
Ternyata Mbah Warno mendengar kabar di tahan nya Juragan Suripto dalam tahanan, lelaki tua itu melihat melalui batinnya, dan mengetahui jika Juragan Suripto sedang berada di Rumah Sakit, setelah disiksa oleh Larasati.
Dukun itu bisa saja menggunakan ilmu hitamnya untuk membebaskan Juragan Suripto, tapi dia tidak ingin berurusan dengan hukum di alam manusia. Karena itu akan menyita waktunya saja, dia pergi ke Alas Roban menemui Ki Barata, nampak Ki Barata hanya terkekeh.
"Tanpa kau datang kesini, aku sudah mengetahui segalanya, aku sengaja mempermainkan emosi gadis itu. Aku membuat ibu nya dalam pengatuh santet ku, tapi dengan ilmu agama, dia berhasil membebaskan ibu nya dari pengaruh kesaktianku. Tapi ada satu hal mengejutkan yang belum dia ketahui, dan aku sudah mengetahui segalanya. Lelaki yang terlihat selalu bersama nya telah tiada, dan ada jiwa lain yang menempati raga nya. Jiwa itu adalah jiwa dari kekasih gadis itu, dan selain itu jiwa lelaki itu telah menyandang status sebagai Raja di Alam Kegelapan. Dia telah berhasil memperistri Ageng Sedo, sungguh aku tidak bisa menerima nya. Aku akan menyiksa jiwa lelaki itu, dan memancing kedua perempuan itu untuk datang. Dengan menyiksa pengikutnya, Ageng Sedo akan murka, apalagi setelah aku melenyapkan jiwa lelaki yang dicintainya." Jelas Ki Barata dengan tersenyum puas.
"Lalu apa yang bisa ku lakukan Ki?." Tanya Mbah Warno dengan menyatukan kedua tangan di depan dada nya.
Terlihat Ki Barata mengatakan sesuatu melalui batinnya, lalu Mbah Warno hanya menanggapi nya dengan menyunggingkan senyumnya.
"Bagaimana, apa kau sanggup melakukan nya." Ucap Ki Barata seraya menyalakan dupa.
"Baik Ki, aku akan segera melakukan perintah mu."
******
Larasati kembali ke rumah dan memeluk ibu nya dengan erat, dia meminta sang ibu untuk tidak pergi kemana-mana.
"Berjanji lah pada Laras bu, ibu tidak akan kemanapun. Ibu hanya boleh bepergian dengan Laras saja, meski Pak Parjo bersama ibu, dia tidak akan berani menolak perintah ibu. Dan Laras hawatir jika ibu terkena pengaruh gaib lagi." Ucap Larasati dengan mengecup pipi Karsiti.
Maafkan Larasati bu, mungkin bayi itu tidak akan bisa bertemu dengan ayah kandung nya. Tapi Larasati berjanji, akan menyelamatkan nya dari Kanjeng Ratu Ageng Sedo, batin Larasati didalam hati nya.
"Apakah ibu menyesal jika bayi ini akan lahir tanoa ayahnya?." Tanya Larasati menatap kedua mata ibu nya.
"Tidak! Ibu tidak menyesal, bagaimanapun lelaki itu pantas membusuk di dalam penjara. Tapi kenapa kau tidak menuntut nya, atas apa yang dilakukannya padamu dan juga Ayahmu?." Tanya Karsiti berurai air mata.
"Percuma bu, hukum di dunia ini hanya meminta bukti dan saksi yang tak bisa ku berikan. Tapi aku sangat tau jika dia lah pelaku nya, ibu percaya padaku kan." Jawab Larasati dengan pertanyaan.
"Apapun ucapan mu ibu akan selalu percaya padamu Ras, tapi satu yang ingin ibu tau, darimana kau mengetahui segalanya. Kenapa kau bisa seyakin itu jika dia lah pelaku nya." Karsiti menatap kedua mata Larasati, hingga gadis itu tidak mampu menyembunyikan segalanya dari sang ibu.
Larasati menghembuskan nafas nya panjang, dia mendongakan kepala nya, menatap kedua mata ibu nya dengan berkaca-kaca. Perlahan Larasati menceritakan tentang pertemuan nya dengan sosok Simbah Gayatri, Nenek tua dari Alam gaib yang berusaha menolong nya, untuk membalas dendam pada semua penjahat, yang menganiaya harga diri dan juga menewaskan Ayah nya.
...Berikan Like dan komentar apa saja untuk membangun semangat Author, jika berkenan berikan hadiah dan Vote nya Terima kasih 😘💕...
...Bersambung....