
" Maaf " ucap keduanya dengan saling menoleh.
dan siapa sangka mereka berdua malah saling kenal, keduanya menatap tak biasa.
" Shandrianna... " gumam daniel.
" kau "
Daniel tersenyum kepadanya, begitupun dengan dia " Shand kau benar-benar kembali sekarang. " ujar daniel.
" ya. Apa kabarmu ?" tanya shandrianna.
" kabarku baik, Aku dengar kau kembali pada suamimu pak bagaskara. "
Shandrianna mengangukkan kepalanya " kabarmu ?" tanya balik daniel.
" Seperti yang Kau lihat " jawabnya.
" aku dengar kau sudah menikah ya , selamat daniel, semoga pernikahanmu bahagia untuk selamanya. " ucapnya dengan lembut.
Kenapa saat aku melihatnya aku tidak pernah merasakan apapun lagi padanya, apa aku kembali mencintai pak Bagaskara ? jika dekat dengannya dia selalu membuatku bergetar dan jantungku terasa ingin melompat.
Kau masih tetap menjadi shandrianna yang aku kenal dulu. aku sangat bahagia melihatmu kembali hidup-hidup. batin Daniel.
" Terima kasih anna. " ucapnya.
" kalau begitu aku duluan ya. "
Daniel mengangukkan kepalanya lalu shandrianna pergi dari sana dan menyudahi percakapan mereka berdua. tanpa ia tahu bagaskara tengah memperhatikan mereka berdua dari kaca hotel yang besar itu.
dia tersenyum ketika melihat ibunya dan ayahnya yang merasa senang atas kejutan yang dibuat tara. dia menyadari kalau tara benar-benar berubah sekarang. kekecewaannya telah menghilang setelah melihat perbuatan baik tara selama ini kepadanya.
" Ayah , ibu " Panggilnya sehingga membuat dua orang itu menoleh.
" anna sayang " ujar dini terperangah melihat anna.
" Nak kemarilah " panggil ayahnya.
diapun tersenyum lalu memeluk ayah sehingga ayah mencium kening dan memeluknya " Selamat hari ulang tahun pernikahan ayah, semoga kalian hidup dengan bahagia dan selalu saling mencintai. " ucapnya.
" terima kasih sayang, ayah juga berharap pernikahanmu akan selalu bahagia dan saling mencintai hingga tahun-tahun berikutnya dan selamanya. "
sangat tulus doa yang diucapkan oleh ayahnya itu, lalu dia beralih memeluk ibunya " selamat hari ulang tahun pernikahan ibu. " ucapnya
" Terima kasih sayang ... ( sambil menangkup pipi shandrianna ) ibu bahagia sekali karena pernikahan ini ibu mempunyai dua orang putri yang sangat cantik dan baik seperti kalian berdua , Tara dan Anna. hari ini ibu berdoa semoga kalian berdua tetap menjaga hubungan persaudaraan dengan baik ya "
shandrianna dan tara saling menatap , ibunya sengaja mengatakan itu agar hubungan Tara dan anna kembali membaik. lantas ibunya saling menyentuhkan kedua tangan mereka.
" Kalian dua putri kami yang sangat berharga. Nak ... Maafkanlah kesalahan kakakmu, Jangan mendendam lagi ... kakak sudah berubah nak. "
" anna " gumam tara yang langsung memeluknya.
" hiks hiks maafkan kakakmu yang berhati buruk ini, kakak sangat berdosa kepadamu. walau kau menghukum seberat apapun tidak mungkin bisa menebus dosa kakak hiks hiks " isaknya dalam pelukan itu
shandrianna yang tidak ingin menangis itupun menjadi nangis " betapa bodohnya kakak yang merusak persaudaraan kita hiks hiks, kakak menyia-nyiakan setengah hidup kakak hanya dengan membencimu. "
" aku sudah memaafkan kakak, mana mungkin aku membenci dirimu, karena aku sangat mencintaimu " ungkap shandrianna.
" Anna kau adikku yang paling baik dan yang paling cantik " ujar tara.
shandrianna tersenyum seraya menangis " Kakak adalah kakak panutanku dan yang sangat Modis. "
akhirnya mereka tertawa sambil menangis, membuat semua orang yang ada disana terharu biru melihat kebersamaan sepasang adik kakak.
***
" ahem " bagaskara datang berdeham agar shandrianna melihathnya, di pesta ini shandrianna terus bicara dengan orang lain sehingga lupa akan dirinya.
" Ada apa ?" tanyanya.
" Shand kami duluan ya " kata temannya yang sedangberbicara tadi.
" iya " jawab shandrianna.
" kau melupakan aku sayang " kata bagaskar memeluknya manja.
" hey ada apa ini ? kau manja sekali seperti anak bayi" kata shandrianna dengan lembut.
" sayang makan yuk, aku lihat disana ada Kebab. kau suka kan yang ?"
" yang ?"
" iya kalo sayangnya kepanjang aku panggil yang saja "
" kenapa aku jadi mual dengernya. ck dimana ailleen ?" tanyanya
" ada disana sama tomi. "
" jangan digulung seperti ini bajumu akan kusut nanti. " ocehnya seraya membenarkan baju kemeja bagaskara, sebenarnya dia memakai jas tapi dia lepas karena panas.
kebetulan dia juga memakai baju yang senada dengan shandrianna yaitu berwarna coklat muda atau cream.
" Kita langsung pulang saja ya, aku lelah sekali hari ini. besok ada rapat pagi sekali jadi harus berangkat cepat. " kata bagaskara.
" baiklah "
***
keesokan harinya
karena bagas ada rapat di kantornya, hari ini shandrianna lah yang mengantar aileen dan sekarang dia juga harus menjempu ailleen lagi, saat berada di dalam perjalanan dan sedang lampur merah. tiba-tiba dia teringat akan kondisinya kemarin.
tak sengaja dia melirik sebuah apotik yang ada disebrang jalan itu, karena lampu sudah kembali hijau dia kembali melanjutkan perjalanannya.
drttt....drttt
langsung diangkat telponnya menggunakan saluran yang ada di mobil.
📱 " sayang dimana ?"
" dijalan menjemput aileen. "
📱 " setelah menjemput ke perusahaan ya, nanti pulang denganku. mobilnya biarkan diperusahaan. "
" Sebaiknya kami pulang saja, tidak enak jika kami berdua disana terus. "
📱 " siapa yang berani memarahi kalian berdua, kalau tidak suka ya bisa keluar dari perusahaan ini. pokoknya harus datang aku sudah menyiapkan makanan untuk kita , aku ingin makan bersama. "
" baiklah aku akan datang. "
📱" kan kalau menurut aku jadi suka mendengarnya. "
" Hmm "
📱 " telponnya jangan dimatikan, biarkan saja. "
" hmm "
shiitt
shandrianna memberhentikan mobilnya didepan sekolah, ternyata aileen sudah keluar dan dia sedang menunggu bersama ibu gurunya. shandrianna lekas keluar dari dalam mobil untuk menghampirinya.
" mommy ! "
" sayang maaf tadi agak macet jadi mommy telat. bu maafkan saya " ucapnya yang merasa tidak enak pada guru tersebut.
" tidak masalah bu shandrianna, ini juga pekerjaan saya memastikan anak murid pulang bersama orang tuanya. " ucap gurunya dengan ramah.
" Terima kasih bu, ayo aileen sayang daddy menyuruh kita menemuinya sekarang. " ajaknya sehingga ailleen memeluknya.
" bilang apa sama ibu guru ?" tanya shandrianna.
" terima kasih bu guru , sampai jumpa besok " ucapnya seraya melambaikan tangannya.
" sama-sama sayang , dahh " balas ibu guru tersebut.
shandrianna pun tersenyum lantas keduanya pergi dari tempat itu dan masuk kedalam mobil. aileen didudukkannya dibelakang.
" kita tidak makan ya sayang, daddy sudah membelika makan di kantornya. "
" kenapa daddy tidak menjemput mom ? katanya mau jemput pagi tadi ?".
" Daddy masih rapat tadi jika menjemput takutnya daddy terlambat menjemput aileen. " jelasnya.
" oh begitu "
" mom kenapa belok ke apotik ? mommy sakit ? " tannya.
memang shandrianna sengaja ingin keapotik ada sesuatu yang harus dia beli disana.
" sayang tunggu disini sebentar ya, mom tidak lama. "
" iya mom "
didalam apotik itu shandrianna menghampiri seorang apoteker dia sangat ragu tapi apalah daya untuk membuktikan keraguan nya itu dia harus melakukannya.
" ada yang bisa saya bantu ?"
" saya ingin beli tespack 2 "
" tunggu sebentar "
tak lama apoteker itu membawakan dia dua kotak tespack dan memberikannya kepada shandrianna.
" ini uanganya , terima kasih "
" sama-sama nona "
shandrianna langsung menyimpannya kedalam tasnya agar tidak dilihat ailleen ataupun bagaskara nantinya. setelah itu kembali ia menuju ke perusahaan bagaskara.
sesampainya ia di perusahaan dia membawa aileen keruangan bagadkara menggunakan lift kelantai 25. pikirannya terus saja melayang kesana-kemari tidak karuhan.
Bagaimana jika benar aku hamil. ah tidak mungkin shandrianna kau bahkan sudah mencegahnya. batinnya yang khawatir itu.
ting
aileen langsung berlarian, membuat shandrianna terkejut " sayang " teriaknya.
ceklek
" daddyy !!! " ujarnya menghampiri daddynya yang sedang fokus membaca laporan tapi bagaskara langsung senang ketika melihat aileen.
Cup
" sayang daddy menunggu dari tadi " ujarnya sehabis mencium rambut aileen.
" Tadi mommy ke apotik dulu dad jadi agak lama " ungkapnya, shandrianna terkejut dia lupa memberitahu aileen untuk tidak mengatakan kepada bagaskara.
" sayang ? untuk apa pergi ke apotik ?" tanya bagaskara memandang lekat shandrianna.
" itu .. aku , hanya membeli masker ya hahha masker mulut. " jawab shandrianna yang bisa langsung bagas pahami kalau dia sedang menyembunyikan sesuatu.
namun matanya tak sengaja melihat kotak yang agak keluar dari tas shandrianna berwarna biru " Alat apa itu " pikir bagaskara.
" Dad laper , ayo makan " rengek aileen kepada bagaskar.
" kebetulan daddy sudah memesan stick ayam kesukaan aileen , sini - sini duduk kita buka ya... wah ! sepertinya enak " ujarnya seraya membuka kotak tersebut.
" sayang kau mau berdiri terus disana ?"