
shandrianna kembali kedalam kamarnya memikirkan bagaskara dan putranya membuatnya merasa khawatir. dia takut bagaskara mengambil ailleen darinya.
6 tahun yang lalu
Flashback on
shandrianna berdiri diatas pagar jembatan itu, dia menatap derasnya air sungai walaupun malam hari dia bisa tau lewat lampu-lampu dibawah jembatan.
" Aku mencintaimu "
dia memejamkan matanya tapi tiba-tiba seseorang menarik tangannya. hingga dia terjatuh dan memeluk orang itu.
" apakah kau akan mengakhiri hidupmu begitu saja ha ?"
shandrianna gemetaran air matanya kembali tumpah karena ketakutan.
" bukankah sudah aku bilang kau bisa mencariku kapan saja dan datanglah kepadaku aku akan selalu menerimamu ! "
shandrianna kenal dengan suara itu sehingga dia menatap wajah itu '" andrew bagaimana bisa ?"
" kau mau loncat ? mengakhiri hidupmu demi untuk orang yang menyakitimu ? dimana pikiranmu ?"
" Andrew aku.. "
andrew memeluk shandrianna saat itu dan shandrianna terisak didalam dekapan andrew.
" mari ikut denganku dan lupakan semuanya, tidak ada orang yang akan mencarimu dan menyakitimu lagi "
" aku mohon bantu aku , bawa aku pergi dari sini "
" kita akan membuat kehidupan yang baru "
shandrianna melupakan sepatu dan juga cincin yang dia lepaskan, andrew memasukkannya kedalam mobil tidak tau bagaimana bisa dia kembali yang penting dia bertemu dengan shandrianna.
didalam mobil itu shandrianna terus menatap andrew dengan mata yang sembab " aku kembali untuk mengambil sesuatu, tanpa sengaja aku melihatmu dijalanan itu dan aku mengejarmu "
'" kita akan kemana ?".
" italia , sekarang juga kita akan pergi "
flashback off
air matanya kembali terjatuh saat mengingat itu, satu-satunya orang yang menolongnya dari keputusan yang amat gila waktu itu hanyalah andrew seorang.
dia sempat tinggal selama 2 tahun di italia dan pindah ke istanbul semenjak andrew membangun usahanya sendiri.
****
karena hari ini adalah hari kompetisi berkuda untuk anak-anak shandrianna akan datang ke lapangan kuda di sekolah ailleen sekolah yang mengusung tema arab tapi tetap harus menguasai beberapa bahasa seperti inggris, amerika dan arab.
disekolah mewah ini para anak-anak dilatih untuk mencari kegemaran dan hobinya bukan tentang prestasi untuk menjadi nomor 1 tapi tentang aktivitas yang membuat otak anak menjadi cerdas.
shandrianna dan juga andrew sudah tiba di lokasi, mereka menunggu ailleen datang dengan kuda kecilnya. mereka tampak antusias menyambut kedatangan pahlawan cilik mereka.
satu persatu semua anak yang lucu dan mengemaskan terlihat gagah yang akan bertanding diarea itu.
" Disana ailleen " tunjuk andrew.
Shandrianna menoleh lantas ia melambaikan tanganya kearah ailleen " Mommy " shandrianna bisa melihat mulut aillen yang bergerak memanggilnya.
" Semangat baby "
lantad tak lama setelah itu bagaskara dan pak nam nampak hadir disana. dia berjalan mendekati shandrianna yang berdiri bersama andrew itu.
" Nona shandrianna " panggil pak nam
shandrianna pun menoleh " pak nam "
" apa kabar nona ?"
" ba-baik pak "
bagaskara tersenyum melihat shandrianna yang tidak memakai make up hanya lisptik saja tapi tetap terlihat cantik.
" sayang aku ingin mengajak ailleen bersamaku makan malam diluar "
" lain kali saja aku dan andrew sudah membuat rencana hari ini. "
" aku ikut "
" kami tidak mengajak orang luar "
bagaskara tidak menjawabnya lagi jika dia menjawab maka shandrianna akan semakin menjauhkannya dari putranya.
pertandingan pun telah dimulai dari 10 peserta tampak aillen menduduki yang pertama , shandrianna begitu senang melihatnya.
hari ini akhirnya bagaskara bisa melihat senyuman itu lagi, rasanya sangat tak bisa dipercaya bahwa dia akan bertemu shandrianna seperti ini.
lantas ailleen dengan kegigihannya dia memenangkan pertandingan, shandrianna tampak senang lalu dia tak sengaja menyentuh tangan bagaskara dan menggenggamnya.
bagaskara meliriknya dia bahagia ketika diperlakukan begitu waupun mungkin hanya ketidaksengajaan.
" Mommy !!!! "
ailleen berlarian menuju kearah shandrianna yang juga shandrianna berlarian kearahnya. keduapun saling memeluk ditengah lapangan itu " congratulation sayang " ucap shandrianna lalu mencium pipi ailleen.
" thank you mom, mom are you happy ?"
" yes ! i'am happy baby "
shandrianna memeluk putranya lagi, andrew membawa minum untuk ailleen.
" baby boy minumlah "
" thank you papa "
" sayang selamat ya Kau anak yang hebat " ujar bagaskara menyentuh rambut ailleen.
" daddy " aillen menatap bagaskara dengan tersenyum dan mata yang berbinar terlihat jelas bahwa dia juga ingin memeluk daddynya tapi shandrianan terlihat menjauh jadi dia tidak jadi takut nanti melukai hati mommy nya
drtrr....drrtttt
" sebentar ya " kata andrew ketika ponselnya berdering, shandrianna membawa aillen ketempat duduk lalu mengelap keringatnya menggunakan tisue.
" lelah sayang ?"
" little "
shandrianan tersenyum lalu dia membuka kotak makan
" eat honey, mommy made it especially for you, mommy's child must grow up well "
tanpa bertanya bagaskara duduk disebelah aillen jadi aillen berada di tengah-tengah antara mom dan daddy nya.
" Shand , ailleen maafkan papa .. papa ada rapat mendadak diperusahaan makan malamnya lain kali saja ya, papa janji akan membawa aillen kemanapun yang aillen suka. "
" Tidak apa daddy pergilah bekerja, ada mom dan juga daddy disini. "
" dengan senang hati "
bagaskara membiarkan shandrianna bersama andrew lalu dia melihat kotak makan yang dipegang aillen.
" baby can you speak indonesia ?"
" yes daddy tapi tidak terlalu lancar. "
" tidak apa daddy akan membantumu. ini mom yang memasak ? "
" iya dad, mom selalu memasak bekal siang untukku. "
" daddy mau ? "
bagaskara mengangukkan kepalanya dia sudah lama tidak mencicip masakan shandrianna , aillen dengan tangan kecilnya berusaha menyuapi nasi itu " ini bilav daddy sangat enak "
bagaskara menerima suapan anaknya , dia mengunyahnyah dan benar saja rasanya sangat enak tingkat masak shandrianna berubah menjadi sangat enak. dulu masakan shandrianna juga enak tapi sekarang berubah menjadi sangat enak.
" sayang ikut daddy pulang ke indonesia mau ya ? kita bawa mommy kembali dan kita akan tinggal bersama nanti. "
ailleen sejenak diam dia juga ingin tau tempat orang tuanya semenjak kecil dia selalu berada diluar negeri dimana bukan seharusnya dia berada.
" dad ? are grandpa and grandma still around? "
" Iya sayang ada kakek dan nenek disana, mom sangat merindukan orang tuanya tapi mom harus bekerja disini sekarang daddy sudah kembali ikut dengan daddy pulang ya ?"
" Dad "
" yes baby "
" boleh aillen bertanya ?
" of course "
" why did deddy just come after big aileen? "
( kenapa daddy baru datang setelah ailleen besar ? )
pertanyaan ailleen membuatnya terdiam bagaimana caranya dia menjelaskan semuanya kalau dia saja tidak tau jika memiliki seorang anak.
" Sayang kau sudah selesai makan ?" shandrianna datang membereskan makanan ailleen , melihat itu bagas yakin akan segera pergi.
" because mommy left daddy "
shandrianna menatap lekat bagaskara yang mengatakan kalau dia pergi darinya.
" sayang ayo kembali. "
" berhenti shandrianna sekarang ikutlah denganku, sayang ayo ikut daddy. "
" lepas ! " tekan shandrianna.
" Daddy kita mau kemana ?"
" ke hotel sayang kita bermain disana. dan daddy akan menjelaskan semuanya. "
" pak bagas ! "
" kenapa ? masuklah " ujar bagas.
pak nam menyetir mobilnya mereka bertiga duduk dibelakang dengan wajah shandrianna yang tidak suka dengan posisi ini.
berada dalam posisi ini membuat ailleen merasa sedih dia paham kalau orang tuanya pasti punya masalah, sehingga mom dan daddynya tidak saling bicara.
" mom " katanya dengan lembut.
" iya sayang "
" kenapa kalian berdua tidak bicara ? apakah ailleen membuat mommy tidak nyaman ?"
" ah itu ... maaf sayang mom hanya merasa lelah itu saja, daddy juga mengerti kenapa mom begini. "
" benarkah ? kalau mom tidak nyaman kita pulang saja. "
" Sebentar lagi kita sampai sayang " ujar bagaskara.
" ah tidak sayang bermainlah dengan daddy mu, mom akan istiriahat sebentar disana. "
shandrianna mengerti anak seusia Ailleen pasti ingin terus bermain dengan daddynya apalagi semenjak 6 tahun dia baru mengetahui seperti apa wajah daddynya.
shiitt
didalam kamar hotel itu shandrianna terus melamun berbeda dengan bagaskara dan ailleen sedang bermain game di tab nya.
drtt....drtttt
📱 " shand kamu dimana ?"
" Andrew ... aku ada di hotel, ailleenn ingin bermain dengan bagasmara aku kasihan melarangnya. "
andrew yang masih ada di kantornya itupun seketika terdiam
" andrew ? "
📱 " iya an aku mengerti tidak apa. an sepertinya aku akan pulang larut tidak apakan pulang pakai taksi, atau nanti aku suruh seseorang menjemputmu ?"
" jangan andrew aku tidak ingin merepotkan orang perusahaan. aku bisa pulang pakai taksi nanti sebentar lagi juga kami pulang. "
📱 " kau baik-baik saja disana ?"
" ya ... jangan khawatir kembalilah bekerja "
📱 " jaga dirimu baik-baik "
" ya "
" mom "
" ya sayang "
" papa menelpon ?"
" iya "
bagaskara mendekati keduanya setelah selesai bermain " aku sudah mengurus kepergian kita, aku ingin kita kembali ke indonesia 2 hari lagi. "
shandrianna melotokan matanya mendengar itu rasanya dia ingin membalas perkataan itu tapi disini ada ailleen tidak baik jika ailleen melihat kedua bertengkar.
" Kami sudah tinggal disini selama beberapa tahun , ailleen juga sekolah disini. aku pun bekerja disini ... kami akan tetap tinggal disini bersama andrew. "
" mom dad ailleen keluar dulu "
ailleen mengerti jika keduanya sedang membahas sesuatu yang penting dia tidak ingin kedua orang tuanya tidak berdiskusi dengan baik jika ada dia.
" Hubungan apa yang harus kau jaga dengan andrew ? kalian tidak menikah sudahi kebohongan status pernikahan palsu itu ! bagaimanapun juga kau masih istri sah ku ! "