harus mempercayainya ? dia tidak ingin mempercayainya tapi bagas seperti terlihat jujur.
" Aku tau semua yang terjadi tapi aku pura-pura tidak tau karena aku ingin membuatmu tidak diganggu lagi oleh laura dan juga tara. "
" itu artinya kau tau kalau aku tidak berbohong padamu tentang obat itu. tapi kau tetap berlaku kasar kepadaku ? kau tau aku sangat sakit ketika mengingatnya. "
" sudah cukup pak bagaskara, aku sudah bahagia disini bersama putraku. aku yakin keluargaku sudah terbiasa hidup tanpaku. sebaiknya kau pulang dan lupakan kami jangan katakan pada semua orang kalau aku masih hidup lebih baik semua orang menganggapku telah tiada. "
" aillen sayang papa sudah menjemput kita ayo kita pulang "
" tidak shandrianna , kau tidak bisa membawanya. "
" papa ? "
" iya sayang besok kau harus lomba istirahatlah yang banyak agar bisa berlomba dengan baik oke ?"
" Ailleen.. ailleen ikut daddy ya malam ini, besok daddy akan mengangar Ailleen pulang ke rumah mommy. "
aileen menatap wajah bagaskara lalu beralih ke wajah shandrianna " sorry daddy. dirumah mommy akan sendirian nanti, papa hanya akan menjemput saja ailleen akan menjaga mommy "
" Apakah daddy boleh ikut ?" tanya bagaskara.
" ayo ailleen sayang papa sudah menungu "
" mommy ..."
" ailleeen "
ailleen menundukkan kepalanya, shandrianna membawa ailleen pergi dari hotel itu. padahal ailleen masih ingin bermain bersama bagaskara dia tau bagas merupakan ayah kandungnya dia bisa merasakan itu.
****
didalam mobil bersama andrew shandrianna hanya diam saja, andrew melihat ke belakang ailleen terlihat memperhatikan shandrianna.
" you guys fight ?" tanya andrew.
" no papa "
" Then ?"
" aileen sorry mommy. aileen promise not to be naughty "
shandrianna melirik ailleen yang terlihat sangat sedih melihatnya begitu " it's okay dear you're not wrong. Mommy is also wrong, I'm sorry mommy "
ailleen kembali tersenyum " Nah kan bagus , because tomorrow papa's son is taking part in the competition today papa will treat you to dinner "
" really papa ?"
" yes , of course "
" mommy "
" iya sayang papa sudah bicara tadi siang. "
didalam restoran mewah itu ailleen terlihat menikmati makanannya, dia sangat menyukai kebab dan kambing guling. shandrianna dan andrew merasa bahagia melihatnya.
" papa hari ini tidur sama ailleen ya "
" oke jadi anak papa rindu ya "
" hmm really miss you papa "
" bagaimana lombanya ? dan disekolah ?"
" besok lomba akan dimulai pukul 11 siang, pengumuman akan diberitahukan 2 jam setelahnya. Guru aileen yang lama pindah ke ankara jadi dia memiliki guru baru. "
" benarkah ? semangat anak papa " andrew mengajak tos sehingga kedua tos , andrew dan ailleen terlihat mengobrol bersama. mereka sangat dekat sudah seperti papa dan anak.
sesampainya mereka dirumah shandrianna melepaskan jaket ailleen karena cuacanya setiap hari dingin jadi mereka selalu menggunakan jaket yang tebal.
" Masuklah kekamarmu sayang mommy akan membuatkan susu "
" Thank you mommy "
" Bisa bicara sebentar ?" tanya andrew.
" iya tapi aku buatkan ailleen susu dulu "
" baiklah "
setelah membuatkan susu shandrianna membawanya kekamar putranya ,ailleen terlihat sedang menyiapkan baju kudanya besok.
" sayang biar mommy saja sebaiknya istirahat ya "
" no moms, just let me. papa wants to talk to mommy "
" okey dear "
ailleen memang anak yang pintar dia tidak pernah merepotkan shandrianna soal urusan sekolahnya dia selalu menyiapkan pakaiannya sendiri dan membereskan pr nya sendiri walau shandrianna selalu menawarkan bantuan tapi dia selalu menolak dengan alasan tidak ingin membuat mommy nya kelelahan.
didepan rumah andrew dan shandrianna duduk menikmati secangkir kopis! masing-masing. sangat pas dengan cuaca yang seperti ini.
" kenapa tadi menyuruhku menjemput dihotel ? sebelumnya tidak pernah ?" tanya andrew dengan nada lembut.
" pak bagas dan ailleen sama - sama tau hubungan mereka "
" bagaimana bisa ?" raut wajah andrew juga terlihat sangat khawatir kepada shandrianna.
shandrianna hanya menunduk lalu andrew merangkul bahu shandrianna dan menempelkan kepala shandrianna di bahunya.
" jika dia sudah berkendak apapun bisa dia lakukan. aku berusaha menjaga ailleen dengan baik selama ini dan berusaha melupakan semua masa laluku. tapi kenapa selalu gagal " ujarnya sambil menangis , sehingga andrew memeluknya dan mengelus rambutnya.
" Jika kau mencintainya maka sebaiknya kau kembali padanya. Ailleen juga butuh sosok daddy kandung. " andrew berusaha untuk menegarkan diri dan menerima dirinya sebagai seorang pria yang tidak akan bisa mendapatkan cinta dari shandrianna.
" Dia sangat menyakiti hatiku, tidak ada tempat untukku walaupun aku kembali orang tuaku tidak akan ada yang menerimaku semuanya membenciku. "
" jangan berpikir seperti itu dulu, banyak orang yang mencintaimu. "
" Termasuk aku " sambungnya.
andrew meneteskan air matanya dia selalu berusaha menahan cintanya tapi dia tidak akan kuat jika terus-terusan seperti ini.
karena hari sudah malam andrew mengajak shandrianna masuk kedalam rumah. didalam kamar nya shandrianna baru saja selesai mengganti pakaiannya menjadi pakaian tidur.
dia belum bisa tidur jadi dia ingin melihat kamar putranya, ceklek
dibukannya perlahan pintu itu , Andrew terlihat tidur pulas dengan ailleeen seraya memeluk.
" Andrew aku tau kau sangat mencintaiku. tapi aku tidak ingin menyakiti hatimu karena aku tidak akan mencintai siapapun lagi, aku akan selalu menganggapmu sebagai seseorang yang sangat berjasa dalam hidupku. " batinnya