
keesokan paginya
Shandrianna sudah menyiapkan sarapan untuk bagaskara dan juga aileen. hari ini dia terlihat sangat bahagia sekali selalu tersenyum seperti sedia kala.
" iya sayang daddy yang paling banyak mencetak skornya dan satu lagi , daddy dulu pernah jadi juara di kampus. "
" wah daddy hebat ! "
" selamat pagi sayang " ucap bagaskara.
" selamat pagi " jawabnya yang sudah selesai menata makanan.
" Jadi bagaimana daddy ? kapan daddy main bola lagi ?" tanyanya.
" Bagaimana nanti sore ? sayang mau ikut ?" tanya bagaskara.
" kemana ?"
" aku akan bermain bola bersama temanku, ikut ya aileen juga ikut. "
" baiklah aku juga bosan dirumah terus. "
" Tapi hari ini kita tidak jadi kepantai lain kali saja ya sayang. pak nam bilang ada rapat dadakan dikantor. " jelas bagaskara.
" iya tidak apa, sekarang makanlah nanti dingin. "
mereka bertiga pun makan dengan lahap disana
****
" Jadi ini perusahaan yang akan bekerja sama dengan kita ? " seorang pria memasukkan tangannya kedalam saku celananya dengan kaca mata hitam menatap gedung yang tinggi itu.
Modern Industrial
sedangkan didalam perusahaan itu tara bersiap menyambut tamunya dia tidak tau kalau tamunya adalah pria yang kemarin ditemuinya di mall.
seluruh pegawai yang ada disana menyambut kedatangan pria itu, dan menundukkan kepalanya. tara baru saja keluar dari lift dan tersenyum kepada pria itu.
" selamat datang pak " sambutnya.
pria itu melepaskan kacamatanya dan alhasil hal itu membuat tara kaget " Kau " gumam tara.
pria itu hanya diam saja dan menjulurkan tangannya " Selamat Siang bu Tara Adisti " katanya.
" se-selamat siang pak "
" Mahen saputra "
" selamat sing pak mahen saputra. " balasnya.
pria itu tersenyum tipis melihat tara yang seperti gerogi melihatnya.
***
karena hari ini shandrianna sendirian dirumah dan merasa bosan ketika melihat bahan makanan didapur tersedia banyak. dia berinisiatif membuatkan kue untuk bagaskara dan juga aileen hari ini ia akan membuat macam-macam kue.
pertama-tama dia menyiapkan tepung, gula, telur, margarin, mixer dll. hingga ia memasang celemek di tubuhnya. dan mulai mengadon kue.
dan beberapa saat kemudian setelah kue dikukus dia pun memberikan cream disampingnya lalu mengukirnya dengan baik dan sempurna.
" selesai " gumamnya yang merasa bangga kepada dirinya karena sudah berhasil membuatnya.
dia bereskan semua sisa tepung dan lainnya. hari sudah hampir sore karena bagaskara membawa aileen ke kantor jadi rumah masih sepi.
dia membawa kue nya ke ruang televisi lalu ia membuka kamera dan mulai memfoto dirinya.
cekrek
langsung saja dia mengirimkan pesan kepada suaminya.
" Suami ❤ "
^^^💬 " lihat apa yang kubuat untukmu dan ailleen "
^^^
drtt...drrtt
bagaskara yang sedang mengetik dilaptopnya mendengar ponselnya bergetar langsung dia ambil dan wajahnya langsung tersenyum ketika shandrianna memberinya pesan.
" istriku ❤ "
diapun langsung membalasnya
^^^💬 " jadi ingin pulang sayang, sisakan ya sebentar lagi mas pulang sama aileen "^^^
typing
💬 " Enak banget mas aku abisin ya "
^^^💬 " awas saja mau dihukum ?"^^^
💬 " hukumannya apa ?"
^^^💬 " Hukuman enak "^^^
^^^💬" sayang jangan terlalu lelah ingat kondisimu, sebentar lagi kami berdua pulang kita langsung ketempat bermain bola ya "^^^
💬 " iya ingat. tidak lelah, jika terus diam aku bosan"
^^^💬 " kangen ya 🥰 "^^^
💬 " tidak "
^^^💬 " yakin ? yasudah gak dapet jatah dari mas😌 "^^^
💬 " jatah apa mas ?"
^^^💬 " Jatah bulanan , ih pasti pikirannya mesum ya 🤪 "^^^
💬 " sembarangan. bukan mesum mas tapi ngajak traveling. mas aileen lagi apa ? "
^^^💬 " sama saja. aileen lagi di ruangan tomi, ah ngambek masa yang ditanya cuman aileen suami sendiri tidak 😭 "^^^
💬" cup cup cup 😚 i love you mas bagaskara yang pemaksa ! "
^^^💬 " kok pemaksa sih sayang. tapi aku juga mencintaimu istriku yang paling cantik 😘😘"^^^
💬 " Sudah dulu ya, aku mau siap-siap kita langsung pergi kan?"
^^^💬 " iya sayang tapi jangan terlalu cantik nanti banyak yang lihat aku tidak suka. "^^^
💬 " Iya sayang ❤ "
ketika shandrianna mengirimkan pesan hati dan menyebutnya sayang dia mengelus dadanya dan langsung tersenyum menis.
" kenapa dia manis sekali aku jadi ingin menerkamnya dan gemas sekali. " ujar bagaskara sambil melihat foto yang dikirim shandrianna.
" ah sepertinya enak, sebaiknya aku pulang saja " pikirnya.
***
" sama-sama bu tara. kita belum tukaran nomor ponsel boleh ?"
" ha ? hmm ya "
mahen mengeluarkan ponselnya lalu memberikannya kepada tara sehingga tara mulai memasukkan nomornya kedalam ponsel mahal milik mahendra.
" terima kasih , sampai jumpa lagi." ucap mahen
" sampai jumpa " balas tara.
mahen pun langsung pergi dari ruangan tara, tara hanya tersenyum melihat tingkah pak mahen yang pikirnya sangat lucu saat meminta nomor telpon kepadanya.
ada apa dengan diriku kenapa jadi memikirkan pak mahen. astaga tara sadarlah.
***
" mommy !! mommy ! " teriak aileen seraya berlarian masuk kedalam rumah setelah sampai bersama bagaskara.
" sayang kenapa berlari ? mommy disini. " jawab shandrianna yang muncul dari balik dapur.
" mommy mana kuenya ? kata daddy mommy buat kue. " tagihnya.
shandrianna tersenyum lalu menarik kursi " duduk sini " ujar shandrianna hingga ailen duduk disana.
" Tarah ! kuenya sudah jadi "
" wah rasa pandan ! i like it mom "
" mana punya daddy ? " saut bagaskara yang masuk kedalam, shandrianna yang melihatnya pun tersenyum bagas langsung menghampirinya dan memeluknya seraya mencium rambut shandrianna.
" ini "
" oh ya aku juga buat puding tunggu ya "
shandrianna membuka kulkas lalu ia mengambil puding buah-buahan yang terlihat cantik sekali
" wah bisa-bisa tubuh daddy gemuk kalau setiap hari dibuatin mommy makanan lezat seperti ini. "
" iya dad "
" hmm ini sangat enak sayang " puji bagaskara.
" iya mommy delicious " saut aileen.
" kalau begitu kapanpun daddy dan aileen mau maka mommy akan membuatkannya. "
****
sesuai perkataan bagaskara hari ini mereka akan pergi melihat bagaskara bermain bola bersama teman-temannya. shandrianna dan aileen duduk ditempat yang paling dekat hingga mereka bisa melihat ketangkasan dan kelincahan bagaskara saat sedang bermain bola.
dia terlihat lincah dan handal sekali, aileen yang sedang menyedot susunya di susu kotak itu sangat senang melihat penampilan daddynya.
" mom daddy keren ya "
" iya sayang "
kenapa shandrianna baru menyadari sekarang pikirnya bagaskara kalau dilihat-lihat usianya yang sudah 36 tahun tetap tampan dan macho sama sekali tidak berubah.
sesekali bagaskara memandang kearah anak dan istrinya itu " sayang " teriak bagaskara.
" daddy ! semangat ! " sorak aileen.
sehabis permainan tubuh keringat bagaskara menetes dan mendatangi shandrianna, shandrianna berdiri dan memberikannya handuk kecil.
" sayang lapin. "
" ck dasar "
" hehehe "
" daddy hebat sekali, aileen juga ingin pintar bermain sepak bola seperti daddy. " ujar aileen.
cup
bagaskara mencium shandrianna lalu dia berjongkok menatap aileen " dengan senang hati putra daddy. mau bermain sekarang ? disini ada teman daddy yang sangat pintar bermain bola , mau mencoba ?"
" hmm mau-mau. mommy bolehkan ?"
" iya sayang "
" horee !!! "
" tunggu disini aku antar aileen kesana dulu ya. " kata bagaskara yang dijawab anggukan oleh shandrianna.
bagaskara pun mengantarkan aileen ketemannya, sedangkan shandriana kembali duduk dan meminum air dibotol.
setelah mengantar aileen bagaskara bergegas ketempat duduk shandrianna. dia menatap shandrianna yang sedang minum itu.
" sebentar lagi kita pulang, tidak lama hanya 20 menit saja aileen bermain. apa lelah sayang ?" tanya bagaskara yang khawatir pada shandrianna.
shandrianna menggelengkan kepalanya " besok aku harus kesekolah aileen, aku akan pergi dengannya. "
" aku antar "
" bekerja saja aku tidak apa-apa. dan ya ... aku akan langsung pulang kerumah nanti. "
" benar ? tidak keluar selain kesekolah kan ?" katanya mencari keyakinan didiri shandrianna.
" iya mas ish kenapa tidak percaya sih. "
wajah shandrianna berubah menjadi berkerut karena kesal terhadap bagaskara, bagas yang melihatnya pun langsung terkekeh dan memeluk.
" jangan peluk kau bau ! aku tidak suka kau bau "
" bau ?"
" hmm "
" hehehe kan abis bermain bola, sudah jangan cemberut nanti jelek. senyum sayang .... istri mas yang cantik senyum dong. " katanya sambil memainkan bibir shandrianna agar tersenyum.
" tidak mau ! "
" yah sayang , anak daddy lihat mommy merajuk wajahnya jelek. katakan pada mommy suruh maafkan daddy. " katanya yang mengelus perut shandrianna.
" Tidak mau ! "
" sayang ... "
" dengan satu syarat " pintanya.
" apa hmm ?"
" aku mau menonton film bersamamu malam ini. "
bagaskara mengernyitkan dahinya bingung dengan persyaratan yang diajukan shandrianna.
" Hanya itu sayang ? "
" iya terserah film apa, kita tidak pernah menonton kan. "