Hanya Kamu

Hanya Kamu
Hari pertama Merry dan Alan


Di dalam perjalanan pulang Alea membuka omongan


"Keluarganya asyik ya kak...


Alea suka banget...


Kapan kapan Alea mau main kesini sendiri Ahh"


"Iya dek....Insya Allah sebentar lagi kita akan jadi bagian keluarga mereka juga"


Indra mengusap sayang rambut adiknya


"Kalauuu....mas Reza itu siapanya mereka sih kak...!!"


Alea malu malu bertanya sambil menundukkan pandangan


Pipinya tiba tiba memerah...


Indra menyadari


Alea tertarik juga kepada Reza.


Indra menjelaskan tentang siapa Reza tanpa dikurangi dan ditambahi menurut apa yang Indra tahu


"Kenapa nanyain Reza....naksir juga ya"Indra mengakhiri ceritanya


"Ihh...kakak...apa sih"


Memerah lagi pipi Alea....


"Dek ..kakak sayang banget sama kamu


Kamu tau itu kan...


Kakak gak akan melarang kamu berhubungan dengan siapapun


Kakak hanya berharap kamu bergaul dengan orang orang yang baik


agar kamu juga selalu bersikap baik


Bertanggung jawab menjaga kehormatan diri sendiri dan keluarga"


Indra menasehati adiknya


"Yaa kak...Alea juga sayang banget sama mama dan kan Indra


Alea akan berhati hati dalam bergaul


Alea juga ingin mama dan kakak selalu bangga sama Alea "


Alea menyentuh sayang tangan kakaknya


Indra membalasnya dengan ganti menyentuh lagi pucuk kepala Alea sambil tetap fokus menyetir


Pagi ini Indra semangat menjalani hari


Dia sudah menelepon Nina tadi


Nanti sore Indra akan mengajak Nina jalan jalan


Dia sangat ingin menghabiskan waktu berdua dengan Ninanya


Merry dan Alan sudah datang


Tampak sibuk mempersiapkan keperluan tuan mudanya di ruang kerja


Mulai sekarang Alan yang akan datang menjemput Indra setiap pagi bersama Merry


Pak Banu diperintahkan untuk melayani Om Edward saja


Hari ini mereka berdua akan berkoordinasi dengan Indra masalah pembagian tugas


"Selamat pagi tuan muda"


Merry dan Alan memberi salam dan menunduk hormat ke arah Indra saat keluar ruang kerja Indra dan melihat boss mereka sedang berdiri di dekat meja makan


Siap siap untuk sarapan


"Selamat pagi kak Merry...bang Alan....


Apa kalian mau sarapan disini ...


Sekalian kak Merry bisa kenalan dengan mama dan Alea


Bang Alan sudah berkenalan kemarin"


Kami akan sarapan disini


Sekalian berkenalan dengan nyonya dan nona Alea"


Merry menjawab


Akhirnya Alan dan Merry sarapan pagi bersama Indra juga mama dan Alea


Mama dan Alea bergantian bertanya kepada dua Asisten Indra itu


Bercerita sambil mengakrabkan diri


"Keluarga tuan rumah yang ramah dan menyenangkan"


Itu kesimpulan yang diambil Merry dan Alan


Mereka berdua merasa akan betah bekerja pada tuan muda mereka


Sepanjang perjalanan ke kantor


Indra sedikit berbincang masalah yang lebih pribadi kehidupan Merry dan Alan


Agar bisa mengenal lebih jauh tentang 2 Asistennya


Mungkin karena sama sama muda


Kedua asisten itu merasa lebih mudah beradaptasi dan akrab dengan tuan muda mereka


Ketika berada di kantor


Diruangan Indra


Sang boss berkali kali melihat Hp nya


Ingin sekali menghubungi Nina


Merry cepat tanggap situasi


Karena info dari tn Faizal kalau Indra sudah mempunyai pacar


"Pasti tuan muda ingin menghubungi pacarnya"Merry membatin


"Maaf tuan muda,setiap hari kami berdua yang akan mengatur jadwal tuan muda


Kami berdua sepakat,setiap pukul 11,tuan muda kami persilahkan untuk menelepon calon nona muda selama setengah jam"


Merry mengatakan kepada Indra sambil tersenyum penuh arti


Alan yang ada di situ juga ikut tersenyum ke arah Indra


Indra menoleh ke arah kedua Asistennya


"Benarkah ....


Bang Alan dan kak Merry memberi aku jadwal untuk telepon??"


Kedua Asisten mengangguk


"Benar tuan muda"


"Setiap hari...??"Masih tak percaya


"Tentu saja tuan muda...hari ini tuan muda bisa memulainya"Alan menambahkan


Indra tersenyum lebar...


Sepertinya Indra mulai menyukai Alan dan Merry


Sambil melirik arloji Indra berkata


"Sekarang jam 11 kurang lima....5 menit lagi kalian keluarlah dulu ya....


Aku akan meneleponnya


Kapan kapan aku akan perkenalkan kalian dengan Nina,calon istriku"


"Kami akan senang kalau bisa berkenalan dengan nona Nina


Kalau begitu kami berdua akan keluar ruangan dulu,


Setengah jam lagi kami kembali"


Merry dan Alan berpamitan keluar ruangan menuju ke ruangan mereka sendiri