Hanya Kamu

Hanya Kamu
Sudah rindu lagi


Di ruang keluarga sedang berkumpul semua


Termasuk Bagas yang sudah pulang dari mengantar Rara


"Ma...pa...yah....Indra mau pulang dulu


mulai besok Indra akan sering kesini....


Jangan merasa bosan ya


Tapi Indra gak lagi nyari Bagas


Nyari Nina aja.


Karena ternyata Nina lebih cantik"


Indra berpamitan tak lazim


Semua sudah memaklumi gaya slengekan Indra


Sudah kebal


Sudah gak heran


"Bener nih mau pulang sekarang...


Gak nunggu di usir dulu.."


Bagas menjawab gurauan sahabat yang bakal jadi adik iparnya itu


Indra hanya meleletkan lidah padanya


Indra mencium punggung tangan kedua orangtua.....ehh...ketiga orangtua nina...


Berlalu keluar dengan diantar Nina..


Bergandengan tangan menuju ke teras


Sampai teras Indra kembali mengambil tangan Nina...


Dibawa ke dadanya


"Mas pulang dulu ya sayang.... ..ingat selalu kalau mas mencintaimu"


Ganti mencium tangan itu


"Nin juga cinta mas"


Indra tersenyum...


Diciumnya kening Nina lalu beranjak menuju mobilnya


Nina melambaikan tangan sampai mobil itu hilang dari pandangan...


Malam ini indah sekali


Bintang bintang memenuhi angkasa


Bulan pun tampak sempurna di atas sana


Seperti ikut merasakan kebahagiaan nina


Gadis itu tersenyum memandang ke atas


Seperti ingin menyapa bintang dan bulan


Memejamkan matanya sebentar


Kemudian masuk kembali ke dalam rumah


Semua masih kumpul di ruang keluarga


Nina pun ikut bergabung...


Dan seperti biasanya


Dengan manja langsung merebahkan kepala di pangkuan papa Baskoro...


Sambil tangannya memeluk kaki mama andita yang duduk di sebelah papa Baskoro


Di sofa panjang di seberang mereka...


Ada Nadia yang manja tertidur dengan kepala di pangkuan ayah Wicaksono


Memang seperti itu


Nina lebih manja kepada papanya


Dan Nadia lebih manja kepada ayahnya


Mereka mengobrol hingga larut...


Baru beranjak ketika putri merengek minta tidur dikamar mamanya


Minta dikeloni...


Nina juga menuju ke kamar tidurnya...


Ditemani Bu mar yang menanyakan apa ada yang dibutuhkan


"tidak ada Bu mar.....ibu istirahat saja ya...nin juga mau tidur.."


merangkul sayang pundak Bu mar...


Mencium lembut pipinya


"Nin sayang sama Bu mar"


Bu mar tidak menjawab


Hanya tangannya mengelus wajah Nina


Menyalurkan rasa sayang


Lalu keluar kamar Nina menuju ke kamarnya sendiri


Ttuuttt ....tuttt....tutttt....


'Mas Indra memanggil'


Digesernya tombol hijau


'


"Hai sayang...."


Wajah Indra tersenyum di layar ponsel Nina


"Hai mas....


Kenapa malam malam begini telepon?"


Nina menjawab dengan heran


Bukankah Indra barusan pulang,pikirnya


Dilihatnya jam dinding...


Sudah jam 10 lebih


"Mas kangen nin....pingin lihat wajah kamu"


"Idiih....lebay deh....kan barusan mas Indra pulang dari sini"


Nina tertawa mendengar ke lebay an Indra


"Habis gimana dong....terbayang bayang wajah kamu terus"


"Dihh...mas ya....


Malam malam masih sibuk merayu


Istirahat mas...ini waktunya orang orang untuk tidur"


Nin berusaha menutupi rasa senangnya


Indra memang rajanya kalau merayu


"Yaaelahh....


Sepertinya mas hanya merindu sendiri"


"Nin juga rindu mas ....


Tapi ini sudah malam dan waktunya istirahat"


"Benerrr....


Kamu juga rindu mas???"


Nina mengangguk


Indra tersenyum senang karena Nina juga merindukannya


"Sekarang kita tutup telpon ya....


Mas Indra harus istirahat"


"Baiklah....


Mas mau tidur dan mimpiin kamu...


Hari memang sudah malam


Waktunya orang beristirahat


Tapi bagi orang yang sedang jatuh cinta mungkin beda


Seperti Indra


Seandainya nina tidak mengingatkan mungkin Indra akan mengajaknya ngobrol semalaman


"Oke...kita tutup dulu teleponnya


Kamu dulu yang nutup telponnya"


Indra menyuruh Nina dulu yang mengakhiri panggilan


"Bener yaa....nin tutup panggilannya


Selamat istirahat


Daahh...mas..!"


"Daahh sayang...."


Panggilan terputus


Nina berbaring di kasurnya sambil memeluk ponsel


Tersenyum sambil mengelus ngelus layar ponselnya


Membayangkan wajah Indra masih ada di sana


"Aahhh....


Manis sekali siii mas Indra ini...."


bergumam gumam sendiri


Guling guling di kasur


Ke kiri.....ke kanan...ke kiri lagi...


Senyumnya tak pernah lepas


Bersembunyi di bawah selimut


Masih dengan wajah senyum senyum....


Akhirnya setelah lelah dengan tingkahnya sendiri


Nina pun akhirnya terlelap tidur